[FF PROJECT] Saranghaeyo….Cousin~

Author : Nylam KyuHyuki’PrimadonaElf
Judul/Title : |FF PROJECT| Saranghaeyo….Cousin~
Genre : Friendship Romance~
Kategori : May I Love You
Type : Contest

“Ya!Hyuk~ah palliwa..bangun!!”Seruku mengguncang tubuh namja dihadapanku ini yang masih tertidur pulas.

“Aaagh..Sebentar lagi, Aq masih capek..’Ucapnya malas lalu menutup wajahnya dengan selimut.

“Mwo??Aiish jiinca..ini pasti karna kau dance sampai larut malam lagi kan!Yaa~Palliwa Hyuk, kita bisa telat ke sekolah kalau gini..”Aq kembali mengguncang tubuhnya dan tiba-tiba..

Tep!!’ Ia menarikku hingga wajahnya kini hanya beberapa senti dari wajahku.

“Yaa~Lee Seoun!! Neo jeongmal shikkeuro!!”Ucapnya menatapku.

“Mwoya?! Ah..kkaja, cepat mandi sana”Aq menutup wajahnya dengan handuk yg kupegang dari tadi dan membalikkan wajahku. Ia hanya terkekeh melihatku dan bergegas ke kamar mandi.

Dasar Hyuk pabo!Hampir saja ia melihat wajahku yang pasti sudah memerah sekarang. Dan lagi aq belum bisa mengendalikan debaran jantungku karna kejadian tadi.

Namaku Lee Seoun. Seorang yeoja berkacamata dan selalu mengikat rambutnya yang panjang dan sedikit bergelombang. Aq selalu membawa netbook bersamaku dimanapun aq berada. Aq sangat suka menulis cerpen. Dan beruntungnya, sudah lumayan banyak cerpenku yang dimuat di beberapa media cetak dan sekolahku sendiri. Aq hanya tinggal ber3 dengan Appa dan Bibi pengurus rumah. Eomma meninggal saat ia melahirkanku. Bagiku Appa tidak hanya sosok seorang Ayah, tapi juga teman tempatku mencurahkan segalanya. Ia sangat menyayangiku,begitupun denganku.

“Kkaja!! Naiklah..” Ucap seorang namja menyuruhku naik ke motor setelah ia lebih dulu menaikinya. Aq pun naik ke motor itu.

Namanya Lee Hyukjae. Namun keluarga kami lebih sering memanggilnya Eunhyuk. Aq dan Hyuk sekolah di Sma Neul Paran. Beruntung kami berada di Kelas yang sama, yakni Kelas unggulan di kelas 3. Hanya saja aq memasuki klub seni. Sedang Hyuk masuk klub Dance. Ia sangat suka menari. Selain wajah tampan, dia juga sangat hebat dalam dance. Sudah berapa kali ia memenangkan perlombaan dance. Hal inilah yang membuatnya menjadi salah satu idola yeoja-yeoja di sekolah.

Kalian heran kenapa aq bisa berada di kamarnya dan membangunkannya pagi ini? Itu karna rumah kami berhadapan. Itulah sebabnya aq selalu berangkat ke sekolah bersamanya. Dan sudah menjadi kebiasaanku membangunkannya tiap pagi. Karna sepertinya Ahjumma sudah kewalahan membangunkannya.

Beruntung aq memiliki sepupu seperti Hyuk, sebelum aq menyadari kalau aq menyukainya.

Keurae,aq menyukainya. Menyukai sepupuku sendiri.

Aq tau ini salah. Tapi inilah yang terjadi saat ini. Aq sudah menyembunyikan perasaanku sejak kelas 1. Aq tidak ingin merusak hubunganku dengannya. Aq takut kalau dia tau semuanya, ia akan menjauhiku. Aq tak ingin itu terjadi. Aq ingin terus berada disampingnya.

“Seoun~ah! Ntar tungguin aq selesai latihan dulu kan?”Tanya Hyuk menghampiriku saat pelajaran usai. Seperti biasa saat pelajaran usai ia akan latihan dance.

“Ne..”Jawabku merapikan buku2 pelajaran. Setelah selesai kamipun bergegas menuju ruangan klub dance.

Yah..inilah keseharianku. Setiap hari aq menemani Hyuk latihan. Jujur aq senang, karna dengan begini aq bisa terus berada didekatnya. Lagian, selama dia dance aq tidak diam saja. Aq selalu menggunakan kesempatan itu untuk membuat cerpen.

“Ya Seoun~ah,apa kau tidak lelah terus-menerus mengetik cerpen?”Tanyanya di sela tariannya.

“Kau sendiri..apa kau tidak lelah dance terus?”Aq balik menanyainya sambil terus melanjutkan kegiatanku.

“Mwo?Geurom aniio,dance adalah hidupku..” ia masih terus menari.

“Kalau begitu aq juga. Bagiku cerpen adalah hidupku. Karna dengan begini aq bisa meluapkan semua imaginasiku bahkan terkadang isi hatiku.” Ujarku.

“Hufft! Begitu yah..”Ia menghentikan tariannya.

“Kkaja!! Kita pulang.”Lanjutnya lalu mengambil ranselnya dan meninggalkanku.

“Eh?!Yaa jiinca!Eunhyuk~ah tunggu aq..”Seruku mematikan netbook lalu mengejarnya.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Esoknya seperti biasa aq berangkat ke sekolah dan tentu saja harus membangunkan Eunhyuk lebih dulu.

“Annyeong…”Sapaku pada Lee Ahjumma yang sedang mempersiapkan sarapan pagi.

“Oh Seoun~ah! Hyukie ada di kamarnya..sepertinya masih tetap tidur. Padahal tadi Ahjumma sudah memangilnya berkali-kali.”Ujarnya melihatku.

“Ah keurae..biar aq saja yang membangunkannya lagi.”Jawabku tersenyum.

“Maaf sudah merepotkanmu Seoun~ah…”

“Aa..Aniio Ahjumma, aq senang bisa membangunkannya..”Ucapku.

Ahjumma hanya tersenyum padaku. Aq pun bergegas menuju kamarnya. Dan benar saja,sesampainya didalam kulihat ia masih tertidur pulas. Dasar Hyuk! Selalu saja seperti ini. Bisa tidak yah sekali saja dia bangun sendiri..

Aq berjalan mendekatinya. Jujur saja saat ini jantungku berdegup kencang, ini memang selalu terjadi tiap kali aq berada di dekatnya. Namun aq selalu berusaha bersikap biasa dihadapannya agar dia tidak curiga.

“Cepat bangun Eunhyuk~ah,kita bisa telat lagi nih..”Aq mengguncang tubuhnya, namun dia tak bergerak sedikitpun.

“Hyuk~aaah!!!” Aq menarik tubuhnya namun ia tetap menutup wajahnya dengan selimut.

Aiish..jiinca! ini pertama kalinya aq begitu sulit membangunkannya. Dasar Hyukie!Tunggu saja. Tiba-tiba saja sebuah ide terlintas dibenakku. Aq berlari menuju dapur.

“Ou!Waegurae Seoun~ah?”Tanya Ahjumma bingung melihatku.

“Ah gwenchana..!! Oh y,aq mau Tanya..Tutup panci ada dimana yah..”

“Hah?Chogii di situ..Keundae..”Jawabnya menunjuk ke sudut dapur.

Aq langsung mengambil 2 tutup panci dan berlari kembali ke kamar Hyuk.

“Gamsahamnida..”Ucapku lalu meninggalkan Ahjumma yang masih kebingungan.

Sampai didalam aq berdiri di sebelah ranjangnya dan..

‘Teng..Teng…Teng…’!! Aq membunyikan tutup panci itu berkali-kali dan akhirnya berhasil. Dia bangun,tapi parahnya dia menarik tanganku seperti yang dilakukannya tiap kali aq membangunkannya. Aq selalu berusaha menghindar tapi masalahnya aq benar-benar tidak tau kapan ia akan melakukannya. Karna ia selalu melakukannya secara tiba-tiba.

Kini wajah kami saling berhadapan.Lagi.

“Ya jiincaa!!Kenapa kau selalu mengagetkanku seperti itu?” Tanyaku melepas tangannya dan mencoba menyembunyikan wajahku yang pasti sudah memerah. Ia malah tertawa melihatku.

“Hahhaha!! Abiis ekspresi wajahmu lucu sekali saat aq melakukannya. Walaupun aq melakukannya tiap hari,tapi ekspresimu tidak pernah berubah..haha”Ledeknya.

“Mwo?!Jiinca..itu karna kau selalu melakukannya tiba-tiba..”Sahutku berbalik kearahnya.

“Haha..sebaiknya lain kali aq memotret ekspresimu tadi lalu ku pajang di mading sekolah”Candanya lalu berlari menghindariku.

“Mworago???!” Aq mencoba mengejarnya sebelum akhirnya ia masuk ke kamar mandi.Aq pun menghentikan langkahku.

“Waeyo? Kenapa berhenti..kalau berani masuk saja..hehe”Ledeknya mengedipkan matanya lalu menutup pintu kamar mandi.

“Aiish..Lee Hyukjae”Umpatku yang jujur sempat deg-degan melihat ulahnya tadi.

Hufft..Dasar Eunhyuk pabo! Kalau begini terus bisa-bisa tiap hari aq dibuat jantungan karna ulahnya itu.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Di sekolah kamipun mengikuti pelajaran seperti biasa. Namun saat kami tengah sibuk menyelesaikan tugas,tiba-tiba Songsaenim menyerukan sesuatu.

“Attention please everybody..”serunya membuat kami beralih melihatnya.

“Hari ini kelas kita kedatangan siswi baru. Namanya Shin Yuri, dia pindahan dari Mokpo.”

“Silahkan masuk Yuri~ssi” Ucap Songsaenim lalu seorang yeoja muncul dari balik pintu masuk kedalam kelas.

Yeoja yang berambut lurus sebahu, memiliki tubuh indah memakai sweater dan wajah yang cantik. Aq yakin semua mata tertuju padanya saat ini. Termasuk Eunhyuk

“Annyeong haseyo..choneun Shin Yuri imnida”Sapanya tersenyum sopan.

<Eunhyuk Pov>

Aq melihat seorang yeoja memasuki kelas. Harus kuakui dia memang cantik, bentuk tubuhnya juga indah. Tapi entah kenapa ada yang aneh. Sepertinya aq mengenalnya..

“Annyeong haseyo..choneun Shin Yuri~imnida”Sapanya.

Shin Yuri? Chakkam..sepertinya aq kenal nama itu. Tapi aq tidak yakin.

<Eunhyuk Pov End>

“Yuri~ssi, sekarang kau boleh duduk di sana..sebelah Seoun”Ucapan songsaenim membuatku sadar kalau tempat duduk disebelahku kosong. Aq melihatnya menuju kesini. Ia tersenyum padaku lalu duduk disebelahku. Sekilas kulihat dia melihat kebelakang dan saat aq berbalik..mungkinkah yg dilihatnya Eunhyuk? Ah..mungkin saja bukan. Lagipula kan dia belum kenal siapapun disini.

“Yuri imnida”Sapanya tersenyum mengulurkan tangannya.

“Ah..Seoun~imnida!”Balasku meraih tangannya. Ternyata dia anak yang ramah. Tadinya aq pikir dia anak yang sombong. Ternyata dugaanku salah.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Seperti biasa sehabis pelajaran aq menemani Hyuk latihan. Eunhyuk dan teman2 klubnya sibuk latihan sedang aq juga sibuk mengetik lanjutan cerpenku. Tiba-tiba saja Lee Sungmin si Ketua klub datang mengumumkan sesuatu. Aq terkejut melihat orang yg dibelakang ketua.

Dia kan Shin Yuri, siswi baru yang tadi. Tapi apa yg dilakukannya disini?

“Attention semua..perkenalkan ini Yuri. Dia adalah member baru di klub kita.”Ujar Sungmin.

“Annyeong haseyo~Yuri imnida, mohon bantuannya.”Sapanya tersenyum.

“Baik..silahkan lanjutkan latihannya..”Ucap Sungmin lalu meninggalkan ruangan.

Mendadak kulihat Yuri berjalan menuju kearah Eunhyuk yang dari tadi melihatnya.

“Neo..jeongmal?Sudah lupa padaku hah?Eunhyuk~ah!!”

Eh mwo?Bagaimana dia bisa..?? dan dia menyebut Eunhyuk..sebenarnya siapa dia? Aq tertegun mendengarnya.

<Eunhyuk Pov>

Kulihat dia berjalan kearahku. Aq bingung. Mau apa dia?

“Neo..jeongmal?Sudah lupa padaku hah?Eunhyuk~ah!!” Serunya

Hah? Dari mana dia tau namaku..? siapa dia ini?”Aq terkejut, kulihat sepertinya Seoun juga sama terkejutnya denganku.

“Eh…?”Ucapku heran.

“Aiish jiinca..jangan bilang kau juga lupa dengan nama Lee Donghae..”

Lee Donghae? Tunggu, apa mungkin dia..

“Neo…Shin Jung Yuri?”Kataku memastikan

“Haha..pabo!!Geuromyeon!!Nan Jung Yuri”Serunya lalu memelukku.

Aq benar-benar tak menyangka ini dia. Dia yang sekarang jauh berbeda dengan yang dulu.

<Eunhyuk pov end>

Aq terkejut saat ia tiba-tiba memeluk Hyuk. Dan Hyuk, dia sama sekali tidak berkutik. Apa sebenarnya hubungan mereka berdua?. Deg!! Ada sesuatu yg aneh..

Kulihat ia melepaskan pelukannya. Dan mereka pun menghampiri tempatku.

“Seoun~ah,kenalkan..ini Yuri. Dia sahabatku waktu kecil di Mokpo. Hanya saja kami berpisah saat Appa di pindahtugaskan di Seoul. Dan..Yuri,hm..sepertinya kau sudah tau namanya”Ujar Hyuk menunjuk kearahku.

“Ne..Oh ya Eunhyuk~ah, Seoun~ssi pacarmu yah?”Pertanyaan Yuri seketika membuatku dan Hyuk terkejut. Tidak ada jawaban. Kami berdua terdiam.

“Geurom aniio..Seoun adalah Sepupu ku” jawab Hyuk.

“Eh?Jeongmalyo??”Tanyanya lagi seolah tak percaya.

“Nde..waegurae?

“Ne..Keurae.”Ucapku singkat dan tersenyum.

Aq sadar semua itu memang benar. Kenyataannya aq dan Hyuk adalah Saudara Sepupu. Seharusnya aq bisa menerimanya.Tapi entah kenapa dadaku terasa sesak dan panas. Hatiku sakit mendengarnya. Aq Cuma bisa menyembunyikan..dan terus menyembunyikan semua ini.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Malam yang benar-benar indah. Bintang begitu banyak sampai aq tak mampu menghitungnya. Belum lagi sinar bulan yang masuk melalui jendela kamar,membuat kamarku tampak terang walau tanpa lampu. Didepanku kini terdapat sebuah buku kecil.

Buku yang menyimpan segala curahan isi hatiku. Buku yang menyimpan berbagai kenangan. Buku yang memotivasiku membuat cerpen pertama kali. Yang diberikan oleh seseorang. Seseorang yang membuatku berdebar dan malu saat bertemu dengannya. Keurae..ini hadiah yang diberikan Eunhyuk pertama kali di Ultahku sewaktu kami baru mengenal satu sama lain. Tepatnya 4 tahun yang lalu. Aq selalu menjaganya karna ini sangat berharga bagiku. Aq mulai membukanya dan menulisinya seperti biasa.

Malam yang indah, bulan bersinar terang dan bintang begitu banyak.

Tapi kenapa aq tetap merasa Gelap..merasa sendiri..

Seolah Berharap menjadikannya penerang dalam hidupku

Berharap ia dapat terus ada menemaniku..

Aq tau ini Salahku telah menyukainya..

Salah telah melihatnya sebagai sosok yang lain dari kenyataan

Aq tau ini Terlarang untukku..Tuhan maafkan aku,

Yeongwonhi Saranghae…

“EUNHYUK~ah…”

Aq pun menutup bukuku. Dan menutup jendela kamarku sebelum aq menatap kamar Hyuk lebih dulu dari sini.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Dance Club’s Room]

Aq sedang mengetik cerpen saat Hyuk dan member lainnya latihan.

“Ok Good!! Today is over here.. we’ll see u tomorrow!”Ucap ketua mengakhiri latihan.

Latihan pun dibubarkan. Semua orang sudah bergegas pulang kecuali sesuatu yang menarik perhatianku. Aq melihat Yuri dan Hyuk sedang asyik berbincang.Mereka kelihatan begitu senang. Dan juga..terlihat Serasi. Hyuk yang tampan dan Yuri yang cantik. Ditambah lagi keduanya sama-sama pintar dan jago Dance.

Aq sadar, yeoja sepertiku tidak pantas bersama Hyuk. Aq Cuma gadis biasa berkacamata yang hanya mampu menemukan pangeran dalam dunia khayalanku.

Kulihat Yuri yang berjalan keluar ruangan. Dan Hyuk yang kembali menari. Dasar pabo namja, apa dia tidak kenal lelah? Bukankah dia sudah latihan selama hampir 3 jam.

Aq berniat melanjutkan kegiatanku sebelum aq mendengar sesuatu.. ‘BRUKK!!

“Akkh!!” Pekik Hyuk saat kakinya terkilir dan ia terjatuh. Spontan aq berlari kearahnya.

“Eunhyuk~aah!!Yaa Gwenchanayo..?!?”Tanyaku panic lalu mengambil sesuatu dari dalam tasku. Aq mengeluarkan salep dan cepat mengoleskannya di kaki Hyuk yg terkilir.

Anehnya dia malah tertawa melihat tingkahku. Aq tidak mengerti,memangnya apa yang lucu?

“Waeguraee?? Apa ada yang lucu?”Tanyaku disela mengurut kakinya.

“Ahhaha!!Anii..aq Cuma kaget melihat ekspresimu saat panic tadi. Lucu sekali.Kau ini benar-benar orang yang penuh ekpresi yah?Haha..”Ia kembali tertawa.

“Yaa!!Kalau begitu kau lakukan saja ini sendiri.”Kataku menghentikan urutanku.

“Ya..yaa..neo!!Arasseo..aq tidak akan tertawa lagi..”Ucapnya menarik dan menuntun tanganku untuk kembali mengurutnya.

“Ngomong2,dari mana kau mendapatkan salep ini?”tanyanya

“Pabo..aq kan selalu membawanya untuk jaga-jaga kalau sampai kau luka atau terkilir seperti ini..” Upps!! Aq keceplosan mengatakannya. Ottokhae??

“Eh?Itu artinya kau selalu memperhatikanku selama ini..?”Tanyanya lagi membuatku bingung harus menjawab apa.

“Aa..aah..chogii..” ucapku gugup.

“Uuh aegyo..Gomawoyo!Neo jeongmal sepupuku yg baik..”Ia mengacak rambutku sambil tersenyum. Hufft!!Untung saja dia ga mikir yang terlalu jauh.

“Eh ya aq lupa! Kalau keadaanku seperti ini,bagaimana caranya aq mengendarai motor?”Tanyanya membuatku berpikir sebentar.

“Biar aq saja yang membawanya..”Ucapku.

“MWO?! Jiincaro?Yaa Seoun~ah! Wae kau tak pernah bilang kalau kau tau mengendarai motor?”Tanyanya seolah tak percaya.

“Pabo..apa kau pernah bertanya?” ia menggeleng. Aq hanya tersenyum.

( Other Side* )

<Yuri Pov>

Aq berniat pulang sebelum aq ingat melupakan Sweaterku di ruangan dance. Aq pun kembali kesana untuk mengambilnya. Namun sesampainya disana aq melihat pemandangan yang tidak biasa. Aq mendapati Eunhyuk yg terkilir dan Seoun yg panic lalu menghampirinya.

“Waeguraee?? Apa ada yang lucu?” Tanya Seoun yg bingung melihat Eunhyuk yg tertawa melihatnya.

“Ahhaha!!Anii..aq Cuma kaget melihat ekspresimu saat panic tadi. Lucu sekali.Kau ini benar-benar orang yang penuh ekpresi yah?Haha..” Eunhyuk masih tertawa.

“Yaa!!Kalau begitu kau lakukan saja ini sendiri.” Kesal Seoun menghentikan kegiatannya.

“Ya..yaa..neo!!Arraaa..aq tidak akan tertawa lagi..” Tingkah Eunhyuk kali ini membuatku cukup terkejut. Tanpa sengaja aq melihat sesuatu yang tidak biasa.

“Hmm…jadi begitu yah..”Gumamku lalu mengambil sweaterku tanpa diketahui oleh mereka berdua dan pergi meninggalkan tempat itu. <Yuri Pov End>

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Sudah sebulan aq mengenal Yuri. Dan semakin hari aq, hyuk dan yuri semakin akrab. Bahkan sekarang kami sudah menjadi Sahabat. Dia yeoja yang sangat baik dan ramah. Selain itu dia sangat menyenangkan. Aq beruntung memiliki sahabat sepertinya.

Aq,Yuri dan Hyuk sedang berjalan-jalan saat jam istirahat.Tapi sayangnya aq malah menemukan hal seperti ini.

“Aaaagh!!!..Hyukjae Sunbae, saranghaeyo!!!!” Teriak beberapa siswi saat kami menelusuri jalan untuk kembali ke kelas. Kulihat Hyuk hanya tersenyum dan alhasil membuat mereka semakin histeris. Aiiisssh..benar-benar membuatku Geram. Ingin rasanya kusumbat mulut mereka satu persatu dengan kain. Ini salah satu alasan kenapa aq dan Hyuk malas keluar kelas tiap istirahat. Namun kali ini kami melakukannya karna Yuri yg mengajak kami makan di kantin.

“Apa selalu seperti ini…?Tanya Yuri membisikku.

“Jeongmalyo!! Telingaku sakit tiap kali mendengar teriakan mereka!!”Umpatku kesal dan Yuri hanya tertawa.

Kami akhirnya sampai di dalam kelas. Dan duduk di tempat masing-masing. Sampai akhirnya seorang teman kami naik ke depan dan mengumumkan sesuatu.

“Attention chingudeul.. aq ingin mengumumkan sesuatu.”Serunya. kami pun mendengarkannya dengan seksama.

“Malam ini jam 8 Aq akan mengadakan Party dirumahku. Dan kalian semua kuundang untuk hadir di acara ini..”Seketika ruangan menjadi heboh. Sorakan terdengar dimana-mana.

“Wah hebat!! Party nya pasti bakalan seru!! Kalian berdua ikut kan?”Seru Yuri antusias. Kulihat Hyuk tersenyum dan mengangguk menandakan ya.

“Euum..mianhae, kayaknya aq ga bisa ikut deh..”Kataku pelan.

“Waeyo Seoun~ah?Kan ga seru kalau day g ga ikut.”Tanya Yuri.

“Chogii..eum..” Aq membisikkan sesuatu ke telinga Yuri.

“Ooh..arraa~” Angguknya.

“Yaa~kalian ini sebenarnya sedang membisikkan apa? Kenapa aq ga di kasih tau..”Kesal Hyuk.

“Aiish..kau ini mau tau saja urusan orang. Sudah…Seoun~ah, sore ini kau kerumahku ya”

“Eh?Untuk apa?”Tanyaku bingung padanya.

“Sudahlah..nanti juga bakalan tau.Oh y Eunhyuk~ah!Nanti malam kalau mau jemput Seoun langsung kerumahku saja yah.. ”Pinta Yuri.

“Lho kok…?!”Tanya Hyuk sebelum akhirnya dihentikan oleh Yuri.

“Aiish..kau ini terlalu banyak nanya. Pokoknya ikuti saja kata2ku tadi..”Ucapnya.

::::::::::::::::::::::::::::::

Sorenya dia benar-benar mengajakku ke rumahnya. Sesampainya disana ia langsung mengajakku ke kamarnya. Mulanya aq masih bingung apa tujuannya kesini. Tapi setelah ia menjelaskannya akhirnya aq mengerti.

Sebenarnya tadi aq memberitahu padanya kalau aq ga pede datang ke acara itu. Makanya dia berniat membantu merubah penampilanku agar bisa datang ke acara malam ini.

Ia pun memulai kegiatannya. Mulai dari menyuruhku memilihkan pakaian hingga merias wajahku dengan peralatan make up nya.

“Chogii..Yuri~ah,aq tidak yakin ini akan berhasil..”Ucapku disela-selanya merias wajahku.

“Tidak usah khawatir.. percayalah padaku..”Ucapnya tersenyum dan aq pun membalasnya.

Tanpa terasa waktu telah menunjukkan jam stengah 8. Dan Yuri pun sudah selesai merias wajahku.

<Eunhyuk Pov>

Sudah setengah 8 malam. Aq pun bergegas menuju ke rumah Yuri.

Aq menekan bel rumahnya lumayan lama. Sampai akhirnya seseorang membuka pintu.

“Oh Eunhyuk~ah,kau sudah datang..” Ujar Yuri tersenyum. Kulihat dia sudah berpakaian rapi. Dia kelihatan cantik.

“Ne..apa kalian sudah siap?”Tanyaku.

“Geureomyeon. Chamkanman…Seoun~ah kemarilah!”Serunya berbalik ke samping pintu.

Aq mendengarnya memanggil Seoun. Dan betapa terkejutnya aq melihat sosok yeoja yang muncul dari balik pintu. Memakai kaos putih berbalut wol sweater putih berlengan panjang dan rok jeans mini serta sepatu hak putih. Dia tak memakai kacamata melainkan soft lens biru dimatanya. Rambutnya yg panjang dan bergulung terurai dengan indah. Aq benar-benar dibuat terperangah olehnya. Dia…sungguh cantik sekali. Kulihat dia menunduk. Sepertinya dia malu. Ia mengangkat wajahnya dan tersenyum kecil.

Deg!!! Perasaan apa ini. Kenapa jantungku berdegup kencang saat melihat Seoun tersenyum? Bukankah aq sudah sering melihatnya tersenyum seperti itu? Tapi kenapa? Sebenarnya Apa yang terjadi padaku..? Apa mungkin aq….?

“Neo……jeongmal yeppo~da!!”Kataku tanpa sadar.

<Eunhyuk Pov End>

“Seoun~ah..kemarilah”Panggil Yuri. Jujur aq masih malu dengan penampilanku ini. Apalagi di depan sana ada Hyuk. Otthokae?.

Aq tetap berjalan hingga akhirnya keluar dari balik pintu. Bukannya menyapa Hyuk,tapi aq malah tertunduk malu dihadapannya. Tak ada respon kudengar sama sekali darinya. Aq bilang juga apa..dia pasti melihatku aneh berpenampilan seperti ini. Aq pun memberanikan diri mengangkat wajahku dan tersenyum simpul padanya. Dia masih memandangiku.

Aq kaget melihat penampilannya. Dia tampak keren sekali malam ini. Jantungku kembali berdetak saat melihatnya. Sama seperti biasanya.

“Neo…jeongmal yeppo~da!!”Ucapnya pelan.

Sekarang aq benar-benar tidak bisa mengendalikan detakan jantungku. Cantik? Ini pertama kalinya aq mendengarnya berkata seperti itu. Aq hanya tersenyum mendengarnya.

“Eheem..sekedar ngingetin aja ya, sekarang dah ampir jam 8..” Ucapan Yuri menyadarkan kami berdua.

“Oh ya aq lupa…Kkaja, kita berangkat sekarang..”Ajak Hyuk.

“Pabo~yaa? Kau kan naik motor..gimana caranya kita bisa pergi ber3..”Jawab Yuri membuatku dan Hyuk menyadarinya.

“Aiish jiinca..aq lupa!! Mianhae Yuri~ah, ottokhae?”

“Haha..gwencana. kalian pergilah duluan. Lagian aq juga dah janji bakalan pergi kesana ma seseorang kok..”Ujar Yuri enteng.

“Mwo..?Kau tidak bilang padaku..”Aq berbalik melihatnya.

“Sudah..sudah..tenang aja. Aq bakal nyampe secepatnya kok.”Katanya tersenyum.

Akhirnya aq dan Hyuk pergi berdua ke acara itu. Selama di jalan kami hanya diam. Belum pernah kami canggung seperti ini. Sesampainya disana kami pun masuk dan mulai menikmati pesta. Hanya saja aq berjalan kearah teman2ku. Aq tidak mungkin terus bersama Hyuk dalam keadaan canggung sperti ini. Beberapa orang sempat memperhatikanku. Mungkin mereka sulit percaya dengan perubahan ku ini.

Tak lama kemudian mataku tiba-tiba tertuju kearah Pintu masuk. Kulihat Yuri datang..bersama seorang Namja. Jadi orang yg dimaksudnya adalah namja itu. Ia lalu berjalan menghampiriku dan Hyuk yg kini entah sejak kapan berada disampingku.

“Kenalkan Seoun~ah, dia ini Donghae..Namjachinguku”Aq tertegun mendengarkan kata-katanya. Namjachingu?Jadi Yuri sudah…?

“Annyeong!Donghae imnida..”Sapanya mengulurkan tangan dan aq pun membalas ulurannya. Dia tersenyum padaku.

“Chakam, neo…Lee Donghae??”Tanya Hyuk menunjuk kearah Donghae.

“Lama tidak bertemu…..Anchovy.”Jawabnya lalu tersenyum.

“Haaahaa…Fishy!!!”Seru Hyuk yang langsung memeluk Donghae. Aq kaget sekaligus bingung melihat semua ini.

“Darrawa Seoun~ah..” Yuri menarikku ke pojok ruangan. Disitu dia menjelaskan semuanya. Kalau ternyata Donghae itu juga sahabat Hyuk saat di Mokpo. Dia juga namja yang jago dance. Hebat sekali. Mereka ber3 sahabat yang sama-sama jago dance. Keren.

Kulihat Hyuk yang masih serius berbicara dengan Donghae.

“Kau menyukainya kan..?”Ucap seseorang yg suaranya sangat kukenal. Yuri. Apa aq tidak salah dengar tadi?

“Eh mwo??!?!”Tanyaku memastikan.

“Keurae..kau menyukai Eunhyuk kan? Sepupumu sendiri..”Ucapannya membuatku tertegun.

Otthokkae????!!Apa yg harus ku lakukan?Aq bingung..bagaimana kalau dia sampai memberitahukannya pada Hyuk??!

Ottokhae…? darimana dia bisa tau…?

“Geurom aniiyo~mana mungkin aq…..”

“Aq bisa melihatnya. Saat kakinya terkilir kau begitu panic. Saat aq dekat dengannya ekspresi wajahmu berubah menjadi sedih. Bahkan aq lihat saat Hyuk berbicara dihadapanmu kau selalu berusaha menghindari tatapannya dengan melihat kearah lain..”

Jadi…selama ini dia memperhatikan semuanya..?

“Aq tau aq salah..aq seharusnya tidak melakukannya. Mana boleh aq mencintai sepupuku sendiri..?!. Tapi tenang saja. Aq akan terus menyimpannya dan aq yakin dia tidak akan tau semua ini…” Aq tidak bisa menyembunyikannya lagi dari Yuri.

“Kenapa tidak kau ungkapkan saja?Bukankah seperti ini hanya membuatmu menderita?”

“Gwencana.. bertemu dengannya tiap hari saja sudah cukup bagiku. Dan lagi aq tidak ingin kalau dia tau aq menyukainya,dia akan menjauhiku..karna dia tidak menyukaiku”

“Darimana kau tau dia tidak menyukaimu..?”

“Entahlah..aq hanya yakin dia tidak menyukaiku..! oh ya, gomawo untuk semua ini”Ujarku memandang tubuhku.

“Mwo?”Tanyanya memastikan.

“Aq tau kau sengaja melakukannya untukku agar Hyuk memperhatikanku kan? Gomawo Yuri~ah..kau sahabat terbaikku.”Ujarku tersenyum.

“Seoun~ah…”Ia tersenyum lalu memelukku. Aq pun membalas pelukannya.

Waktu menunjukkan jam 10 malam. Aq dan Hyuk berniat pulang duluan,begitupula dengan Donghae dan Yuri. Mereka sepertinya juga sudah lelah dengan pestanya.

“Eunhyuk~ah..Seoun~ssi kami duluan yah..”Sahut Donghae naik ke motornya diikuti Yuri dibelakangnya.

“Yaa~Hati-hati di jalan yah..”Ucap Yuri.

“Nee..kalian juga hati-hati yah…”Balasku. Donghae pun melajukan motornya menghilang di kejauhan. Hening. Aq dan Hyuk hanya diam.

“KKaja..kita juga pulang. Nanti Appamu khawatir.”Ujar Hyuk mencairkan suasana.

“Aah..Ne..”Jawabku singkat. Ia pun menaiki motornya. Aq merasa udaranya mulai dingin. Apalagi sweater yang kugunakan lumayan tipis. Jadi tidak mampu melindungiku dari udara dingin. “Hsssh…”desahku memegang lenganku. Mendadak Hyuk berbalik,sepertinya dia mendengar suaraku.

“Yaa~neo waeyo??”Tanyanya memandangku.

“A..aah..gwencana.”Jawabku berbohong dan melepaskan peganganku. Aq tidak ingin dia tau.

Dia menatapku sebentar lalu kembali menyuruhku naik ke motor. Aq pun naik ke motor. Namun ditengah perjalanan udara dingin semakin membuatku terasa beku. Aq benar-benar kedinginan. Aq mencoba bertahan,tapi sepertinya gagal. Getaran tubuhku sepertinya menyadarkan Hyuk, ia pun berhenti dan turun dari motor.

“Yaa Seoun~ah..Gwencana?!”Tanyanya memandangku. Aq tidak menjawab. Tubuhku rasanya membeku sekarang. Hyuk mencoba memegang tanganku,dan sepertinya ia terkejut saat merasakan tubuhku yang sangat dingin.

“Ya jiinca!! Kenapa kau berbohong padaku!?!”Kesalnya.

“Mi..an..hhaee Hyuk~aah..”Jawabku gemetaran.

“Jeongmal pabo~yaa!!” Ucapnya melepaskan jaketnya dan memakaikan nya ke tubuhku. Rasa dingin itu sepertinya mulai berkurang. Kami pun melanjutkan perjalanan pulang.

:::::::::::::::::::::::::::::::::

( Next Day )

Pagi-pagi benar aq bangun dan sudah siap berangkat sekolah. Hari ini adalah hari yang penting. Itu karna Hyuk dan Yuri akan mengikuti Kompetisi Dance battle pulang sekolah nanti. Aq senang sekali. Aq berharap hari ini mereka bisa memenangkan pertandingan itu.

Aq pun membangunkan Hyuk seperti biasanya dan berangkat ke sekolah. Tapi sayangnya sepulang sekolah aq tidak bisa langsung ikut dengan mereka ke tempat pertandingan. Aq harus mengantar Appa lebih dulu ke Bandara sebab ia akan pergi ke Jepang selama seminggu untuk urusan kantornya.

“Jeongmal mianhae..aq harus mengantar Appa dulu ke Bandara..”Ujarku menyesal pada mereka berdua.

“Gwencana..kau antarlah Appamu dulu..”Ucap Yuri tersenyum.

“Ya Seoun~ah,berjanjilah kau akan datang melihat penampilanku nanti?!”Umpat Hyuk.

“Nee..Aq janji stelah mengantar Appa aq akan secepatnya kesana.”Kataku.

“Kau harus datang. Kalau tidak aq akan membencimu..”Ujar Hyuk. Sepertinya dia serius.

“Ne..ne..kau tenang saja.Aq janji padamu” Janjiku.

“Keurae..kalau begitu salam untuk Ahjussi ! Nee..aq juga”Katanya yg diikuti oleh Yuri.

Aq pun pergi mengantar Appa ke Bandara Inceon. Dan kini tiba di pintu keberangkatan.

“Appa, kalau sudah sampai disana kabari Aq.”Pintaku pada Appa.

“Ne. Kau harus jaga diri selama Appa pergi ya..”Pesannya.

“Ye Appa..”Aq pun memeluknya. Kulihat Appa melambaikan tangannya dan tersenyum saat memasuki pintu keberangkatan. Aq membalas lambaiannya. Kini sosoknya menghlang dari hadapanku. Aq ingat harus segera ke pertandingan Hyuk dan Yuri. Aq pun bergegas hingga menemukan taksi dan secepatnya menuju kesana.

Dalam perjalanan mendadak taksi yang kutumpangi terjebak macet. Padahal tempat pertandingannya sudah dekat dari sini. Aq pun berhenti disini dan berniat untuk lari saja kesana. Aq terus berlari menuju tempat itu. Dan kini gedungnya tepat berada di depanku. Aq hanya tinggal menyebrangi jalan dan sampai disana. Aq tidak sabar melihat penampilan mereka. Saking semangatnya aq langsung berlari tanpa memperhatikan mobil yang melaju kencang kearahku hingga …… BRAKK!!!!

“Enhyuk~ah…Mianhae, aq tak bisa menepati janjiku…”

::::::::::::::::::::::

<Eunhyuk Pov>

Yuri baru saja selesai menunjukkan penampilannya dan sebentar lagi giliranku. Tapi kenapa Seoun belum juga datang. Bukankah dia sudah berjanji padaku akan datang? Padahal aq mengikuti kompetisi ini hanya karna ingin menunjukkan kemampuanku padanya.

“Peserta selanjutnya..Lee Hyukjae!” Aq mendengar Mc telah memanggilku. Dan kenyataannya Seoun tidak datang.

“Eunhyuk~ah Hwaiiting!”Seru Yuri yg baru saja kembali. Aq hanya tersenyum simpul kearahnya dan berjalan menuju panggung. “Neo gotjjiman Seoun~ah…Aq benci padamu!!”

<Eunhyuk Pov End>

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

<Yuri Pov>

Aq selesai menunjukkan kemampuanku. Dan kini giliran Eunhyuk. Aq mencoba memberikannya semangat. Tapi sepertinya ada yang aneh dengannya. Oh ya aq baru sadar kalau daritadi belum melihat sosok Seoun. Apa karna itu Eunhyuk aneh? Karna Seoun tidak datang. Tapi kenapa ya dia tidak datang. Aq mencoba menghubungi Hpnya sampai kudengar suara seseorang dari seberang sana yg kuyakin bukan Seoun.

“Yebeoseyo!Chogii..Seoun~ssi?”Tanyaku memastikan.

“Nugu?Aah..mianhae, aq membawa Hp ini karna pemiliknya mengalami Kecelakaan.”Ujar suara disana yg spontan membuatku terkejut.

“MWO?!?Kecelakaan?! Sekarang dia dimana?”Tanyaku panic. Orang itupun memberitahukan RS tempat Seoun dirawat. Aq ingin memberitahu Eunhyuk tapi saat ini dia berada di tengah panggung dan aq tidak mungkin masuk kesana. Aq pun bergegas menuju ke RS.

Aq melihat No.Kamarnya. Aq hampir masuk kedalam sebelum seorang Ahjussi memanggilku.

“Chogii..Apa kau chingunya?Ini..aq menemukan ini dalam tas nona itu,hanya saja tasnya sudah rusak terinjak kendaraan”Ucap Ahjussi itu memberikan Hp dan sebuah Buku.

“Oh Ne,Gwencana. Gomawo~yo Ahjussi”Ucapku.Ia pun pergi meninggalkanku.

Kulihat seorang yeoja terbaring di tempat tidur.Matanya tertutup dan tangan kanannya di Gips. Aq mendekatinya dan mengenggam pergelangannya. Ia membuka matanya perlahan.

“Yuri~ah!Mianhae..aq tidak bisa melihat penampilanmu..”Ucapnya Lemah.

“Kenapa bisa seperti ini Seoun~ah…”Aq sungguh tidak menyangka akan jadi begini.

“Gwencana~Aq baik-baik aja kok” Ia mencoba tersenyum. Walau aq tau saat ini ia pasti masih merasa kesakitan di tubuhnya. Aq benar2 tak bisa menahan airmataku. Aq tidak bisa melakukan apa2 untuknya. Saat ini aq hanya mampu menangis dihadapannya.

Tiba2 Hpku bordering. Kulihat nama Eunhyuk di layarnya. Aq ingin mengangkatnya sebelum Seoun menarik tanganku. “Jangan beritahu padanya kalau aq sedang berada disini?”

“Waeyo Seoun~ah? Dia harus tau keadaanmu sekarang!!Kalau tidak dia akan Membencimu karna…”Desakku yg dipotong olehnya.

“Gwencana..Asalkan dia tidak khawatir, aq sudah merasa tenang. Walau setelah ini mungkin dia tak ingin bertemu lagi denganku. Jadi ku mohon jangan memberitahunya..”Pintanya.

“Keundae Seoun~ah…”Kulihat ia menatapku seolah memohon dengan sangat agar aq tidak melakukannya. Aq tidak tega mellihatnya seperti itu.

“Yebeoseyo?Mwo?!Jiincaro?!Ah aq..aq Cuma keluar beli minum kok. Ah ne..sebentar lagi aq kesana. Ne, Annyeong..”Ucapku menutup telpon. Aq berbalik kearah Seoun.

“Eunhyuk, dia bilang dia berhasil memenangkan Juara I…”Ujarku.

“Jeongmalyo?!!Wah..Chukhae!!Dari awal aq sudah yakin dia akan menang. Oh y,bagaimana denganmu Yuri~ah?”Ia terlihat begitu gembira saat mendengarnya.

“Bagiku itu tak penting. Sekarang masalahnya Eunhyuk menyuruhku kesana. Tapi bagaimana denganmu?”Tanyaku khawatir.

“Pergilah..Aq akan baik2 saja. Lagipula sebentar lagi aq akan menelpon Ahjumma di rumah untuk menjemputku pulang.Kkaja..dia pasti menunggumu”Pintanya tersenyum.

“Seoun~ah, apa Ahjussi tau soal ini”Tanyaku saat berada dipintu.Ia menggeleng. Tanpa ditanyapun aq tau jawabannya. Orang seperti apa dia ini?Bersedia menahan sakit dan menderita asal orang yg disayanginya bahagia.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Paginya aq melihat Hyuk masuk ke kelas.Namun kali ini sendirian. Ia pun duduk disampingku.

“Chukhae Hyukjae~ah!Aq dengar kau menang dance semalam..”Seru seorang teman kelas kami sambil mengulurkan tangannya.

“Ne..Gomawo~yo!!”Balas Eunhyuk menjabat tangannya. Siswa itupun pergi.

“Aneh,tumben hari ini Seoun tidak membangunkanku..Tapi tidak apa, lagipula aq membencinya saat ini.Aq benci orang yg tidak bisa menepati janjinya..”Ujarnya ketus.

“MWORAGO?!Ya Eunhyuk~ah!!Bagaimana mungkin kau bisa bicara seperti itu?”Umpatku.

“Waeyo?!Bukankah itu benar? Kenyataannya dia adalah Pembohong.”

“Neo!!Apa kau tau?Saat ini Seoun sedang terbaring lemah dirumahnya. Itu karna kemarin dia begitu semangat ingin melihat penampilanmu. Sampai2 tidak memperhatikan kendaraan saat menyebrang dan akhirnya mengalami kecelakaan yg membuat tangan kanannya harus di Gips..Dan kau tau?Dia sengaja melarangku agar tidak memberitahumu hanya karna tak ingin membuatmu khawatir.Apa kau tau HAH?!”Aq tidak tahan lagi.Aq tidak peduli jika setelah ini Seoun akan membenciku selamanya.Aq tak ingin Eunhyuk menganggapnya Pembohong.

“MWORAGO?!!”Pekiknya.

“Kau akan tau semuanya didalam sini..”Kataku memberinya sebuah buku. Sepertinya ia kenal buku itu. Ia pun membuka lalu membacanya. Belum lama ia membacanya, tiba2 saja ia berlari meninggalkan kelas tanpa memperdulikan Songsaenim yg baru masuk kelas.

<Eunhyuk Pov>

Yuri memebriku sebuah buku. Aq ingat buku ini. Ini hadiah dariku untuk Seoun 4 tahun lalu. Tapi kenapa ada pada Yuri? Dan apa maksudnya memberiku ini?. Aq tidak mengerti.

Kubuka buku itu dan mulai kubaca, mulanya aq bingung karna didalamnya hanya terdapat puisi2 yg ditulis Seoun. Namun aq terkejut saat membaca akhir dari salah satu tulisannya..

Yeongwonhi Saranghae…

“EUNHYUK~ah…”

Mwo??!Apa maksudnya ini??!!Jadi selama ini Seoun…!??. Tanpa pikir panjang aq langsung berlari keluar kelas, mengacukan panggilan Songsaenim. Yg ada dipikiranku saat ini hanyalah keadaan Seoun. Dia terluka namun aq malah menuduhnya yg tidak-tidak.

Aq sampai dirumah Seoun dan langsung menuju kamarnya. Saat kubuka pintu,kulihat seorang yeoja yg kesulitan berusaha meraih minuman dengan tangan kirinya dari ujung tempat tidur.

Sepertinya dia tidak menyadari kehadiranku.

<Eunhyuk Pov End>

Aq merasa haus, dan melihat air minum yang disediakan Ahjumma pengurus rumah tadi. Aq pun berusaha untuk mengambilnya. Tapi sayang, sulit sekali meraihnya hdengan tangan kiriku. Aq ingin menyerah saja,sampai tiba-tiba seseorang mengambilkan dan memberikannya padaku. Betapa terkejutnya aq saat melihat orang itu. Dia adalah Eunhyuk.

“Hyuk~ah…Neo…”Ucapku terbata melihatnya kini tepat didepanku.

“Waeyo?Apa kau pikir menyembunyikan semua ini tidak membuatku khawatir Hah?!”Bentaknya.

“Mianhae Hyuk~ah..aq Cuma tidak ingin merusak kebahagiaanmu saat menerima penghargaan kemarin..jeongmal..aq tidak bermaksud..”Aq ingin melanjutkan perkataanku sebelum ia mengecup bibirku secara tiba2. Aq benar2 terkejut dibuatnya.

Apa-apaan ini?Kenapa ia melakukan ini padaku?!?!Apa maksudnya??.

“Yaaa!!Eunhyuk~aah!!Waeguraee??!!” Aq mendorong tubuhnya hingga ciumannya terlepas dariku. Ia menatapku dalam membuatku sedikit ragu melihatnya.

“SARANGHAE~YO…”Kata itu sukses membuat jantungku berdetak lebih cepat dari yang kurasakan sejak tadi.

Mwoya igeum?Apa dia mempermainkanku??Tapi untuk apa..?

“Nan…Jeongmal Saranghaeyo Lee Seoun!!!”Ulangnya.

Mwo?Jadi dia…?Sungguh2 menyukaiku..? Aq benar2 tidak menyangka kejadiannya akan seperti ini. Jujur aq sangat bahagia mengetahui semua ini, namun aq juga sedih..karna aq harus menghentikannya. Itu karna Kami adalah Saudara Sepupu. Dan perasaan ini seharusnya terlarang bagi kami berdua.

“Mi..mianhae Hyuk~ah, keundae..kau harus melupakan semua itu. Kau tidak seharusnya menyukaiku. Karna a..aq adalah saudara sepupumu. Anak dari adik ibumu sendiri.Apa kau sadar itu? Sekarang juga..aq minta pergilah dari sini.” Aq menyuruhnya pergi sambil membelakanginya. Aq benar2 tidak mampu melihatnya saat ini.

“Keurae.Aq akan pergi..tapi sebelumnya aq ingin Tanya satu hal padamu..”Ujarnya.

“Mwo..?”

“Neo…Apakah juga menyukaiku..?” Seketika pertanyaannya membuatku jantungku serasa behenti berdetak. Aq terdiam. Aq bingung harus menjawab apa padanya…

“Aa..a..aniiyo!!Aq sama sekali tidak menyukaimu..”Jawabku terbata. Aq tidak bisa lagi menahan air yang daritadi membendung dimataku. Kurasakan cairan hangat mengalir deras di pipiku menambah rasa sakit di hatiku. Dadaku terasa sangat sesak. Aq seolah merasakan pukulan yang keras didalam sini.

“Arraa..aq pergi..”Ucapnya singkat. Mianhae Hyuk~ah, aq benar2 tidak bisa melakukannya. Aq masih menangis saat tiba2 mendengar suara sesuatu yg ambruk dibelakangku.

Aq kaget saat melihat Hyuk yg sudah terbaring di lantai. Aq benar2 panik dan tidak tau harus melakukan apa. Aq berusaha membangunkannya namun tidak ada hasil.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Aq duduk disebelahnya yg kini terbaring diatas tempat tidurku. Karna panik makanya aq memanggil Lee Ahjumma. Ia bersama dengan pengurus rumahku yg mengangkat Hyuk ke tempat tidur. Dokter yg kami panggil bilang kalau Hyuk hanya kelelahan saja dan kekurangan tenaga. Aq baru tau dari Lee Ahjumma kalau dari sepulang pertandingan kemarin hingga pagi ini Hyuk belum pernah makan. Kenapa dia begitu bodoh? Aq bingung,karna sampai sekarang Hyuk masih juga belum sadar.

“Seoun~ah, Ahjumma pergi mengambil minum dulu yah..”Ucap Ahjumma yg kujawab dengan anggukan. Ia pun meninggalkan kamarku. Aq terus menatap wajah Hyuk

“Mianhae Eunhuk~ah..aq terpaksa melakukan ini. Aq terpaksa berbohong kalau aq tidak menyukaimu. Aq tidak mungkin melakukannya.Karna kau adalah Saudaraku. Dan menyukaimu terlarang bagiku. Na..ddo Saranghae..”Ujarku tertunduk disebelahnya.

“Pabo~yaa!”Ucap Hyuk tiba2 membuatku kaget. Aq benar2 tidak tau kalau dia sudah sadar.

“Mworago?”Tanyaku.

“Neo pabo~ya! Kau ini Lugu sekali..yang terlarang itu jika kau menyukai saudara kandungmu. Sedangkan aq hanya Sepupumu. Bagaimana mungkin aq tidak boleh menyukaimu?!..Lagipula..sebenarnya dari tadi aq sudah tau isi hatimu yg sebenarnya”Ujarnya tersenyum. Jiincaro?Jadi selama ini aq telah salah mengartikannya.. ternyata aq tidak salah menyukainya.

“Keundae..darimana kau..”Tanyaku memastikannya.

“Tentu saja aq tau..”Katanya mengeluarkan sebuah buku dari kantung jaketnya.

“Eeh..Chogii..”Aq melihat buku milikku yg dari kemarin kucari2.

“Pabo!!Untuk apa kau masih menyimpannya?Bukankah sudah lama sekali?”Tanyanya bangkit dan duduk diatas tempat tidur.

“Mwo?Ini adalah benda milikku yang paling berharga. Jadi..”Ups..aq keceplosan.

“Hahahha..!! Aegyooo…”Tawanya lalu mengacak rambutku lalu tiba2 perlahan mendekatkan wajahnya padaku. Omo?!Apa mungkin dia ingin menciumku?Apa yg harus kulakukan? Ottokhae..??!Kenapa jadi seperti ini..?Apa yg harus kulakukan?? Aq bingung..Aq menunduk sedikit sambil menutup mataku. Lalu tiba-tiba..

“MWOYA?!!?”Seru sebuah suara dari pintu kamar mengagetkan kami dan berhasil membuat Hyuk melepaskanku. Lee Ahjumma. Dia melihatnya! Ottokhae??!?!

“Kalian..?”Ucapnya seakan tak percaya.

“Mianhae Ahjumma..aq bisa jelaskan..”Aq mencoba menjelaskannya..

“Bagus Sekalii!!”Serunya tersenyum.

“Eh…?”Tanyaku heran melihatnya. Sedang Hyuk hanya tersenyum.

“Haha!Ahjumma senang sekali akhirnya kau yg menjadi Yeojachingu nya Eunhyuk. Dengan begitu kau bisa seterusnya membangunkan Hyuk tiap saat.Hahha..”Ujarnya senang. Aq hanya tersenyum mendengarnya. Kupikir tadinya ia kan marah.

“Huft!Ya sudah, Ahjumma mau lanjutin masak dulu..”Ujarnya beranjak pergi.

“Chamkanman Ahjumma..aq ikut..”Seruku menghentikan langkahnya.

“Mwo?!Shireo!Kau disini saja..bersamaku..”Rengek Hyuk menahan tanganku. Ini pertama kalinya aq melihatnya manja seperti ini.

“Yaa Hyuk~ah!! Jangan menahannya teruss..biarkan dia membantu Eomma”Ucap Ahjumma.

“Keundae Eomma…”Rengeknya lagi..

“Sudah…kau kan bisa menemuinya lagi setelah memasak..”Tegas Ahjumma yg sukses membuat Hyuk melepaskan tanganku perlahan. Aq hanya tersenyum melihat wajahnya yg cemberut. Aq pun pergi membantu Ahjumma masak di dapur. Walau Cuma membantu dengan satu tangan untuk saat ini.

:::::::::::::::::::::::::::::::

Tak lama kemudian kami pun selesai menyiapkan makan siang. Dirumah hanya ada aq,Lee Ahjumma dan Hyuk juga pengurus rumah. Sedang Lee Ahjussi masih di kantornya dan Appaku tentu saja masih di jepang. Lee Ahjumma memintaku untuk memanggil Hyuk makan siang. Aq pun menuju ke kamarku. Sesampainya disana kulihat Hyuk yg tertidur pulas. Dasar Hyuk!. Kalau sudah begini pasti susah membangunkannya.

“Yaa!Hyuk~ah..Bangun!Makanan sudah siap..”Ucapku mengguuncang tubuhnya menggunakan tangan kiriku. Wajahnya masih saja tertutup selimut.

“Hyu~aah!!!Kalau kau tidak bangun juga aq akan..”Ucapku. lalu tiba2 ia bangkit dan berusaha menarikku seperti yg biasa ia lakukan tiap kali aq membangunkannya. Namun kali ini aq berhasil menghindar.

“Hahha!!Kali ini aq tidak akan tertipu lagi Hyuk~ah!!”Seruku tersenyum meledeknya.

“Euum…Jeongmalyo..?”Ia menatapku. Aq tidak mengerti maksudnya.

“Kkaja..Ahjumma sudah menunggu kita..”Aq hampir beranjak sebelum ia menarikku dan..

“CUP!! Ia kembali mengecupku. Membuatku sedikit terkejut.

Aq berusaha melepaskannya namun tangannya malah menahanku.

Otthokkae?! Apa yang harus kulakukan? Kenapa jadi begini..?

“Yaa!!Kalian ini bisa tidak melakukannya lain kali saja..?! Eunhyuk~ah,Eomma sudah kelaparan menunggumu turun untuk makan..”Seru Lee Ahjumma tiba2 membuat Hyuk spontan melepaskannya. Hufft!!Syukurlah…

“Nee Eomma..Arasseoyo~”Ujarnya kembali cemberut. Aq Cuma bisa tersenyum tiap kali melihat ekspresinya ini.

Kami pun bergegas turun ke ruang makan. Aq berjalan lebih dulu sampai kurasakan sebuah tangan kekar menggenggam tanganku. Aq tau itu adalah tangan Hyuk.

“Neo…harus selalu bersamaku..Saranghaeyo~ My Cousin..”Ucapnya tersenyum yang juga kubalas dengan senyumanku.

The End*

Iklan

17 thoughts on “[FF PROJECT] Saranghaeyo….Cousin~”

  1. “Aq sadar, yeoja sepertiku tidak pantas bersama Hyuk. Aq Cuma gadis biasa berkacamata yang hanya mampu menemukan pangeran dalam dunia khayalanku.”
    omo,,author bener-bener dha~~~ like tihis!!!
    emg karakter semua pmbuat FF nih… Like This Very Much!!!!!

    waaah~~
    kirain ummanya eunhyuk bakal ngelarang hubungan mrka….
    hahaha,,bikin kaget aja~~
    tpi syukurlah happy 🙂
    d^^b FF

  2. Kyahahaha 😄
    heppy ending ! Wuaw~
    keren , keren , I Like this 🙂
    hehoho
    #komen geje abaikan

    dtunggu ff sLanjutnya yya , hwaiting girLs^^

  3. annyeong, aku new readers disini yang terdampar setelah searching di google hehehee
    ini ff pertama yang aku baca dan langsung dapet yang keren. nice ff chingu

  4. hahaha.. eunhyuknya kcoak chingu.. apalgi pas dy blg klo si seoun ga dtg, dy bakal ngebenci si seoun.. hahaha.. kocak dah.. tpi mesra banget pas trakhir”nya… hahaha.. gomawo ya chingu.. Ffnya bagus

  5. hyukjae selalu berhubungan dengan dance ..
    emang hidup matinya cuma dance .. hhaa ..
    ffnya bagus ..
    buat yang banyak yyaa …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s