My Family and My Love [Part 1]

Titel         : My Family and My Love [Part 1]

Author    : Sherly aka Ji Yon

Cast         : Choi Seri aka Sherly

Lee Taemin “SHINee”

Choi Siwon “Super Junior”

Kwon Ji Yon

Lee Hyukjae aka Eunhyuk “Super Junior”

Genre        : Romance & Family


Kembali lagi dengan ff yang kayanya nich bersambung karena pengen aja & ada yang minta buat ff yg bersambung. Hehe~

 

Ide ff ini aku dapet dr cf SHINee yang Nana (kalo g salah ya!!) tapi ini ff juga aku perluas kok ceritanya. Untuk Sherly (ini buka author Loch. Hehe~ Namanya kebetulan sama aja) mianhae ya Saeng baru aku buatin & maaf kaLo nggak sesuai harapan. Semoga kamu suka 😀

 

Buat reader aku harap kalian comment ya :D. Semoga dff ini banyak yang comment ya!!! Hwating ^o^

 

~~~~~000~~~~~

 

“Seri…cepat sekarang waktunya berangkat sekolah” teriak Appaku dari bawah. Akupun berlari menuruni tangga.

“Appa…kenapa kau tidak membangunkan aku untuk membuat sarapan???” kataku ngambek.

“Sudahlah sarapan, tidak usah ngambek ghitu ah!!! Nanti cantiknya luntur Lo” kata Appaku sambil mencubit pipiku.

“Tapikan harusnya aku yang membuat sarapan hari ini” kataku Lagi sambil menyuapkan nasi.

“Kaja….nanti kau telat, cepat habiskan makananmu” kata Appa. Akupu segera menghabiskan makananku lalu menuju mobil yang sudah ditunggu appa.

Annyonghaseo  Choi Seri imnida kalian bisa memanggiku Seri. Aku berumur 17thn sekarang aku bersekolah di Seongji High school kelas 2. Hm….apa lagi ya??? Aku hanya gadis biasa yang tinggal dengan Appaku. Sejak aku berumur 10 tahun Eommaku meninggal dunia. Walapun aku hanya bersama dengan Appa aku sangat bahagia ^o^


“Dah…Appa” kataku sambil melambaikan tanganku yang melihat Appa sudah meninggalkaku.

“Hy….Seri” sapa Hyehyun

“Hy….hari ini kau sudah mengerjakan tugas belum???” tanyaku, karena biasanya Hyehyun paling malas sekali mengerjakan tugas.

“Sudah….donk!!!” kata Hyehyun tersenyum senang.

“Tumben….” kataku menggoda.

“Ya….walapun aku suka malas-malasan tapi bukan berarti semua tugas tidak aku kerjakankan” katanya membela diri.

“Ne….arasso” kataku sambil mengangguk.

*dikelas*

“Hy….mata empat” kata Jihe, tapi aku bingung siapa yang dia panggil.

“Ya….kau pura-pura tidak dengar apa???” katanya kesal lalu menghampiriku.

“Mata empat aku mau lihat tugasmu, mana???” katanya sambil melipat tangan kedepan.

“Siapa maksudmu???” tanyaku

“Tentu saja kau” katanya sambil menunjuk aku.

“Maaf namaku bukan mata empat!!! Aku punya nama” kataku kesal.

“Kau inikan pakai kacamata tentu saja matamu empat dasar gadis culun” katanya sambil meremehkanku.

“Tolong kalau punya mulut dijaga” kataku makin kesal.

“Berani sekali kau padaku” katanya siap-siap menamparku akupun memejamkan mata tak berani melihatnya, tapi entah mengapa aku merasa lama. Saat aku melihat ternyata tangan Jihe ditahan oleh Taemin.

“Kalau kau ingin pintar kerjakan sendiri dan jangan sekali-sekali kau mengganggu Seri lagi” kata Taemin sambil menghempaskan tangan Jihe. Dengan kesal Jihe meninggalkanku dan Taemin.

“Gomawo Taemin” kataku tersenyum.

“Ne….lain kali kau harus bisa melawannya sendiri” katanya tersenyum, lalu sibuk dengan buku-bukunya.

Entah mengapa setiap aku memandang Taemin atau berada didekatnya dadaku berdegup kencang. Kata Hyehyun itu namanya jatuh cinta, apakah aku benar-benar jatuh cinta padanya??? Lagipula mana mungkin Taemin mau denganku, diakan sangat populer sedangkan aku gadis biasa-biasa saja. Bahkan seperti yang dibilang Jihe td aku gadis culun. Karena aku memaki kacamata, rambut dikepang, pokoknya g ada modis-modisnya deh!!! Jadi mana mungkin Taemin mau melirikku??? Huff….

“Ya….Seri kenapa kau melamun???” kata Sonsaengnim

“He…mianhae Sonsaengnim” kataku malu karena aku melamun sampai tidak tahu kalo Sonsaengnim sudah masuk kelas

~END POV~

~Someone POV~

Saat ini kelas seri sedang berada diperpustakaan karena sedang mengerjakan tugas, merekapun sibuk mencari tugas yang dicari.

“Hyehyun….ayo bantu aku ambil buku itu” kata Seri

“Ne…ne…” kata Hyehyun pasrah, lalu mengambilkan buku yang Seri pinta

“Gomawo….” kata Seri lalu berbalik.

BRUKKKKK

Semua buku yang dipegang Seripun jatuh terutama kacamatnya.

“Mianhae….” kata Seri sambil membereskan bukunya yang berserakkan.

“Ne…..gwenchanayo???” tanyanya

“Gwenchana” kata Seri sambil membereskan buku-bukunya yang berjatuhan. Saat Seri ingin mengambil kacamatanya Taeminpun ingin membantu untuk mengambilkannya tanpa sengaja tangan merekapun bersentuhan.

“Mianhae….” kata Seri sambil memandang Taemin. Taemin yang melihat itupun merasakan jantungnya berdegup kencang saat melihat Seri tidak memakai kacamata.

“Taemin…maaf tanganku” kata seri yang merasa tangannya masih digenggam Taemin.

“Oh….mianhae” kata Taemin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Seripun meninggalkan Taemin yang masih bingung.

“Hy….Taemin kenapa kau masih melihatinya???” tanya Minho yang mengagetkan Taemin.

“Hah…anyio!!!” kata Taemin lalu pergi.

~END POV~

~Taemin POV~

Kenapa aku masih terbayangkan wajah Seri??? Matanya Indah sekali dan dia tampak manis…Huff….

“Taemin…waeyo???” tanya Key

“Anyio…” kataku tersenyum.

“Lalu kenapa kau menghela nafas??? Biasanya kau seperti itu kalau ada masalah” kata Onew sambil menepuk pundakku.

“Oh…anyio, aku hanya masih terpikirkan tugas tadi” kataku berbohong.

“Ya, ampun kayak ghitu dipikirin nyantai aja lagi” kata Jonghyun sambil mendengarkan music.

“Hy…Jonghyun kau dan Taemin itu berbeda” kata Key mengejek.

“Memang apa bedanya???” tanya Jonghyun agak kesal.

“Kalau Taemin itu pintar rajin nah kamu!!! Mana mungkin kamu mikirin kayak ghitu” ejek Onew.

“Ya…kalian”

“Sudahlah tidak usah diambil pusing” kata ku lalu bangkit pergi keluar dari perpustakaan menuju kelas.

Akupun bertemu dengan Seri saat masuk kedalam kelas dan dia ingin keluar. Entah mengapa ada rasa canggung antara kami.

“Mianhae Taemin kau menghalang jalanku. Aku ingin keluar” katanya yang menghentikan lamunanku.

“Oh…mianhae” kataku lalu memberi dia jalan keluar, sambil masih memandangi punggungnya yang makin menjauh

~END POV~

*Pulang Sekolah*

~Someone POV~

“Seri….mianhae aku hari ini tidak bisa pulang bareng denganmu” kata Hyehyun memelas

“Ne…gwenchana” kata Seri tersenyum.

“Ok….kalau begitu sampai besok ya!!!” kata Hyehyun sambil berjalan pergi menjauh meninggalkan Seri.

“Mianhae apa benar anda bernama Nona Seri???” tanya seorang yeoja yang berpakaian rapi.

“Ne….nugu???” tanya Seri bingung.

“Haraboji ingin bertemu dengan anda” kata yeoja itu.

“Haraboji???” tanya Seri makin bingung.

“Ne….mari Nona” kata Yeoja itu lagi sambil membukakan pintu mobil yang mewah untuk Seri.

“Mianhae…nama anda siapa???” tanya Seri.

“Oh….nama saya Kwon Ji Yon anda bisa memanggil saya Ji Yon” kata Yeoja yang bernama Ji Yon itu.

“Oh…..Ji Yon Onnie kenapa Haraboji memanggil saya???” tanya Seri bingung. Karena semenjak 7 tahun yang lalu Seri tidak pernah bertemu dengan Harabojinya, lebih tepatnya saat Ibu Seri meninggal dunia.

“Nona Seri jangan memanggil saya Onnie, panggil saja Ji Yon” kata Ji Yon membungkuk sopan.

“Andakan lebih tua dari saya jadi mana mungkin saya hanya memanggil nama!!!” kata Seri

“Em….tapi….”

“Sudahlah Onnie. Onnie belum menjawab pertanyaanku tadi. Ada apa Haraboji mencariku???” tanya Seri penasaran.

“Saya kurang tahu Nona, saya hanya disuruh Tuan Besar menjemput anda” kata Hyeji tersenyum dan Seri hanya bero saja.

“Wah….apa ini rumah Haraboji??? Besar sekali seperti istana” kata Seri kagum.

“Ayo…nona masuk” ajak Hyeji.

“Tuan Besar, Nona Seri sudah datang” kata Hyeji saat memasukki ruang tamu.

“Seri…cucuku kau sudah besar ya sekarang” kata Haraboji berjalan memeluk Seri, Seripun merasa canggung karena sudah Lama tidak bertemu Haraboji.

“E…..Ne…” kata Seri gugup.

“Kamu benar-benar mirip dengan Eommamu” kata Haraboji tersenyum lalu menganjak Seri duduk di salah satu sofa yang empuk.

“Haraboji ada apa memanggiku kesini???” tanya Seri ragu.

“Apa seorang Haraboji tidak boleh rindu pada cucunya sendiri???” tanya Haraboji kecewa.

“Anyio…maksudku…”

“Mianhae kalo selama ini Haraboji menelantarkanmu. Haraboji tidak bisa menjagamu” kata Haraboji dengan berkaca-kaca.

“Ne…gewnchana” kata Seri tersenyum sambil mengahpus air mata Harabojinya.

“Kamu maukan temani Haraboji disini???” tanya Haraboji penuh harapan.

“Tapi…bagaimana dengan Appa???” tanya Seri bingung

“Tenang nanti Haraboji yang akan minta ijin pada Appamu. Sekarang kau ganti baju dan temani Haraboji makan” kata Haraboji sambil mengacak poni Seri.

~END POV~

~Seri POV~

“Bagaiman ini apa Appa sudah makan belum ya???” kataku memikirkan Appa karena aku belum menyediakan makan malam untuknya.

“Ah…lebih baik aku menelephone Appa saja” akupun langsung mengambil handphoneku dan langsung menelhephone Appa.

“Appa….gwenchanayo???” tanyaku

“…..”

“Apa appa sudah makan???” tanyaku Lagi.

“…..”

“Mianhae aku menginap di rumah Haraboji” kataku tidak enak pada Appa.

“…..”

“Ne….ne….annyong. Saranghae…” kataku lalu menutup telephone.

“Nona Seri apa anda ada didalam” tanya seseorang dari Luar.

“Ne…masuk saja” kataku, dan kemudian Ji Yon Onniepun datang.

“Nona kenapa anda belum siap-siap???” tanya Ji Yon Onnie yang melihatku belum mengganti pakainanku.

“Oh…tadi aku lelah jadi langsung istirahat” kataku tersenyum.

“Nona sudah ditunggu Tuan besar sekarang” katanya. Akupun segerah mengganti baju lalu turun kebawah, diikuti Ji Yon Onnie.

“Seri…sini duduk temanin Haraboji” kata Haraboji aku pun duduk disebnelah kanan saat aku memandang ke depan ada seorang namja yang tampaknya Lebih tua dariku.

“Seri kenalkan ini adik eommamu. Hyukjae Aboji” kata Haraboji.

“Appa aku tidang ingin dipanggil Aboji aku tidak terlalu tua kok” kata Hyukjae Aboji pada Haraboji agak kesal.


“Seri kau panggil aku Hyukjae Oppa saja. Karena aku masih muda” kata Hyukjae Aboji sambil tersenyum dengan meperlihatkan deretan giginya.

“Ne…O..ppa” kataku ragu.

“Kau memang pintar” kata Hyukjae Oppa senang. Memang sich kalau dilihat-lihat Hyukjae Oppa tampak muda.

“Seri…selama kau menginap disini Ji Yon yang akan membantu semua keperluanmu” kata Haraboji. Ji Yon Onnie pun membungkuk.

“Memang aku menginap berapa lama bukan hanya satu hari saja???” tanyaku bingung.

“Tidak kau mungkin menginap lebih lama” kata Haraboji.

“Tapi…appa….Ba…”

“Appamu sudah besar jadi bisa mengurus dirinya sendiri” kata Haraboji dingin

“Em….”

“Sudah setelah kau makan sebaiknya kau naik keatas untuk istirahat” kata Haraboji lalu meninggalkan meja makan.

“Sudah….Seri turuti saja apa kata Harabojimu” kata Hyukjae Oppa padaku.

“Tapi…Oppa, aku tidak biasa meninggalkan Appa terlalu lama” kataku agak sedih.

“Sudah jangan sedih kaukan bisa berkunjung kerumah” kata Hyujae Oppa lagi sambil mengacak-acak rambutku lalu pergi.

“Oh…ya Seri sepertinya besok kau harus bangun lebih pagi” kata Hyukjae Oppa sebelum naik ketangga atas.

“Ottokhe???” kataku sambil duduk lemas dimeja makan.

~END POV~

~Someone POV~

“Jagi…..ottokhe???” kata Choi Siwon yang merupakan Appa Seri yang sedang memandang photo istrinya.

“Hyeri…apakah Appamu akan mengambil Seri dariku???” tanya Siwon yang menahan tanggisnya.

“Apa Appamu masih tidak bisa menerimaku??? Aku tidak ingin kehilangan Seri seperti kehilanganmu” Siwon pun tidak bisa membendung air matanya.

~to be countinue~

8 thoughts on “My Family and My Love [Part 1]”

  1. Anneyonghaseyo readers!
    Sherly aka Chun Seri imnida..^^ bangapseumnida..

    Serly onnie jeongmal kamsahamnida ud kabulin permintaanku [kamsahe jeongmal *jonghyun – hello baby mode on* ]

    Onnie daebak! Keren ffnya. Sampe senyum2 sndri bayanginnya 😀
    Lanjut part nya onn sblm mati penasaran. Wkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s