Han Saram Maneul {part 5}

Author: andri_sparKYU

Cast: andri (maknae SSFF) a.k.a Lee Eunji

Cho Kyuhyun

Other cast: the rest of Super Junior member

Disclaimer: Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ^^

~Han Saram Maneul~


“Ah~ Super Junior!” reflex aku berseru ketika melihat Super Junior muncul di tv, tanpa Kyuhyun. MWO? Tanpa Kyu babo?!

“Mana Kyuhyun oppa?” gumamku.

“Kyuhyun oppa?” tanya appa bingung.

“Ahhh~ appa!! Kyuhyun oppa itu adalah orang yang pertama kali mencuri hatiku,” ujarku, lalu kembali memperhatikan tv.

“Mwo?”

“Appa!! Dia sama sekali tidak ada diantara kumpulan namja itu!! Apa dia sakit?!” ujarku.

“Eunji-a… jangan bilang…”

Han Saram Maneul {part 5}

~Lee Eunji PoV~

“Jangan bilang apa, eomma?” tanyaku, bingung.

“Kau… kau jadian sama Kyuhyun?” eomma balik bertanya.

Aku menggeleng pelan.”Aniyoo~ mana mungkin seorang artis tertarik dengan  yeoja biasa sepertiku,” jawabku.

“Mungkin saja kan? Kekeke~”

“Ah~ eomma!! Berhentilah memberiku harapan,” ujarku, lalu masuk ke dalam kamar.

Kuhempaskan badanku ke tempat tidur. Capek memikirkan semua ini… aku menggapai ponselku, menimbang-nimbangnya sebentar. Haruskah aku memastikan keadaan seorang Cho Kyuhyun?

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Cho Kyuhyun PoV~

-Flashback-

“Yak~ kupikir kau mau memukulku!!” protes Donghae hyung.

Aku hanya meringis.”Hehe, mianhae… aku terbawa emosi. Sebenarnya, aku memang ingin memukulmu, namun tidak jadi.”

“Wae?”

“Nggg~” aku berpikir sebentar,”hyung… kau kan, seorang… ehm, ‘penakluk wanita’…”

“Lalu?” sambar Donghae oppa.

“Yah~ eh…”

“Ayolah Kyu, kau membuang waktuku,” gumam Donghae hyung.

“Err… ajarkan aku cara menaklukan wanita,” ucapku akhirnya, dengan wajah menunduk.

“Pfftt~” kudengar Donghae hyung menahan tawa.

“Yak! Jangan tertawa hyung!!” seruku.

“Abis… aku tidak menyangka seorang Kyu akan minta tolong hal sepele padaku,” ujar Donghae hyung, lalu melanjutkan tawanya.

“Baik, kalau kau tidak mau menolongku, tak apa,” ucapku, lalu melengos pergi.

“Yak~ gaemgyu, aku akan menolongmu!” seru Donghae hyung.

“Jinja?” tanyaku, sambil berbalik.

Donghae hyung mengangguk.”Jinja-yo.”

-End of flashback-

Aku berjalan sendirian menyusuri bandara. Tatapan orang-orang mencurigaiku. Tentu saja, aku hanya memakai kacamata rayban. Pasti banyak yang mengenaliku, namun aku cuek saja. Hehehe

Berkat Donghae hyung, aku siap untuk bertemu dengan Eunji saat natal. Aku tersenyum, lalu memeriksa dompetku. Disana terdapat kertas kecil yang berharga, alamat rumah Eunji. Gomawo, hyeongsin-a… kau benar-benar membantu.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Lee Eunji PoV~

“Hah, sudahlah~ dia pasti akan membiarkan pesanku. Aku tidak mau buang-buang pulsa,” gumamku, lalu melempar ponselku ke sampingku…

“Eun-a,” panggil eomma, aku segera duduk di tempat tidurku, lalu tersenyum manis.

“Ne?” tanyaku.

“Eomma dan appa akan pergi ke Tokyo dome, ikut?”

Aku menggeleng pelan.”Aniyo eomma, nanti kalau ada tamu bagaimana? Biarlah aku di rumah saja,” tolakku halus.

“Eh, ne… tentu saja… jaga rumah yaa~ dah~”

“Daahh~”

Aku melambaikan tangan, lalu kembali menghempaskan tubuhku di tempat tidur. Kyu babo, bogoshippeonda~ kau merindukanku tidak?

Aku melirik jam di dindingku. Jam 8 malam… heuh. Masih lama sampai hari natal tiba. Aku menghela nafas pelan. Seandainya Kyu babo menemaniku disini pada malam natal, pasti menyenangkan.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

-Bandara Internasional Jepang, Haneda. Jam 11.20 pm-

~Cho Kyuhyun PoV~

“Kawasan Roppongi,” gumamku saat menaiki salah satu taksi. Aku menyerahkan kertas yang diberikan Hyeongsin pada pengemudinya.

Haish~ kenapa dia harus pindah ke Jepang sih? kalau dia pindah di dekat-dekat Seoul kan gampang mencarinya. Aku membolak-balikkan kamus saku yang kubawa.

Setelah beberapa lama, supir taksi itu menggumamkan hal yang tidak kumengerti, lalu menunjuk rumah besar di samping taksi itu. Aku mengangguk, lalu membayar taksi itu. Supir taksi itu membungkuk sopan, lalu mengembalikan kertas tadi.

Setelah taksi itu pergi, dengan perlahan aku masuk ke halaman rumah itu. Sepi sekali… apa tak ada orang??

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Lee Eunji PoV~

Aku mengintip keluar jendela. Omo~ siapa itu? Stalker? Orang gila? Pencuri? Aigo~ itu pasti pencuri! Mana mungkin ada tamu yang datang jam seginian kan!?

Ding dong… ding dong…!

Aku menelan ludah. Mana ada pencuri menekan bel pintu… jangan-jangan orang gila?!

Aku memberanikan diriku keluar kamar, menuju pintu depan. Di depan pintu, aku terdiam. Kalau orang gila bagaimana? Err… tidak mungkin, karena dia memakai pakaian rapi dan sepertinya ber-merk… pencuri? Tidak mungkin, dia menekan bel pintu. Mana mungkin pencuri menekan bel. Stalker? Mungkin saja.

Aku mengambil tongkat baseball di dekat pintu. Aku mendekati pintu dengan tongkat baseball di tanganku. Aku mengangguk sekali, lalu membuka pintu.

Klek! Pintu terbuka.

“Hyyaaaa~!!!” seruku, hendak melayangkan tongkat baseball itu.

“Yaakk~ neon cheongmal michyeoso!! Mau membunuhku dengan tongkat baseballmu itu?!” seru orang itu.

Aku mendongak, lalu menganga.”Kyu… Kyu babo!?”

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Cho Kyuhyun PoV~

Klek! Pintu terbuka. Terlihat sesosok manusia sedang bersiap melayangkan tongkat baseballnya. Aku membelalak, segera mundur.

“Hyyaaaa~!!!” seru Eunji, sambil mengangkat tongkat baseballnya di kepala.

“Yaakk~ neon cheongmal michyeoso!! Mau membunuhku dengan tongkat baseballmu itu?!” seruku, kesal.

Dia mengangkat wajahnya dengan wajah seperti orang bodoh, lalu bertanya dengan suara keras,”Kyu… Kyu babo?!”

“Mwoya ige? Siapa yang kau sebut babo!?” tanyaku. Darahku sudah naik ke ubun-ubun.

“Tentu saja kau!” seru Eunji, tanpa embel-embel kehormatan, sambil menunjukku.

“Yak~ kau sudah tidak sopan ya?!” seruku.

“Kau sendiri?! Ngapain datang tengah malam begini?! Kupikir kau stalker tau!” serunya tak mau kalah. Perlahan aku berjalan maju. Eunji menatapku takut, terpaksa mundur.

“Ka… kau mau apa?” tanyanya, menjaga intonasi suaranya tetap tenang.

“Aku mau apa? Kenapa kau malah bertanya?” aku balik bertanya, mengeluarkan evil smile-ku.

“Kyu… Kyu babo! Apa yang kau mau?! Katakan!” serunya, kali ini tidak tenang.

Duk~! Eunji sudah terpojok sekarang. Di tembok rumahnya. Aku meletakkan kedua tanganku di samping bahunya, menguncinya. Wajah Eunji menunjukkan raut wajah cemas. Apa yang dipikirkan anak kecil ini? Apa otaknya sudah tidak beres?

“Yak~ apa yang kau pikirkan?” tanyaku, akhirnya.

Dia menggeleng keras.”Anii~ oppa,” jawabnya. Akhirnya dia kembali sopan.

Aku mengangkat bahu, lalu melepaskannya. Dia menghela nafas lega, lalu duduk di lantai. Aku tertawa kecil, lalu duduk di sofa ruang tamunya.

“Yak~ Cho Kyuhyun! Aku tidak pernah mengizinkanmu untuk duduk disana!” seru Eunji.

Aku hanya tersenyum sekilas.”Ayolah~ aku lelah, harusnya kau membiarkanku duduk sebentar… aku datang dari Seoul ke Tokyo hanya untuk mencari seseorang,” gumamku.

Kudengar ia menghela nafas lagi.

“Wanna drink?” tanyanya, akhirnya.

Aku mengangguk.

“Yah, kau mau minum apa oppa?”

“Anything’s fine,” jawabku, lalu tersenyum padanya.

Kudengar langkah gontainya menjauh. Ada apa dengannya? Kemana semangatnya yang tadi menggebu-gebu untuk melawanku?

Aku termenung sebentar, memikirkan perkataan Donghae hyung. Nyatakan perasaanmu tepat pada malam natal… apalagi kalau saat turun salju, pasti akan romantis sekali… aku menatap kearah jendela, belum turun salju.

“Oppa… kenapa kau ke rumahku?” tanya Eunji, sambil meletakkan segelas cokelat hangat di depanku.

“Yah~ sesuatu membuatku datang padamu,” jawabku, sambil mengangkat bahu.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Lee Eunji PoV~

“Oppa… kenapa kau kerumahku?” tanyaku, sambil meletakkan segelas cokelat hangat di depannya.

“Yah~ sesuatu membuatku datang padamu,” jawab Kyu oppa, sambil mengangkat bahu.

Sesuatu membuatku datang padamu? Apa maksudnya??

“Maksudnya?” tanyaku

Kyu oppa melirik jam tangannya, lalu menjawab,”Sebentar lagi kau akan tahu.”

Akhirnya kami berdua terdiam. Aku tak tahu mau menanyakan apa, sedangkan Kyu oppa hanya menyeruput cokelatnya.

“Hei, bagaimana sekolahmu?” tanya Kyu oppa.

Aku tersentak.”Err… fine. Aku menemukan banyak teman… dan seorang teman dekatku bernama Shirogane Naoto,” jawabku.

Kyu oppa memicingkan mata.”Namja atau yeoja?”

“Err? Namja,” jawabku.

“Oh…” Kyu oppa hanya ber-“oh” panjang. Aku mengernyit,”wae?”

“Ani,” jawabnya pendek, lalu melirik jam tangannya lagi.

“Wae, oppa?” tanyaku.

“Mmm… Eun-a, ambil mantelmu,” ujar Kyu oppa, tanpa mempedulikan pertanyaanku.

“Untuk apa?” tanyaku lagi.

“Bawel! Ikuti saja perkataanku!” serunya, lalu keluar dari rumah.

Mau tak mau, aku segera berlari ke kamar, mengambil mantelku. Saat turun lagi, Kyu oppa sedang mendongak, menatap langit. Salju sudah turun!

“Kyaa~ salju!” teriakku gembira.

Kyu oppa memandangku.”Kau ini heboh sekali… padahal tiap tahun juga melihatnya di Seoul.”

“Tapi disini saljunya beda, oppa… look,” ujarku, sambil menunjuk salju yang turun.

“Lebih lembut,” gumam Kyu oppa.

Aku mengangguk.”Yuki, snow…”

“Eun-a…,” panggil Kyu oppa, aku menoleh,”Mmm?”

“Saranghae,” katanya sambil menundukkan wajahnya.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Cho Kyuhyun PoV~

“Saranghae,” kataku sambil menundukkan wajahku.

“M… Mwo?” tanya Eunji.”Jinja?” tanyanya lagi.

Aku mengangguk pelan, lalu melihat ekspresi wajahnya. Sial, dia tertawa.

“Oppa, kau bercanda ya?! Wahahahahaha~”

“Yak! Aku tidak bercanda!!” seruku, kesal karena dia tidak menanggapi dengan serius.

“Oppaa~ sudahlaah, jangan bercanda yang overdosis, kekeke~” ujarnya, sambil melambai-lambaikan tangan.

Aku kehabisan akal. Aaah~ Kyuhyuun! Berpikirlah, berpikir! Apa yang dikatakan Donghae hyung padamu? Nggg~ hrmm.. aha! Aku tahu…

Aku berlutut di depan Eunji. Kulihat matanya membelalak dengan apa yang kulakukan. Hehehe~ kena kau anak kecil. Sekarang… kau tak akan bilang aku bercanda.

“Saranghae, Eun-a… wanna be my yeojachingu?

“Oppa… aku—“

“Eunji!! Siapa namja ini?!”

Aku dan Eunji menoleh kearah suara dan sama-sama membelalak.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Author PoV~

“Eunji!! Siapa namja ini?!” seru appa Eunji.

Kyuhyun dan Eunji menoleh kearah suara dan sama-sama membelalak.

“Appa!? Err~ di-dia…”

“Naneun Cho Kyuhyun imnida…,” ucap Kyuhyun, lalu membungkuk.

“Oh… jadi ini Cho Kyuhyun?” tanya appa Eunji, Kyuhyun mengangguk pelan.

“Appa…,” ucap eomma Eunji, sambil memegang lengan suaminya.

“Eunji sama sekali tidak boleh berpacaran di umur yang masih kecil seperti ini, jadi kumohon, jauhi anakku.”

“Appa… andwae…!” seru Eunji, lalu menangis di hadapan appanya.

“Ahjussi… jebal—“

“Tinggalkan dia.”

Kyuhyun menggeleng putus asa. Bukan ini jalan yang ia inginkan… namun kenapa harus begini?? Dia tidak mau melihat Eunji menangis seperti ini.

“Baik, aku akan pergi… annyeong, ahjumma… ahjussi,” ucap Kyuhyun sopan.

“Chamkanman,” ucap eomma Eunji, Kyuhyun menoleh.

“Aku bukannya tidak menyetujui hubunganmu dengan Eunji, namun… aku tidak bisa berbuat apa-apa… mian,” ujarnya, Kyuhyun mengangguk tanda mengerti, lalu pergi meninggalkan rumah itu.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

-Hirokoshi Gakuen, 31 Desember 2010-

~Lee Eunji PoV~

“Eun-chaan~ tersenyumlah~” pinta Naoto, lalu mencubit pipiku.

“Aigoo~ Nao-kun! Hentikanlaah!!” seruku, lalu melepas tangan Naoto dari pipiku.

“Ada apa??” tanyanya, khawatir.

“Ada apa? Memangnya kenapa?” aku balik bertanya dengan wajah bodoh.

“Yak! Kau iniii~ baka na onna*! Hei, sadarlah! Kau putus cinta ya?” ujar Naoto.

“Arghh~ iie! Aku tidak putus cinta!!” seruku.

“Lalu? Kau begini karena apa? Oh, kalau kau memang merindukannya, ajak saja dia bertemu… gampang kan?” gumam Naoto.

“Ye, gampang,” aku menimpali, lalu mengambil ponselku.

To: Kyu babo

Oppa~ kau dimana sekarang? Jika masih di Tokyo, bagaimana kalau kita bertemu?? Bogoshippeonda~

“Kapan kita pulang?” tanyaku.

“Dua jam mata pelajaran lagi,” jawab Naoto.

“Oh, sebentar lagi~” gumamku.

Drrrt~ ponselku bergetar pelan. Aku segera melihat sms yang masuk. Kyuhyun oppa!

From: Kyu babo

Yep, aku masih di Tokyo. Bertemu? Tentu saja. Aku akan menjemputmu sepulang sekolah nanti. Kau pulang jam 6 sore kan?

“Yess!!” gumamku gembira.

Aku jadi tidak sabar bertemu namja itu. Apalagi setelah ia menyatakan perasaannya padaku. Kyyaa~ bel pulaang~ cepatlah berbunyii!!

To be continue~

*baka na onna : cewek bodoh

Annyeong, chinguu~ *tereak” pake toa*

waahh~ gag terasa ya uda sampe part 5 🙂

Mianhae yo baru update, soalnya aye banyak kerjaan, mana mo deket turnamen, nilai jeblok, harus remidi de el el –‘ *sengsara bener author* tapi yang paling aye pikirin ni turnamen! Hedeh~ bener-bener deh >< capek gilaa~ *author curhat*

Wookhae~ like always , aku selalu menunggu komen dari para readers setiaku (?) kekeke~

RCL yaaa~ ^^ gamsahamnidaa~

15 thoughts on “Han Saram Maneul {part 5}”

  1. Halahhhh, itu appa nya nyebelin banget. Menghalangi cinta orang aja. Haaahhh, ada yah org tua ngelarang anaknya pacaran sama seorang cho kyuhyun ???? Haaahh jadi kesel sendiri.

    Author, kok lama amet sih ni part munculnya ??? turnamen apa nih ?? hwaiting yaaaa.

    Yahh pokonya nice ff. Ayo lanjutannya cepetan. Panjangin yahh next part nya.

    1. ada aja, eon ^^
      kekeke~ mngkin aja si appanya khawatir garagara kyuhyun tu nepsong :p
      wkakakak

      iyya , abisnya minggu kemaren aku banyak remidiii~ >< hiks
      gomawoo~

      iyya , iyya~ aku usahaiin panjangin next partnya 🙂
      gomawo dh baca n komen 🙂

  2. Saya setuju tuch ma Appanya Eunji nak keciL bLm bLh pacaran. Keke~ *piss Saeng ^^v*

    Itu Eunji sebenernya dah nerima pa bLm sich???

    Saeng Good Luck ya buat Turnamentnya 🙂
    Semoga b’hasiL. Hwating >.<

  3. ih appa kau mengganggu /plak
    thor. .warna tulisannya dihapeku kok biru ya. . serap euy #sundanese (serap: silau) hee
    asap ya part 6 nya.

  4. BUAHAHAHAHA!!!!
    ;D (ngakak guling)
    kyu minta diajarin ma donghae~
    wkwkwkwkwk,,emg ya….
    ckckckckck… >///< gk bsa nyangkah bsa gitu~~
    saeng" dpt ide dri mna tuh??
    wkwkwkwkwk,,

    tdi ktwa guling,,skrg nangis bombay….
    kq appa saeng kyk appa aq ych??
    T^T gk bsa pcrn….
    but,, it's okay…problem no itu~
    wkwkwkwkwkw(rusak bahasanya)
    *tdi ktwa,,llu nangis,,skrg mlh ktwa lagi*
    ckckckck,,
    bnr" dha~~~
    (nangis lagi)
    huhuhuhu T^T
    mian saeng ru bsa bca skrg,,sl.a intrnt dHums gk jdi…
    *curhat nie crta.a*
    Mna aq org.a gk bsa thn klo gk intrnt….
    T^T huhuhuhuhuhuhu…
    udh ah!!!!kpnjgn lgi koment.a…..
    Hwating Saeng!!!!makin seru crta.a!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s