This is a Love and This a Friendship [After Story Ji Yon Sungmin]

Titel         : This is a Love and This a Friendship [After Story Ji Yon Sungmin]

Author    : Sherly aka Ji Yon

Cast         : Kwon Ji Yon

Lee Sungmin “Super Junior”

Lee Hyukjae aka Eunhyuk “Super Junior”

Lee Hyunmin

Genre      : Romance & Friendship


Oke ini ff yang untuk kisah cinta Ji Yon dan Sungmin. Semoga kalian suka ya😀

Dan mianhae kalo aneh coz ini buatnya semaleman mumpung ada idea untuk buatnya.

Please comment & no silent reader. Agar ff aku dapat terus menerus menjadi lebih baik karena saran & kritik kalian. Gomawo😀


~Sungmin POV~

Hari ini Hujan entah mengapa setiap hujan aku selalu ketaman ini seperti sedang menunggu seseorang.

“Oppa, sedang apa di sini???” tanya yeoja padaku.

“Oh…kau Hyunmin. Anyio…” kataku

“Mana Hyuk???” tanyaku.

“Dia sedang pergi untuk membeli makanan. Ayo, Oppa sebaiknya kita tunggu Hyuk di rumah saja” ajak Hyunmin. Aku pun mengikutinya dari belakang tapi rasanya aku enggan untuk meninggalkan taman ini.

~END POV~

~Ji Yon POV~

Sudah hampir 3 tahun aku meninggalkan Korea, rasanya kangen sekali dengan suasana di sini. Akupun pergi ketaman. Entah mengapa aku suka sekali hujan dan aku suka menangis saat hujan karena tidak ada orang yang tahu kalau aku menangis saat hujan.

“Huh…..”akupun menghela nafasku dan merentangkan tanganku menikmati setiap tetesan hujan yang jatuh di wajahku.

Aku tersenyum sendiri saat teringat Sungmin yang suka memayungiku saat aku sedih.

“Ji Yon….” panggil seseorang yang suaranya aku kenal.

“Eunhyuk….eh….Hyukjae” kataku tersenyum.

“Bagaimana kabarmu??” tanya Hyukjae sambil memelukku.

“Baik-baik saja. Kau sendiri??? Bagaimana kabar Hyunmin???” tanyaku

“Aku baik kalau Hyunmin sebaiknya kau tanya kan sendiri pada orangnya” katanya sambil menarikku

“Kita mau kemana???” tanyaku bingung

“Kita ke rumah Hyunmin pasti dia merindukanmu” kata Hyukjae. Akupun melepaskan tangannya dan terdiam.

“Kenapa berhenti???” tanya Hyukjae

“Aku tidak berani bertemu dengan Hyunmin. Aku merasa malu dan bersalah bila bertemu dengannya” kataku.

“Tidak akan Hyunmin itu….”

“Mianhae Hyuk aku belum siap bertemu Hyunmin dan sejujurnya aku juga belum siap bertemu dengan mu” kataku tersenyum padanya.

“Ji Yon….”

“Aku pamit dulu Hyuk” kataku lalu pergi. Entah mengapa hatiku belum siap bila bertemu mereka padahal sudah 3 tahun aku meninggalkan tempat ini untuk membenahi hatiku tapi kenapa saat sampai disini semuanya kembali lagi???

~END POV~

~Someone POV~

“Aku pulang” kata Hyukjae saat masuk kedalam rumah Hyunmin.

“Ya….Hyukjae kenapa kau lama sekali???” kata Hyunmin agak kesal.

“Mianhae chagy tadi aku bertemu dengan Ji Yon di taman” kata Hyukjae.

“Ji Yon??? Kenapa tidak kau ajak dia kesini???” tanya Hyunmin

“Dia belum siap betemu denganmu katanya dia masih merasa bersalah padamu” kata Hyukjae yang kemudian duduk di sofa.

“Kenapa dia masih berpikir seperti itu???” tanya hyunmin yang ikut duduk di sebelah hyukjae.

“Entahlah padahal dia sudah 3 tahun meninggalkan kita tanpa kabar” kata Hyukjae.

“Ne…aku rindu sekali ingin bertemu denganya” kata Hyunmin sambil menyenderkan kepalanya pada Hyukjae.

~END POV~

*Esok harinya*

~Ji Yon POV~

Huwah….hari ini pagi yang indah. Akupun membereskan diri dan ingin berjalan-jalan ketaman.

“Nuna….ini untuk anda” kata seorang anak laki-laki memberikan payung.

“Untuk aku???” tanyaku bingung.

“Ne….kata Hyung yang di sana ini untuk Nuna agar nanti tidak kehujanan” kata anak itu sambil menunjuk kerah namja yang membelakangiku.

“Gomawo…” kataku sambil mengacak rambut anak itu. Akupun mendekati namja itu.

“Mianhae…apa kau yang memberikan ini???” tanyaku pada namja itu diapun berbalik.

“Annyong…” katanya.

“Sungmin~ah…” kataku

“Apa kabar???” tanyanya sambil tersenyum.

“Baik…kau sendiri???” tanyaku sambil membalas senyumnya.

“Kalau dari fisik terlihat sehat tapi ini sedang sakit” kata Sungmin sambil memegang dadanya.

“Sakit kenapa???” tanyaku

“Ada yang hilang dari hatiku” katanya sambil tersenyum miris.

“He…..” aku tak mengerti dengan maksudnya

“Ada seseorang yang sangat aku lindungi. Saat melihatnya ia sangat rapuh aku pun terus berusaha didekatnya walapun dia tidak sadar kalau aku ada untuknya. Saat ini aku sedang menunggunya” katanya tersenyum getir.

“Sungmin~ah…” kataku enath mengapa hatiku sedih melihatnya seperti itu.

“Hahaha…kenapa aku jadi bercerita padamu ya” kata Sungmin dengan tertawa yang garing.

“Kenapa kau pergi begitu saja??? Hyunmin terus mencarimu.” Kata Sungmin

“Aku merasa malu bila bertemu dengannya. Aku tidak pantas dianggap sahabatnya lagi” kataku menunduk.

“Itu adalah masa lalu yang harus kau kubur jauh-jauh. Sekarang Hyunmin dan Hyukjae sangat merindukanmu” katanya tersenyum

“Tapi….”

“Tidak ada tapi-tapian. Pokoknya sekarang kau ikut aku” katanya sambil mengandengku.

~END POV~

~Sungmin POV~

Akhirnya aku dapat bertemu denganya lagi. Hari inipun aku menggenggam tangannya. Aku mengajaknya kerumah Hyunmin untuk bertemunya. Walaupun aku tahu dia tidak mau aku tetap mengajaknya.

“Sungmin~ah” katanya sambil berhenti di depan rumah Hyunmin.

“Aku tidak bisa” katanya lagi.

“Tenang saja tidak akan terjadi apa-apa. Aku akan ada disampingmu” kataku sambil tersenyum. Akupun mengajaknya masuk, sambil terus menggenggam tangannya erat.

“Hyunmin….liat siapa yang datang” panggilku. Hyunmin dan Hyukpun langsung bergegas keruang tamu.

“Ji Yon….” teriak Hyunmin senang lalu langsung memeluk Ji Yon

“Bogoshipo” kata Hyunmin masih terus memeluk Ji Yon.

“Na do bogoshipo” kata Ji Yon

“Kenapa kau pergi tidak bilang-bilang??? Kemana saja kau selama ini??? Apa kau tidak menganggapku sahabatmu lagi???” tanya Hyunmin dengan cepat.

“Ya, chagiya…biar Ji Yon duduk dulu. Kau sudah membrondong dia dengan banyak pertanyaan saja” kata Hyukjae sambil mengacak rambut Hyunmin.

“Biarin, habis Ji Yon pergi begitu saja” kata Hyunmin manyun.

“Iya, tapi biar Ji Yon beristirahat” kataku sambil mengajak Ji Yon duduk.

“Ji Yon….kau masih sahabatkukan???” tanya Hyunmin.

“Hyunmin….apa kau masih mau bersahabat dengan ku???” tanya Ji Yon.

“Tentu saja. Aku sudah melupakan hal-hal yang dulu dan sekarang kita bersahabat” kata Hyunmin tersenyum sambil memeluk Ji Yon

“Gomawo Hyunmin” kata Ji Yon membalas pelukan Hyunmin.

“Aku mau donk ikut pelukkan’ kata Hyukjae yang ingin ikut pelukkan.

“Aku juga” kataku yang siap memeluk mereka berdua.

“Ya…kalian berdua tidak boleh ikutan” kata Hyunmin sambil mendorong aku dan Hyukjea.

“Sungmin Oppa bagaimana kau bisa bertemu dengan Ji Yon???” tanya Hyunmin yang mengagetkanku.

“Itu…aku suka bertemunya di taman dan kebetulan tadi aku bertemunya di taman” kataku sambil memandang Ji Yon.

“Oh….oh, ya Ji Yon kau jangan pulang dulu ya kita makan malam bersama” kata Hyunmin. Ji Yon pun mengangguk.

“Sungmin Oppa” kata Ji Yon memanggilku.

“Mwo??? Kau tadi memanggilku apa???” tanya ku

“Sungmin Oppa. Apa aku boleh memanggilmu seperti itu???” tanyanya

“Tentu saja” kataku sambil tersenyum.

“Gomawo…” katanya lagi

“Untuk apa” tanyaku bingung

“Untuk semua yang Oppa berikan padaku” katanya tersenyum, akupun hanya membalas dengan senyuman.

~END POV~

~Someone POV~

Merekapun selesai makan malam. Hyukjae dan Hyunmin mendapat bagian membersihkan meja makan dan mencuci piring.

“Oppa, aku ingin mengambil minuman dulu di dapur” kata Ji Yon pada Sungmin.

“Hyuk….sudah ah…malu nanti kalau ada yang datang gimana???” kata hyunmin yang sedang dipeluk oleh Hyuk dari belakang.

“Tidak ada” kata Hyuk yang sambil mencium leher Hyunmin.

“Hyuk…geli…Hyuk….ahhh…”kata Hyunmin. Ji Yon pun yang melihat itupun terdiam. Tubuhnya merasa kaku saat melihat itu semua.

Tiba-tiba badan Ji Yon ada yang menariknya dan ternyata Sungmin. Sungminpun mencium bibir Ji Yon dengan lembut, mata Ji Yon pun membulat karena kaget dicium oleh Sungmin.

“Plaakkk” Ji Yon pun menampar Sungmin dan pergi dari rumah Hyunmin tanpa pamit.

“Aiss…apa yang aku lakukan tadi” kata Sungmin sambil mengacak rambutnya.

“Aku harus minta maaf padanya” kata Sungmin lagi lalu pergi berlari mengejar Ji Yon.

~END POV~

~Ji Yon POV~

Sungmin Oppa apa maksudnya kenapa dia melakukan ini??? Aku tidak tahu kenapa aku harus menamparnya. Padahal aku merasa nyaman dengannya.

“Ji Yon….” panggil seseorang, aku pun menoleh ternyata itu Sungmin Oppa. Akupun malah berlri berusaha menjahuinya.

“Ji Yon…tunggu” katanya lagi. Kali ini dia berhasil mengejarku.

“Tunggu Ji Yon, dengarkan aku dulu” katanya sambil menahanku.

“Mianhae…aku mohon maafkan aku. Aku tidak bermaksud lain melakukan itu” katanya sambil menatapku.

“Aku melakukan itu karena aku mencintaimu. Sejak aku pertama kali bertemu denganmu” kata Sungmin sambil mengatur nafasnya.

“Oppa…”

“Aku tahu kau pasti marah padaku” katanya lagi. Akupun menggeleng.

“Aku sendiri bingung apa yang aku lakukan Oppa. Tapi aku bukan yang terbaik untuk Oppa. Oppa bisa mendapatkan gadis yang lebih baik dariku” kataku menunduk.

“Ji Yon…dari dulu samapi sekarang hanya kau yang aku cinta. Bahkan aku terus menunggumu sampai kau kembali lagi disini” kata Sungmin sambil mengangkat wajahku agar memandangnya.

“Ji Yon…maukah kau menjadi yeojachinguku???” tanya Sungmin yang membuatku ingin menangis.

“Oppa….aku masih belum bisa….”

“Aku tahu aku akan membuatmu jatuh cinta padaku” kata sungmin tersenyum lalu memelukku. Akupun menangis dalam pelukkannya.

“Gomawo Oppa. Aku janji aku akan berusaha mencintaimu” kataku tersenyum.

“Nah, sekarang jangan menangis lagi. Kau hanya boleh menangis kalau itu tangisan bahagia” kata Sungmin Oppa sambil menghapus air mataku dengan bibirnya. Lalu dia mencium bibirku dengan lembut akupun membalas ciumannya.

~END POV~

~Someone POV~

Hyunmin dan Hyukjaepun menikah. Mereka berdua tampak bahagia. Ji Yon dan Sungmin menjadi pengiring penggantinnya.

“Ayo…Hyunmin lempar bunganya” kata para undangan yang datang.

“Siap ya” teriak Hyunmin.

“1…..2…..3….” Hyunminpun melempar bunganya.

“Ya….Ji Yon ternyata kau yang mendapatkannya” kata Hyunmin.

“Berarti sebentar lagi ada yang nyusul nich!!!” kata Hyukjae tersenyum dengan penuh arti pada Sungmin dan Ji Yon

“Kalau aku sich sekarang juga nggak apa-apa mumpung pendetanya masih ada” kata sungmin sambil tersenyum

“Oppa….” kata Ji Yon memukul kepala Sungmin dengan bulket bunga.

“Akhirnya kau nanti akan menjadi penggantin yang bahagia” kata Sungmin sambil memeluk Ji Yon dari belakang.

~END POV~

~THE END~

36 thoughts on “This is a Love and This a Friendship [After Story Ji Yon Sungmin]”

  1. wew..serru..hihihihi..
    tu ji yon padahal lgsg nikah aja., bner kata umin, mumpung pendetanya masih ada, lagian klo jadi pengiring kan berarti ji yon pake gaun jg dong..tunggu apalagi..hahahha
    nice^^

  2. eonni~
    aq setuju ma andri saeng~😉
    aq jdi pgn p.a pcr~ *dipelototin ma appa*
    khekhekhe^^v “peace appa, kan udah janji”

  3. keren chingu..
    Pengen deh ama haepa #apadeh

    Aku blm bca yg nc😦
    lupa pw nya.. T.T
    abis ganti opera mini sih😦 #curhat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s