I’m Disappointed |One Shot|

Rate: G

Genre: Romance, Sad

Length: Ficlet (1.243 words)

Cast: Lee Eunji (author), Cho Kyuhyun, Lee Donghae ‘n the rest of super Junior member😉

Disclaimer: Plotnya punya aku, Lee Eunji itu aku, CHO KYUHYUN itu punya aku! /plak *digampar* kalo Lee Donghae tu oppa aku :*

^^^^^

~Lee Eunji PoV~

“Yaa~! Buat apa oppa berjanji kalau begini jadinya!?” teriakku, kesal.

Terdengar sahutan dari teleponku.”Mianhae… sepertinya aku memang tidak bisa menjemputmu Eunji-ya… mianhae.”

“Ya! Terserah kau saja oppa!”

Klik! Aku memutuskan sambungan telepon itu dengan kesal. Aku mengentakkan kakiku dengan kesal. Kenapa sih aku bisa pacaran sama orang super sibuk seperti dia?!

Aku jadi harus naik bus untuk sampai ke rumah. Kutekukkan wajahku saat duduk di bangku halte bus. Kurasakan air mataku menitik di sudut pelupuk mataku. Aku menyekanya dengan kasar. Aku ingat, mana ada bus jam 10 malam? Bus terakhir pasti sudah lewat.

Naega cheongmal baboya,” rutukku pelan.

Kudengar suara klakson mobil. Aku menoleh kearah mobil di depanku. aku mengernyitkan dahi, seperti mobil babo saram yang mengacuhkanku itu.

“Ya~ Eunji-ah? Kau ngapain? Sudah tidak ada bus jam seginian. Ayo naik!” ujar seseorang dari dalam mobil itu, sambil menurunkan kaca mobilnya.

“Donghae oppa?” tanyaku.

“Ye~ ayo cepat naik, kuantar kau pulang,” ucap Donghae oppa.

Aku mengangguk, lalu menaiki mobil itu. Donghae oppa melajukan mobilnya dengan pelan. Keheningan merayapi kami berdua.

“Mmm…,” aku bergumam,”kenapa oppa bisa melewati jalan ini?”

“Eh… aku cuma ingin jalan-jalan saja, ternyata menemukan seorang yeoja duduk di bangku halte dengan wajah kusut,” jawab Donghae oppa, lalu mengacak-acak rambutku.

“Yaa~ oppa! Jangan memperlakukanku seperti anak kecil,” cibirku.

“Kau kan memang anak kecil, Eunji-ah…”

“Tapi—“

“Kau masih kelas 2 SMP, ingat?” tanya Donghae oppa.

Aku mendengus. Kenapa sih statusku sebagai siswi kelas 2 SMP selalu di ungkit-ungkit oleh Donghae oppa?

“Ye~ aku ingat oppa,” jawabku, sebal.

“Oh ya, apa yang kau lakukan di sekolah sampai jam sepuluh malam?” tanya Donghae oppa.

“Latihan drama, oppa… aku jadi pemeran utamanya,” jawabku.

“Lalu, apa hubungannya dengan pulang malam?”

“Err… aku harus lebih banyak berlatih, karena karakter yang kuperankan sifatnya benar-benar berbeda denganku,” gumamku.

“Oh… kenapa Kyuhyun tidak menjemputmu?” Donghae oppa mengalihkan pembicaraan.

Ah~ ini topik yang tidak ingin kubicarakan…

“Mm… entahlah oppa, kupikir oppa tahu…,” ujarku, lalu menatap Donghae oppa. Donghae oppa kelihatan bingung. Aku tersenyum miris, lalu menunduk lagi.

“Ah sudahlah, oppa… mungkin Kyuhyun oppa mulai sadar bahwa dia menyatakan cinta kepada anak kecil,” ucapku.

“Eunji-ah…,” Donghae oppa memanggilku, aku menatapnya lagi.

“Gwenchanayo?”

Aku memeletkan lidah.”Apakah aku kelihatan tidak baik-baik saja?” sejujurnya aku sangat tidak baik-baik saja.

“Erm…,” Donghae oppa kelihatan bingung.

“Oppa! Sudah sampai rumahku~!” seruku, panik. Dia hampir saja melewati rumahku.

“Ah, ne… mianhae,” ucapnya, lalu menghentikan mobilnya.

“Gomawo, oppa… annyeong,” ucapku, saat keluar dari mobilnya, lalu membungkuk.

“Ne, annyeong,” balas Donghae oppa, lalu mengemudikan mobilnya menjauh dari rumahku.

Aku mengempaskan tubuhku di tempat tidur. Aku pasti akan menangis keras malam ini, aku yakin itu. Aku menyalakan tape di kamarku dengan volume keras. Sementara aku sendiri menangis keras, tak ada yang peduli. Karena orang tua dan eonniku sudah biasa dengan suara tapeku yang keras.

Tak akan ada yang tau aku menangis…

~End of PoV~

^^^^^

~Cho Kyuhyun PoV~

“Kyu, gomawo untuk mobilnya,” ucap Donghae hyung, lalu melemparkan kunci mobil padaku.

“Ye~ cheonman, hyung…,” gumamku.

Aku kembali fokus dengan I-phoneku. Kemana yeoja itu?! Dia tidak me-reject, juga tidak mengangkat teleponku.

Akhirnya aku mengiriminya e-mail.

To: Nae Eunji

Subject: (No subject)

Ya~ kenapa kau tidak mengangkat teleponku? Kau marah? Oh wajar saja kau marah, aku sudah membatalkan janji untuk menjemputmu. Aku minta maaf, oke? Tadi aku ada sedikit urusan, makanya tidak menjemputmu.

Setelah menekan tombol send, aku meletakkan i-phoneku di meja. Aku mengacak-acak rambutku frustasi. Seandainya saja… seandainya saja tadi Seohyun tidak memaksaku untuk menemaninya pergi, aku tak akan membatalkan janji itu.

“Hei, kau kenapa maknae?” tanya Eunhyuk hyung.

“Ngg… aniyo,” jawabku, malas.

“Kau serius? Wajahmu terlihat suntuk,” sahut Ryeowook.

“Aku tidak apa-apa, oke? Jangan khawatirkan aku,” ujarku, lalu masuk ke dalam kamarku.

“Waeyo, maknae? Sesuatu mengganggumu?” tanya Sungmin hyung.

Aku menatap Sungmin hyung. Entah kenapa aku tidak bisa membohongi namja satu ini, akhirnya aku menceritakan semuanya padanya.

“Ah~ ternyata Eunji ya… kau juga salah sih, lebih mementingkan Seohyun daripada yeojachingumu,” gumam Sungmin hyung.

“Tapi… aku harus bagaimana, hyung? Seohyun itu…”

“Jangan bilang kau menyukainya!?” tanya Sungmin hyung.

Aku membeku. Menyukai Seohyun? Aku? Impossible!

“Tidak mungkin hyung,” jawabku ragu.

“Tapi kenapa kau lebih mementingkan dia?”

“Aku…”

“Kyu… kau sangat plin-plan,” ucap Sungmin hyung dingin.

~End of PoV~

^^^^^

~Lee Eunji PoV~

-keesokan harinya-

Aku melihat beberapa miscall dari Kyuhyun oppa dan sebuah e-mail, tapi aku langsung menghapus e-mail itu tanpa membacanya. Aku terlalu kesal untuk membacanya.

“Eunji? Kenapa matamu?” tanya eomma.

“Bengkak,” jawabku seadanya.

“Ya, eomma tau. Tapi karena apa?”

Aku menghela nafas.”Digigit kecoa,” jawabku.

Eonniku tersedak mendengar jawabanku.”Uhuk~ ukh~ apa kau bilang? Digigit kecoa? Bagaimana bisa? Memang kecoa bisa menggigit? Dimana akal sehatmu? Kau sudah gila ya?”

“Yaa! Eonni, kau tidak perlu membombardirku dengan pertanyaan-pertanyaan tak bermutu seperti itu!” seruku, kesal.

“Oh ya, hari ini kau mau perform drama itu kan?” tanya appa, mengalihkan pembicaraan.

“Ya, appa… aku pergi dulu, bye-bye~”

^^^^^

“Eunji-ya~ kau sudah siap?” tanya songsaenim padaku.

“Eh, ne…” jawabku.

Aku melangkahkan kakiku menuju stage. Kuharap, Kyuhyun oppa akan menonton performance-ku. Tapi… mungkin itu hanya khayalanku semata.

Aku melakukan yang terbaik untuk drama ini dan kurasa, drama ini cukup berhasil. Setelah selesai perform, aku mengganti bajuku dan segera pulang. Di jalan, aku bertemu lagi dengan Donghae oppa.

“Oppa?” tanyaku.

“Ne, performance-mu bagus sekali, aku suka,” ucap Donghae oppa.

“Eh… gomawoyo, oppa~”

“Kyuhyun tidak datang?” tanya Donghae oppa, sambil celingukan.

Aku menggeleng.”Dia pasti tidak berminat,” jawabku.

Tepat saat aku berkata seperti itu, kulihat Kyuhyun oppa… tentu saja dengan penyamarannya, bersama dengan seorang yeoja. Oh… siapa lagi kalau bukan Seohyun eonni? Aku merutuk pelan.

Kuhampiri Kyuhyun oppa, aku yakin itu dia, karena aku tidak mungkin salah mengenal namjachinguku.

“Kyuhyun oppa?”

Namja itu menoleh, sudah kuduga.

“Eun-Eunji?”

“Ya, itu aku…,” aku tersenyum miris.

“Jadi, karena Seohyun eonni kah… oppa melupakan janjimu padaku?” tanyaku.

“Eunji…”

“Oppa, kalau kau memang lebih cocok dengan Seohyun eonni, kenapa tidak bilang saja?” tanyaku lagi, tidak mengizinkan Kyuhyun oppa berbicara.

“Eunji-ya… bukan begitu maksudku…”

“Sudahlah oppa, hubungan kita berakhir… sampai disini,” ucapku, lalu pergi dari hadapannya.

Kyuhyun oppa tidak mengejarku, ataupun memanggilku, yang kudengar hanya suara teriakan marah dari Donghae oppa.

“Kau pengkhianat, Kyu! Aku menyesal telah memberikanmu kesempatan untuk mendekati dongsaengku!” seru Donghae oppa. Tanpa dapat kutahan, air mata turun membasahi pipiku. Ya, aku memang adik sepupu dari Donghae oppa.

“Ya~ hyung! Aku tidak pernah memaksamu untuk memberikan kesempatan untukku!” balas Kyuhyun oppa.

Aku mendengar gedebukan di belakangku, aku segera berbalik. Ya, Donghae oppa sudah memukul Kyuhyun oppa. Aku segera berlari menghampiri Donghae oppa.

“Oppa! Sudahlah, ayo pulang…,” ucapku, sambil menarik tangan Donghae oppa.

Aku menatap Seohyun eonni yang masih tidak bisa berkata apa-apa karena kejadian ini. Aku membungkuk sedikit.”Mianhae, eonni…”

Aku menatap Kyuhyun oppa yang masih memegang pipinya.”Oppa… mianhae, saranghae,” ucapku, lalu menarik Donghae oppa menjauh dari kedua orang itu.

“Eunji, Eunji-ah!” seru Donghae oppa.

“Mwo?” tanyaku.

“Gwenchanayo? Apa aku terlalu kasar?” tanya Donghae oppa.

“Aniyo, kau… melakukan hal yang benar oppa…”

Aku memeluk Donghae oppa.”Oppa, gomawo… kalau kau tidak ada disana, mungkin aku tidak sanggup mengatakan isi hatiku.”

“Ne… tapi, kau benar tidak apa-apa?”

“Ye, oppa…”

^^^^^

Jangan bermain-main dengan ‘hati’mu, karena yang akan kau dapat hanyalah penyesalan. Jangan permainkan perasaan orang lain, karena yang akan kau dapatkan adalah perasaan bersalah yang mendalam. Tetapkan perasaanmu pada seseorang dan jangan pernah mengkhianatinya.

FIN~

Aneh? Jangan tanya. Aku bikin ni ff Cuma dua jam :p hasilnya begini deh. Oh ya~ bamboo forest itu belom bisa aku lanjutin xp soalnya mau hiatus selama beberapa minggu nih -.- gag tau deh hiatus sampe kapan. Yang jelas, ff tu bakalan di lanjutin, tapi lamaa :p

Kamsahamnida buat pengertiannya ^^

 

15 thoughts on “I’m Disappointed |One Shot|”

  1. lgi galau ya saeng???
    jiaaah~~~ hiatus dhe…
    agak gak rela sih,,

    tpi gwenchanha,,
    pergunakan waktumu sebaik-baiknya😀
    Hwaiting Andri Saeng ^0^/

  2. kependekan thor.. hehe
    Tapi masa Kyu pacaran sma ank SMP 2? Aku jg SMP 2 lho.. :O
    Tpi FFnya bgs kok! Ada moralnya! Like it!🙂

  3. Ahh kok gua geregetan ya sm si soehyeon, kyu oppa kau tlah mngecewakan ak😐, tp over all bgus chingu, cm kurang pnjng ffny #reader br sok ngatur *hhe mian*

  4. Ini ffnya udahan thor?
    Aku malah ga nyadar ffnya abis. Nice ff. Kalo bisa dilanjutin dong. Gantung nih ceritanya. Sebenernya Kyu suka sama eunji atau seohyun? Bikin yang Kyu pov nya *readerbanyakcingcong* *plak ^^v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s