Because You Live

-Kyuhyun’s P.O.V.-

“Kamsahamnida . Silahkan datang lagi !” kataku sopan pada tamu terakhir yang baru saja keluar dari Café dan membuat Café ini kosong lagi untuk kesekian kalinya .

Café ini adalah Café kecil-kecilan yang dikelola keluargaku. Semenjak appa dan eommaku meninggal Café ini mendadak sepi oleh pengunjung, padahal saat appa dan eomma masih bersamaku menjaga Café ini dulu, Café ini sangat ramai oleh pengunjung .

“Oppa~ Cepat bersihkan meja disebelah sana ! Jangan bengong saja !” kata adikku, Sooyeon mengingatkanku .

“Ye~” jawabku singkat lalu langsung menuju kearah meja yang dimaksud oleh adikku itu .

Setelah selesai membersihkan Café, aku dan adikku melangkah keluar Cafe . Kukunci pintu Cafe lalu pulang ke rumah naik motorku bersama adikku . Sesampainya di rumah, aku langsung mengarah ke kamar tidurku dan merebahkan tubuhku di atas tempat tidur, kuambil pspku lalu mulai memainkan game favoritku, Star Craft . Baru sebentar aku memainkan pspku, entah kenapa tiba-tiba aku merasa bosan . Kumatikan pspku lalu beranjak ke kamar mandi . Selesai mandi aku mengeringkan rambutku sambil menatap kearah cermin, lalu kuambil sebuah kaos dari lemariku dan memakainya . Aku mengarah ke laptopku dan mulai membukanya . Baru beberapa menit aku duduk di depan laptopku, turun hujan . Aku menatap kearah jendela . Entah kenapa aku jadi mengingatnya .

Lee Sihyun ……

-Flashback-

‘Hujan lagi !’

‘Kyu Oppa !’

‘Eh ? Sihyun-ah, waeyo ?’

‘Ani . Kau terlihat murung . Ada apa, oppa ?’

‘Tidak apa . Hanya saja aku benci hujan dan sekarang sedang hujan .’

‘Benci hujan ? Memangnya ada apa dengan hujan, oppa? Menurutku hujan itu tak buruk kok .’

‘Karena …Karena aku kehilangan gadis yang aku cintai meninggalkanku beberapa bulan yang lalu . Ia meninggalkanku untuk selamanya dan sewaktu itu hari hujan . Entah kenapa sejak saat itu aku jadi benci hujan .’

‘Ah . Mianhae, oppa . Aku tak seharusnya bertanya .’

‘Sudahlah . Tak apa ..’

‘Tapi hujan tak seburuk yang oppa pikir kok . Karena sehabis hujan kita bisa melihat pelangi yang indah . Ya kan?’

-End of Flashback-

Aku menghela nafasku mengingatnya . Aku kembali menatap laptopku, tapi moodku hilang sudah . Aku pun beranjak untuk tidur .

——Keesokkan harinya——

Aku mengerjapkan mataku . Aku melihat kearah jam di kamarku, jam 10 siang . Haishh . Untung hari ini Café libur . Aku beranjak dari ranjangku, tiba-tiba mataku tertarik dengan sebuah bentuk lingkaran hitam di kalenderku . Aku melihat kearah kalender itu . Tanggal hari ini dilingkari dengan spidol hitam tapi tidak ada penjelasannya . Aku mencoba berpikir sebentar dan AHHH ! Akhirnya aku ingat hari ini hari apa . Aku buru-buru mandi lalu lari ke ruang makan untuk sarapan . Aku memakan sarapanku secepar mungkin .

“Aku pergi !” kataku setelah selesai sarapan .

Sooyeon menatapku dengan pandangan heran . Kuambil helmku dan mulai melaju dengan motorku, sebelum ke tempat tujuanku aku mampir di toko bunga sebentar untuk membeli serangkai bunga kesukaan Sihyun . Lalu aku mulai melaju ke tempat tujuan awalku . Sesampainya disana, kuparkirkan motorku di pinggir jalan dan mulai mengarah ke sebuah tempat . Aku telah sampai disana sekarang .

“Sihyun-ah ! Mianhae, aku hampir lupa hari ini hari apa . Kuharap kau tak marah padaku ya ! Sihyun-ah, bagaimana kabarmu ? Aku sangat kangen padamu . Kemarin turun hujan, kau tau kan ? Dan hujan itu membuatku ingat padamu . Kau tau sampai sekarang aku masih membenci hari hujan, tapi perkataanmu membuatku melupakan rasa benciku itu kadang kala . Tapi tetap saja, aku benci hujan !”

Aku terdiam dan menghela nafasku .

-Flashback-

‘Oppa, kau tak apa ?’

‘Ne~ Gwenchana .’

‘Oppa, kau tiba-tiba saja pingsan . Benar-benar membuatku khawatir tau .’

‘Mianhae, Sihyun-ah . Aku tak bermaksud membuatmu khawatir .’

‘Ne . Aku tau . Sudah oppa istirahatlah ! Wajahmu pucat !’

-End of Flashback-

Tanpa kusadari mataku mulai berair . Aku berusaha menahan tangisku itu .

Lee Sihyun ..

Kenapa ?

Kenapa waktu itu kau tak memberitahuku soal penyakitmu dan meninggalkanku begitu saja ?

Padahal waktu itu aku baru saja menemukan yang namanya arti kehidupan .

Padahal waktu itu aku baru saja merasakan bagaimana rasanya jika ada seorang malaikat yang hadir dalam hidupku ..

Padahal waktu itu aku baru saja kembali tau bagaimana caranya tersenyum, tersenyum dengan tulus ..

Padahal waktu itu aku baru saja merasakan kembali bagaimana rasanya menerima kehangatan dari seseorang wanita yang berharga bagiku .

Padahal waktu itu aku baru kembali merasakan bagaimana rasanya dicintai ..

Padahal waktu itu aku baru saja kembali merasakan apa yang namanya jatuh cinta ..

Dan itu semua karenamu !

Kaulah yang telah memberiku semua rasa itu waktu itu .

Kaulah yang telah mengajari kembali padaku bagaimana dicintai dan mencintai .

Dan sekarang ..

Karena kau pula sekarang aku kembali lupa tujuan hidupku dan arti hidupku .

Karena kau pula aku kembali merasakan yang namanya kesendirian, kesepian .

Karena kau pula aku kembali lupa, lupa caranya tersenyum ..

Karena kau pula aku kembali merasakan yang namanya kehilangan .

Karena kau pula aku kembali tidak merasakan dan tau bagaimana rasanya dicintai .

Karena kau pula aku lupa bagaimana indahnya cinta itu ..

Lee Sihyun …

Kau adalah wanita yang penting bagiku ..

Kau adalah  wanita yang paling berharga bagiku ..

Kau adalah salah satu alasanku hidup dan bernafas .

Kau adalah satu-satunya orang yang bisa membuatku percaya pada diriku sendiri kembali saat tidak ada satupun yang bisa membuatku percaya akan diriku sendiri ,

Kau adalah satu-satunya orang yang dapat membuatku kembali tersenyum saat tak ada satupun orang yang bisa memberiku alasan untuk tersenyum .

Hanya kau ……

Lee Sihyun karena kau hidup ..

Aku punya alasan untuk hidup dan bernafas .

Aku merasa duniaku memiliki banyak arti sebanyak bintang di langit .

Aku punya alasan untuk bangkit lagi saat aku terjatuh .

Aku punya alasan kenapa ingin memberimu yang terbaik seperti apa yang telah kau berikan padaku .

Aku hidup ..

Air mataku mulai menetes walau hanya sedikit . Aku menghapus air mataku dan mencoba tersenyum . Aku meletakkan rangkain bunga yang tadi aku beli di hadapan batu nisan milik Sihyun .

Lee Sihyun ..

Terima kasih karena pernah membiarkanku merasakan bagaimana rasanya jika ada seorang malaikat yang cantik dan baik hati sepertimu ahdir dalam kehidupanku .

Terima kasih karena pernah mengajariku bagaimana caranya tersenyum lagi .

Terima kasih karena telah memberiku alasan untuk hidup dan bernafas .

Terima kasih karena telah memberikan banyak arti dalam hidupku .

Terima kasih karena dulu kau telah mewarnai hari-hariku .

Terima kasih karena dulu kau telah membuatku merasakan apa yang namanya dicintai dan mencintai dengan tulus .

Cheongmal gomawoyo . Yongwonhi saranghae, Lee Sihyun .

-End of P.O.V.-

12 thoughts on “Because You Live”

  1. huhuhhu…
    gak tau lagi mw comment ap…
    sedih bgt…
    aplgi kta-kta.a
    T^T

    nice FF
    love this

  2. Mian, mian…
    Bknny starcraft tu game pc yaaa?? *komen gapen*

    sumpah . Sedih banget bca ni ff…
    Ckck
    2 thumbs up buat author ^^

  3. Omona…pengen nanggis baca ini ff T.T

    Sedih bgt 😀 mana sambuL dengerin Lagu 8eight jd tambah nanggis. Huhuhu *hug Kyu* hehe~

    Keren euy ffnya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s