Fragolla Taste [part 2]

Fragolla taste [part 2]

Author : Andri_GaemGyu

“Ah~ akhirnya istirahat juga,” gumam Minhyo, lalu merenggangkan otot-ototnya yang kaku karena duduk terus dari tadi.

“Oiy, Minhyo.. ada yang mencarimu!” seru teman sekelas Minhyo. Minhyo yang baru saja melepas lelah, kembali tegang lagi.”Siapa?” tanyanya malas.

“Adik kelas.”

“Hmpft… baik-baik, aku akan nyamperin diaa…,” ucap Minhyo, akhirnya.

Minhyo melihat adik kelas yang menunggunya. Seorang cewek, hatinya lega. Cewek ini manis. Rambutnya gelombang sampai sebahu, dibiarkan tergerai. Tubuhnya juga mungil, manis benar.

“Mmm… Jung Minhyo-sunbae?” tanyanya.

“Ne, nugu…?”

“Ah! Park Rihyo. Kelas 1-4.”

“Oke, ada apa mencariku?” tanya Minhyo, to the point.

Fragolla taste part. 2


“Ayo ikut aku, sunbae!” Rihyo menarik tangan Minhyo sampai ke gudang bersih-bersih. Di sana sepi sekali.

“Hei… tempat ini..”

“Ada sesuatu yang ingin kubicarakan dengan sunbae,” ucap Rihyo, menatap Minhyo tajam.”Private,” tambahnya kemudian. Minhyo menghela nafas, pasrah.

“Kudengar… sunbae dekat dengan Kyuhyun-oppa…,” Rihyo membuka pembicaraan.

“Yeah… lalu, apa salahnya?” tanya Minhyo.

“Dengarkan aku! Aku belum selesai bicara!” seru Rihyo, dengan nada tak sabar.

Minhyo terdiam. Menyimak.”Kudengar, sunbae sangat dekat dengannya, sampai-sampai pulang sekolah bersama, makan siang di kantin bersama-sama…,” ucap Rihyo.

Minhyo seolah-olah tersengat listrik. Dia tahu kenapa anak ini menyeretnya ke sini… karena dia salah satu penggemar Kyuhyun.”He-hei… tunggu, jangan salah pa—“

“Dengarkan aku, sunbae!

“Apakah… apakah sunbae punya perasaan khusus terhadap Kyuhyun-oppa?” tanya Rihyo, pandangan matanya menusuk.

Tanpa Minhyo sadari, ia tertawa.”Perasaan? perasaan khusus?? Ya ada,” jawabnya, lalu kembali tertawa.

Sunbae! Aku serius!” seru Rihyo.

“Ne, aku punya perasaan khusus terhadapnya. Aku menganggap dia…,” Minhyo memperhatikan ekspresi Rihyo yang menegang, lalu melanjutkan,”sahabatku. Cuma itu.”

“Bohong!”

Ya Tuhan… sudah dua orang yang bilang aku “bohong” hari ini. Kenapa tidak ada yang percaya sih? pikir Minhyo sambil menggerutu.

“Apakah sunbae merasa… merasa deg-degan saat dekat dengan Kyuhyun-oppa?

Minhyo menyeringai. “deg-degan”? astaga, bahasa planet mana itu? Aku tidak mengerti -,- bahkan aku tidak pernah merasakan yang namanya deg-degan.

“Oh sudahlah. Aku tidak pernah merasa deg-degan saat dekat dengan Kyuhyun. Lagipula, aku muak diintrogasi seperti ini,” ucap Minhyo, hendak berbalik arah, tetapi Rihyo mendorongnya ke dinding dan berkata,”Jangan macam-macam, sunbae.”

“Oke, apalagi yang ingin kau tanyakan?” tanya Minhyo pasrah.

“Aku ingin tau makanan kesukaan Kyuhyun-oppa.”

“Aish… makanan kesukaannya?” Minhyo berpikir sebentar,”Ah! Cokelat dan kimchi,” jawabnya.

Cokelat dan kimchi?” mata Rihyo bersinar penuh kemenangan.

“Baiklah, sunbae! Gomapseumnida!” seru Rihyo, lalu berlari meninggalkan Minhyo. Minhyo menghela nafas. Dasar hoobae kurang ajar.

Minhyo berjalan ke kelas dengan langkah ringan. Dia membohongi adik kelasnya itu. Sebenarnya, cokelat dan kimchi adalah makanan yang paling tidak di sukai Kyuhyun. Pokoknya, Kyuhyun paling anti sama makanan yang berbau sayuran dan cokelat. Jadi, kalau saat valentine dia mendapat banyak cokelat, Minhyo dengan sukarela akan mengambil cokelat itu.

***

Kyuhyun menatap aneh bungkusan di depannya. Cokelat dan kimchi? Siapa yang punya kerjaan seperti ini? Oh… siapa lagi kalau bukan Minhyo? Hanya cewek itu yang tahu dia tidak suka cokelat dan kimchi. Dasar, pulang sekolah Kyuhyun berencana akan mengembalikan dua benda ini pada Minhyo.

“Hyo-ah!” panggil Kyuhyun.

“Ya?”

“Nih, buatmu,” ucap Kyuhyun, lalu menyodorkan sebatang cokelat dan sekotak kimchi yang di dapatnya tadi.

“Heh? Serius nih? gomawo,” gumam Minhyo, lalu mengambil bungkusan itu.

“Hei, kau tahu siapa yang memberikan ini padaku?” tanya Kyuhyun.

“Aku memberitahu kepada adik kelas bahwa kau menyukai ini,” jawab Minhyo, lalu mengangkat tangannya yang memegang cokelat,”dan ini,” lanjutnya sambil mengangkat tangannya yang memegang kimchi.

“Argh! Kenapa? Kau mengerjai fans-ku tahu!”

Minhyo hanya memeletkan lidah.

***

Pagi harinya, Minhyo menatap pintu apartmennya. Ada notes di sana. Minhyo kenal benar tulisan itu, lalu menyambar notes itu. Isi notes itu:

Mianhae, kau pergi ke sekolah tanpa aku hari ini. Aku harus pergi lebih pagi hari ini, karena ada jadwal piket. Nb: jangan mencariku ya. Salam, pangeran Kyuhyun.

“Hah? Pangeran?” tanya Minhyo, ada nada jijik dalam suaranya.

Dalam hatinya, Minhyo menggerutu. Kenapa tidak mengatakan yang sebenarnya saja? Minhyo tahu, sebenarnya jadwal piket Kyuhyun bukan hari ini. Minhyo hafal benar apa yang di lakukan namja itu. Karena mereka tinggal di gedung apartmen yang sama. Mau tidak mau, dia pasti memperhatikan kegiatan Kyuhyun.

Kyuhyun berjalan sambil mengentakkan kaki ke halte bus. Tidak biasanya dia jalan sendirian seperti pagi ini. Dia membaca ulang memo itu di bus, lalu membuangnya di tong sampah sekolah.

“Minhyo-sunbae!” panggil Rihyo.

“Ne?” jawab Minhyo malas.

Sunbae! Kau bohong soal kemarin itu!” seru Rihyo, to the point.

Mwoya?” tanya Minyo, sok innocent.

“Soal kesukaan Kyuhyun-oppa!

“Oh… mian,” ucap Minhyo, singkat-padat-jelas.

“Aku tahu kenapa sunbae melakukan hal itu,” kata Rihyo, mendramatisir,”karena sunbae menyukai Kyuhyun-oppa!

“Hah…!? Terserahmu sajalah,” ucap Minhyo.

***

Gadis itu memperhatikan dua orang gadis yang berbicara di sampingnya. Yang satunya mungil, manis dengan rambut gelombang. Yang satunya tinggi semampai, imut  dengan rambut lurus yang diikat tinggi.

Sunbae! Kau bohong soal kemarin itu!” ucap yang mungil.

Mwoya?” tanya yang tinggi, sambil memasang wajah innocent.

“Soal kesukaan Kyuhyun-oppa!

Deg! Gadis itu segera menoleh kearah cewek mungil yang menyebut nama pangerannya itu.

“Oh.. mian,” jawab yang tinggi, acuh-tak acuh.

“Aku tahu kenapa sunbae melakukan hal itu,” kata yang mungil, sedikit mendramatisir,”karena sunbae menyukai Kyuhyun-oppa!

“Hah?! Terserahmu sajalah,” ucap yang tinggi.

Gadis itu terdiam mematung mendengar pembicaraan dua orang gadis yang tidak sengaja di dengarnya. Siapa Kyuhyun yang dibicarakan kedua yeoja ini? pikir gadis itu. Gadis itu menguping pembicaraan kedua gadis itu lagi.

“Aku merasa, aku akan kalah jika bersaing denganmu, sunbae.”

“Maksudmu?”

“Aku sudah menyadari perasaanku, sunbae! Aku bukannya menyukai Cho Kyuhyun, tapi aku menyukai Lee Donghae!”

Gadis itu membelalak. Cho Kyuhyun? Jadi dia sekolah di sini juga?

***

“Astaga! Kau menyukai Donghae?!” seru Minhyo tak percaya.

“Yap! Karena aku akan merelakan Kyuhyun-oppa untuk sunbae!

“Argh… terserahlah, sudah ya. Aku mau ke kelas dulu,” ucap Minhyo, lalu berlari menuju gedung sekolah.

Di kelasnya, di lihatnya Yuuri sedang sibuk bercerita.

“Ada apa?” tanya Minhyo, setelah duduk di bangkunya.

“Ada anak baru!” jawab Yuuri dengan semangat.

Mwo? Nugu?” tanya Minhyo.

“Mana aku tahu. Yang jelas dia yeoja,” jawab Yuuri.

Bel masuk berbunyi, semua siswa langsung duduk di tempatnya dengan enggan. Tak berapa lama, Kim songsaenim datang. Semua anak-anak diam. Karena guru ini terkenal killer.

Annyeong, anak-anak,” ucapnya.

Annyeong.

“Hari ini akan ada teman baru yang akan belajar bersama kita. Nak, masuklah…,” gumam Kim songsaenim.

Seorang yeoja masuk ke dalam kelas. Dia membungkuk sebentar, lalu memperkenalkan diri,”Annyeong, chingudeul. Joneun Shin Hanna imnida. Manaseo bangapseumnida.

“Ya ampun, langsing sekali. Aku iri…,” ucap Yuuri.

Aku tertawa.”Katanya tidak apa-apa punya tubuh gemuk?”

“Payah! Setiap wanita ingin tubuhnya sempurna kan?” tanya Yuuri

“Yak… Shin Hanna… kau duduk di belakang…,” ucap Kim songsaenim sambil menatap Minhyo, dengan pandangan merendahkan. Minhyo balas menatap guru itu dengan sangar. Pandangan mata menentukan, jangan kalah sebelum berperang, pikir Minhyo.

Kim songsaenim membenci Minhyo. Sangat-sangat-sangat membenci Minhyo. Mau tahu kenapa? Karena Minhyo pernah menggambar cewek gendut dengan wajah jelek dan menulis nama Kim songsaenim diatasnya. Hal itu dilihat oleh Kim songsaenim, akhirnya itulah yang membuat songsaenim murka. Parah.

“Kenapa sih susah banget nyebut namaku?!” teriak Minhyo, habis kesabaran.

Aish… Minhyo! Jangan buat keributan lagi kenapa?” bisik Yuuri, tapi tidak dihiraukan Minhyo. Minhyo menatap Kim songsaenim dengan pandangan marah.

Mianhae-yo, songsaenim. Aku duduk di sebelah mana?” tanya Hanna.

“Ah~ di belakang Jung Minhyo,” jawab Kim songsaenim. Pandangan matanya dingin.

Gomawo…,” ucap Hanna.

Hanna berhenti di sebelah Yuuri,”Maaf, kita bisa tukar tempat duduk tidak?” tanya Hanna dengan senyum manis.

“Eh? Tukeran tempat duduk denganku?” tanya Yuuri.

ne, boleh?”

“Oh ya, tentu saja. Silakan,” jawab Yuuri, lalu berpindah posisi duduk di belakangku.

Gomawo,” ucap Hanna.

***

“Hei, Hanna… berapa lama kau diet?” tanya Yuuri.

“Hanya dua bulan,” jawab Hanna, dengan senyum manisnya.

“Eh?! Dua bulan??” tanya Minhyo tidak percaya.

“Ne, itu pun menyakitkan. Tidak boleh makan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak, jadi vegetarian deh,” gumam Hanna.

“Astaga. Hebat,” ucap Yuuri.

“Oh ya, Cho Kyuhyun itu sangat terkenal ya?” tanya Hanna.

“Heh? Geundae, dia sangatttt terkenal. Seantero sekolah,” jawab Yuuri, mendahului Minhyo.

Omona~ aku jadi penasaran melihatnya, setelah sekian lama,” gumam Hanna.

Mwo? Kalian teman sepermainan waktu kecil??” tanya Minhyo.

Aniyo… aku hanya bertemu dengannya sekitar 2 minggu,” jawab Hanna.

“Ah~ kau jatuh cinta padanya ya?” tanya Yuuri.

“Erm… bagaimana ya…?” gumam Hanna, dia kembali tersenyum.

“Daftar saja jadi manajer klub sepak bola, dia kan ikut sepak bola,” usul Yuuri, sambil tersenyum lebar.

“Ah? Ada bukaan jadi manajer??”

Ne, karena manajer yang kemarin pindah sekolah, jadi klub sepak bola butuh manajer baru,” jawab Yuuri.

“Kau selalu up to date ya?” tanya Minhyo pada Yuuri.

“Tentu saja. Aku kan ratu gossip,” jawab Yuuri enteng.

“Benar juga, kau ikut saja, Hanna… siapa tahu kepilih,” ucap Minhyo, sambil tersenyum mendukung.

“Kau… kau mau membantuku kan?” ujar Hanna, kepada Minhyo.

Tanpa memikirkan akibat dari jawabannya, Minhyo langsung tersenyum.”Arasseo, serahkan saja padaku!”

to be continue~


Tags: Cho Kyuhyun, Lee Donghae, SUPER JUNIOR

Maaf, aku baru prtma kali nih bkin crta brsambung -,- jadi, kalo jelek jangan bilang terang2an ya *maksa* gomawo sebelumnya~

10 thoughts on “Fragolla Taste [part 2]”

  1. wah~
    lgsg ad lnjtn.a~

    aish,,
    sebenarnya minhyo suka-kan ma kyuhyun…
    tapi belooom sadar!!!!!!
    *reader sok tau*
    khekhekhehe//plakplak
    mian sok tau *mianbow*

      1. yach~
        dsr saeng~

        tpi i2 seru.a
        gk serukan klo crta.a udh pda tw nnti.a~
        lanjut saeng!!!!

  2. aduh itu ceritanya bikin penasaran nich!!! msh beLum dapet apa yg terjadi. keke~

    Ayo Lanjutkan saeng😀

    Hwaiting….

    ps : Mei & andri heran deh W tiap saat anda rebutan Kyu muLu. keke~
    aku bw kabur juga nich dy. hehe~ *piss*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s