Han Saram Maneul {part 6}

Han Saram Maneul {part 6}

Author: Andri_SparKYU

Cast: Andri (maknae SSFF) a.k.a Lee Eunji

Cho Kyuhyun

Other cast: The Rest of Super Junior member

Disclaimer: I don’t own Super Junior, they belongs to ELF, but the fanfict is mine ^^

~Han Saram Maneul~


“Yak! Kau iniii~ baka na onna! Hei, sadarlah! Kau putus cinta ya?” ujar Naoto.

“Arghh~ iie! Aku tidak putus cinta!!” seruku.

“Lalu? Kau begini karena apa? Oh, kalau kau memang merindukannya, ajak saja dia bertemu… gampang kan?” gumam Naoto.

“Ye, gampang,” aku menimpali, lalu mengambil ponselku.

To: Kyu babo

Oppa~ kau dimana sekarang? Jika masih di Tokyo, bagaimana kalau kita bertemu?? Bogoshippeonda~

“Kapan kita pulang?” tanyaku.

“Dua jam mata pelajaran lagi,” jawab Naoto.

“Oh, sebentar lagi~” gumamku.

Drrrt~ ponselku bergetar pelan. Aku segera melihat sms yang masuk. Kyuhyun oppa!

From: Kyu babo

Yep, aku masih di Tokyo. Bertemu? Tentu saja. Aku akan menjemputmu sepulang sekolah nanti. Kau pulang jam 6 sore kan?

“Yess!!” gumamku gembira.

Aku jadi tidak sabar bertemu namja itu. Apalagi setelah ia menyatakan perasaannya padaku. Kyyaa~ bel pulaang~ cepatlah berbunyii!!

Han Saram Maneul {part 6}

~Lee Eunji PoV~

Ring ding dong~~ bel pulang berbunyi nyaring.  Aku langsung berteriak girang.”Ayey!! akhirnya pulang~!”

“Hei, faito, Eun-chan!” Naoto memberi semangat sambil mengacungkan tangannya.

Aku hanya tersenyum, lalu melesat *halah* menuju gerbang. Disana kutemukan Kyu oppa sedang bersandar di tembok gerbang sekolah.

“Oppa!” seruku gembira.

Ia menoleh, lalu tersenyum.”Hai,” sapanya.

“Oppa, kau kurusan ya?” gumamku, sambil memperhatikannya dari atas ke bawah.

“Oh ya? Haha, menurutku biasa saja,” jawabnya, lalu menggenggam tanganku.

“Mau kemana?” tanyanya.

Aku berpikir sebentar.”Bagaimana kalau… Tokyo Tower?” usulku.

“Oke juga, aku juga belum pernah kesana,” jawab Kyu oppa, lalu tersenyum lagi.

Setelah itu tak ada yang berbicara diantara kami. Aku… kenapa… aku jadi merasa bersalah pada Kyu oppa. Kenapa ia tidak pulang sajake Seoul saat appa memarahinya?

“Oppa… kenapa kau tidak kembali ke Seoul?” tanyaku.

“Mmm…” jeda sebentar,”karena aku menunggu jawabanmu…”

“Mwo?? Jawabanku??” tanyaku

“Yep,” Kyu oppa menatapku,”Sudahlah… kita bersenang-senang saja di hari terakhirku di Tokyo, okay?” ujarnya.

Aku mengangguk tanda mengerti.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Cho Kyuhyun PoV~

Sebelum ke Tokyo Tower, Eunji mengajakku ke Disneyland Tokyo. Aku menggeleng-geleng melihatnya antusias sekali di Disneyland.

Cosplay yuk!” ajaknya.

“Mwo? Cos-apa?” tanyaku.

“Ah~ oppa kebanyakan mikir! Ayo cepat~!”

Eunji membawaku ke tempat dimana kami bisa berubah (?) jadi tokoh Disneyland. Dengan semangatnya Eunji berseru,”Nona! Aku ingin kostum nomor 7!”

Aku melirik kostum nomor 7. Glekh! Kostum nomor 7 kan…

“Hei, tunggu! Kostum—“

“Tada! Bagaimana oppa? Yeppeo?” tanya Eunji sambil berputar-putar di tempat. Dia sudah memakai kostum Alice in Wonderland. Aku tersenyum, lalu mencubit pipinya.”Neomu neomu choa,” komentarku.

“Ayo, sekarang oppa pakai kostumnya!”

“Mwo? Aniiyo~!” tolakku.

“Ayo cepat!!” seru Eunji memaksa.

~Han Saram Maneul~

“Kyaaa~ kawaii[1]!” seru Eunji, sambil tersenyum gembira.

Kawai?” tanyaku.

Tahu aku pakai kostum apa? Hemp, si kelinci pembawa jam! Apa pikirannya yeoja di depanku ini?? lalu dia bilang aku “kawai”? apa lagi itu??

“Sudahlah oppa~ waktunya di potret!” ujarnya, lalu menarikku ke depan fotografer.

“Siap? Cheese!

Eunji menggenggam tanganku, lalu tersenyum, tidak lupa pose ‘peace’ menghiasi tangan kirinya. Aku hanya tersenyum biasa, sambil balas menggenggam tangannya.

~Han Saram Maneul~

“Apa anak-anak di Jepang, pose berfotonya selalu seperti ini?” tanyaku, sambil menunjuk pose Eunji tadi. Eunji mengangguk.”Biasanya sih mereka berfoto seperti ini, hhehe~”

“Kau tidak lapar?” tanyaku.

“Sedikit,” jawab Eunji, lalu terkekeh.

“Yak~ kalau begitu, kita makan dulu,” ujarku.

“Bagaimana kalau di kedai sebelah sana, oppa?” tawar Eunji, sambil menunjuk sebuah kedai tofu.

“Bisa makan tofu kan??” tambahnya, aku mengangguk.

“Makan ganmodoki[2] ya!” ujarku, lalu menarik tangan Eunji.

Sesampainya disana, Eunji segera menuju konter (yang langsung menjadi tempat makan juga). Eunji tersenyum lebar pada si pemilik kedai, lalu menyapanya.”Konbanwa, oji-chan[3]!”

Konbanwa, Eun-chan,” balas ahjussi itu, sepertinya Eunji sudah dekat dengannya.

Eunji menoleh ke belakang, kearahku. Dia melambaikan tangannya dengan bersemangat.”Kemarilah, oppa!”

Ahjussi itu tersenyum ramah padaku, lalu bertanya pada Eunji dalam bahasa Jepang, jadi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan.

“Koibito[4]?” tanya ahjussi itu

Eunji menggeleng.”Iie~ kare wa watashi no ani ga iru[5]…”

Ahjussi itu mengangguk-angguk.”Aa~ watashi hane[6]…”

“Iie, iie!” ujar Eunji tak sabaran.

Karena bahasa Jepang membuatku pusing dan aku malas mendengarkan mereka berdua berdebat, akhirnya aku memperhatikan sekelilingku. Padat sekali, pengap. Setelah beberapa saat memperhatikan sekitar, Eunji duduk disampingku.

“Kau sudah memesan?” tanyaku pada Eunji.

“Yep, oppa kan mau ganmo… aku juga, jadi aku pesan 2 porsi,” jawab Eunji.

Aku mengangguk-angguk.”Lalu… apa yang kau bicarakan dengan ahjussi itu??”

Eunji menggeleng.”Ani, hanya masalah kecil,” jawabnya, lalu menopang dagunya dengan kedua tangannya.

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Lee Eunji PoV~

Drrtt~ drrtt~ ponselku bergetar pelan di saku rok. Aku mengambilnya, lalu membaca e-mail dari eomma. Aku mendengus.

From: Eomma~

Eunji, kau dimana? Sekarang sudah jam 11 malam. Cepatlah pulang, atau appa akan meledak marah lagi…

“Wae?” tanya Kyu oppa.

“Aniyo, eomma hanya menanyakan aku ada dimana,” jawabku, lalu membalas e-mail dari eomma.

To: Eomma~

Aku sedang berada di rumah Chie, merayakan tahun baru. Biarlah aku keluar malam ini saja eomma. Lagipula, apa kata temanku kalau aku pulang lebih cepat? Mungkin aku akan menginap di rumah Chie… tak apa kan?

“Oppa~ bagaimana kalau kita ke Tokyo Tower sekarang?”

“Baiklah,” ucap Kyuhyun oppa, lalu melirik jam tangannya.”Lagipula, sebentar lagi tengah malam… tahun baru.”

“Ye,” sahutku pendek.

Ponselku kembali bergetar. Aku menghela nafas, lalu kembali merogoh saku rokku. E-mail lagi, dari eomma.

From: Eomma~

Yah~ appa bilang tidak apa-apa, asal kau benar-benar ke rumah Chie. Namun, besok pagi harus pulang ke rumah… ara?

Aku tidak membalas e-mail itu, namun langsung mengirim e-mail pada Chie. Yah~ aku tidak sepenuhnya berbohong pada eomma sih. chie memang mengajakku dan teman-teman cewek lainnya ke rumahnya. Merayakan tahun baru, katanya. Untung saja!

~Han Saram Maneul~

-Tokyo Tower, 31 Desember 2010, 11.45 pm-

“Wow~ kita dapat melihat setiap sudut kota dari sini,” gumam Kyu oppa.

“Nde… indah ya!” ujarku, lalu memandang ke pusat kota yang kelihatan masih sangat sibuk.

“Sebentar lagi tahun baru,” gumamku. Kenapa… kenapa suaraku terdengar serak dan murung?

“Eun-a…” panggil Kyu oppa, aku menoleh.”Wae?” tanyaku. Kyu oppa menggeleng sambil tersenyum, lalu mengacak-acak rambutku.

“A—oppa… ada yang ingin kusampaikan,” ucapku. Ini sangat berat… sangat berat untukku… namun aku harus mengatakannya.

“Oppa… Saranghae,” ucapku. Saat kuucapkan kata itu, terdengar suara letusan kembang api. Kami berdua menoleh kearah letusan.

“Indah,” komentar Kyu oppa, lalu menatapku kembali.

“Oppa… mianhae…,” ucapku, air mata mulai membasahi pipiku.

“Yak~ wae? Apa aku berbuat kesalahan?? Please, don’t cry,” pinta Kyu oppa, lalu menghapus air mataku dengan ibu jarinya.

Kugenggam tangannya, lalu berkata pelan,”Saranghae oppa…,” jeda sebentar, tangisku semakin deras,”Geudae saenggak manhamyeon jakku nunmul man heulleo[7].”

“Wae? Apa yang—“

“Oppa… kita tidak usah bertemu lagi,” ucapku, tegas.

Tangan Kyu oppa menegang, lalu ia menarikku dalam pelukannya.”Apa yang telah kuperbuat sampai kau berkata seperti ini?”

“Oppa… kumohon, setelah ini… anggap kita tidak pernah bertemu. Ingat aku yang sebagai ELF, yang tidak punya hubungan apa-apa denganmu. ingat aku sebagai anak kecil yang tidak tahu apa-apa…”

“Andwae…!” tolak Kyu oppa keras.

“Mianhae oppa…”

~Han Saram Maneul~

-Chie House, 1 Januari 2011, 01.00 am-

“Yak~ kenapa matamu sembab begitu? Naze desuka[8]?” tanya Chie

“Tidak apa-apa,” jawabku, lalu duduk diatas tempat tidur Chie.

“Tidurlah, kau pasti lelah,” ucap Chie.

Aku mengangguk, lalu merebahkan diriku diatas tempat tidur Chie. Ah~ aku memang bodoh, tapi mau bagaimana lagi? Jika tidak seperti itu, Kyu oppa akan dibantai oleh appa. Kenapa… kenapa aku harus punya appa yang overprotective?

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Author PoV~

7 years later…

“Yak~ gantungan ponselmu itu awet sekali sih? dari 6 tahun yang lalu,” komentar Naoto sambil menunjuk ponsel Eunji.

Eunji hanya tersenyum.”Tentu saja awet, karena maknanya dalam,” jawabnya.

Eunji menatap gantungan ponselnya. Huruf C dan L yang disatukan. Kenapa CL? Tentu saja karena marga Eunji dan Kyu oppa. C dari Cho Kyuhyun dan L dari Lee Eunji. Jangan heran, Eunji masih mencintai namja itu. Entah sampai kapan…

“Eun-chan, mau kuantar pulang?” tawar Naoto.

“Er… tidak usah, aku pulang sendiri saja,” tolak Eunji halus.

“Oh~ baiklah, sampai besok!”

–Eunji house–

“Appa! Kenapa barang-barangku diletakkan di luar?!” seru Eunji, kaget melihat barang-barangnya sudah ada di depan pintu

Appa mengangkat bahu, lalu menunjuk ke belakangnya. Disana, terlihat Hyeongsin sedang mengemasi barang-barang Eunji.

“Eonni? Apa yang kau lakukan!?” seru Eunji.

“Karena kau sudah selesai pendidikan di Jepang, eonni menarikmu kembali,” jawab Hyeongsin tanpa mengangkat wajahnya.

“Jadi, aku harus kembali ke Seoul?” tanya Eunji.

“Ya! Bawel ah! Cepat kemasi barang-barangmu, kita harus berangkat hari ini,” ujar Hyeongsin. Eunji menganga.

“Yak! Kenapa kau melamun!? Cepat! Eonni masih banyak kerjaan di KBS tv!” serunya.

“Ah~ ye! Mian, mian~”

~End of PoV~

~Han Saram Maneul~

~Lee Eunji PoV~

“Err…” aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal,”sebenarnya kenapa aku harus kembali ke Seoul?” tanyaku.

“Karena eonni kesepian,” jawab Hyeongsin eonni.

“Hanya karena itu?” tanyaku, heran.

Hyeongsin eonni menggeleng.”Tidak sih, ada beberapa masalah yang harus kau luruskan di Seoul,” jawabnya.

“Heh? Masalah apa?!” tanyaku panik.

To be Continue~

Oya, ini ada bonus (?)

[1] = cute

[2] = semacam tahu yang di rebus dg sayur n daging

[3] = good evening, uncle!

[4] = lover?

[5] = nope, he’s my brother

[6] = aa… I guess…

[7] = But I cry every time when I think about you…

[8] = why?

Hahaha~ ini part geje bener kyanya ya? Wkwkwk~ mian yya kLo geje, abisnya authornya juga lagi geje 😄 akakakak~

Like always, aku selalu nunggu komen dari para reader! ^^

Iklan

15 thoughts on “Han Saram Maneul {part 6}”

  1. HUAAAAAH!!!
    kalo saeng gk mw entr di ambil lho!!!!
    Kyu.a!!! (liatin mei saeng)
    khekhekhe,,

    mian ru hdr!!!
    tebusan krna pada part sblm.a gk pertama!!
    wkwkwkwkwkw,,

    knpa saeng gk trima aj,,
    tho kyu udh sama” suka~~
    huh!!! appa saeng kyk appa aq aj!
    mlrg krs hbgn kyk pcrn
    tpi Hwating saeng!!!
    jgn lma” part 7.a
    (saeng : eonni komennya panjang amat!!!!)

    1. whahahaha~
      gapapa dh , aku ikhLas (?)
      😄

      gapapa kok 😄
      jyyah~ trnyata ngincer tempat prtama tah (?)
      hahhaha

      kan appanya kaga setuju eonni~
      ntar si kyu maLah di pites kya kutu (?) sama si appa xp
      hhaha, qta sama eonni .
      toss~ #prokk#
      wookhae~ dtunggu aja past 7nya 😀

  2. wahhhh aku ketinggalan. Ternyata udah ada lanjutannya. Mau komen tapi udah telat. Komen aja deh #Abaikan reader gaje

    aseeeeekkkkk, balik lagi ke korea, ketemu kyu lagi dehhh. Tapi kyu nya udah tua donggg. Ahh biarlah. Cinta tak mengenal usia. Ayooo next part nya ditunggu

  3. Annyeong~ sptny ak reader baru dsni? aku nggak sngaja nmuin ff ini trnyata crta nya KEREN !! Lsg ngebut baca dr part1-part 6, mnurutku cerita ff ini mudah di mengerti dan bsa di bayangin.
    lanjutin lg ya author !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s