Fragolla Taste [part 3]

Fragolla taste [part 3]

“Daftar saja jadi manajer klub sepak bola, dia kan ikut sepak bola,” usul Yuuri, sambil tersenyum lebar.

“Ah? Ada pendaftaran jadi manajer baru??”

Ne, karena manajer yang kemarin pindah sekolah, jadi klub sepak bola butuh manajer baru,” jawab Yuuri.

“Kau selalu up to date ya?” tanya Minhyo pada Yuuri.

“Tentu saja. Aku kan ratu gossip,” jawab Yuuri enteng.

“Benar juga, kau ikut saja, Hanna… siapa tahu kepilih,” ucap Minhyo, sambil tersenyum mendukung.

“Kau… kau mau membantuku kan?” ujar Hanna, kepada Minhyo.

Tanpa memikirkan akibat dari jawabannya, Minhyo langsung tersenyum.”Arasseo, serahkan saja padaku!”

Fragolla Taste [part 3]

Gomawo! Baiklah, aku akan lihat dulu ya!” ujar Hanna dengan semangat.

Minhyo mengacungkan ibu jarinya.”Fight, Hanna-sshi!” serunya dengan penuh semangat.

***

Sementara itu di ruang diskusi kesebelasan sepak bola Neul Paran Junior High School…

“Yak~ kita harus cepat-cepat mencari manajer baru,” ucap Siwon.

“Ne, aku tahu,” gumam Kyuhyun.

“Lalu bagaimana?” tanya Henry dengan muka innocent.

“Entahlah~ yang jelas sudah banyak yang mendaftar,” gumam Kyuhyun, lagi.

“Hei, kita juga butuh uang kas,” ujar Jungsoo.

Mwo? Bukannya uang kas masih banyak?” tanya Siwon, dengan heran.

“Tidak, sudah habis untuk membeli keperluan kita,” jawab Jungsoo sambil angkat bahu.

“Kita gunakan Kyuhyun-hyung saja,” gumam Henry.

“Maksudmu?” tanya Siwon, dengan pandangan bertanya.

“Yah~ kita suruh dia menari di depan cewek-cewek satu sekolah, pasti banyak yang akan tertarik dan memberikan uang,” jawab Henry.

“Hah? Jadi maksudmu…,” Hyukjae melirik Kyuhyun,”Kyuhyun menjadi striptease gigolo, begitu kan? Jadi banyak cewek yang akan memberikan uang. Lagipula, Kyuhyun memang sedang populer saat ini.”

“Yak! Kurang ajar sekali kau, Henry!” seru Kyuhyun, lalu menjitak kepala Henry.

“Hyaa! Sakit, hyung~” ujar Henry sambil mengelus-elus kepalanya.”Lagipula kan Hyukjae hyung yang bilang seperti itu,” tambahnya.

Kyuhyun berjalan kearah Hyukjae,”Hyukjae… jangan macam-macam ya,” mata Kyuhyun berkilat jahat, menunjukkan tanda-tanda warning.”Atau kau akan tahu akibatnya,” tambahnya.

“Ne, ne… aku tahu Kyuhyun-sshi,” jawab Hyukjae dengan santainya.

“Aish~ kau…!”

“Sudahlah, Kyu… tak ada gunanya mempersoalkan kau akan menjadi striptease gigolo atau tidak, yang penting sekarang adalah manajer baru,” ujar Donghae, sambil menarik Kyuhyun kembali ke tempat duduknya.

Henry terkikik mendengar Donghae menyebut striptease gigolo. Kyuhyun memicingkan matanya.”Aku ada ide,” gumamnya.

“Ne?” tanya semuanya bersamaan.

“Bagaimana kalau Henry saja yang jadi striptease gigolo? Fansnya tak kalah jauh dariku,” gumam Kyuhyun, dengan wajah tanpa dosa.

“MWO? Aku tidak mau!” seru Henry.

Hyukjae dan Donghae mengangguk-angguk,”Boleh juga.”

“Aku setuju,” kata Jungsoo.

Well, ide yang bagus, Kyuhyun,” gumam Siwon.

Kangin yang baru masuk ke ruangan itu, langsung bertanya,”Yo, what’s up?

Di belakang Kangin terlihat Ryeowook, Kibum, Zhoumi, Shindong, Hankyung, Heechul, Yesung, dan Sungmin. Kesebelasan mereka sudah berkumpul, bersama cadangan tentunya.

“Kami sedang menentukan siapa maskot tim sepak bola kita,” gumam Siwon sambil tersenyum lebar, menahan tawa.

“Lalu, siapa yang terpilih?” tanya Ryeowook.

Magnae kita tentunya, si Henry,” jawab Kyuhyun, sambil memasang devil smile-nya.

Hyung… tidak lucu, tahu!” seru Henry, wajahnya memerah hingga ke telinga.

“Oh yeah? Lalu, temanya apa??” tanya Heechul, ingin tahu.

“Kalian mau tahu?” tanya Jungsoo, mendramatisir.

“Ne, kami mau tahu!!” seru yang lainnya kompak. Mereka berkumpul, membentuk lingkaran. Henry menjauh, wajahnya lucu sekali.

“HAH? Striptease gigolo?! Dia???” tanya Kangin, sambil menunjuk Henry.

Mereka semua meledak tertawa. Henry menggerutu,”Tidak lucu, hyung~~”

“Ne, ne… tentu saja kami tidak setega itu padamu, tenang saja Henry-ah,” ujar Kyuhyun, lalu menepuk kepala Henry pelan.

“Hah~ syukurlah,” ucap Henry, menghela nafas lega.

“Oke, jadi bagaimana soal pemilihan manajer ini?”

***

-Gym, lapangan basket-

“Minhyo-sunbae~ tidak ikut mendaftar jadi manajer?” tanya seorang hoobae pada Minhyo. Minhyo tersenyum, lalu menggeleng.”Buat apa?”

“Yah~ siapa tahu sunbae berniat mendaftarkan diri karena ada Kyuhyun-oppa,” sahut yang lain. Minhyo menggeleng lagi.”Harus berapa kali kukatakan pada kalian? Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Kyuhyun.

“Minhyo-sunbae!” panggil Rihyo.

“Ne?” tanya Minhyo sambil berjalan menghampirinya.

“Bantu aku!!” seru Rihyo dengan tatapan memohon.

Mwo? Bantu apa?” tanya Minhyo bingung.

“Bantu aku menjadi manajer klub sepak bola!” seru Rihyo.

“Hah? Itu bukan urusanku, kau harus berusaha sendiri,” gumam Minhyo, dia tidak ingin mengingkari janjinya pada Hanna.

“Kumohon, sunbae… kau satu-satunya orang yang punya relasi dengan klub sepak bola… yaya? Kumohon!”

“Ng~” Minhyo mengangkat bahunya.

***

-Ruang diskusi klub sepak bola-

“Bagaimana dengan cewek dari kelas 2-6? Sexy banget loh,” usul Hyukjae.

“Oh! Si Han Younha itu? Cantik sih, terus bohay banget~” timpal Kangin.

Kyuhyun menggeleng,”Aniyo, aniyo~ aku tidak setuju. Kalau cuma untuk memuaskan hasrat kalian yang pada mesum-mesum, aku sama sekali tidak setuju,” ujarnya.

“Heh? Mesum? Biar sajalah,” gumam Jungsoo.”Jadi kau mau yang bagaimana?” lanjutnya, sedikit penasaran dengan tipe manajer yang di sukai Kyuhyun.

“Aku mau dia bisa mengurus keuangan dengan baik, bisa mencuci dan bersih-bersih, terutama bisa masak,” gumam Kyuhyun.

“Oh! Aku tahu siapa yang termasuk kriteria itu,” ujar Donghae, semangat.

“Eh? Siapa?” tanya Hankyung, excited.

“Jung Minhyo! Kapten basket putri, kelas 2-3.”

“Minhyo?” mata Kyuhyun membulat, dia menoleh kearah Donghae.”Benar juga! Pemikiran bagus!”

“Aku suka sekali masakan Minhyo, enak sekali. Dia kan pernah membuatkan kita bimbibap, enak!” ujar Kangin.

“Benar, dia juga bisa mengorganisir klub basketnya dengan baik, pasti dia juga bisa mengatur kita,” timpal Sungmin.

“Aku memang hebat,” ucap Donghae bangga.

“Kita mulai saja seleksinya sekarang?” usul Jungsoo.

Yang lain mengerutkan dahi.

”Heh? untuk apa? Kita kan sudah dapat manajer?” tanya Zhoumi.

“Lihat ini,” Heechul memperlihatkan sebuah kertas pada kami.

“Ini adalah daftar para cewek yang menginginkan jabatan manajer klub basket.”

“Jadi?”

“Kita harus menyeleksi mereka, agar mereka tidak kecewa,” jelas Hankyung.

“Ah! Ne, aku mengerti. Nanti kita akan mengumumkan bahwa pemenangnya adalah Minhyo, begitu kan?”

“Ne, kajja!”

***

-Gym, lapangan basket-

Minhyo melihat lapangan sepak bola yang di penuhi banyak cewek. Sudah dimulai, pikirnya.

“Hei, aku keluar dulu ya?” ujar Minhyo pada hoobae-nya.

“Ah! Sunbae pasti mau ikut seleksi kan?”

Aniyo, tenang saja. Aku tidak akan melepas klub basket,” gumam Minhyo, lalu keluar dari gym.

***

-Koridor sekolah-

“Yak~ seleksi ketiganya hanya meninggalkan dua orang yaa?” gumam Heechul dari mikrofon.

“Oke, manajer baru akan dipilih langsung oleh Kyuhyun. Silakan, Kyu~”

“Oh… ehm… annyeong haseyo?” gumam Kyuhyun, pelan.

Ah~ suara itu, bikin aku kesal, pikir Minhyo. Dia berjalan cepat menuju ruang diskusi klub sepak bola. Dia tidak sadar ada orang di depannya dan menabrak orang itu.

“Ah! Mianhae!” seru Minhyo, langsung membungkuk.

“Ne, gwaenchana-yo.”

Minhyo berdiri tegak, lalu melihat orang di depannya. Seorang namja.

Wuah~ imut sekali, matanya indah sekali. Potongan rambutnya juga keren~! mohawk!  pikir Minhyo. Minhyo merasa jantungnya berdegup dua kali lebih cepat. Aish~ aku deg-degan~ omomo…

“Ng? are you okay?” tanya namja itu, sambil menyentuh pipi Minhyo. Minhyo tersentak, lalu menjawab.”Ah! ne, gwaenchana.

“Syukurlah, kukira kau tidak sadarkan diri tadi,” gumam namja itu, lalu tersenyum manis.

“Oh ya, chonun Kibum imnida,” ucap namja itu, sambil menjulurkan tangan.”Tapi kau bisa memanggilku Key,” tambahnya.

“Umm~ chonun Minhyo imnida,” kata Minhyo, lalu membalas uluran tangan Key.

“Um… Key, kau murid baru ya? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya,” ucap Minyo membuka pembicaraan.

“Ne, aku murid baru. Pindahan dari Los Angeles,” jawab Key, tersenyum manis.

“Oh~” Minhyo menggelengkan kepalanya, tidak bisa berpikir jernih.

“Ada apa?” tanya Key, kelihatan agak khawatir.

“Ah~ aniyo,” jawab Minhyo, tersenyum.”Aku harus pergi dulu, sampai nanti!”

“Bisakah kita bertemu lagi?” tanya Key.

“Tentu saja! Kita kan satu sekolah!” balas Minhyo.

***

-Lapangan sepak bola-

Lapangan sepak bola terdengar sangat riuh. Banyak sekali cewek-cewek yang bergerombol untuk mendukung kedua kubu. Salah satu kubu adalah kubu milik Hanna, ya Hanna lolos seleksi ketiga. Kubu yang lainnya dimiliki oleh Han Younha.

“Aku pasti tidak akan kalah kan?” tanya Younha pada teman-temannya, teman-temannya mengangguk sambil menatap Hanna dengan tatapan mencemoohkan.

Hanna cuek saja. Dia tidak peduli dengan saingannya, yang penting adalah dia harus menjadi manajer. Hanna kembali mengenang masa lalunya dulu, saat dia menyatakan perasaannya pada Kyuhyun.

~Flashback~

Hanna dan Kyuhyun berdiri berhadapan. Kyuhyun hanya menatapnya, lalu Hanna menunduk. Dia pasti akan berkata, aku tak cocok bersanding dengannya.

“Maaf, ada cewek lain yang aku sukai, Shin Hanna,” ucap Kyuhyun akhirnya.

Mata Hanna membulat, bukan karena dia ditolak, tetapi karena Kyuhyun tidak mencemoohnya seperti teman-temannya yang lain.

“Aku bukan bermaksud jahat, tapi… ada seseorang yang sangat ingin kulindungi dan aku menyayanginya,” tambah Kyuhyun.

“Ne, arasseo… tapi, kita akan tetap berteman kan?” tanya Hanna.

“Pasti,” jawab Kyuhyun, lalu tersenyum.

~Flashback end~

Yang membuat Hanna tak bisa melupakan Kyuhyun adalah… Kyuhyun sangat serius untuk melindungi orang yang dia sayangi, membuat Hanna semakin ingin merebut hatinya dan ingin membuat Kyuhyun sayang padanya seperti—tidak, melebihi sayangnya pada orang yang sekarang di sayangi Kyuhyun.

“Aku tidak mengandalkan tubuhku untuk bersaing,” ujar Hanna, sambil menatap Younha sengit.

“Cih~ lagaknya murid baru,” kata Younha, di sambut teriakan dari kubunya.

“Hem, dasar tak punya otak,” komentar Hanna.

***

-Ruang diskusi klub sepak bola-

“Apa tidak sebaiknya kita mencari Minhyo-noona?” tanya Henry.

“Tidak perlu,” jawab Donghae, sambil menatap Kyuhyun dan Heechul yang sedang berbasa-basi untuk mengulur waktu.

Annyeong!” seru Minhyo, sambil mengacungkan tangannya.

Annyeong~

“Hebat! Donghae-hyung tahu kalau Minhyo-noona akan datang,” ujar Henry.

Minhyo menatap mereka dengan tatapan bertanya.”Ada apa?” tanyanya.

Well…

Henry dan Donghae langsung menarik paksa Minhyo ke tengah lapangan. Minhyo langsung memberontak dengan panik.

“Hyaaaaaaa!! Apa-apaan ini?! lepaskan!” teriak Minhyo.

“Ssst! Diam saja, Minhyo-noona!

“Ah! Kami akan memutuskan manajer baru kami sekarang,” ucap Kyuhyun, begitu melihat Minhyo ditarik menuju  lapangan oleh kedua temannya, diikuti teman-temannya yang lain.

“Dia adalah… Jung Minhyo dari kelas 2-3!!”

“MWO?! WAE?!” teriak Minhyo, kaget.

“Mianhae~ keputusan kami tidak bisa diganggu gugat,” kata Heechul, sambil menenangkan kedua kubu yang riuh meneriakkan kata-kata seperti,”Tidak setuju!” “Dia kan tidak ikut seleksi!”

Mata Minhyo bergerak liar mencari orang yang ingin dibantunya. Minhyo melihat Hanna menatapnya dengan pandangan dingin, lalu meninggalkan lapangan sepak bola itu.

***

-Coffee house-

Minhyo cuma menatap nanar gelas kopi sodanya. Dia tidak sanggup berkata apa-apa. Kyuhyun yang melihatnya seperti ini, jadi khawatir.

“Hyo-ah… gwaenchana-yo?” tanya Kyuhyun.

Gwaenchana?” Minhyo menatap Kyuhyun dengan pandangan nanar, air matanya sudah mau tumpah.”GWAENCHANA kau bilang!? Apa aku terlihat baik-baik saja?! Aku tidak baik-baik saja! Aku sakit!!” seru Minhyo.

“Hyo-ah… mianhae! Aku tidak bermaksud—“

“Oh ya, dengan mudahnya kau bilang tidak bermaksud?! Aku tidak mau jadi manajer klub sepak bola! Akan menambah bebanku! Dan akan menambah orang yang tidak suka padaku, gara-gara kau!” seru Minhyo, sambil menunjuk Kyuhyun.

“Kalian semua sama saja! Tidak punya hati!!!”

Setelah puas memarahi klub sepak bola, Minhyo segera berlari keluar dari coffee house itu.

Kyuhyun terhenyak. Dia menangkupkan wajahnya di kedua tangannya, frustasi.

“Harus ada yang mengejar Minhyo,” ucap Siwon.

“Aku akan mengejarnya,” kata Donghae, tapi Kyuhyun sudah duluan berdiri.”Biar aku saja yang mengejarnya,” ucapnya. Mana mungkin aku membiarkan Donghae mengejar Minhyo?

***

Kyuhyun berlari dengan perasaan galau. Dia merasa benar-benar bersalah, bersalah telah menyakiti gadis itu. Gadis yang ingin ia lindungi, gadis yang ia sayangi.

Kyuhyun berhenti tepat di depan gang menuju tempat pemberhentian bus. Dia melihat siluet dua manusia. Namja dan yeoja… pikir Kyuhyun. Dia menajamkan pandangan matanya. Namja itu mendekatkan wajahnya ke wajah si yeoja, semakin lama semakin dekat. Pandangan Kyuhyun mengabur, dia tidak tahan melihat adegan di depannya. Saat wajah namja dan yeoja itu hanya berjarak beberapa senti, Kyuhyun langsung memalingkan wajahnya dan pergi dari tempat itu. Dia berjalan ke coffee house dengan perasaan tak menentu.

***

-Coffee house-

“Mana Minhyo?” tanya Donghae.

Kyuhyun duduk di kursinya, tanpa menjawab pertanyaan Donghae. Dia menatap kosong kursi yang tadinya di duduki Minhyo, lalu mengacak-acak rambutnya frustasi.

“Mana Minhyo, Kyu?” tanya Jungsoo.

“Dia sudah pulang,” jawab Kyuhyun, suaranya tercekat.

“Darimana kau tahu?” tanya Hankyung.

Kyuhyun menutup wajahnya dengan kedua tangannya.”Aku melihatnya tadi,” jawab Kyuhyun, lalu air mata membasahi kedua telapak tangannya.

To be continue…

Di komen, di komen! Hehe~ mian ya kalo ceritanya agak geje J

15 thoughts on “Fragolla Taste [part 3]”

  1. hm….
    aq mly menebak-nebak….
    tpi entr liat part slnjt.a dhe,,
    tkt slh ngomong,,slh nebak~
    khekhekhe^^

    jadi~~~
    CEPETAN PART 4 nya yach saeng~~~
    *ngepajak nie ceritanya*
    khekhekhe just4fun…
    ^0^/Hwating saeng

    1. nebak-nebak itu asyik onn ^^
      bikin kita tambah penasaran .
      hehehe~

      okeoke ^^
      dtunggu ya, onn .
      gomawo dah baca🙂

      1. iya suka banget \^o^/
        hhehe

        wlopun dia babo n sifatnya evil, aku ga masalah .
        wakwakwaks~😀

  2. Wew~
    Mian bru komen…
    Itu s Minhyony ama key y???
    Lanjut2 ntar kra2 Kyu ama Minhyo g y???
    ato ama key???
    Hhhohohohoho…..

    1. iya, gapapa chingu ^^

      hoho. .
      liat aja ntar~ bisa aja ntar muncul tokoh baru lagi~
      *minhyo maruk* wakwakwak .

      dtunggu lanjutannya ya~

  3. wihiiii….
    aku ganti ID dri Elfsaphireblue jdi ini…
    Aku komen sni y…..
    seruuuuuu…..
    Lanjutin pnasaran ni…..
    Itu key ama minhyokah????
    Lanjut….

  4. Jd yeoja yg dliat kyu tu minhyo kah?
    Buset,.klo iya psti udah sya tarik tu yeoja,bsa2 ngabaikan kyu pdhl sya aja ngejer2 ga dapet2 (?) #apadeh
    lanjuuuuttt

    1. siapa ya kira-kira? haha ^^
      iyah, aku aja yang suka sama kyu tapi ga dapet >< *gaje*

      okeeh~
      dtunggu lanjutannya yaa~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s