Stay in Touch

Titel        : Stay in Touch

Author   : Sherly aka Hyun Jae

Cast         : Hyun Mei

JongHyun “SHINee”

Onew “SHINee”

Hyuk Jae aka Eunhyuk “Super Junior” ~cameo~

Hyun Jae aka Sherly ~cameo~ {author numpang eksis}

Anak Laki-laki ~cameo~

Genre       : Romance

Rate           : PG 13

Lenght    : Oneshoot

Hehehe~ Ini idea aku dapet dari komik, dan emang ini kisah nyata aku yang kurang suka dengan hujan sebenarnya bukan hujannya tapi genangan air hujan.  Karena aku nggak suka becek dan dff ini aku agak Lebayin. Oh, ya Kalo kaLian pernah baca ff ini pernah aku taro dbLog tetangga. Hehe~ Oh, ya satu Lagi mohon maaf kaLo ada kesaLahan nama karena ini  deditnya setengah nagntuk… :p

Oke nggak banyak ngomong lagi ini dia ff nya. Selamat membaca pLease komment. Agar dapat membangun ff saya yang Lain. Kamsahamnida *membungkuk bersama dengan Hyuk :p*

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

~Someone POV~

Huff hari ini hujan lagi aku sangat benci sama namanya “Hujan”. Air kotor yang dicipratkan mobil dan  jas hujan yang lembab menjadi sarang kutu. Duh, mana Bis hari ini sangat penuh sekali. Aku tidak suka desak-desakan. Aduh mana bau yang tidak sedap keluar dari setiap orang. Akupun mengambil saputanganku untuk menutup hidungku.

“Ya…” teriakku karena saputanganku akan jatuh. Tapi tiba-tiba…

“Ini saputanganmu” kata seorang namja yang sepertinya seumuran denganku lalu dia memberikan saputanganku.

“kamsahamnida” akupun mengambilnya dari namja itu. Aku mencium bau sesuatu, reflek aku langsung mendorongnya. Dan buru-buru turun dari bis.

*Sekolah*

“Hahahahahah….” temanku tertawa ngakak saat aku beritahu apa yang terjadi tadi pagi di dalam bis.

“Jadi Kau mencium bau badan namja itu lalu mendorongnya?! Hahahahaha” Dya malah tambah tertawa semakin keras.

“Ya, Kau ini malah tertawa” kataku memanyunkan bibirku.

“hahaha….Apakah Dia bau sekali sampai mendorongnya??” tanya temanku yang bernama Hyun Jae itu sambil menahan ketawanya.

“Ya, nggak dia wangi tapi aku tidak suka dengan baunya saja” kataku masih manyun.

“Hahahahahahaha….kau ini memang ada-ada aja” kata Hyun Jae yang kembali tertawa ngakak.

“Hah…memang sifat terlalu higienis ini membuatku tersiksa” kataku sambil menghelakan nafas.

“Padahal itukan akan membuat kau berdebar-debar Mei, saat seperti itu” kata Hyun Jae sambil tersenyum menggoda.

“Iya” kataku menerawang keluar jendela.

Oh, ya aku lupa memperkenakan diri. Hyun Mei imnida, aku berusia 17th, aku SMA kelas 2 dan aku sekolah disalahsatu SMA terkenal dSEOUL. Kalian pasti bingung kenapa aku terlalu higienis. Semua ini berawal ketika aku yang masih berumur 5thn kecebur kesungai yang sangat sangat kotor. Sejak saat itu aku takut sekali sama yang kotor-kotor.

*Pulang sekolah*

Walapun hari masih siang tapi hujan tidak juga berhenti.  Akupun merapikan tasku.

“Belum pulang Hyun???” tanyaku.

“Aku sedang nunggu Hyuk Jae” katanya sambil melihat jam tangannya.

“Cagiya, mianhae tadi aku dipanggil Wali kelasku” kata Hyuk Jae yang datang langsung memeluk Hyun Jae.

“Ne, Guwenchana” kata Hyun Jae tersenyum. Huh mereka membuat aku iri saja.

“Ayo, kita pulang” kata Hyuk Jae  sambil membuka payungnya. Hyun Jae mendekatiku.

“Makannya sifat higienis di ilangin biar punya pacar” Goda Hyun Jae

“Ya, kau ini” kataku agak kesal. Aku pun ingin menjitaknya tapi dia keburu berlari kepayungan Hyuk Jae.

“Hahahaha….ya udah, aku duluan ya!” kata Hyun Jae

“Kami duluan ya Mei” kata Hyuk Jae tersenyum akupun membalas senyumanya. Mereka pun berlalu dan mereka nampak mesra sekali dalam satu payung. Huff… dan  hampir semua temanku seperti itu, tapi aku….. Hah aku hanya bisa menghela nafas. Entah kapan aku bisa seperti teman-temanku!! Akupun berjalan pulang…

“Seharusnya aku tidak mendorong namja itu tadi pagi. Diakan nggak salah” kataku sambil berfikir hal tadi pagi.

“Tapi kalau aku minta maaf bagaimana caranya??” tanyaku sendiri. Akupun sampai di depan rumah.  Lalu ada seseorang yang memegangi pundakku.

“Maaf apakah kau adiknya Onew Hyung??” tanya seorang namja, akupun membalikan badanku dan….

“Ahhhhhhh….” terikaku yang membuat dia kaget dan Oppaku Onewpun juga keluar dari rumah. Namja itu kenapa badannya jauh lebih dekil dari tadi pagi???

“Ya….Hyun Mei kenapa kau teriak-teriak??” tanya Onew Oppa yang langsung membuyarkan lamunanku. Akupun hanya menunjuk pada namja itu.

“Wah….JongHyun kapan kau datang???” tanya Onew Oppa pada Namja itu yang bernama JongHyun.

“Baru aja Hyung” kata namja itu sambil tersenyum. Dia tampan juga, aisss apa yang aku pikirkan. Dia kan cowok dekil… huh :p

“Ya, Hyun Mei kenapa kau diam saja ayo masuk” Onew Oppa dan mempersilakan JongHyun untuk masuk. Akupun juga masuk kedalam rumah.

*di ruang tamu*

“Hyun Mei, JongHyun hanya beberapa hari dsini untuk mengikuti audisi bersama Oppa” jelas Onew Oppa. Aku hanya mengangguk saja.

“Oh, ya kalau dia lolos dia akan tetap tinggal disini.” jelas Onew Oppa lagi.

“Mwo…??? akan tetap tinggal disini??” kataku tak percaya.

“Iya, tenang saja dia anaknya baik dan ramah kok” Onew Oppa berkata sambil pergi ke dapur.

“Wah…segarnya sudah mandi” kata JongHyun keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya.

“Hah….” teriakku

“Ya, Hyun Mei ada apa lagi sich???” Onew Oppa pun muncul dari dapur.

“I…i… itu kan…  Handuk… ku… Ahhhhhhh…” teriakku lagi sambil membawa kabur handukku.

~END POV~

~JongHyun POV~

“JongHyun maafkan dia ya!! Sifatnya memang begitu. Selalu mau bersih” kata Onew Hyung sambil menepuk pundak JongHyun.

“Tidak apa-apa kok Hyung” kataku tersenyum lalu pergi menuju Hyun Mei yang sedang mencuci handuknya.

“Oh, ternyata begitu… Pantas tadi pagi kau mendorongku sampai jatuh. Ternyata kau tak membiarkan seorangpun untuk menyentuhmu.” kataku tersenyum padanya.

“Kau pikir aku suka apa dengan phobia ini?!” katanya kesal lalu hendak pergi

“Baiklah karena kau tidak suka bagaimana kalau aku obati??” kataku yang membuat dia berhenti  lalu berbalik dan mengangguk padaku.

“Tapi apa kamu nggak bakal nyesel?? Nanti kamu nggak akan secantik dan sebersih ini loch!” kataku dan Dia membulatkan matanya.

“Nggak apa-apa” katanya langsung menggelengkan kepalanya.

“Emm…..sayang baget loch. Padahal kamu ini cantik sekali” kataku sambil memberikan senyum termanisku. Aku bisa melihat mukanya memerah karena ucapanku.

“Baiklah kalau begitu, sampai besok. Dan semoga kita bisa rukun ya!” kataku mengedipkan mata padanya lalu pergi.

~END POV~

~Hyun Mei POV~

“Emm…..sayang baget loch. Padahal kamu ini cantik sekali” katanya sambil memberikan senyum termanisnya mungkin menurutku. Aku yakin dia bisa melihatku dengan wajah yang pasti memerah.

“Baiklah kalau begitu, sampai besok. Dan semoga kita bisa rukun ya!” katanya mengedipkan mata padaku lalu pergi. Itu malah tambah membuat wajahku semakin memerah. Apa betul dia bisa menyembuhkan phobia kotorku ini???

*Esok harinya*

“Hyun Mei, coba kamu bangunkan JongHyun” kata Onew Oppa padaku.

“Kenapa harus aku Oppa” kataku malas

“Sudah cepat sana bangunkan dia untuk sarapan” kata Onew Oppa lagi. Dengan malas-malasan aku menuju kamar JongHyun.

Tok…tok…tok…

“JongHyun….apa kamu sudah bangun?” tanyaku. Tapi tidak ada jawaban sama sekali dalam kamar, akupun mencoba sekali lagi untuk mengetuk pintu kamarnya.

“JongHyun….bangun waktunya sarapan” kataku lagi, tapi masih tidak ada jawaban. Akupun memutar gagang pintu.

“Ternyata tidak dikunci” akupun membuka pintunya..

“Kyaa…..mianhae” kataku menutup mulutku dan langsung menutup pintu kamar JongHyun ketika melihat dia sedang bertelanjang dada. Aku yakin sekali mukaku pasti merah seperti tomat. Aisss…. ternyata bau kamar namja seperti itu. Huff…

~END POV~

~JongHyun POV~

Aku sedang memakai bajuku tiba-tiba….

“Kyaa…mianhae” kata Hyun Mei yang berteriak melihatku sedang bertelanjang dada. Diapun menutup mulutnya dan langsung menutup pintu. Hahaha….gadis yang lucu.

“JongHyun, kau ditunggu Onew Oppa dimeja makan untuk sarapan” katanya dari luar kamar.

“Oh,  Ne…aku akan segera kesana” kataku lalu menggunakan kaosku. Akupun membuka pintu. Ternyata dia sudah tidak ada, mungkin dia sudah dimeja makan. Akupun langsung menuju meja makan.

“Pagi….” sapaku pada Onew Hyung dan Hyun Mei. Ya….kenapa dia malah membuang mukanya??? Apa malu karena tadi???

“Ya, JongHyun ayo makan. Kaja!!” kata Onew Hyung sambil menyuruhku duduk. Akupun mulai makan dan masih sambil memandang Hyun Mei. Dia sama sekali menundukan wajahnya.

“Oppa aku sudah selesai. Aku kekamar dulu ya” katanya pada Onew Hyung lalu pergi.

“Ya…tunggu dulu. Kau sebaiknya ajak JongHyun keliling-keliling di daerah ini” kata Onew Hyung padanya.

“Tapi…Oppa semalamkan habis ujan pasti becek. Aku tidak mau” katanya tidak suka.

“Iya sebaiknya kau antar aku berkeliling-keliling. Akukan tidak tahu daerah sini” kataku tersenyum sambil menghampirinya.

“Aku akan mengobati  phobiamu” kataku berbisik padanya.

“Baiklah aku akan mengantarmu berkeliling” katanya pasrah.

“Nah, begitu donk dongsaengku yang cantik. Kalian hati-hati ya!” kata Onew Hyung sambil tersenyum.

“Kaja….” kataku padanya.

“Aku ambil sarung tangan dan sepatu bot dulu ya” katanya

“Tidak boleh” kataku

“Tapi…” Dia menghentikan ucapannya karena aku plototin. Hahahahaha… Akhirnya diapun mengikutiku.

~END POV~

*di Taman*

~Hyun Mei POV~

Aduh….kenapa aku harus setuju sich?! Akupun mengikutinya dengan hati-hati agar tidak terkena genangan air yang kotor…

“Hyun Mei awas tikus…” teriaknya

“Kyaa….” Akupun teriak dan byur…kakiku kena genangan air yang kotor itu….

“Ahhhhh…kau mengerjaiku ya??” kataku kesal dan mengkerucutkan bibirku

“Hahahahaha….kau lucu sekali kalau marah” katanya sambil tertawa melihatku.

“Ah….Hyung….” panggil seorang anak laki-laki yang kemudian memeluk JongHyun.

“Oh…hai adik kecil. Bagaimana keadaanmu??” tanya JongHyun pada anak laki-laki itu.

“Aku baik-baik saja. Gomawo Hyung kemarin sudah menolongku.” kata anak laki-laki itu tersenyum.

“Sama-sama” Jonghyun mengacak-ngacak rambut anak laki-laki itu.

“Emang kemaren kenapa??” tanyaku bingung.

“Itu…kemarin Hyung ini menolongku yang hampir tertabrak mobil” cerita anak laki-laki itu.

“Hmmm…” kataku. Pantas kemarin dia dekil sekali.

“Hyung ayo kita main bola” ajak anak laki-laki itu sambil menarik tangan JongHyun.

“Kau mau ikut??” ajak JongHyun padaku. Lalu aku langsung mengelengkan kepalaku.

“Aku ingin pulang saja beristirahat…” kataku. Lalu merekapun pamit, akupun berjalan menuju rumah… Huff akhirnya bisa pulang juga. Entah kenapa aku ingin sekali sembuh?!

*di Rumah*

Sepi sekali…  Onew Oppa pasti sedang janjian dengan pacarnya. Huh… bosan sekali. Oh, ya aku kan ingin sembuh sebaiknya aku mencoba memberesi kamar JongHyun, tadikan berantakan sekali. Tapi tunggu itukan kamarnya kotor banget. Bersihin…tidak…bersihin…tidak… cukup lama aku berpikir untuk membersihkan kamarnya. Akupun berusaha untuk kekamarnya. Aku masih ragu sekali. Ah….aku pasti bisa. Saat aku ingin memutar knopt pintunya….

“Aku pulang” teriak JongHyun yang mengagetkanku. Akupun langsung menuju ruang tamu.

“Kau sudah pulang” kataku kikuk, karena takut ketahuan.

“Oh, iya ini ada kue” katanya lalu memberikan kuenya padaku. Akupun langsung memakannya.

“Bagaimana??? Enak nggak??” tanyanya menanti jawabanku. Akupun mengangguk.

“Sebetulnya kue itu aku yang bikin, loch! Tadi aku mampir kerumah anak itu” katanya tersenyum. Akupun menghentikan memakan kue itu.

“Pasti, enak banget kan? Aku khusus membuatkannya untuk Hyun Mei saja loch!” katanya tersenyum yang membuat mukaku memerah.

“Et….tapi kamu jangan berprasangka buruk duluan. Kalau ada maksud lain. Tak apa-apakan” katanya sambil mengedipkan matanya padaku lalu pergi. Maksud lain?? Apa dia??? Aisss…apa yang aku pikirkan?? Tapi dia sungguh baik sampai membuatkan kue untukku.

“Gomawo….” kataku sambil tersenyum. Dia pun menengok dan membalas dengan tersenyum. Aissss… itu membuat jantungku berdebar-debar.

*Beberapa hari kemudian ditaman*

“Mulai ya Hyung…” teriak anak laki-laki itu.

“Oke…” sahut JongHyun. Ya, aku sedang menemani JongHyun dan anak itu bermain bola. Aku duduk dipinggir lapangan.

Mereka sangat senang sekali bermain walapun tanah rumputnya becek bekas hujan tadi malam. Sepertinya seru sekali. JongHyun sangat suka anak kecil ternyata. Tanganya besar sekali pasti hangat. Eh…jaketnya JongHyun mungkin bisa aku sentuh dan bergembira bersama mereka. Sentuh sedikit saja… Pasti nggak apa-apakan… Aduh kenapa aku deg-degan begini!!!

“Wah, kemajuan pesat nich!!” kata JongHyun yang mengagetkanku.

“Hah….anyie” kataku menggeleng.

“Hei…ayolah! bagaimana kalau pegang orangnya sekalian!” kata JongHyun yang membuatku berdebar-debar. Akupun menyentuh tangannya sedikit saja.

“Wah, perkembangannya pesat betul! Sepertinya kau sudah mulai sembuh!” kata JongHyun tersenyum manis sekali yang membuat wajahku memerah.

“Kalau kau sudah sembuh berarti bagus. Wah, aku hebat juga ya!” katanya narsis.

“Hahaha…oh, iya sebentar lagi aku harus pulang karena aku sudah selesai audisi. Aku akan menunggu hasilnya dari rumah saja” kata JongHyun tersenyum. Dia akan pulang. Apa aku tidak bisa bertemu dengannya lagi… aku…..

“Nuna….awas…” teriak anak kecil itu tiba-tiba kepalaku terkena bola dan aku tidak ingat apa-apa lagi.

~END POV~

~JongHyun POV~

“Hyun Mei….Mei…kamu tidak apa-apa?” aku berusaha membangunkannya tapi dia tidak sadar-sadar.

“Hyung, mianhae aku tidak sengaja” kata anak laki-laki itu hampir menanggis.

“Tidak apa-apa. Kamu pulang saja ya! Hyung mau mengantar Nuna pulang dulu” kataku pada anak laki-laki itu. Akupun segerah pulang.

“Hyung… Onew Hyung…” panggilku saat sampai dirumah sambil mengendong Hyun Mei

“Ya, JongHyun apa yang terjadi dengan Hyun Mei???” tanya Onew Hyung panik karena melihatku menggendong Hyun Mei

“Tadi dia terkena bola Hyung tapi badannya panas sekali” kataku langsung membaringkan Hyun Mei dkasurnya.

~END POV~

~Someone POV~

“Bagaimana keadaan adik saya dok??” tanya Onew pada dokter yang telah memeriksa Hyun Mei.

“Dia demam, karena terbiasa bersih sehingga tubuhnya melemah. Tapi dia baik-baik saja, jadi anda tenang saja” kata dokter

“Ne…gomawo” kata Onew

“Baiklah kalo begitu saya pamit” kata Dokter yang kemudian diantar Onew keluar. Jonghyunpun menemani Hyun Mei yang sedang istirahat.

“JongHyun sebaiknya kau beristirahat saja. Biar aku saja yang menjaganya” kata Onew

“Tidak Hyung biar aku saja yang menjaganya. Ini semua salahku, seandainya aku tidak memaksanya untuk sembuh dari phobianya” kata JongHyun merasa bersalah.

“Ini bukan salahmu kok! Hyun Mei sendiri yang mau sembuh” kata Onew sambil menepuk pundak JongHyun. JongHyunpun terus menjaga Hyun Mei.

~END POV~

~Hyun Mei POV~

Rasanya hangat. Aku bisa merasakan sentuhan jemarinya yang hangat. Tapi apakah ini hanya mimpi??

‘Maaf ya’ kata seseorang entah siapa tapi suaranya seperti aku kenal seperti suara JongHyun tiba-tiba aku merasakan sentuhan hangat dibibirku. Aku tidak peduli dan aku tidak keberatan. Karena kehangatan tubuh orang lain bisa membuatku nyaman dan mengusir rasa sakit ini. Aku ingin selalu seperti ini.

*2hari kemudian*

Aku pun membuka mataku.

“Hyun Mei kamu sudah sadar….” kata Onew Oppa sambil memelukku.

“Apa yang terjadi Oppa??” tanyaku bingung

“Kamu selama 2 hari tidak sadarkan diri karena demam tinggi. Aku sangat khawatir.” Onew Oppa terlihat dari wajahnya kekhawatiran terhadapku. Tapi kenapa aku tidak melihat JongHyun??

“Mana JongHyun, Oppa??” tanyaku langsung

“Dia pulang kerumahnya lebih cepat dari rencananya” kata Onew Oppa.

Kenapa Dia harus pergi saat aku terbiasa dengan genggaman tangannya, dengan dekapannya?? Kenapa??? Kenapa harus disaat aku dapat merasakan kehangatan dan keramahannya??  Dia malah memutuskan pergi meninggalkanku yang sudah terbiasa dengan ini semua. Aku pun merasa air mataku mengalir.

“JongHyunlah yang sangat khawatir padamu. Dia selalu menjagamu selama 2 hari ini. Dan Dia pulang lebih awal karena merasa bersalah pada mu yang membuatmu menjadi seperti ini” kata Onew Oppa sambil membelai rambutku.

‘Maaf ya’ kata JongHyun yang terniang diingatanku. Aku dapat mengingat sentuhan hangat bibirnya dibibirku saat itu.

“Oppa, dimana JongHyun sekarang berada??” tanyaku pada Onew Oppa.

“Mungkin dia masih dstasiun” kata Onew Oppa.

“Aku ingin kesana” kataku pergi tapi dijegat Onew Oppa

“Oppa….” kataku lirih dan memohon agar diijinkan.

“Keadaanmu masih Lemah biar Oppa antar” kata Onew Oppa tersenyum. Akupun membalas senyuman Oppaku yang tercinta.

*Stasiun*

Semoga aku tidak terlambat. Aduh ramai sekali setasiun ini. Harus desak-desakan lagi, ini membuatku ingin muntah. Tapi aku harus berjuang! Aku harus bisa melewati ini semua, kalau tidak aku tidak akan pernah sembuh dan… tak kan pernah merasakan sentuhan orang yang aku sukai. Saat itu aku melihat JongHyun sedang menunggu keretanya.

“JongHyun…” teriakku.

“Hyun Mei…” kata JongHyun yang mengahampiriku. Akupun langsung memeluknya.

“Ya, pabo tubuhmu kan masih lemah” kata JongHyun sambil menjitak kepalaku.

“Aku tidak apa-apa kok!! Aku baik-baik saja… karena aku ingin bersentuhan dengan orang yang aku cintai” kataku malu-malu sambil terus memeluk JongHyun.

“Waktu pertama kali bertemumu, aku melihat seorang gadis yang mungil, manis dan cantik. Tapi entah kenapa dia terlihat rapuh” kata JongHyun yang memelukku dengan erat.

“Dan ternyata Cintaku ini tidak bertepuk sebelah tangan” kata JongHyun yang kemudian mengecup keningku dengan lembut.

“Iya…mulai sekarang aku akan dapat terus bersentuhan dengan JongHyun dan….” kataku terputus karena Jonghyun mencium bibirku dengan lembut dan akupun membalasnya dengan senang.

THE END

Iklan

16 thoughts on “Stay in Touch”

  1. huah~~~
    akhir.a phobia mei pulih juga~
    kachiank jong hyun.a di lmpr(istlhQ)

    eitsh~
    sentuhan mksd.a ap nih???
    wkwkwkwkwkwk *negative thinking mode on*

  2. aku kira mei eonni sama kyu lagi ~~
    syukur deh ga *d takol mei eonni* sherly eonni, ceritanya baguss .
    aku sukka ~~
    aku mau sama kyuu ~ *d jitak mei eonni*

    lanjutkaannn (?) *sherly eonni : apa yg mo d lanjutin??*
    😄

    1. Jyah, apa yg mau dLanjutin Nenk. Itukan dah the end. Keke~

      Hahahaha…pd rebutan Kyu dah!!! *bawa kabur Kyu dr pd jd rebuta. Keke~* :dkejar2 ma Mei & Andri:

      Iya, aku Lagi pengen buat cast SHINee nich!!! Biar byk ff SHINeenya. Hehe~

      1. iya2 *angguk2 setuju*
        aku juga mau buat, tapi slesein fragolla taste dulu *curcol

        iya juga y? apa yg mo d lanjutin ya?
        wkwkwkwk
        maklum, eonn . aku sedang gila . heuheu 😀

  3. wah boleh ni cara buat nyembuhin temenq yg higienis pula … berarti kudu nyariin dl cwo kyk jonghyun..hehe
    nice story^^ like this

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s