미안 해요…!![ONE SHOOT]

미안 해요…!!

Author                  : Vay ^_^

Cast                       : Key; Taemin; Member Shinee; Member Super Junior

Genre                   : Friends



Dorm Shinee

“Ahhh . . .” Key menghela napas panjang sambil membantingkan tubuhnya ke sofa di ruang tengah.

“Hyung, aku lapar. Ayo cepat masak!” pinta Taemin manja pada Key.

“Ya, kita baru sampai. Aku masih lelah. Tunggu setengah jam lagi, aku akan memasak.”

“Andwae, aku mau sekarang.”

“Taemin-ah, kalau kau sudah lapar. Masak saja sendiri saja, di lemari masih ada persediaan ramen.” Ucap Onew bijak.

“Andwae . . .” ucap Taemin keras. Kemudian keluar dari dorm.

“Ya, kau mau kemana?” teriak Jonghyun.

“Sudahlah, mungkin dia pergi ke dorm Suju.” Ucap Minho bijak.

“Huh, mereka kenapa sih selalu membela Kibum hyung. Mereka tidak tahu kalau aku tidak makan sejak tadi pagi. Lebih baik aku ke dorm Suju saja, disana selalu banyak makanan. Lebih baik aku ke dorm mana? Atas atau bawah? (Udah ke dorm bawah aja. Disana ada Wookie yang bisa masakin kamu makanan yang enak-enak). Aku pergi ke dorm bawah saja.” Taemin menekan tombol lift yang menuju lantai 12. Tempat dimana dorm Suju berada.

Dorm Suju

Kini Taemin sudah berada didepan pintu dorm suju. Dia tekan bel dormnya. Tidak berapa lama, pintu itu terbuka.

“Taemin? Ada apa? Heechul hyung dan Hankyung hyung tidak ada disini. Mereka ada di dorm atas.” Ucap Kyuhyun yang membukakan pintu.

“Siapa bilang aku mau bertemu mereka?” ucap Taemin, dengan tampang polosnya dia masuk kedalam dorm sebelum pemilik dorm mengijinkan. Kyuhyuun hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Taemin yang suka seenaknya.

“Hyung, Wookie oppa mana?”

“Dia di kamarnya.”

Tanpa permisi, Taemin masuk kedalam kamar Ryeowook.

“Hyuuung . . .” panggil Taemin.

“Aaaaaarrrggghhh . . .” teriak Wookie saat Taemin membuka pintu kamarnya. “Taemin, apa yang sedang kau lakukan?” teriak Wookie yang saat itu sedang memakai baju setelah selesai mandi.

Untuk sesaat Taemin menghentikan pikirannya. Dia bengong melihat Wookie yang tidak memakai pakaian. “Aaaaaarrrrrgggghhh . . .” dia baru berteriak setelah sadar kalau dia melihat Wookie tanpa pakaian. Dia lari-lari di dorm dengan tangan yang memegang kepala. Kyuhyun yang sedang bermain PSP di ruang tengah masih konsentrasi dengan gamenya.

“Ada apa sih ribut-ribut?” ucap Eunhyuk dari balik pintu kamarnya. “Aku sedang tidur.”

Taemin yang masih lari-lari tidak karuan di dalam dorm, sampai akhirnya dia diberhentikan oleh tembok (intinya Taemin nabrak tembok). Seketika itu juga Taemin jatuh dan langsung pingsan. Eunhyuk yang melihat Taemin jatuh dan pingsan langsung menolongnya dan membaringkannya di sofa ruang tengah. Ryeowook yang baru saja berpakaian keluar kamar dan mengambil air es untuk mengompres Taemin. Setelah menunggu selama 30 menit akhinya Taemin sadar.

“Taemin-ah, gwaenchanayo?” Tanya Wookie ramah. Taemin membetulkan posisinya menjadi duduk.

“Kepalaku pusing hyung.” Ucap Taemin sambil memegang kepalanya.

“Aku sudah buatkan bubur jamur untukmu. Setelah ini kau makan.” Taemin hanya mengangguk senang. “Sebenarnya, apa yang mau lakukan tadi masuk ke kamarku?”

“Aku lapar hyung, aku mau kau masakkan untukku.” Taemin senyum dan memasang tampang innocentnya.

“Mwo?” Wookie benar-benar kaget.

“Bukankah ada Key yang bisa memasak disana.” Ucap Eunhyuk.

Taemin menggeleng kuat, “Ani, tadi aku sudah minta Kibum hyung masak untukku. Tapi dia tidak mau.” Jawab Taemin memelas.

“Ya sudah, kau makan disini saja.” Ucap Wookie lembut.

Dorm Shinee

“Hyung, ini sudah jam 7 malam. Tapi Taemin belum pulang.” Ucap Key cemas.

“Sudahlah, anak itu sudah besar. Nanti juga dia pulang.” Jawab Jonghyun santai sambil menonton TV.

“Tapi dia belum makan. Iya kalau dia ke dorm Suju, kalau dia main ke tempat lain bagaimana? Dia belum makan. Dia tidak membawa uang.”

“Kalau dia kelaparan di jalan, dia bisa saja memakai suaranya untuk mendapatkan makanan.” Jawab Jonghyun lagi.

“Kau sudah coba telpon handphonenya?” ucap Onew.

Key menggeleng, “Dia tidak membawa handphonenya.” Ucap Key sambil menunjuk handphone Taemin yang tergeletak di meja dekat TV.

“Kau sudah mencoba menelpon dorm Suju.”

“Ye, dia tidak ada disana.”

“Kau telpon dorm yang mana? Suju punya 2 dorm, ingat itu.” Ucap Minho.

“Aku telpon dorm atas.” Key memasang wajah innocentnya Karena tidak mau disalahkan.

“Aku akan coba telpon ke dorm bawah.” Ucap Onew.

“Bagaimana hyung?” Tanya Key saat Onew selesai menelpon.

“Dia ada disana. Sedang main game bersama Kyuhyun hyung.”

Key menghela napas panjang, “Syukurlah!”

Dorm Suju

“Taeminie, pulanglah! Tadi hyungmu menelpon, dia mengkhawatirkanmu.” Ucap Ryeowook.

“Andwae, aku masih mau main disini. Lagi pula tanggung, sebentar lagi makan malam. Aku ingin makan malam disini.” Ucap Taemin tanpa mengalihkan matanya dari TV.

“Ya, jangan seperti itu. Pulanglah, kalau kau tidak mau pulang sekarang. Besok kau tidak boleh main lagi kesini.” Ancam Yesung.

“Tapi hyung . . .” Taemin menggembungkan pipinya.

“Lagi pula, kau sudah 20 kali kalah dariku. Aku sudah bosan menang terus darimu.” Ucap Kyuhyun.

“Ne ne ne, aku pulang. Tapi besok aku akan kembali lagi.”

“Tapi besok kami ada jadwal sampai malam, jadi kau tidak bisa main kesini.” Ucap Wookie.

“Sampai jam berapa memangnya?”

“Jam 10 malam.” Tegas Yesung.

“Baiklah, aku tahu sebenarnya itu hanya alasan kalian supaya aku tidak bisa main kesini.” Taemin langsung kelauar dari dorm. Sementara member Suju yang berada disana hanya geleng-geleng kepala.

Dorm Shinee

“Aku pulaaaang . . .” ucap Taemin saat masuk kedalam dorm.

“Ya! Taeminie, kau darimana saja? Kau tidak malu, seharian berada di dorm orang lain?” ucap Jonghyun.

Taemin menggeleng, “Buat apa aku malu. Mereka hyungku juga, lagi pula kalau mereka keberatan dengan kedatanganku. Aku bisa mengadu pada Heechul eomma atau Hankyung appa.”

“Sudah, sekarang sudah waktunya makan malam. Kajja!” ajak Key.

“Hyung, menurutku masakanmu ini kurang garam.”

“Benarkah?” ucap Key kemudian mencicipi masakannya. “Tidak, aku rasa cukup.”

“Ne, masakannya tidak ada masalah.” Timpal Minho.

“Tapi untuk lidahku masalah hyung.”

“Sudahlah makan saja. Lain kali aku akan masak yang lebih enak lagi.”

“Tadi siang aku dibuatkan bubur jamur oleh Wookie hyung, rasanya enak sekali. Lidah sangat menerimanya, tidak seperti masakanmu ini hyung.”

“Sudahlah Taemin, kita sedang makan. Jangan banyak bicara.” Ucap Minho. Taemin langsung diam dan menundukkan kepalanya.

Keesokan harinya

“Hyung, aku mau main ke dorm Suju.” Pamit Taemin pada hyung-hyungnya.

“Tapi aku sedang masak makan siang.” Cegah Key.

“Aku mau makan disana saja.” Taemin langsung keluar dorm sebelum hyung-hyungnya yang lain menahannya.

Dorm Suju

“Hankyung-ah, aku lapar. Buatkan nasi goreng Beijing.” Pinta Heechul.

“Ne, kau tunggu saja disini.”

“Eommaaaaa . . .” terdengar suara melengking di seluruh dorm.

“Hechul-ah, kau dengar itu?” Tanya Hankyung sedikit merinding ketakutan.

“Ne, tapi siang-siang begina mana mungkin ada hantu.”

“Eommaaaaa . . .” tiba-tiba Taemin datang dan langsung memeluk Heechul.

“Taeminie, apa yang sedang kau lakukan disini.” Tanya Heechul sambil melepaskan pelukan Taemin.

“Waeyo, hyung tidak suka aku datang kesini?” ucap Taemin manja.

“Aniyo, tentu saja aku senang. Tapi kau kenapa tidak memberitahuku dulu, kalau aku tidak ada bagaimana?”

“Tidak mungkin, karena aku punya feeling kalau kalian sedang ada di dorm.” Ucap Taemin kemudian mengalihkan pandangannya pada Hankyung. “Appa mau memasak nasi goreng Beijing, benarkan?” Hankyung mengangguk. “Kalau begitu, aku akan makan siang disini saja.”

“Mwo? Memangnya Key tidak memasak?” Tanya Hankyung.

Taemin menggeleng, “Dia masak, tapi akhir-akhir ini masakannya tidak enak.”

“Mana mungkin, masakan Key selalu enak. Bahkan masakannya lebih enak dari nasi goreng Beijing milikku dan masakan yang selalu di Wookie.” Jelas Hankyung.

“Key sedang memasak?” Tanya Heechul antusias. Taemin mengangguk yakin. “Hankyung-ah, kita ke dorm mereka saja. Lagi pula disini tidak ada orang lain. Kita makan masakan Key saja, bagaimana?”

“Ne, aku juga sebenarnya sedang malas membuat nasi goreng Beijing.”

“Lalu aku bagaimana?” Tanya Taemin.

“Kalau kau lapar, kau ikut kami. Karena percuma kau diam disini, tidak ada orang. Mereka semua masih bekerja.”

“Kalau begitu aku pergi ke dorm bawah saja.”

“Apa lagi disana, tidak ada orang sama sekali. Kau beruntung datang ke dorm ini Karena masih ada aku dan Hankyung. Sudahlah, kajja!” ucap Heechul sambil menarik tangan Taemin. Hankyung mengikuti dari belakang.

Dorm Shinee

“Sepi sekali tidak ada Taemin.” Ucap Key lirih. Saat mereka sedang makan siang.

Ting Tong . . .

Terdengar bel dorm mereka berbunyi, Onew beranjaka dari duduknya untuk membuka pintu.

“Annyeong . . .” sapa orang yang datang ke dorm mereka sambil melambaikan tangannya.

“Hyung, ada apa?” Tanya Onew heran.

“Ani, aku hanya ingin makan siang disini. Boleh kan?”

“Ne, tentu saja.” Onew mengangguk senang kemudian mempersilakan orang itu masuk.

Saat melihat Heechul dan Hankyung yang datang,  serempak Jonghyun, Key dan Minho beranjak dari duduk mereka dan memberikan salam. “Annyeong . . .”

“Wah . . . Key, sepertinya kau masak banyak siang ini.” Tanya Heechul antusias.

“Ne, aku sengaja masak banyak. Suapaya banyak pilihan.” Key tersenyum.

“Di dorm tidak ada siapa-siapa, hanya ada aku dan Hankyung. Jadi aku ingin makan siang disini, bolehkan?”

“Ne, tentu saja. Hyung boleh datang kapan saja.” Jawab Jonghyun.

Mereka mulai makan, Key melirik Taemin yang sedari tadi hanya diam dan cemberut. “Taeminie, kenapa kau tidak makan?” Tanya Key ramah.

“Kau yakin masakanmu kali ini sesuai dengan lidahku?”

“Ya, kau jangan seperti itu. Masakan Key memang enak, aku saja berencana untuk tambah.” Ucap Heechul.

“Sudah cepat makan, aku jamin masakan Key kali ini benar-benar enak. Cobalah sedikit saja.” Bujuk Hankyung. Akhirnya Taemin menurut. Ternyata benar, masakan Key kali ini memang enak. Tapi menurutnya masih enak masakan Ryeowook.

“Aku sudah selesai. Aku mau ke kamar.” Ucap Taemin kemudian meninggalkan meja makan.

Key menatap punggung Taemin yang semakin jauh. Hatinya sakit dan sedih sekali mendapat perlakuan seperti itu dari Taemin. Semarah itukah Taemin pada dirinya? Padahal sejak dulu, Taemin tidak pernah bersikap seperti itu. Seandainya waktu itu aku melakukan permintaannya.

Pagi-pagi sekali Key sudah bangun untuk menyiapkan sarapan untuk semua member. Dia mengecek bahan makanan yang masih ada. “Hanya ada telur, lobak, selada, udang, dan banyam. Aku buat apa dengan bahan makanan ini?” pagi itu Key benar-benar tidak ada ide. “Apa sebaiknya aku tanyakan pada Onew hyung saja? Aniyo, dia masih tidur. Atau kutanyakan pada Wookie hyung? Tapi nanti Taemin mengejekku. Apa yang harus aku lakukan? Sudahlah, aku memasak yang biasa saja.”

Jam sudah menunjukka pukul 7 pagi, semua member sudah bangun dan siap melakukan aktifitas hari ini. Semua sudah berkumpul di meja makan.

“Key, kau hanya memasak ini saja?” Tanya Jonghyun.

“Ne hyung, mianhae! Karena bahan makanannya sudah habis, aku belum belanja lagi.”

“Kalau Wookie hyung pasti sudah bisa memasak makanan lebih dari ini meskipun bahan makanan hanya sedikit. Dan dia juga pasti peka kalau bahan makanan sudah habis.” Celetuk Taemin, dan sebuah jitakan dari Minho berhasil mendarat dengan mulus di kepalanya. “Awww . . .” Taemin mengusap kepalanya yang sakit. “Hyung, aa yang kau lakukan?”

“Kau terlalu banyak bicara. Cepat makan, sebentar lagi kita akan berangkat. Jangan sampai kau di tinggal.”

‘’’’

Star King

Hari ini kebetulan jadwal Shinee berbarengan dengan Super Junior. Mereka bertemu di acara Star King.

“Hyung . . .!!” teriak Taemin saat bertemu dengan Ryeowook kemudian langsung memeluknya. “Hyung, aku rindu padamu.”

“Waeyo?” Tanya Wookie heran. “Padaku atau masakanku?”

Taemin senyum-senyum sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, “Masakanmu hyung. Setelah ini kau tidak ada jadwal lagi kan?”

“Ani . . .”

“Hyung jangan bohong, tadi aku sudah bertanya pada Teuki hyung. Dia bilang kalian tidak ada jadwal lagi kecuali dirinya dan Eunhyuk hyung karena mereka harus siaran di Sukira.”

“Ne, aku tidak ada jadwal. Waeyo? Kau mau makan di dorm kami lagi?” Taemin mengangguk senang. “Kalau begitu ajak juga hyungmu yang lain. Kita makan bersama, aku akan memasak untuk kalian semua.” Ryeowook terpaksa menyetujui permintaan Taemin, karena kalau tidak Heechul hyung akan membunuhnya.

Dorm Suju

Ryeowook memasak di dapur di bantu oleh Hankyung, Sungmin, dan Key tentunya. Karena Key paling tidak tahan menunggu makanan, lebih baik dia membantu. Sementara yang lainnya menunggu di ruang tengah sambil mengobrol.

“Taeminie, kenapa sikapmu jadi seperti itu pada Kibum?” Tanya Onew, yang lainnya memperhatikan menunggu jawaban Taemin.

“Karena aku kesal padanya. Kemarin dia menolak untuk membuatkan makanan untukku, padahal aku sudah sangat lapar.”

“Tapi kau kan juga tahu kalau saat itu kita baru pulang, dan kita semua masih lelah.” Jelas Minho.

“Tetap saja aku kesal.”

“Sudahlah, lagi pula kau juga akan melakukan hal yang sama kan?” ucap Jonghyun.

“Kau, bila kau baru sampai dorm dan masih lelah,  lalu kau di suruh melakukan sesuatu. Kau pasti menolaknya atau menundanya bukan?” kali ini Onew yang berbicara.

Taemin menundukkan kepalanya, dan merenungi kata-kata hyungnya.

“Ne, lagi pula tidak baik membanding-banding orang seperti itu.” Lanjut Heechul.

Dorm Shinee

Malam harinya di dorm Shinee. Taemin tidak bisa tidur, dia terus gelisah karena ingat kata-kata hyungnya tadi siang. Untuk kesekian kalinya Taemin mengubah posisinya agar bisa tidur, tapi tetap saja tidak bisa. Tatapannya tertuju pada ranjang Key yang berada di seberang ranjangnya. Tiba-tiba Key terbangun, Taemin berpura-pura tidur. Key keluar dari kamar, dan Taemin tentu merasa penasarang denga apa yang dilakukan hyungnya malam-malam begini. Diam-diam Taemin mengikuti Key dari belakang. Key berjalan menuju dapur.

“Mungkin hyung haus.” Pikir Taemin. Tapi tidak, Key tidak mengambil air minum. Dia menyiapkan bahan-bahan masakan. “Apa yang akan dilakukannya dengan bahan makanan itu?” bisik Sungmin dari balik lemari yang berada di ruang tengah. Tidak jauh dari dapur.

“Aku harus banyak berlatih lagi. Agar dia menyukai masakanku.” Ucap Key tersenyum, ada rasa optimisme di raut wajahnya.

“Dia? siapa yang dia maksud?” gumam Taemin.

Taemin terus memperhatikan Key yang sibuk memasak dari balik lemari. Karena terlalu lama, Taemin merasa ngantuk. Dan tanpa dia sadari, dia tertidur disana.

“Selesai . . .” ucap Key senang dan bangga. “Ku coba dulu.” Key mencicipi sedikit masakannya. Setelah membereska dapur, Key sudah merasa lelah dan merasa ngantuk. Dia bermaksud untuk istirahat di kamar, tapi langkahnya terhenti saat melihat Taemin di balik lemari yang sedang tertidur pulas. “Taemin? Kenapa dia tidur disini. Apa dia mengigau? Tidak mungkin, dia tidak seperti itu. Yang mengigau kan Jonghyun.” Tanpa membangunkan Taemin, Key memangku Taemin masuk kedalam kamar dan menidurkannya di ranjang.

“Kibum . . . apa yang sedang kau lakukan?” ucap Onew yang terbangun dari tidurnya. Dia melihat Key memangku Taemin.

“Ah hyung mianhae mengganggu tidurmu. Taemin tertidur di ruang tengah, mungkin dia mengigau.”

“Oh ne.” ucap Onew singkat langsung kembali tidur.

Keesokan harinya

Taemin terbangun karena sinar matahari yang masuk kedalam kamarnya.’Kenapa aku bisa ada disini?’ pikir Taemin yang sadar karena saat ini dia sedang terbaring di tempat tidurnya. Dia melihat tempat tidur hyung-hyungnya sudah kosong. Taemin langsung turun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju ruang tengah.

“Good morning Taeminie . . .” sapa Jonghyun yang sedang menonton TV.

“Good morning hyung . . .” ucapnya seperti orang yang belum sadar seutuhnya.

“Taemin, kau tadi malam jalan sambil tidur ya?” Tanya Onew.

“Mwo? Maksud hyung?”

“Tadi malam Key menemukanmu tidur di lantai, di balik lemari itu.” Ucap Onew sambil menunjuk sebuah lemari yang berada di ruang tengah. “Tadi malam Key yang memindahkanmu ke kamar. Kalau Key tidak menemukanmu, mungkin kau semalaman tidur disana. Berterimakasihlah padanya.”

“Ne, lalu sekarang Kibum hyung mana?”

“Dia sedang ke dorm Suju untuk mengirim makanan.” Ucap Minho santai yang kebetulan lewat di depan mereka.

“Cepatlah mandi, kita sarapan sama-sama. Pagi ini Key masak enak.” Ucap Onew.

Dalam waktu 30 menit Taemin sudah siap. Dia langsung berjalan menuju ruang makan.

“Taeminie, cobalah! Kali ini kau pasti akan menyukainya.” Ucap Key saat Taemin berjalan menuju meja makan.

“Hari ini Key dan Taemin tidak ada jadwal bukan. Maka dari itu, kalian harus jaga dorm. Kalian tidak boleh pergi kemana-mana.” Ucap Onew.

“Mwo? Waeyo hyung?” protes Key.

“Tapi ke dorm Suju boleh kan?” pinta Taemin.

“Andwae! Pokoknya tidak boleh. Kalau kalian melanggar, kalian akan tahu akibatnya.”

Setelah selesai sarapan pagi, Onew, Jonghyun, dan Minho langsung pergi karena ada jadwal. Sementara Key seperti biasa, kalau tidak ada kerjaan dia selalu membereskan dorm. Dan Taemin langsung berlari menuju computer bermain internet atau bermain game.

Setelah selesai membereskan dorm, Key langsung merebahkan tubuhnya di sofa ruang tengah kemudian menyalakan TV.

“Taemin kemarilah!” panggil Key. Taemin segera menghentikan kegiatannya dan menghampiri Key.

“Waeyo?”

“Bagaimana masakanku tadi pagi?” Tanya Key antusias.

“Enak.” Jawab Taemin singkat.

“Benarkah? Syukurlah kalau begitu, tidak sia-sia tadi malam aku bangun untuk menyiapkan makanan yang enak untukmu.”

Taemin benar-benar tidak menyangka. Hyungnya yang satu ini, tadi malam bangun hanya karena ingin membuatkan makanan yang enak untukku. Tanpa pikir panjang Taemin langsung memeluk Key.

“Mianhae . . . mianhae hyung.”

“Waeyo Taemin-ah?” Tanya Key ramah.

“Aku selalu membandingkanmu dengan Wookie hyung. Dan kemarin-kemarin aku selalu bersikap tidak baik padamu.”

“Sudahlah, lagi pula itu bagus juga untukku. Dengan begitu aku jadi berlatih lebih keras lagi.” Key melepaskan pelukan Taemin dn tersenyum padanya.

“Gomawo hyung.”

The End

5 thoughts on “미안 해요…!![ONE SHOOT]”

  1. waaah…..FF nya bgs…kalii ini tentang persahabatan…biasa nya ttg percintaan….walaupun ttg persahabatan FF ny gak ngebosenin ….

    good job…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s