Love Pain

“Mwo?! Ditunangkan? Andwae !!! Aku baru umur 17, appa, omma . Aku masih muda . Lagipula, aku ingin menentukan pasangan hidupku sendiri ! Aku tak mau di jodoh-jodohkan seperti ini !” teriakku karena kesal .

Kali ini dia benar-benar tak ingin mengalah dari orangtuanya .Selama ini ia selalu menjadi anak yang baik dan menuruti semua keinginan orangtuanya, tapi untuk hal ini ia merasa benar-benar tak dapat memenuhinya .

“Choonhee-ya, ini demi kelangsungan perusahaanmu ! Kami benar-benar memohon !” bujuk eomma padaku .

“Pokoknya aku tetap tidak mau!!!!!” teriakku lagi lalu berlari keluar rumah .

Aisshhh ! Appa dan eomma benar-benar menyebalkan . Aku kan baru umur 17 tahun, masa sudah harus tunangan ? Mana tunangannya dipilihin lagi ! Mending kalau disuruh memilih laki-laki yang kusukai . Aishhh !! Benar-benar mengesalkan .

Aku menendang batu kecil di hadapanku untuk melampiaskan kekesalanku lalu kembali berjalan tanpa arah . Setelah berjalan beberapa lama, tiba-tiba saja mataku tertarik pada sebuah Café . Café berdesain classic yang sepertinya nyaman . Akupun melangkahkan kaiku masuk ke Café itu . Aneh ! Padahal sepertinya Café ini nyaman tapi kenapa kosong ?

“Selamat datang!!” kata seorang pria berambut hitam dengan senyum yang sangat manis . Aku hanya mengangguk kecil dan membalas senyumannya . Aku berjalan menghampiri meja counter . Kulihat ada seorang laki-laki berambut sedikit kecoklatan disana yang sepertinya bengong menatapku, bukannya aku kepedean ya, tapi itu hanya perasaanku ! Ingat hanya perasaanku ! Akupun tersenyum padanya .

“Mmm … Tolong hot cappucinonya satu ya !” kataku memesan segelas cappuccino afvoritku pada laki-laki itu .

“A-A-Ah ! Ne ! Mohon tunggu sebentar !” katanya dengan nada sedikit gugup . Dia lucu sekali . Rasanya aku ingin tertawa sekarang melihat tingkahnya, tapi aku berusaha menahan tawaku .

Tak lama kemudian lelaki itu membawakan segelas hot cappuccino pesananku .

“Gomapta..” kataku lalu mulai meminum cappuccino yang tadi di hidangkan . Aku emrasa ia memperhatikanku . Wajahnya benar-benar polos seperti anak kecil saat menatapku . AKupun tak dapat menahan tawaku lagi . Aku tertawa .

“Ahahaha ! Kau lucu sekali .” kataku masih tertawa .

“Aku Choonhee, Park Choonhee .. Kau ?” tanyaku pada laki-laki dihadapanku ini .

“Ah ! Aku Jonghyun .. Kim Jonghyun ..” jawabnya .

“Kau umur berapa, Jonghyun-ssi ?” tanyaku dengan anda agak sopan .

“Umurku ? 19 .. Kau ?” tanyanya .

“Aku 17 hehe . Boleh aku memanggilmu oppa ?” tanyaku lagi .

“Tentu saja..” katanya .

Kami mulai mengobrol . Obrolan kami cukup cocok . Ia orang yang asyik, entah kenapa aku merasa nyaman bersamanya . Rasanya ada sesuatu yang beda dari dirinya yang membuatku tertarik untuk mengenalnya lebih

++++

Jonghyun oppa mengantarku pulang, lalu kami mengobrol sebentar . Saat aku baru mau masuk tiba-tiba ia memanggilku . Aku menoleh kearahnya .

“Ne, oppa?” jawabku

“Boleh aku minta nomormu agar bisa lebih sering mengobrol atau kalau misalnya ada perlu ..”

Dia terlihat bingung dan ragu-ragu menanyakannya . Haha . Lucu sekali laki-laki ini .

“Haha .. Tentu saja boleh .. Mana handphone, oppa ?” kataku padanya lalu ia menyerahkan handphonenya padaku .

Aku mengetik nomor handphoneku lalu menyimpanannya dan mengembalikan handphone itu padanya .

“Ini ..” kataku sambil meyerahkan handphonenya kembali .

“Gomawo, Choonhee..” katanya sambil tersenyum .

DEG ! Gawat kenapa denganku ? Kenapa jadi deg-degan begini ? Tapi senyumnya itu benar-benarmanis .

“No prob, oppa . Aku masuk duluan ya ! Takut dimarahi . Hehe . Annyeong, oppa !” kataku sambil berjalan masuk ke rumah dan melambaikan tanganku .

Ia melambaikan tangan padaku juga dan sepertinya ada sebuah senyum kecil di wajahnya .

Aku langsung mengarah ke kamarku lalu mandi . Setelah selesai aku langsung menyalakan laptopku dan membuka e-mailku. Ada sebuah e-mail dari kakakku .

From: Zhoumi (zhoumi1904@yahoo.com)

To: Choonhee (choonhee2811@yahoo.com)

Choonhee-ya, kudengar dari appa dan eomma kau akan bertunangan, apa itu benar ?

Setelah membacanya, akupun berniat membalasnya .

To : Zhoumi (zhoumi1904@yahoo.com)

From: Choonhee (choonhee2811@yahoo.com)

Ne, oppa . Tapi aku tidak mau ! Aku tidak mau di tunangkan seperti itu, aku ingin memilih pasanganku sendiri ! Bawa aku ke China, oppa ! ㅠㅠ

Lalu aku menekan tombol send . Hah ! Aku benar-benar kangen dengan Zhoumi oppa . Apa kabarnya ya dia sekarang ? Aku menghapus sedikit airmataku yang mulai menetes karena kerinduanku terhadap kakakku . Aku me-sign out e-mailku lalu beranjak untuk tidur .

++++

Engg .. Sudah pagi .. Aku membuka mataku perlahan lalu bangun dari tempat tidurku . Aku langsung menyalakan laptopku dan membuka e-mailku dan tepat seperti dugaanku, Zhoumi oppa telah membalas e-mailku . Aku buru-buru membukanya dan membacanya .

From : Zhoumi (zhoumi1904@yahoo.com)

To : Choonhee (choonhee2811@yahoo.com)

Eh ? Jinjjayo ? Lalu apa kau sudah bertemu dengan calon tunanganmu ? Dia orang yang bagaimana ? Baik tidak ? Kalau tidak laporkan padaku . Biar kusuruh appa dan eomma membatalkannya hehe , Kalau baik coba saja buka hatimu untuknya 🙂 Ngomong-ngomong bagaimana kabarmu, adikku yang manis, Park Choonhee ? Bogoshipo~

Aku tertawa kecil membaca kalimat-kalimat terakhir dari kakak . Mungkin ada benarnya, bagimanapun ini demi perusahaan appa . Baiklah aku akan liat calonnya dulu . Akupun mulai mengetik e-mail balasan untuk Zhoumi Oppa .

To : Zhoumi (zhoumi1904@yahoo.com)

From : Choonhee (choonhee2811@yahoo.com)

Belum, oppa ! Aku belum bertemu dengannya . Aku pasti akan memberitahumu kesan-kesanku tentangnya saat aku bertemunya nanti . Kau tenang saja, oppa ! Haha .Kabarku ? Aku baik-baik saja, oppa . Bagaimana denganmu ? Nado bogoshipo, oppa :3 Oh ya ! Kau tahu, oppa, kemarin aku baru saja berkenalan dengan seorang laki-laki bernama Kim Jonghyun . Dia benar-benar laki-laki yang lucu haha . Bagaimana denganmu ? Siapa sahabatmu disana ?

Setelah selesai mengetiknya akupun menekan tombol Send lalu beranjak untuk mandi . Selesai mandi aku mengenakan pakaian seadanya dan turun untuk sarapan .

“Choonhee-ya, hari ini kau akan bertemu dengan calon tunanganmu . Habis makan bersiaplah !” kata Appa padaku .

“Ne, appa !” jawabku sambil sarapan .

Seleai sarapan aku kembali ke kamarku, kulihat ada sebuah e-mail di inboxku, dan sebuah sms di handphoneku .

Akupun membuka e-mailku terlebih dahulu, aku membaca e-mail yang tak lain adalah balasan dari Zhoumi oppa .

From : Zhoumi (zhoumi1904@yahoo.com)

To : Choonhee (choonhee2811@yahoo.com)

Jadi kapan kau bertemu dengannya ? Aku benar-benar tak sabar ingin mendengar cerita dari dongsaengku yang manis hehe . Baguslah kalau kau baik-baik saja . Kabarku juga baik-baik saja . Whoa ! Pantas adikku tidak mau di jodohkan ternyata sudah punya pilihan kekeke . Denganku ? Hmm .. Aku belum menemukan gadis yang cocok denganku sebenarnya hehe . Sahabat ? Sejak pindah kesini aku dekat dengan salah satu rekan kerjaku yang namanya Kyuhyun, dia laki-laki yang baik dan asyik . Hanya saja dia terlalu gila game kekeke .

Mwo ? Pilihan ? Haiss !! Zhoumi oppa ada-ada saja . Tiba-tiba bayangan Jonghyun Oppa muncul di benakku . Dia itu tampan, friendly, asyik, benar-benar type idamanku kalau di piker-pikir . Tunggu !! Apa coba yang kupikirkan ? Haissh ! Choonhee babo ! Belum tentu dia tertarik padamu, babo ! Daripada berkhayal terus lebih baik aku mebalas e-mail oppa . Akupun mengetik balsan untuk e-mail oppa dan menekan tombol Send .

“Choonhee-ya, cepat bersiap-siap!” kata eoomaku dari luar kamarku .

“Ne, eomma~” balasku .

Akupun memakai pakaian seadanya dan menata rambutku . Lalu kuambil tas kecilku dan kumasukkan handphoneku kedalam lalu keluar dari kamarku .

“Appa, Eomma, aku sudah siap!” kataku pada mereka .

“Ah .. Gwenchana .. Ye .. Ne ..Mmm ..Ne.. Annyeong..” kudengar eomma sedang berbicara dengan seorang di telfon .

“Eomma ..” panggilku .

“Ah !” kata eomma menatapku, sepertinya ia baru sadar dengan kehadiranku .

“Mianhae ! Kita tidak jadi pergi, Keluarga Lau tiba-tiba ada urusan mendadak . Pertemuan kali ini dibatalkan .” jelas eomma padaku .

“Oh ..” kataku lalu kembali ke kamar .

Sesampainya dikamar aku mengganti busanaku lagi, setelah itu aku merebahkan tubuhku sebentar . Ah ! Aku baru ingat, aku belum membaca pesan di handphoneku . Aku meraih handphoneku dari dalam tas kecilku lalu membuka pesan itu . Ternyata dari Eunri, sahabat baikku .

From : Eunri

Choonhee-ya, temui aku di Café biasa jam 4 , Ada yang ingin kutanyakan . Jangan telat !!!

Itulah isinya . Aku melihat kearah jam, 30 menit lagi . Karen Café itu tidak begitu jauh dan hanya memakan waktu 20 menit akupun mengganti pakaianku dan melangkah keluar rumah . Aku menjalankan mobilku menuju Café yang dinaksud Eunri .

Sesampainya di Café aku telah melihat sesosok wanita yang kukenal . Yap ! Eunri !

“Eunri, waeyo ?” kataku sambil duduk di hadapannya .

“Kudengar.. Kau akan tunangan.. Apa benar ?” tanya Eunri langsung tapi sedikit ragu-ragu .

“Ne..” kataku sambil mengangguk padanya ,

“Mwo? Dengan siapa ?” tanyanya . Sepertinya dia shock sekali .

“err .. Kalau tidak salah keluarga Lau ..” kataku sambil mencoba mengingat-ingat kata eommaku tadi .

“Kalau tidak salah ? Memang kau belum mengenalnya ?” tanya Eunri lagi .

Aku menggeleng .

“Haisshhh!!! Park Choonhee, pokoknya kau harus menceritakan semuanya padaku saat kau bertemu dengannya nanti, arasseo?”

“Ne~ Eunri-ya ..” jawabku pada sahabat baikku .

Kami terdiam sesaat, kulihat Eunri asyik memainkan i-Phonenya .

“Eunri-ya, kau memanggilku hanya untuk itu ?” kataku memecah keheningan diantara kami .

Eunri menatapku lalu tersenyum dengan polos .

“Haishh ! Sudahlah aku mau pulang !” kataku .

“Eh ! Choonhee, tunggu ! Jangan ngambek dong !” pinta Eunri .

“Aku ada urusan, Eunri-ya ! Sudah dulu ya ! Annyeong !”

“Baiklah kalau begitu ! Annyeong~”

Akupun melangkahkan kakiku keluar dari Café itu . Aku mulai menjalankan mobilku dan pulang ke rumah, sesampainya di rumah yang kulakukan seperti biasa, mandi, makan lalu membuka laptopku .

Kali ini aku sedang asyik-asyiknya membrowsing tiba-tiba handphoneku berbunyi, telfon dari Jonghyun oppa . DEG ! Aishhh! Kuangkat tidak ya ? Angkat ? Tidak ? Angkat ? Tidak ? Aishh ! Sudahlah kuangkat saja . Akupun mengangkatnya .

“Yo-yoboseyo, oppa? Waeyo ?” kataku .

“Annyeong, Choonhee-ya ! Belum tidur ?” tanyanya .

“Belum kok ..” jawabku lagi .

“Apa aku mengganggu?” tanyanya lagi .

“Hah? Tidak kok ..” jawabku .

Lalu kami mengobrol sepuasnya, tanpa disadari waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 .

“Choonhee-ya, sudah malam . sebaiknya kau istirahat !” katanya dengan lembut .

“Ah! Iya juga ! Oppa juga istirahat lah ..” jawabku

“Ne .. Annyeong !”

“Annyeong..”

Lalu kami menutup telfonnya . Mungkin Zhoumi oppa benar, aku sudah jatuh cinta dengan seorang laki-laki yang baru kukenal dan bernama Kim Jonghyun . Saranghaeyo, Jonghyun oppa .

+++++

Hari ini aku ada janji dengan Jonghyun oppa . Ia mengajakku ke taman bermain . Huaaa ! Dia benar-benar type pacar idaman . Hehe .

Aku dan Jonghyun oppa memainkan hamper seluruh wahana yang ada di taman bermain ini . Setelah mulai sore, ia mengjakku ke sebuah tempat yang cukup sepi . Pertamanya aku agak heran, tapi ternyata dari sini kembang api terlohat begitu jelas dan cantik . Selain tampan, asyik ternyata dia juga poenuh kejutan dan romantic . Aihh! Aku jadi makin suka padanya .

Aku tau aku tak seharusnya menyukainya, tak seharusnya mencintainya tapi tingkah lakunya, sikapnya terhadapku benar-benar membuatku semakin menyukainya . Walaupun aku atu pada akhirnya akulah yang akan sakit hati .

“Choonhee-ya, ada yang ingin kusampaikan ..” katanya .

“Apa ?” tanyaku sambil menatap kearahku .

“Errr .. Emmm .. Itu .. Mmm .. Nggg ..”

“Oppa mau ngomong apa sih ? Ngomong aja deh !” kataku yang mulai kesal.

“Mmm .. Sa-sa-saranghae, Choonhee-ya ..” katanya .

DEG ! Saranghae? Apa barusan aku tak salah dengar ? Jonghyun oppa menyukaiku ? Seharusnya aku bahagia, tapi sayangnya aku tak bisa .

“Mianhae, oppa .. Aku tak bisa bersamamu ..” kataku berusaha menahan airmataku .

“Waeyo, Choonhee-ya ?” tanyanya .

“A-Aku .. Aku .. Cheongmal mianhaeyo, oppa .” kataku lalu mulai berlari meninggalkannya .

Entah kenapa aku tak sanggup mengatakan padanya bahwa aku telah memiliki tunangan . Aku takut akan melukainya lebih dari ini . Aku tau tidak memberi alasan mungkin lebih menyakitinya, tapi tetap saja aku tak sanggup memberitahu alasanku padanya . Tak tau kenapa . Mianhae .. Cheongmal mianhaeyo, Jonghyun oppa . Sebenarnya aku ingin sekali mengatakan ‘Nado saranghae, oppa..’ padamu, tapi saying aku tak bisa . Mianhaeyo.. Cheongmal mianhaeyo ..

 

annyeong~

ini sekuel ‘Not A Fairytale’ny~

Gmn ? Gmn ?

G kyak sekuel y ? wkwk 😄

wait ur comment, reader 😀

 

12 thoughts on “Love Pain”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s