The Lat Time Part 3

Sebelumnya . . .

“Aku mohon, jangan beritahu Teuki hyung. Dia sedang sakit, aku tidak mau membebani pikirannya.”

“Bodoh, tentu saja aku tidak akan memberitahunya.”

“Itu sama saja akan membunuhnya pelan-pelan dengan masalahmu.” Ucap Yesung hyung datar tapi menyakitkan.

“Apa yang aku tidak boleh tahu?” tiba-tiba Leeteuk hyung masuk. Semua pasang mata di ruangan itu menatapnya tidak percaya.

THE LAST TIME Part III

“Jungsu, kau kenapa ada disini?” Tanya Heechul hyung heran.

“Kenapa kalian diam saja? Jawab aku! Kangin, kali ini apa yang kau lakukan?” kulihat Teuki hyung berusaha menahan amarahnya.

Kangin hyung langsung mendekati Teuki hyung dan sujud di kakinya sambil menangis, “Hyung, mianhae!”

“Yesung, jawab aku!”

Yesung hyung yang merasa ditunjuk tiba-tiba kaget dan kikuk, “Dia . . . dia . . . dia menabrak anak kecil tadi malam.”

“Apa dia sedang mabuk saat menyetir?”

Semua member menunduk tidak menjawab Leeteuk hyung. Leeteuk hyung mengangkat tubuh Kangin hyung. Saat ini, mereka sedang berhadap-hadapan. Tiba-tiba Leeteuk hyung mengangkat tangannya yang terkepal dan langsung memukul wajah Kangin hyung sampai terpental ke sudut sofa. Semua terdiam, Kyuhyun dan Ryeowook membantu Kangin untuk berdiri.

Siwon POV

Kami semua terdiam. Kulihat wajah Teuki hyung yang memerah. Dia tidak berkata apa-apa lagi. Dan langsung masuk kedalam kamar dan membating pintunya. Heechul hyung, Shindong hyung, dan Sungmin hyung masuk ke kamarnya masing-masing. Sementara Eunhyuk hyung, Donghae hyung, aku, Ryeowook, Kibum dan Kyuhyun masih terdiam menatap Kangin hyung yang menangis karena menyesal. Aku mendekati Kangin hyung yang terduduk lemas.

“Hyung, ayo masuk ke kamar!” aku memapah Kangin hyung masuk kekamarnya. “Wookie, ambilkan air minum. Kyuhyun ambilkan air hangat dan handuk untuk mengompres luka Kangin hyung.”

“Ne.” jawab mereka bersamaan.

Kibum mengikutiku dari belakang, sementara Eunhyuk dan Donghae hyung masih diam. Donghae hyung meminta penjelasan pada Eunhyuk hyung tentang apa yang terjadi, karena dia tadi terlambat datang.

“Hyung, kenapa?” lirihku pada Kangin hyung.

“Mianhae!” hanya kata itu yang keluar dari mulut Kangin hyung. Ryeowook dan Kyuhyun datang membawa pesananku tadi. Aku membersihkan bibir Kangin hyung yang terluka karena pukulan Heechul dan Leeteuk hyung tadi. Beberapa kali dia meringis karena perih.

“Sudah hyung, sekarang istirahatlah!”

“Gomawo.”

Aku, Ryeowook, Kibum dan Kyuhyun keluar kamar Kangin hyung. Membiarkannya istirahat.

“Aku pergi dulu.” Ucap Kibum.

“Syuting drama baru lagi?” tanyaku.

“Ne.”

“Kalau begitu hati-hati!”

“Bagaimana keadaan Kangin hyung?” Tanya Eunhyuk hyung padaku.

“Dia sedang istirahat.”

“Aku akan ke kamar untuk melihat keadaan Leeteuk hyung.” Ucap Donghae hyung.

“Wookie, aku pulang dulu. Beritahu aku kalau ada apa-apa.”

“Ne hyung. Hati-hati!”

Ryeowook POV

Kulihat Kyuhyun kembali ke kamarnya, pasti mau bermain game. Ruang tamu, ruang berkumpul, dapur, kamar mandi. Semuanya sudah rapi aku bereskan. Jam makan siang masih lama. Hari ini tidak ada jadwal kegiatan. Otohkae . . . apa yang harus aku lakukan?

Aku kembali ke kamar. Kulihat Yesung hyung sedang membaca buku. Aku mendekatinya.

“Kau sedang membaca buku apa hyung? Aku baru lihat buku itu. Kau baru membelinya?”

Yesung hyung tidak menjawab pertanyaanku, dia malah balik bertanya, “Bagaimana keadaan Kangin?” ucapnya tanpa menoleh padaku.

“Dia sedang istirahat di kamarnya.”

“Baguslah kalau begitu.”

Tidak ada kata-kata lagi yang keluar dari mulut kami. Yesung hyung tetap konsentrasi membaca buku, sementara aku hanya menatapnya yang diam seribu bahasa. Tanpa sadar mataku tertutup dan tertidur.

“Wookie . . . Wookie . . . bangun!” aku mendengar suara seseorang memanggil namaku. Tubuhkupun sedikit berguncang. Kubuka mataku. “Ah . . . hyung, ada apa?” ternyata Yesung hyung.

“Sudah waktunya makan siang. Ayo kita masak, aku akan membantumu.”

“Ne.”

“Kita masak masak apa?”

“Aku lihat persediaan bahan masakan kita dulu.” Aku berjalan menuju lemari es. Hanya ada telur, lobak, wortel, timun, dan bawang. “Bagaimana hyung, kita hanya punya ini.” Aku menunjukkan bahan-bahan makanan yang ada di lemari es kepada Yesung hyung. “Apa perlu kita belanja dulu?”

“Tidak perlu, waktunya tidak akan cukup. Leeteuk hyung pasti harus makan obat. Kau kan koki handal, pasti bisa mengolah semua bahan ini kan?” puji Yesung hyung. Dan berhasil membuat wajahku ini merah seperti kepiting rebus.

Kyuhyun POV

Aku melangkah keluar kamarku dan menuju dapur. Kulihat Yesung dan Wookie hyung sedang disana. Kuhampiri mereka.

“Sedang masak untuk makan siang hyung?”

“Ne.” jawab mereka bersamaan

“Masak apa?”

“Entahlah, kumasak apa saja sesuai bahan yang ada. Karena aku lupa belanja.” Jelas Wookie hyung. Dia memang handal dalam memasak.

“Hyun, sebentar lagi makanan siap. Kau panggil mereka. Dan untuk Teuki hyung, tanyakan dia mau makan dimana. Disini bersama kita atau di kamar.”

“Ne, hyung.”

Pertama kutemui Sungmin hyung, “Hyung makan siang sudah siap.”

“Ne. aku akan keluar sebentar lagi.”

Lalu aku temui Eunhyuk hyung yang sedang bersama Donghae hyung mereka sedang bermain game bersama lalu Shindong hyung, Kangin hyung, dan Heechul hyung. Saat akan masuk kamar Leeteuk hyung, kudengar Leeteuk hyung sedang menangis. Aku ragu untuk memanggilnya, tapi dia harus makan obat. Akhirnya kuberanikan diri mengetuk pintu kamarnya.

“Hyung . . .” belum ada jawaban, aku memanggilnya lagi dengan suara agak keras. “Hyung . . .”

“Ne . . .” jawab Teuki hyung dari dalam.

“Makan siang sudah siap, hyung mau makan dimana? Ruang makan atau di kamar?”

“Aku akan makan bersama kalian di ruang makan. Sebentar lagi aku akan keluar, gomawo!”

“Ne.”

Aku kembali ke ruang makan. Semua sudah berkumpul disana, makanan pun sudah tersaji. Tapi masih ada kecanggungan disana, bukan diantara semua member tapi antara Kangin hyung dengan yang lainnya. Kulihat dia duduk sambil menundukkan kepalanya, sedangkan member lain bercanda gurau seperti menganggap Kangin hyung tidak ada disana. Aku duduk disamping kiri Kangin hyung dan merangkul pundaknya sambil tersenyum. Dia menatapku dan membalas senyumku. Kutengok kursi kosong disamping kananya, dia ikut menoleh.

“Kyu, apa dia akan duduk disana?” aku tidak menjawabnya, hanya senyuman yang tersungging di bibirku.

“Kyu, Leeteuk hyung mau makan dimana?” Tanya Yesung hyung.

“Dia bilang akan makan bersama kita.”

“Baiklah.” Yesung hyung mengangguk.

Leeteuk hyung datang dan langsung duduk disampin Kangin hyung. Sementara Kangin hyung masih menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.

“Ayo kita makan.” Ucap Leeteuk hyung sambil tersenyum. Tapi aku masih melihat matanya yang merah. “Kangin, kalau mau makan jangan menunduk seperti itu. Ayo makan! Siapa yang mengobati lukamu itu?”

“Ah, Siwon yang mengobatinya.”

“Ya sudah, cepat makan!”

“Ne, hyung.”

Keadaan canggung selalu bisa dicairkan oleh Leeteuk hyung. Itulah salah satu yang aku banggakan darinya.

“Aku sudah selesai.” Ucap Leeteuk hyung kemudian meninggalkan meja makan dan mengambil air minum di dapur. “Kalau kalian masih ada kegiatan pergilah! Aku baik-baik saja, tidak perlu ditemani seperti anak kecil saja.”

“Hyung memang seperti anak kecil. Hahahahaha . . .” ucap Eunhyuk hyung kemudian tertawa disambung tawa member lain. Sementara Leeteuk hyung hanya merespon dengan gelengan kepala dan langsung masuk ke kamarnya.

To Be Continue . . .

By           : Vay ^_^

Cast       : Super Junior/Friends

Iklan

4 thoughts on “The Lat Time Part 3”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s