Han Saram Maneul {part 1}

Author: sparKYU_andri

Cast: Andri (maknae SSFF) a.k.a Lee Eunji

Cho Kyuhyun

Other cast: The rest of Super Junior member

Disclaimer: same Like aLways ^^

<><><><><>

~Lee Eunji PoV~

Aku menghela nafas panjang lalu mendongak, memperhatikan salah satu poster yang terpampang jelas di atasku. Super Junior. Hah~ siapa yang tak kenal Super Junior? Boyband yang beranggotakan 13 namja keren, dan 2 namja dari China untuk sub-unit Super Junior M.

“Eunji-a~ ayo pulang~ mau sampai kapan kau memandangi poster itu?” tanya seorang temanku.

“Sampai mati,” gumamku pelan, tetapi tetap menghampiri temanku itu.

“Ayo pulang,” ajaknya, sedikit merengek.

“Ye, kkaja,” ucapku.

<><><><><>

Aku membuka pintu rumah dengan pelan. Gelap. Berarti eonni belum pulang. Eonniku adalah seorang pegawai penting di stasiun KBS tv. Jadi, dia jarang pulang ke rumah. Hem… tinggallah aku sendiri di rumah yang lumayan besar ini.

Huhu, sudah 3 hari eonni tidak pulang ke rumah. Aku jadi rindu bila mengingatnya. Eonniii~ cepatlah pulang T__T

Krrriiingg~ suara telepon rumah berdering dengan nyaring.

“Aigo~ siapa sih yang menelepon seginian?” gerutuku pelan.

Aku mengangkat telepon itu dengan sedikit kesal.

“Yeoboseyo?” tanyaku.

“Eun-ah… waeyo? Ini aku eonnimu.”

“Ah, Hyeongsin eonni… mianhae, aku cuma kesal saja… hehe,” jawabku, menyelipkan sedikit tawa agar suasana tidak canggung.

“Oh, kukira kau marah padaku. Mianhae, 3 hari ini aku tidak pulang… di stasiun benar-benar sibuk. Eonni sempat pulang untuk mengambil baju, namun melihatmu tidur pulas… makanya tidak membangunkanmu.”

“Ye, gwenchana… oya eonni, bogoshippeo~” ucapku.

“Nado, saeng… hmmm, oh ya! Ini hari jum’at kan?” ujar Hyeongsin eonni.

“Ne, wae?” tanyaku.

“Hari ini kau datang ke KBS tv ya, nonton Mubank,” pinta eonni.

“Tapi eonni… aku di bawah umur,” ucapku.

Yah~ umurku 13 tahun, tidak boleh nonton Mubank secara live, karena pakaian-pakaian artis-artis disana yang terlalu terbuka. Yang boleh menonton hanya umur 15 tahun keatas -.- (reader: ternyata author masih kecil ya XD)

“Itu gampang, saeng~ eonni mohon, datang yah?” pinta eonniku.

“Ye, aku akan datang. Tapi… ada Super Junior tidak?” tanyaku.

“Ehm… tunggu sebentar, eonni liat listnya,” gumam Hyeongsin eonni.

“Ada, saeng. Jadi, datang ke KBS tv nanti sore ya, jangan telat!”

“Ne, eonni~” jawabku.

“Ah~ eonni harus kembali bekerja. Annyeong, saeng! Saranghae~”

<><><><><>

Apa yang harus kupakai untuk ke Mubank? Agar aku tidak terlihat seperti anak-anak. Ah, yang simple aja deh.

“Yup, aku sudah siap,” gumamku, lalu tersenyum pada bayanganku di cermin.

Selama perjalanan menuju KBS tv, aku menjadi perhatian. Bukan ge-er lho, mereka benar-benar melihatku secara terang-terangan sih. apa dandananku aneh? Ah~ biarkan saja deh.

“Yak, Eunji-a! Kau lama sekali~!” seru Hyeongsin eonni, lalu menjitak kepalaku.

“Aigo~ mianhae, eonni… aku kan bingung mau pakai baju apa agar terlihat lebih… ngg~ lebih dewasa,” ucapku.

Hyeongsin eonni memperhatikanku dari atas ke bawah. Pandangannya sangat aneh. Apa iya aku aneh? Aku hanya memakai sneakers, celana panjang, kemeja serta rambut diikat tinggi.

“Secara keseluruhan… kau terlihat layaknya anak SMA,” komentar Hyeongsin eonni.

“Apalagi tinggimu yang melebihi tinggiku, sangat menunjang,” tambahnya lagi.

Aku hanya terkekeh senang.

~End of PoV~

<><><><><>

~Cho Kyuhyun PoV~

“Hmm… hmm,” aku bergumam pelan.

“Yak~ Kyu, ayo cepat! Giliran perform nih,” ucap Sungmin hyung.

“Ye~! Aku dataang~” sahutku, lalu berjalan menuju tempat para hyungku.

“Kalian siap?” tanya Teukie hyung.

Kami semua mengangguk.

“Urineun Super Juni…”

“Oeo~” sambut kami, lalu berjalan menuju stage dan mengambil posisi masing-masing.

Sejak masuk stage, ada seseorang yang menarik perhatianku. Seorang yeoja. Entah kenapa, wajahnya seakan-akan menyuruhku untuk tetap menatapnya. Kurasa, yeoja itu cukup manis.

Saat terakhir perform, kami berdua bertemu pandang, tanpa ragu-ragu aku langsung mengedip padanya. Dia membekap mulutnya, terlihat senang sekali. Aku tersenyum, lalu kembali ke belakang stage bersama hyung-hyungku.

Setelah acara Mubank selesai, aku menceritakan yeoja yang tadi kulihat pada hyung-hyungku.

“Hei, hyung… ada yeoja yang sangat manis tadi,” ceritaku.

“Oh ya? Manis? Kau suka, Kyu?” tanya Teukie hyung.

“Molla,” jawabku,”aku kan tidak kenal dengannya.”

Heechul hyung tertawa.”Kau jatuh hati padanya, Kyu… aku tahu itu,” ujarnya.

“Andwae! Aku tidak kenal dengannya, hyung,” kilahku,”aku kan hanya bilang,’ia manis’ itu saja.”

“Ahh~ nde, seperti apa ciri-cirinya??” tanya Sungmin hyung, yang sepertinya tertarik dengan ceritaku.

“Mmm… dia memakai kemeja polos berwarna biru, rambut diikat tinggi, dan kelihatannya masih innocent sekali,” jawabku.

“Ah! Aku lihat yeoja itu,” sahut Wookie,”memang manis sih dan kelihatannya dia penggemarmu, Kyu.”

“Mwo?” tanyaku tak percaya.

“Melihat reaksimu, sepertinyaa…”

“Arrgh~ mollayo, hyung! Aku mau cari minum saja deh,” ucapku, lalu keluar dari ruangan kami.

Saat ingin membeli minum di mesin penjual otomatis, aku melihat yeoja itu bersenda-gurau dengan Hyeongsin, staff disini yang lumayan dekat denganku.

“Iya, eonni! Kyu mengedip padaku~ aah, senangnya!” seru yeoja itu, ceria.

“Wah~ chukkae, saeng~ sepertinya Kyu naksir padamu tuh,” ujar Hyeongsin, lalu matanya melihatku, sekilas ia tersenyum lalu balik menatap yeoja  itu.”Eonni tinggal sebentar ya, ada sedikit urusan. Kalau kau bosan, masuklah ke ruangan eonni. Ara?”

“Nde, araa~ gomawo, eonni-a~”

Hyeongsin meninggalkan yeoja itu sendiri, lalu aku dengan santai menuju mesin penjual otomatis.

“Hei, agasshi… sendiri?” tanyaku, ramah.

“Nde, aku—“ yeoja itu terpaku melihatku. Selama beberapa detik dia menahan napas, lalu berkata dengan suara tertahan,”Kyu… Kyuhyun oppa?”

“Yep, Kyuhyun Super Junior,” jawabku, lalu mengulurkan tangan.”Neon?” tanyaku.

“Ah~ eh… Lee Eunji,” ucap yeoja itu, lalu membalas uluran tanganku.

“Oke, Eunji-a, bangapseumnida,” kataku, lalu duduk di sebuah bangku panjang, di dekat mesin penjual otomatis tadi.

“Hei, Eunji-a, berapa umurmu?” tanyaku.

Eunji terlihat kaget dengan pertanyaanku.”Kenapa oppa mau tau?” tanyanya, dengan pandangan menyelidik.

“Hanya ingin tau,” aku mengedikkan kepalaku,”soalnya kau terlihat masih sangat kecil.”

“Mmm…” dia kelihatan ragu-ragu,”aku berumur sembilan tahun dibawah oppa.”

“Mworago?!” tanyaku tak percaya.

“Wae? Itu kenyataan,” sahutnya, lalu duduk di sebelahku.

“Tinggimu tidak proporsional dengan usiamu,” komentarku.

Eunji hanya mengangguk, lalu tersenyum kecil.”Aku bahkan lebih tinggi dari eonniku yang umurnya sama denganmu, oppa.”

“Jadi, Hyeongsin itu eonnimu?” tanyaku.

“Yup, kami kan mirip. Masa oppa tidak sadar?” Eunji balik bertanya, lalu tersenyum lagi. Sepertinya dia memang murah senyum sekali.

Lee Eunji adalah yeoja yang enak diajak bicara. Selalu nyambung dan selalu berkata hal-hal yang tidak terduga.

“Hei, sejak kapan kau menjadi ELF?” tanyaku.

“Sejak aku kelas 5 sd, wae?” ujarnya.

“Berarti… sudah empat tahun kau menjadi ELF??” tanyaku lagi.

Eunji mengangguk.”Awal-awalnya sih… aku menyukai Siwon oppa, karena ia terlihat gentle dan sangat tampan. Tetapi, setelah melihat dan mendengar suara oppa, aku jadi menyukai oppa,” gumamnya.

Aku tertawa.”Aku jadi merasa sangat terhormat mempunyai fans berumur 13 tahun,” kataku.

“Ahh~ oppa!!” serunya kesal, lalu meninju bahuku pelan.

“Kyuhyun! Kau ini beli minum saja lama banget—“

“Oh~ Kyuhyun sedang bersama yeojachingunya.”

“Mwo?! Aku ingin liat!”

“Hei, hei! Maknae, ini waktunya pulang… kau harus istirahat.”

“Ye, Teukie hyung… oh ya, Eunji-a… bisa minta nomor ponselmu?” ujarku.

Eunji mengangguk, aku tersenyum lalu meletakkan i-phoneku di tangannya.”Tulis nomormu.”

“Nih, oppa,” ucapnya, lalu mengembalikan i-phoneku.

“Annyeong,” Ia membungkuk kepada semua member, lalu berjalan menjauh.

<><><><><>

-dalam van-

“Kyu, yeojamu manis sekali,” komentar Teukie hyung.

“Hyung, dia bukan yeojaku…,” sahutku.

“Oh ya? Kenapa kalian terlihat mesra sekali?” tanya Sungmin hyung.

“Mwo? Mesra apanya?” aku balik bertanya.

“Dia sekolah dimana?” tanya Heechul hyung.

“Molla, sepertinya… junior high school,” jawabku.

“Mwo? Dia… dia… masih sangat kecil?!” tanya semua member berbarengan.

Aku mengangguk pelan, lalu menatap lampu jalanan yang berkelap-kelip. Andai Ia sedikit lebih dewasa…

~End of PoV~

To Be Continue~

Bagaimanakah ff aku yang ini? geje kah? Aneh kah? Atau jelekkah? Silakan komen. Heheh~

Ini ff dibuat atas imajinasi author sendiri😄 ttg khayalan tingkat tingginya author lah. Wkwk~

Komen ya~ komen! *maksa*

11 thoughts on “Han Saram Maneul {part 1}”

  1. Keren kok Saeng. Cuma Lucu aja ya kaLo Kyu pacaran ma Eunji yg 13thn umurnya. Untung Eunji tinggi coba kaLo nggak pst msh keLiatan nak keciL. Hehe~

    Dtunggu Lanjutannya Saeng😀
    Hwating ^o^

    1. iyaLah eonni . Lucu banget kaLo si kyu pacaran sama anak smp😄
      hahaha

      ne , dtunggu aja eonni🙂
      gomawo-yo dah baca ^^

  2. a..an.. annyeong~ saya reader baru..
    hehe. padahal uda ampe part 2 yaa tp baru koment.. okelah mau baca part 2ny dulu yaaa. keke. /geplakk! #komen g guna.😄

  3. udh lama ga berkunjung ke super shinee hehe
    ihh aku juga mau ketemu kyu trs ngobrol tp lebih mau sama hae T_T
    kayanya ff ini dari hati author yg paling dalam(?)😄

  4. kerreeeenn,,,,,,klo ntar akhir’n kyuppa bner jadian ma eunji yg umurnya 13 taon,brarti kyuppa jg bisa dong pcran ma q,,,umur q mlah 1 taon lbih tua dr eunji,hehe,,*ngayal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s