Saranghae Nuna [part2/2] *The End*

Titel        : Saranghae Nuna [part2/2] *The End*

Author   : Sherly aka Ji Yon

Cast         : Lee Taemin “SHINee”

Lee Hyunmin

Choi siwon “Super Junior”

Member SHINee

Genre      : Romance

Rate         : PG 15

 

Oke akhirnya ff ini selesai juga. Miahae kaLo updatenya lama banget coz Lg uts & nyusun kkp buat kampus jadi mumet. Dan maaf banget buat Zen kalo ffnya endingnya g sesuai harapan kamu maklum Bu aye ngetiknya ampe jam1 buat nyari ideanya jadi dapatnya seperti ini deh!!! Hehe~

Dan maaf juga buat para reader ya :D. Sekali lagi minahae *membungkuk bersama Hyukjae :p*. Oke deh g banyak ngomong lagi. Selamat membaca & please jgn lupa Comment ya 😀

 

~Taemin POV~

Aku ingin melihat Hyunmin Nuna. Akupun ketoko bunganya..

Tring…tring…tring…

Akupun masuk kedalam tokonya, aku melihat dia sedang berpelukan dengan seorang namaja. Entah sipa namaja itu yang jelas itu membuat hatiku sakit saat mereka sedang berpelukan.

“Selamat datang” katanya lalu melepaskan pelukkannya pada namja itu.

“Ada yang bisa saya bantu Tuan???” tanyanya. Dia merasa aneh saat melihatku yang memakai jaket sampai menutup wajahku, memakai kacamata lalu memakai kupluk. Ya, aku melakukan ini untuk penyamaran karena aku sekarang adalah Boyband idola. Aku tergabung dengan SHINee.

“Aku ingin mawar putih” kataku cepat. Dia hanya terdiam saja.

“Nuna…aku ingin membeli mawar putih”kataku agak kesal. Entah aku kesal karena aku melihatnya dengan namja itu berpelukkan atau karena dia lama merespon apa yang aku minta.

“Oh….nde sebentar saya ambilkan” katanya segera memberikan sebulket mawar putih yang indah padaku. Akupun membayar lalu pergi begitu saja.

“Kamsahamnida” katanya yang sempat aku dengar.

“Bogoshipo Nuna…nomu…nomu…bogoshipo” kataku sambil memeluk bulket mawar itu dengan erat.

Akupun berjalan kearah rumah Hyunmin nuna lalu aku meletakan mawar putih itu didepan rumahnya.

“Saranghae Nuna” kataku lalu pergi.

*Drom SHINee*

 

“Taemin dari mana saja kau???” tanya Key Hyung kahwatir

“Aku abis keluar sebentar Hyung”  kataku lemah lalu duduk disofa

“Apa kau baik-baik saja??? Apa masih ada yang sakit???” tanya Key Hyung lagi sambil memegang dahiku.

“Aku baik-baik saja hyung” kataku sambil menyingkirkan tangannya.

“Kenapa kau pergi tidak bilang Taemin nantikan bisa aku antar” kata Jinki Hyung yang keluar dari kamar.

“Anyio…aku bisa sendiri Hyung” kataku tersenyum

“Hy…kau ini kan habis sakit jadi harus banyak istirahat” kata Key Hyung.

“Ne…arraso” kataku mengangguk.

“Lalu kenapa mukamu ditekuk seperti itu???” tanya Jinki Hyung.

“Guwenchana” kataku tersenyum lalu masuk kedalam kamar.

~END POV~

 

~Someone POV~

“Hyung apa yang terjadi dengan Taemin ya???” tanya Key pada Jinki.

“Molla…”kata Jinki lalu menyusul Taemin kekamar dan Key pun ikut dibelakang Jinki.

“Taemin…apa ada yang ingin kau ceritakan???” tanya Jinki pada Taemin yang sedang duduk dikasur kamarnya.

“Iya…Taemin ceritakan pada kami kalau kau ada masalah” kata Key lalu duduk dsamping Taemin.

“Hyung…apa aku harus mengungkapkan perasaan ku padanya???” tanya Taemin

“Nugu???” tanya Key bingung

“Apa pada Hyunmin yeoja yng menjual bunga itu???” tanya Jinki. Taeminpun mengangguk.

“Ikuti saja kata hatimu” kata Jinki tersenyum sambil mengacak rambut Taemin lembut.

“Hwating…” teriak Key yang ingin membuat Taemin semangat

~END POV~

 

~Someone POV~

“Siapa yang menaro mawar putih disin???” tanya Hyunmin yang sudah pulang dan melihat mawar putih didepan pintu rumahnya.

“Kalau dilihat-lihat ini seperti rangkaianku!!!” kata Hyunmin bingung.

“Kira-kira siapa ya??? Apa Siwon???” tanyanya pada diri sendiri. Hyunminpun mencium wangi mawar itu dan tersenyum. Tanpa dia sadari ada seseorang yang ikut tersenyum melihatnya.

“Nuna…saranghae” kata seseorang dibalik pohon dekat rumah Hyunmin.

~END POV~

 

*Beberapa hari kemudian*

 

~Hyunmin POV~

“Sudah beberapa hari ini namja aneh itu selalu memberi mawar putih” kataku sambil merapikan toko. Aku bilang dia aneh ya karena memang dia aneh!!! Dicuaca cerah seperti ini masa pake pakaian yang tebal dan tertutup. Keke~

Tapi aku merasa seperti mengenal suarnya dan langkah kakinya. Apakah dia Taemin??? Haruskah aku bertanya padanya kalau dia datang kembali???

Tring…tring…tring…

“Selamat Datang” kataku tersenyum saat seseorang masuk kedalam toko ku.

“Annyong…aku ingin membeli mawar putih” kata seorang namja yang sangat tamapan menurutku. Hehe~

“Ne…tunggu sebentar” kataku

“Ini bunganya” kataku seteleah merangkainya lalu memberikan padanya.

“Ini uangnya dan bunga ini untuk anda” katany memberikan bunga itu padaku.

“Ne…tapi bukan dari saya melainkan dari Saengku” katanya tersenyum.

“Saeng anda siapa? Maksud saya siapa namanya?” tanyaku bingung

“Kau mengenalnya bahkan sangat mengenalnya. Dia bahkan jatuh cinta pada anda.” katanya tersenyum lagi lalu pergi. Akupun masih diam tidak mengerti dan bingung sambil mengenggam mawar putih itu.

Tring…tring…tring…

“Hy Hyunmin…” teriak Siwon.

“Ya….Siwon kau tidak usah teriak ditelingaku” kataku kesal.

“Abis kau dari tadi aku panggil tidak dengar. Huh” kata Siwon sambil mengacak-acak rambutku.

“Hehe…mianhae” kataku tersenyum semanis mungkin.

“Aku ada kabar baik untukmu” kata Siwon sambil mengedipkan matanya.

“Apa???” kataku bersemangat.

“Aku tahu siapa yang membiayaimu selama kau di rumah sakit dan operasi” kata Siwon tersenyum.

~END POV~

 

~Taemin POV~

“Ya….Hyung apa yang kau lakukan tadi???” kataku pada Jonghyun Hyung yang memberikan bunga pada Hyunmin Nuna.

“Aku hanya mewakili perasan kau saja padanya” kata Jonghyun Hyung tersenyum dengan penuh arti.

“Tapi kalau dia tahu gimana???” tanyaku cemas.

“Dia tidak mungkin tahu” kata Jonghyun Hyung santai. Huh…dasar Jonghyun maunya sendiri. Apa benar dia tidak akan tahu???

“Taemin, mau sampai kapan kau akan menutupi itu semua???” tanya Jonghun Hyung

“Mwo???” tanyaku bingung.

“Aiss…maksud Jonghyun itu kau mau sampai kapan menghindar darinya dan tidak memberitahukan padanya siapa yang membiayainya operasi” kata Key Hyung

“Bukan itu saja tapi sampai kapan juga kau tidak memberitahukan perasaanmu???” tambah Minho Hyung.

“Entahlah aku tidak tahu” kataku sambil mengankat bahu

“Jangan lama-lama sebelum dia diambil orang” kata Jinki Hyung sambil menunjuk kerah Hyunmin Nuna bersama dengan seorang pria yang kemarin saat aku melihat mereka berpelukkan. Bahkan setiap aku membeli bunga tidak jarang pria itu ada di toko Hyunmin nuna. Siapa sebenarnya pria itu???

“Hy….Taemin kenapa kau bengong saja???” tanya Key Hyung yang membuyarkan lamunanku.

“Anyio…” kataku tersenyum.

~END POV~

 

~Hyunmin POV~

“Apa kau yakin dia yang membiayaiku???” tanyaku kagrt

“Ne…aku juga awalnya tidak percaya” kata Siwon

“Taemin grup idola??? SHINee???” kataku masih tak percya

“Ne…harus berapa kali aku bilang agar kau percaya???” tanya Siwon yang mungkin bosan dengan pertayaanku tentang siapa yang membiayai operasiku. Dan ternyata itu adalah Taemin. Tapi apakah Taeminku sama dengan Taemin SHInee???

Tring…tring…tring…

“Selamat datang” kata Siwon

“Hyunmin…ada pembeli” kata Siwon sambil menggoyangkan badanku.

“Oh…Ne…” kataku tersenyum

“Anda ingin beli apa Tuan???” tanyaku

“Aku ingin mawar putih ada???” tanya seorang pria yang menurutku dia sangat tampan. Tingginya hampir seperti Siwon.

“Oh…baiklah tunggu sebentar” kataku.

“Ini pesanan anda” kataku sambil memberikan sebulket mawar putih.

“Gomawo…mawar ini untuk anda saya perwakilan dari Saeng saya” kata Namja itu tersenyum manis

“Mwo???” kataku bingung. Namja itu memberikan bungai itu dan uang pembayarran bunganya padaku lalu pergi.

Eeehh…kenapa semuannya hari ini memberikan bunga padaku sich??? Aneh sekali. Aiss…

“Hyunmin….” kata Siwon.

“Ne…guwenchana???” tanya Siwon

“Gwenchanayo” kataku tersenyum.

“Apa kau tahu tadi siapa???” tanya Siwon Lagi.

“Anyio…memang siapa???” tanyaku bingung.

“Dia salah satu member SHINee. Choi Minho” kata Siwon. Minho, berarti dia tau tentang Taemin. Akupun berusaha untuk mengejarnya tapi sayang aku terlambat sehingga tidak dapat bertemu dengannya.

 

*Beberapa Hari kemudian*

 

“Hyunmin aku bantu menyiram bunga ya???” kata Siwon.

“Apa tidak merepotkan???” tanyaku.

“Anyio” katanya tersenyum.

“Siwon seperti apa wajah Taemin itu???” tanyaku

“Apa kau belum pernah melihatnya???” tanyanya akupun menggelengkan kepala

“Apa kau tak punya tv dirumah???” ejek Siwon akupun manyun.

“Ya, aku punya tapi aku mana sempat untuk menonton seperti itu” kataku kesal.

“hahahaha…seperti apa ya wajahnya yang jelas sich tampan tapi tentu lebih tampanan aku” kata Siwon sambil mengedipkan matanya.

“huh…narsis” kataku sambil mencipratkan air kewajahnya

“Hey…..awas ya aku balas” kata siwon sambil membalas siraman air kewajahku.

“Siwon…nanti bajuku basah” kata ku, tiba-tiba Siwon pun mendekati lalu memegang tanganku.

“Hyunmin…maukah kamu jadi yeojachingku???” tanyanya yang membuat aku bingung.

Bruk…..akupun menoleh pada suara vas bunga yang jatuh dan ternyata seorang namja yang imut.

“Taemin…”kata Siwon

“Taemin???” tanyaku padanya. Ia pun pergi begitu saja.

“Apa dia Taemin SHINee yang kamu maksud???” tanyaku pada Siwon dan diapun mengangguk. Akupun berusaha mengejarnya…

~END POV~

 

~Taemin POV~

Aku melihat Hyunmin nuna sedang bercanda dengan namja itu. Tiba-tiba…

“Hyunmin…maukah kamu jadi yeojachingku???” tanya namja itu. Bruk…tidak sengaja akupun menjatuhkan vas bunga yang ada dsitu, lalu aku pergi.

“Chankam…changkama…”panggil seorang yeoja yang aku yakin itu suara Hyunmin nuna. Tanpa peduli aku pun terus melanjutkan..

“Taemin…” teriaknya yang membuat dia aku berhenti. Semua orangpun memandang Hyunmin ya karena dia meneriakkan namaku dan tentu saja siapa yang tidak tahu aku. Taemin member SHINee salah satu boyband idola.

“Taemin…” panggilnya lagi. Akupun berbalik memandang wajahnya, wajah yang aku rindukan. Diapun meraba wajahku seperti waktu dulu saat dia tidak bisa melihat. Dan dia pun tersenyum, senyum yang aku rindukan.

“Taemin…Bogoshipo” katanya sambil memelukku. Aku berusaha membalas pelukkannya tapi ragu.

“Apa kau tak merindukanku Taemin???” tanyanya kecewa padaku karena tidak membalas pelukannya.

“Aku tahu kau Taemin yang dulu suka membantuku, menemaniku, dan juga menghiburku. Saeng yang sangat baik” katanya menunduk.

“Apa kau hanya menganggapku sebagai saengmu???” tanyaku akhirnya membuka suara.

“Itu dulu aku menganggapmu sebagia saengku tapi sekarang….” katanya tiba-tiba terdiam.

“Tapi sekarang apa???” tanyaku penasaran

“Tapi sekarang yang ada dihadapanku adalah namja yang tampan yang dewasa” katanya tersipu.

“Taemin Bogoshipo…Saranghae” kata Hyunmin Nuna dengan wajah memerah.

“Nado…Saranghae Nuna” kataku tersenyum lalu mendekatkan wajakhku padanya dan menciumnya dengan lembut. Aku tidak peduli saat aku diliat oleh banyak orang aku melakukan ini dan mungkin membuat aku kehilangan fans ku tapi yang terpenting ada Hyunmin Nuna dsampingku. Kami pun berciuman sangat lama.

~END POV~

 

*Keesokan harinya*

 

~Someon POV~

“Ya…Taemin apa kau tak malu jalan denganku???” tanya Hyunmin

“Kenapa harus malu???” tanya Taemin

“Akukan lebih tua darimu dan apa lagi semenjak peristiwa kemarin pasti fans-fansmu menurun.

“Aku tidak peduli fansku menurun karena aku yakin seorang fans yng benar-benar seorang fans adalah mendukung idolanya apapun yang terjadi baik itu senang maupu suasah” kata Taemin tersenyum.

“Nuna…kenapa kau tahu kalo aku adalah Taemin???” tanya Taemin

“Kan sudah aku bilang walapun aku buta dulu tapi aku masih bisa mengenali suara langkah kakimu dan suaramu” kata Hyunmin tersenyum.

“Lalu namja itu bagaimana Nuna???” tanya Taemin lagi

“Namja siapa???” tanya Hyunmin bingung.

“Itu namja yang nemabak Nuna kemaren” kata taemin dengan muka memerah.

“Oh…maksud kamu Siwon. Kamu cemburu ya???” goda Hyunmin.

“Anyio…”kata Taemin mengelak dengan muka semakin memerah.

“hahahaha…Siwon sudah aku anggep sahabatku sendiri lagi pula setelah kamu pergi aku menolak dia secara baik-baik dan dia mau menerimanya” Kata Hyunmin tersenyum

“Oh…” kata Taemin

“Kau hanya bilang Oh saja???” kata Hyunmin kesal.

“Memangnya aku harus bilang apa???” tanya Taemin balas mengoda. Hyunminpun berdiri dari bangku taman lalu pergi.

“Huh…dasar Taemin. Kenapa dia tidak menahanku sich!!!” kata hyunmin tambah kesal.

“Nuna Saranghae…” teriak Taemin

“Nuna Saranghae…” teriak Taemin

“Hyunmin Nuna Sranghae…”teriak Taemin yang membuat Hyunmin berbalik dan Taeminpun berlari memeluk Hyunmin.

~THE END~

Iklan

11 thoughts on “Saranghae Nuna [part2/2] *The End*”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s