The Newest Girlband (News 2)

a/n ::. mian telat banget post nya >.<” author rada-rada sibuk akhir-akhir ini, belum ide yang stuck =P

part 2 nya agak boring =3= semoga chinguduel menantikan part 3, dan moga-moga author bisa buat part 3 jadi lebih baik ^^~~

AUHTOR : Yuyu a.k.a Youn Ji

Cast :

  • The Rest of Super Junior member
  • The Rest of SHINee member
  • The Rest of Bigbang member
  • The Rest of SNSD member
  • CL (2NE1)
  • So Hye Won (H:ART)
  • Lee Ji Hae (H:ART)
  • Kim Hee Mi (H:ART)
  • Berli (H:ART)
  • Lee Hyun Mei (H:ART)
  • Lee Hyun Min (Solo Singer)

 

HEEMI POV

“mana Berli?” tanyaku sambil berjalan melewati Hyunmei yang baru masuk ke ruang makan. Segelas teh yang mengepulkan uapnya terangkat ditanganku.

“Berli eonni? Sepertinya dia ada dikamar kami.” Jawab Hyunmei yang masih setengah sadar dari tidur panjangnya. Kedua alisku saling bertaut. Berli ada di kamar mereka? Sedang apa? Membangunkan Hyewon eonnie lagi?

Aku melangkah dengan pasti ke arah kamar mereka, dan mendapati Berli sedang berbaring diatas perutnya ditempat tidur Hyunmei. Jihae eonni dan Hyewon eonni masih berbaring ditempat tidur masing-masing. Pembicaraan mereka terhenti sejenak untuk mendongak dan mendapatiku bergabung dengan mereka, hanya sedetik, karena setelahnya pembicaraan kembali berlanjut tanpa mempedulikanku. Aku duduk ditepi tempat tidur Hyunmei, di samping Berli berbaring dan mengikuti pembicaraan yang mereka lakukan.

“eonni ottokhae? Kalau hanya bernyanyi dan menari saja, jelas itu bukan masalah untukku. Tapi… bahasa mandarin.. urgh! Aku sungguh tidak bisa eon.” Berli mengomel sambil sesekali membenamkan wajahnya dibantal.

“masalah tentang bahasa mandarin lagi?” tanyaku setelah mengerti apa yang terjadi. Berli mengangguk pasrah.

“tenanglah, Berli Lee. Kita kan ada program kursus dari SME. Masih banyak waktu untuk mempelajarinya. Jangan putus asa seperti itu dong.” Jihae eonni bangkit dari tidurnya dan berjalan keluar kamar, menyusul Hyunmei yang sepertinya sudah ada di kamar mandi sekarang.

“benar kata Jihae. Kita masih punya waktu untuk belajar bahasa mandarin. Jangan takut seperti itu Berli.” Kali ini gantian Hyewon eonni yang menenangkan Berli.

“urgh, kalian sih enak saja. Kalian hanya perlu belajar bahasa mandarin. Nah, kalau aku? Bahasa korea ku kan juga masih berantakan …” Berli kembali mengoceh panjang tentang bagaimana ia dilahirkan di London dan berbicara bahasa inggris sejak kecil, kemudian mengikuti kursus bahasa korea kilat saat melakukan training di SME. Kulirik Hyewon eonni yang sekarang memutar bola matanya dengan sengaja dibuat-buat, dan berlari kecil keluar dari kamar. Aku tertawa kecil melihat tingkah eonni. Sesuatu yang mengganggu pikiranku sejak pertunjukan Mcore beberapa hari lalu kembali terngiang, kuikuti langkah Hyewon eonni sampai ke ruang makan. Samar-samar aku mendengar ocehan Berli karena dia ditinggal sendirian dan mengecoh pada pemilik kamar karena tidak membereskan kamar mereka yang berantakan.

“eonni ..” panggilku pelan. Hyewon eonni menatapku tanpa kata-kata, tapi sorot matanya jelas tersirat rasa penasaran.

“pesta kejutan beberapa hari yang lalu itu, apakah ada member Super Junior yang tidak datang?” tanyaku ragu, takut kalau Hyewon eonni justru bertanya yang macam-macam.

“hmm..” Hyewon eonni terlihat berpikir sesaat, kemudian menggeleng. “entahlah, aku tidak begitu ingat. Waeyo?”

“ah, aniya. Hanya penasaran saja.” Sebelum eonni bertanya lebih lanjut, aku melarikan diri dan duduk termenung di sofa ruang nonton.

“Berli!! Berhentilah mengomel. Cepat siap-siap! Hari ini kita harus ke kantor!” teriak Hyewon eonni dari ruang makan.

 

HYUNMEI POV

“Jihae eonni, tunggu aku!!” teriakku saat melihat seluruh eonniku sudah turun dari van silver kami. Hari ini jadwal latihan kami, jadi pagi-pagi sekali aku sudah bangun karena aku tidak mau terlambat dan diomeli Berli eonni. Kadang aku bingung, siapa yang leader sih? Berli eonni atau Hyewon eonni?

Kuabaikan pikiran-pikiranku yang terkadang memang suka berterbangan tidak jelas. Kujejalkan kembali barang-barangku yang sempat berserakan ke dalam tas kesayanganku. Dengan sedikit tergesa-gesa aku berlari menyusul para eonni ku yang sekarang sudah berada di dalam lift. Setelah mencapai lantai 3, kami masuk ke ruang khusus yang akan kami gunakan untuk belajar bahasa mandarin. Kami semua membungkuk kecil memberi hormat.

Begitu sadar siapa saja yang ada di dalam ruangan, aku sedikit terkejut, karena ada anggota Super Junior M. Dan yah, tentu saja Cho Kyuhyun menyebalkan itu juga ada di sana, dan memandangku sinis.

“annyeonghaseyo~” sapaku belakangan. Aku terus mengekori para eonni ku, seolah-olah takut kalau aku terlepas dari mereka, Cho Kyuhyun itu akan segera menerkamku, oh atau setidaknya mencabik-cabik kulitku hanya dari tatapan matanya saja.

“agar kalian lebih berbaur, lebih baik kalian duduk berseling.” Tukas songsaenim sambil mengisyaratkan pada anak-anak Super Junior M yang sudah duduk terlebih dahulu agar berpindah posisi, menyisakan bangku kosong di kanan kiri mereka. Dan, yang lebih sialnya lagi, kenapa aku harus duduk di sebelah Cho Kyuhyun?

Dengan wajah memberengut kesal, aku duduk dikursi paling ujung, kalau tadi ia melihatku dengan sinis, sekarang ia pura-pura tidak melihatku, huh! Menyebalkan bukan? Di sebelahku—Cho Kyuhyun maksudku—Berli eonni terlihat duduk dengan nyaman, kemudian Lee Donghae, Heemi eonni, Hankyung-ssi, Jihae eonni, Ryeowook-ssi, Hyewon eonni, dan terakhir Choi Siwon-ssi.

Selama pelajaran khusus berlangsung, aku hanya bisa menunduk pasrah. Aku sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan songsaenim!!

Tiba-tiba aku merasakan seseorang menarik buku yang dari tadi kupelototi, tangannya menari-nari diatas kertas yang penuh tulisan mandarin. Aku memandang Cho Kyuhyun dengan heran.

“ini namanya pingyin, dan ini shengdiao. Ini adalah dua hal penting yang harus kau kuasai sebelum kau belajar cara menulisnya.” Jawabnya singkat, bahkan tanpa perlu repot-repot melihatku.

“mwo?? Pingin?” ulangku.

“tsk, pingyin, pabo, pingyin!” suaranya tertahan, sambil berdecak pelan dan kali ini dia melihatku.

“jangan mengataiku pabo! Aku kan baru mulai belajar, sementara kau sudah belajar sejak beberapa waktu lalu. Wajar saja kalau kau lebih mahir dariku!” omelku tidak mau kalah.

“pabo tetap saja pabo. Sama halnya seperti batu yang tidak akan pernah berubah jadi mutiara.” Kyuhyun menyeringai kecil sambil melipat tangannya.

“ni men shi zai tian tian mi mi ma?” suara songsaenim sontak membuatku terkejut.

Apa yang dikatakan oleh songsaenim? Suara pertama yang kudengar setelah suara songsaenim adalah suara tawa Hankyung, yang sengaja ditahannya. Siwon dan Donghae terlihat mencondongkan tubuh mereka mendekati Hankyung dan Hankyung membisiki mereka sesuatu, reaksi mereka sama seperti Hankyung, menahan tawa.

Apa yang lucu? Apa yang dikatakan songsaenim? Argh! Aku sama sekali tidak mengerti! Aku merasa seperti tinggal di planet lain. Aku melirik Kyuhyun yang kelihatannya mengerti apa yang dikatakan songsaenim dengan penuh harap.

“jangan minta aku menterjemahkan apa yang dikatakan songsaenim kalau kau tidak mau melihatku muntah di sini!” katanya galak.

 

BERLI POV

“eonni, apa sih yang dikatakan oleh songsaenim tadi?” rengek Hyunmei sejak pertama kali kami melangkah keluar dari SME. Setelah pelajaran mandarin, kami latihan vocal dan dance, jadi tidak ada waktu untuk bicara. Setelah semua latihan yang melelahkan, akhirnya pertanyaan itu terlontar dari mulut si maknae. Kulirik Hyewon eonni yang menggeleng-geleng kecil, Haeji eonni yang terlihat masih menahan tawa, sementara Heemi hanya cuek saja dan berjalan masuk ke dalam van terlebih dahulu.

“lebih baik kau tidak tau, Mei-ah.” Jawabku singkat. Tapi Hyunmei masih saja terus merengek, akhirnya kubisikkan sesuatu yang memang ingin didengarnya sejak tadi.

“MWOOO!? Aku dan dia bermesraan!? Maldoandwae! Mana mungkin aku bermesraan dengan namja jutek, narsis dan menyebalkan seperti dia!?” teriak Hyunmei, tepat ditelingaku. Aku hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkahnya. Sepanjang perjalanan pulang, dia masih saja terus mengomel tentang Cho Kyuhyun.

***

“eonni, aku mau ke minimarket didekat sini, apa kau mau titip sesuatu?” tanyaku sambil menyembulkan kepalaku di kamar, tempat Hyewon eonni sedang asyik terhanyut dalam kertas-kertas yang berisi lirik lagu ciptaannya.

“eobseoyo. Kau mau keluar? Malam-malam begini? Mau kutemani?” tawar eonni. Aku menggeleng dengan cepat dan menolaknya. Aku sedang bosan terus-terusan di dorm seharian karena hari ini kami memang tidak ada jadwal. Maklumlah, kami kan masih baru, jam terbang kami masih sedikit dibandingkan para senior kami..

hari ini cuaca sedikit dingin, kurapatkan jaket yang kukenakan sambil menengadah menatap langit yang tidak berbintang, tapi tiba-tiba, BRUKKK~! Seseorang menabrakku hingga aku terjatuh.

“omo~~ jweongsohamnida, noe gweanchana?” tanya orang yang menabrakku.

“yaaaaa! Kau buta atau apa? Jalanan seluas ini kenapa kau malah menabrakku?” omelku, sambil menepuk-nepuk pakaianku yang kotor karena terjatuh. Detik berikutnya, aku mendengar suara yang bergemuruh, kuintip sumber suara dari balik bahu namja yang menabrakku, berbondong-bondong yeoja berlari ke arah kami. Sebelum aku sempat mencerna apa yang terjadi, namja itu menarik tanganku dengan tangan kanannya, sementara tangan kirinya sibuk memegangi hoodienya agar tidak terlepas ketika ia berlari menjauh sambil sesekali melirik ke belakang dan ke sekelilingnya untuk mencari tempat persembunyian.

Namja itu menarikku ke gang sempit dan berdiri menghadapku, mencoba menyembunyikan wajahnya agar tidak terlihat oleh orang yang melintas di depan gang.

Untuk pertama kalinya aku melihat wajahnya dengan sangat jelas. Ia memiliki kulit yang putih, bibir tipis, mata yang indah, aroma yang menurutku not bad dan bulu matanya sangat lentik! Omo~ bagaimana aku bisa tau kalau dia punya bulu mata yang lentik? Tentu saja karena wajahnya hanya beberapa inci dari wajahku!!

“Yaaa! Apa yang mau kau lakukan?” tanyaku, mencoba untuk tenang. Meskipun aku ini tidak segalak Hyewon eonni, tapi setidaknya aku masih harus berpura-pura galak untuk melindungi diriku dari namja aneh ini kan? Namja itu membekap mulutku dan menempelkan telunjuk didepan bibirnya, menyuruhku diam sambil sesekali melirik keluar gang dengan napas yang masih tersengal-sengal karena sudah berlari cukup jauh.

Aaaah, jadi rombongan yeoja itu mencari dia? Hanya ada satu cara kalau aku mau bebas dari namja aneh ini, aku harus menyerahkan namja ini pada para yeoja itu. Aku berpura-pura mengangguk-angguk mengerti dan menuruti permintaannya. Namja itu terlihat percaya dan melepaskan bekapan tangannya. Aku menarik napas kuat dan mulai berteriak sekuat mungkin.

“NAMJA YANG KALIAN CARI ADA DI—“ namja itu terlihat terkejut begitu mendengarku berteriak. Dengan cepat, disentaknya hoodie yang daritadi ia pakai hingga terjatuh dibahunya dan memperlihatkan wajahnya lebih jelas, tidak lama berselang, sesuatu yang basah dan lembab mendarat dibibirku. Salah satu tangannya meraih tengkukku, sementara tangan lainnya memegang erat pinggangku hingga aku tidak bisa menjauhkan diri darinya.

“Omo~ ada orang yang sedang bermesraan.”

“kalau begitu Lee Donghae tidak mungkin lewat sini.”
”coba cari di depan.” Suara-suara berisik yang ada didepan gang tidak bisa kucerna dengan sempurna.

 

JIHAE POV

“Younji eonni, kau ke mana saja? Seharian ini kau tidak menemani kami latihan. Kupikir kau sudah membuang kami.” Ledekku saat membukakan pintu untuk Younji eonni. Eonni tidak menanggapi kata-kataku, dia malah langsung menerobos masuk dengan wajah berseri-seri.

“Younji eonni, annyeong~” terdengar suara maknae yang menyapa Younji eonni.

“aku ada kabar baik untuk kalian semua!” aku mengikuti Younji eonni menuju ruang nonton tempat Heemi dan Hyunmei sedang bersantai.

“besok kalian akan berangkat ke Taiwan untuk mempromosikan album kalian, selama 3 hari. Jadi bersiap-siaplah. Mana Hyewon dan Berli?” lanjut Younji eonni sambil mencari ke sekeliling dan masuk ke kamar untuk menemui Hyewon eonni.

Aku menatap Heemi dan Hyunmei yang masih mematung ditempat. Sedetik kemudian, Hyunmei langsung berlari ke kamarnya, mengemas barang-barang miliknya menurutku.

“annyeong~ aku pulang..” aku dan Heemi menoleh bersamaan saat melihat Berli berjalan dengan lemas dan langsung menuju kamarnya.

“biar aku yang memberitaukan kabar ini padanya.” Sahut Heemi yang kubalas dengan anggukan. Pertama kalinya kami akan keluar negeri untuk mempromosikan album kami. Rasanya sangat menegangkan. Kukeluarkan ponselku dan menelpon seseorang.

“yeboseyo.” Sapaku begitu telponku dijawab.

“yeboseyo,” balas orang itu ,”ada apa kau menelponku? Tidak biasanya.” Lanjutnya lagi.

“Jiyoung-ah, aku hanya ingin memberitaukanmu, besok aku akan ke Taiwan selama 3 hari.” Sahutku santai. Suara Jiyoung terdengar bersemangat sesaat, sebelum akhirnya suara ditempatnya menjadi sangat berisik. Sepertinya, member Bigbang lainnya sedang berebut telpon dengannya.

“yaaa, Jihae-ah, Seungri ingin bicara denganmu. Boleh?” tanya Jiyoung, aku menimbang-nimbang sebentar, sebelum akhirnya aku berbohong dan mengatakan aku sudah mengantuk.

Seungri memang selalu seperti itu padaku. Selalu bersikap manis. Tapi kata-katanya beberapa hari, yang mengatakan bahwa aku adalah miliknya berhasil membuatku takut untuk menemuinya.

Aaah~ Seungri-ah, kenapa kau bisa mengucapkannya dengan santai seperti itu? Andai saja aku juga bisa mengatakannya semudah kau mengatakannya pada orang yang kusukai~!

 

AUTHOR POV

Para member H:ART memilih-milih tempat duduk mereka. Hyewon duduk dengan Jihae, Heemi duduk dengan Berli. Sementara Hyunmei terpaksa harus duduk dengan member Superjunior-M yang hari ini juga berangkat ke Taiwan.

“Younji eonni, siapa yang akan duduk disampingku?” tanya Hyunmei was-was, takut kalau-kalau ia akan duduk disebelah Cho Kyuhyun. Satu kali pengalaman duduk disebelahnya selama kursus bahasa mandarin berlangsung, sudah cukup membuat Hyunmei kapok untuk duduk disebelah namja yang dianggapnya jutek itu.

Younji tidak menjawab, sebagai gantinya, ia menatap manager Superjunior yang duduk disampingnya.

“sepertinya Kyuhyun yang akan duduk disana.” Jawab manager Superjunior, tanpa melepaskan pandangannya dari buku jadwal yang sedaritadi dipegangnya. Hyunmei menghela nafas pasrah sebelum otaknya berputar dengan cepat. Ia berlari kecil kearah kursi Berli dan Heemi.

“eonni! Ayo kita tukar tempat duduk.” Pinta Hyunmei dengan aegyo-nya. Berli dan Heemi saling melempar pandang. Akhirnya Berli setuju untuk tukar tempat duduk dengan Hyunmei setelah Hyunmei menceritakan siapa yang akan menjadi teman ‘sebangkunya’. Berli memilih duduk disamping jendela. Semalam semua member H:ART tidur cukup larut. Berli, Heemi, Hyunmei dan Jihae asyik bercerita, sementar Hyewon hanya mendengarkan mereka sesekali dan asyik terhanyut dalam kertas-kertasnya. Baru saja Berli akan memejamkan matanya untuk tertidur, terdengar suara berisik disamping kursinya.

Sementara itu, Hyewon masih saja asyik berkutat dengan kertas-kertas yang sudah ditulisinya sejak semalam.

“eonni, apa yang kau kerjakan sejak semalam? Menulis lirik lagi?” tanya Jihae setengah penasaran. Hyewon menangguk bersemangat.

“mau melihatnya?” Hyewon menyodorkan kertas itu pada Jihae.

The dismissal bell echoes in my ears
The silent sunset reflects on my face
The memory of us passing notes with each other
Is losing its special luster

Autumn’s message has been passed on to the leaves
Yellowed pictures are still on the desk
The sparrows in the courtyard are flying with the maple leaves, following the current of the wind

The happy future that we had planned
Will forever be sealed in our backpacks
Oh, how I wish to return to that special time

Chorus:
I really want to hear you say
“I love you”
I really want to hear you say
“I miss you”
During all of these years,
have you ever thought of me?

I really want to tell you that I love you
I really want to tell you that I miss you
Did you know that during all of these years
I have constantly thought of you? (thought of you)

The dismissal bell echoes in my ears
The silent sunset reflects on my face
The memory of us passing notes with each other
Is losing its special luster

Autumn’s message has been passed on to the leaves
Yellowed pictures are still on the desk
The sparrows in the courtyard are flying with the maple leaves, following the current of the wind

The happy future that we had planned
Will forever be sealed in our backpacks
Oh, how I wish to return to that special time

Chorus:
I really want to hear you say
“I love you”
I really want to hear you say
“I miss you”
During all of these years,
Have you ever thought of me?

I really want to tell you that I love you
I really want to tell you that I miss you
Did you know that during all of these years,
I could only think of you?
(Only you)

I’ll express all of my gratitude and feelings for you

To Be Continue . . .

 

14 thoughts on “The Newest Girlband (News 2)”

  1. Wah udah publish?
    Bru tw😄
    ji hae enak y dket sma member big bang! Mw dket sma ji young😄 *digeret jinki*

    heemi msh blm tw yah namja itu sapa?
    Berli ciuman itu sma donghae??😄
    Hyunmei sma kyu brntm mlu😄
    btw hyewon pov na g ada y?😄 *Dijitak yu2 on*
    cpt lnjt ya ditnggu😀

  2. Wah…keren2😀

    Aduh, itu Seungri bener2an suka ma Jihae pa cuma asaL ngomong???

    Keke~ Hyunmei ma Kyu berantem muLu kerjaanny. Ntar demen Lo. Hehe :p

    Wah….mau dnk dcium Hae??? *Dgampar berLi*

    Hemin emang nyari siapa sich??? *Penasaran*

    Hyewon msh anteng nich!!!! *Apadah* ^.^v

    Ditunggu Lanjutannya ya😀
    Hwating ^o^

  3. Wah…keren2😀
    Gomawo saeng dah dbuatin ^o^

    Aduh, itu Seungri bener2an suka ma Jihae pa cuma asaL ngomong???

    Keke~ Hyunmei ma Kyu berantem muLu kerjaanny. Ntar demen Lo. Hehe :p

    Wah….mau dnk dcium Hae??? *Dgampar berLi*

    Heemi emang nyari siapa sich??? *Penasaran*

    Hyewon msh anteng nich!!!! *Apadah* ^.^v

    Ditunggu Lanjutannya ya😀
    Hwating ^o^

  4. wah. Udah keluar..
    Aku bru liat..

    Wedeh itu hyunmei berantem mulu ama kyu..

    Aku d cium hae😄

    next part buruan ya unn..🙂

    1. hahaha,,
      ru bies baca
      kmrn gk ad smgt hdp tuk mBca…

      bwt mei,,
      benci jadi cinta dhe!!
      (koq aq cmnt kyk gini ych??)
      bwt berlin,,
      asyik~~
      >///< aq mw,,tpi nanti klo udh bsar…
      wkwkwkwk,,

  5. saya udh lama gak ke rumah kita~~~ >.< mianhae soalnya aku sibuk huhuhu

    makin mantebbbb hajar aja deh hehe

    kyuuuu~~ tega bgt ngatain aku pabo, liat aja ntar malem, gak akan aku kasih jatah ! *buang muka* hahahhaha😄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s