I’m Your Paparazi (Part 2)

Cast: -Cho Kyuhyun

-Kim Hyera

 

Other cast: Cari sendiri *hehe*

Rating: PG 13/14?

 

I HATE SILENT READER

I HATE PLAGIAT

 

_part 2_

 

‘APPPPPPPAAAAA!!!!’ kataku sambil menerobos kerumunan orang-orang dan ketika aku menemukan appa aku  mengguncang tubuhnya yang disekitar perutnya berdarah, aku yakin para perampok yang telah merampok mobil appa, menembak appaku.

“Appaaaaa kumohon bertahanlah..” kataku sambil memegang tangan appaku.

“hye..hye..raaa” kata appa.

“ne? appa..hiks..” kataku sambil memegang kuat tangan appaku.

“hyera..hye..hyera..appa mohon..kamu..hah..men..jadi..anak..yang baik.. hah.. appa sayang padamu nak..jaga camera itu baik..hah..baik..itu..adalah..kado…terakhir…dari appa..hyera..” kata appa sambil mengelus rambutnya.

“agessi sebentar lagi ambulance datang..” kata seseorang yang tak kunali dan tiba-tiba aku melihat mata appa perlahan tertutup.

“appaa dengar itu appa..ambulance akan datang sebentar lagi hiks..appaa…bertahanlah..” kataku sambil mengelus tangan appa yang perlahan menjadi dingin.

“APPPPPPPPPAAAAAAAA!” teriakku ketika tangan appa yang terlepas dari tanganku.

Flashback END

*Hyera POV*

Saat itu aku bersumpah akan menjaga camera itu, tapi bagaimana sekarang, camera itu sudah rusak gara-gara si kyuhyun pabo itu, setelah appa meninggal aku mencari kerja dan masih tetap tinggal di apartemen yang lama, untuk saja aku mempunyai bakat seperti appa. aku putuskan untuk menjadi paparazzi, tapi semua itu gagal karena si ‘kyuhyun PABO’.

Karena aku berlari tanpa tujuan, lebih baik aku ke sungai han dan duduk, untuk menjernihkan pikiranku ini.

“Appa..”

“Appa bagaimana ini, cameranya rusak..huhuhu..appa…” kataku sambil menekuk kedua kakiku.

Aku merasa bersalah sekali kepada appa, aku sangat menyayangi appa, amanat appa untuk menjaga camera itu saja aku tidak becus.

“bagaimana caranya appa memperbaiki camera ini?” kataku sambil mengembil camera dari dalam tasku.

“appa aku merindukanmu, sebagai tembusan atas kesalahanku aku akan tidur di taman ini..” kata sambil melihat ke langit yang mulai mendung.

“mianhe appa..” kataku sambil menangis, saat itu juga aku merasakan rintikan hujan di mukaku, aku merasa langit juga bersedih.

Cho kyuhyun POV

“hyung” kataku kepada leeteuk hyung yang tengah santai membaca, ketika kami sampai di dorm, kami pulang duluan sedangkan anggota yang lain masih di sm.

“hmm” kata leeteuk hyung.

“yak!!! Hyung” kataku sambil merebut Koran yang lagi di baca leeteuk hyung.

“ne? kyuhyun..aku lagi membaca saeng..”

“hyung ah..bagaimana ini..?” kataku sambil menggantungkan ucapanku.

“bagaimana apa?”

Huh..”bagaimana kalau si paparazzi itu memberitahukan beritaku dengan si Mrs.kyrstal bisa-bisa nama baikku dan super junior tercoreng, berciuman dengan tante-tante ”

“itu salahmu sendiri saeng, siapa suruh kau berciuman dengannya..”

“ah..hyung, aku berciuman dengannya dengan maksud aku menyayanginya sebagai orang yang dekat denganku”

“saeng..kau harus mengerti, mungkin kau berpikirnya seperti itu, tapi mungkin dia berpikirnya seperti menandakan kau menyayanginya bukan sebagai orang dekat, mungkin sebagai pacar”

“Huh…” lagi-lagi aku menghela napas.

“hyung bagaimana cara agar berita itu tidak menyebar, kumohon hyung”

“hmm..bagaimana ya? Huh..sepertinya susah untuk memintanya menutup mulut, mungkin dia mau menutup mulut seandainya cameranya itu tidak kau rusakkan”

“hyung, aku kan engga sengaja”

“yak! Kyuhyun bagi kau mungkin tidak sengaja, tapi baginya kau itu sengaja menghancurkan camera, sepertinya camera itu sangat berharga baginya, apa kau tidak lihat ‘saat kau menghancurkan cameranya dia berlari, menangis, dan mengatakan dia membencimu”

“tapi hyu-“

“ini semua kesalahanmu saeng, mianhe hyung tidak bisa membantumu, semoga saja namamu tidak tercoreng” kata hyuung sambil mengelus rambutku, kemudia beranjak pergi kekamarnya.

Mungkin aku juga harus menjernihkan pikiranku untuk rencana besok menemui gadis itu

Hyera POV

“hmm..” kataku sambil merenggangkan otot tanganku yang kaku.

“hei camera sekarang apa yang harus aku lakukan untuk memperbaikimu”  aku mencium bau tak sedap dari bajuku yang basah.

“cuacanya sangat dingin sekali, sebaiknya aku harus keapartemen dulu, baru mengurusmu camera” kataku sambil memasukkan cameraku kembali  yang sudah basah.

“sudah basah rusak lagi” kataku sedih sambil melihat tasku.

“yaph berangkat ke apartemen” kataku sambil berjalan dan bernyanyi tentunya, aku juga suka bernyanyi dikala kepalaku sedang mumet dan pusing. Ketika aku melewati gang kecil, aku merasa seseorang mengikutiku, ketika aku melihat kebelakang

“hephhh..lepaskan…” seseorang membekapku dengan sapu tangan, bau itu sangat menyengat, dan lama-lama pandanganku menjadi gelap.

 

 

Mianhe lama engga ngepost, karena saya baru sekarang bisa online

coz besok sibuk try out hehe…

 

Don’t Forget Leave Comment

 

11 thoughts on “I’m Your Paparazi (Part 2)”

  1. aduuuuhh,,,,,,,lama bgt publish’n
    pas udah publish mlah kpendekan crita’n,,
    pdhl q klo nunggu smpe jatuh bangun lhoo
    next part cepetan y publish’n,,trus jg jgn pendek2,,,

  2. annyeong…
    bru prtm kali comment nie..
    *maaf jika ada kt2 yg slh*
    sdh bngt pas awal.a bca…kamera.a rusak udh gtu kamera kesayangan lgy tpi pas terakhir.a penasaran bngt
    pnjng.in lgy donk crt.a
    next part di tunggu ya..
    gomawo..^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s