Nothing’s Gonna Change My Love For You [part 1]

Tags: Key, SHINee member

~Jung Minhyo PoV~

Aku memandangi tv di depanku dengan bersemangat. Kadang-kadang aku berteriak histeris sambil tetap memandangi tv.
“Kyaaaaaaaaaaa!! Key! Key!!” teriakku semangat.
“Aish… berisik!!!” seru Oppa-ku dari meja belajarnya, tetapi aku malah makin histeris meneriakkan kata “Key”.
“Segitu nge-fansnya sama personil Boy band itu?” tanya Oppa-ku, menopang dagunya.
“Ne!! Omo~ Oppa, lihatlah!! Cakepp!!” teriakku.
“Aish… masih cakepan juga aku,” gumam Oppa-ku.
Aku mengerling tajam kearah Oppa-ku.”Ne, kau memang cakep, oppa… tapi tidak secakep chagiya!” seruku lalu kembali menekuni layar tv-ku.
“Kyyaaaaaaaaaaaaaaaaa!! Key!!!” teriakku bersemangat.

***

~Rumah Sakit~

Beginilah aku… selain menjadi mahasiswi di Universitas Kyunghee, aku juga menjadi suster di salah satu rumah sakit terkenal di Seoul.
Aku melihat profil pasienku. Namanya Kim Kibum, lahir 23 September 1991… tunggu… tunggu… kenapa sama seperti Key?!
“Selamat sore, Kibum-sshi,” sapa Hyun Jae Oppa, kakak Sung In.
Dadaku berdebar. Masa Key sih…?? Serius nih…?? Aku… aku belum siap bertemu dengannya secara langsung!!
“Selamat sore, Dokter,” ucap pasien itu.
“Bagaimana keadaanmu?”
“Yahh… kepalaku seakan-akan dibelah dua,” jawab pasien itu ringan.
“Ahaha. Ohya, ini hasil pemeriksaanmu kemarin, Minhyo-ah, kertasnya?” ujar Hyun Jae oppa.
“Ah… ah ya, ini, dokter,” jawabku gelagapan lalu memberikan sebuah map pada Hyun Jae oppa.
“Wah… suster baru ya?” tanya pasien itu.
Aku memandangnya dan hampir saja berteriak kalau tidak berhasil mengendalikan diriku. DIA ADALAH KIM KIBUM SHINee!!
“Hei, suster, kau tidak apa-apa??” tanya Key.
“Ah… i-iya… maaf,” ucapku.
Tanpa di duga, Key tertawa.”Kenapa minta maaf? Kau tidak salah apa-apa,” ujarnya.
“Sepertinya Minhyo gugup karena melihatmu, Kibum-sshi…,” kata Hyun Jae oppa, tersenyum jahil padaku.
“A-Aniyo!! Dokter! Itu secret! Ingat kan!?” ujarku.
“Baik, baik… aku akan menjaga rahasia itu. Minhyo-ah, temani Kibum-sshi, oke?” kata Hyun Jae oppa, meninggalkan kami berdua.
“Aish…,” umpatku pelan.
“Hey, Minhyo-sshi!” panggil Key, keras.
Aku terlonjak dan segera berbalik kearahnya.”N-Ne?” tanyaku, gugup.
“Berapa umurmu?” tanya Key.
“He? Perlukah kau mengetahuinya?” tanyaku, dengan tatapan polos.
“Perlu. Kau kan suster pribadiku dari sekarang,” ujar Key dengan enteng.
“Hah…?! Suster pribadi?” tanyaku
“Tidak diberitahu oleh dokter Lee? Dokter Lee bilang,”Suster pertama yang masuk kamar rawatmu ini adalah suster pribadimu.” Kau tidak bisa mengelak, Minhyo-ah,” jawab Key.
OMO~ Bohoooooooooooong!!
“Omo~ bohong!!” seruku.
“Gak bohong. Tanya saja sama Dokter Lee,” ucap Key, tersenyum jahil.
Aku menelan air liurku.”Baik… aku percaya, Kibum-sshi…,” kataku parau.
“Yak! Berapa umurmu? Kenapa kau bisa bekerja disini? Dan kenapa kau bisa menjadi suster pribadiku?” tanya Key bertubi-tubi.
“Ehm… u-umurku… delapan belas… tahun ini. A-aku bekerja disini… atas rekomendasi temanku. Dan… soal suster pribadi… jujur saja, aku tidak tahu…,” jawabku.
Key tertawa.”Jujur saja, kau big fan Key SHINee, kan??” tanyanya.
“Ehhhh… pede sekali!!” seruku.
Key bangun dari tempat tidurnya… dan segera saja aku mencegahnya.”No! jangan bangun, Kibum-sshi…! Nanti sakitmu bertambah parah,” ucapku, menahan bahunya.
“Aish… Minhyo, aku mohon… aku mau ke kamar mandi nih!”
GUBRAKKKK…!!
“Oh My God! bilang dari tadi, dong!! Kubantu,” ujarku.
Aku memapahnya sampai ke depan pintu kamar mandi, lalu menunggunya sambil duduk di salah satu kursi di kamar itu. mataku tertuju pada hasil pemeriksaan Key.
“Ngg… Kibum-sshi… aku boleh lihat hasil pemeriksaanmu?” tanyaku agak keras agar dia mendengarnya.
“Ne, lihat saja,” jawab Key.
Aku membuka map hasil pemeriksaan itu, membacanya dengan teliti. Hingga akhirnya mataku tertuju pada diagnosa penyakitnya. Disitu tertulis,”Gegar Otak Ringan”. Aku menghela nafas lega. Syukurlah bukan penyakit yang fatal.

***

~Key PoV~

Aku tersenyum. Jung Minhyo yang polos. Manis juga (^_^)
“Minhyo-ah! Aku sudah selesai nih! Aku mau di papah lagi,” pintaku, manja.
“Ne, ne… aku datang,” jawab Minhyo.
“Cepat!!” perintahku.
“Iya, iya! Cerewet!!” seru Minhyo.
“Kau sama saja seperti personil yang lain, sering memanggilku cerewet,” ucapku, ringan.
Minhyo yang memapahku hanya mengangguk-angguk, wajahnya memerah seperti tomat matang.
“Eommaaaa!! Kami datang!!”
Pintu menjeblak terbuka sementara aku duduk di tempat tidur. Ternyata personil yang lain datang menjengukku.
“Hyaa! Eomma, kami rindu padamu!” seru Onew.
Aku tertawa.”Benarkah??”
“Ne, aku kangen dengan omelanmu,” jawab Minho sambil memelukku.
Taemin menyeletuk.”Siapa noona ini?”
“Ne, siapa yeoja ini?? Pacarmu, hyung?” tanya Minho.
“Aniyo!!!” jawab Minhyo, wajahnya memerah.
“Hah… jangan-jangan, dia suster pribadi yang kau ceritakan??” tanya Jonghyun.
“Ne!” jawabku, ceria.
“Wah wah… manis juga,” puji Onew.
“Ne, eomma… dia cantik,” tambah Taemin, tersenyum manis.

***

“Kibum-sshi, waktunya makan malam,” ucap Minhyo, saat keempat personil yang lain pulang.
“Oh… oke,” jawabku.
“Suapin,” kataku, singkat. Minhyo mengernyit sedikit, lalu mengangguk pasrah.”Ne, Kibum-sshi… aaaa’…”

***

~Jung Minhyo PoV~

“Huft…,” aku menghela nafas. Saat membungkuk mengambil nampan, Key ikut membungkuk, sehingga wajahku dan wajahnya hanya berjarak beberapa senti.
“Kamsahamnida, Minhyo,” ucap Key.
“Eh… ne, cheonmaneyo,” jawabku kikuk, lalu berdiri membawa nampan dan berlari keluar dari kamar Key.
“Aisssssssssshh… aku memang pabo,” gumamku, sambil berjalan membawa nampan itu ke dapur rumah sakit.

***

~Keesokan harinya, Di Universitas Kyunghee~

“Minhyo! Kata Oppa-ku, kau menjadi suster pribadi Key, yah?” bisik Sung In padaku.
Aku mengangguk pelan.”Ne…,” jawabku singkat.
“Hebat!! Aku juga ingin sekali menjadi suster pribadi Max Changmin!”
“Ha ha,” aku tertawa sumbang.

***

~Sore hari, Rumah Sakit~

“Mmmm… Minhyo…,” panggil Key.
“Ne?” tanyaku, menghampirinya di samping tempat tidurnya.
“Membungkuk sedikit, aku ingin membisikkan sesuatu,” ucap Key.
Ragu-ragu, aku menunduk. Key segera membisikkan sesuatu padaku.”Agaknya aku sedikit menyukaimu.” Lalu dia mengecup pipiku.
“Kyaa!! Kau membuatku kaget, Kibum-sshi!” seruku sambil memegang pipiku.
“Ahh… panggil Key saja,” ucap Key ringan.
“Kibum-sshi…,” panggilku.
“Key. Ohya, kalau aku sudah keluar dari rumah sakit ini… kita jalan-jalan ya?” ujar Key, menatapku dengan puppy eyes.
Karena terlalu senang, aku memeluk Key.”Ne, Key! Ne… aku mau jalan-jalan denganmu!” jawabku, semangat.

To Be Continued ^^

mianhae cerita fragolla taste belum aku lanjutin >< masi dalam proses sih… tapi itu ff pasti d lanjutin kok >< sekali lagi mianhae ~

15 thoughts on “Nothing’s Gonna Change My Love For You [part 1]”

  1. aq jga pgn jdi suster pribadi Jonghyun~~
    wkwkwkwkwkwk^^

    tpi gk mw di RS,,
    tkt~
    T^Tehehehe~

    dTggu part 2.a~

  2. lanjutkan,, chingu,
    penasaran aku,,
    hoho,,

    aq mau jadi suster pribadiny maknae taemin aj,,
    haha,, *ga ada yg nanya,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s