Bamboo Forest ~Chapter 1~

Bamboo Forest [Chapter 1]

AUTHOR: andri (maknae SSFF)

CAST: Lee Eunji (author), Cho Kyuhyun.

OTHER CAST: The rest of Super Junior member (plus Zhoumi and Henry), Jung Yuuri (OCs), Han Yoonra (OCs), Choi Hyunri (OCs)

RATE: PG13 – PG15 (soalnya ntar ada adegan bunuh bunuhan :D)

TYPE: Continue

LENGTH: Trailer, 1 – ?

GENRE: Horror, Angst, Dark

DISCLAIMER: Only own the plot~

WARNING! TIDAK UNTUK SILENT READER 😛

IF YOU DON’T LIKE, DON’T SEE OR OPEN IT!


^^^^^

Cuplikan (?) kisah sebelumnya:

“Suara apa itu?!” tanyaku panik. Suara itu semakin keras saja di telingaku.

“Suara apa, Eunji? Kami tak mendengar apapun,” ucap Yuuri, memegang bahuku, khawatir.

“Se-seperti… suara gunting dan…,” aku menahan nafasku ketika melihat sesuatu merangkak kearah ruang tamu.

“Kyaaaa!!!” teriakku keras.

^^^^^

~Lee Eunji PoV~

“Eunji! Ada apa?!” tanya Yuuri panik.

Aku menutup kedua mata dan kedua telingaku. Aku duduk meringkuk diatas sofa. Ada apa denganku?! Aku takut sekali

“Eunji, kumohon, katakanlah apa yang kau lihat?!” tanya Kyuhyun. Dia terdengar panik, seperti yang lainnya. Aku menggeleng keras.

“Jika kau mau mengatakannya… aku akan menceritakan sesuatu tentang villa ini, bagaimana?” ujar Kyu. Aku membuka mataku. Makhluk itu! Dia… dia mendekati Henry, yang sedang sibuk mengotak-atik hpnya. Makhluk itu memegang tangan Henry.

“Henry… ta-tanganmu…,” ucapku, terbata-bata.

“Ada apa dengan tangan—“ Henry menjatuhkan hpnya. Ia mengerang kesakitan sambil memegang tangan kanannya.

“Henry-ah, waeyo?!” tanya Leeteuk, sembari menghampiri Henry.

“Seperti ada yang meremasnya dengan sangat kuat, sakit sekali…,” keluh Henry.

Ya, aku melihatnya. Aku melihat makhluk itu memegang tangan Henry dan meremasnya. Mataku terasa akan keluar dari rongganya karena aku melotot terlalu lama. Makhluk itu… apakah…?

“Kau sudah tidak apa-apa?” tanya Shindong pada Henry.

“Ne, tidak apa-apa… mungkin tanganku terlalu tegang,” gumam Henry.

Tentu saja dia tidak merasakan sakit lagi. Makhluk itu tiba-tiba menghilang. Aku semakin tidak nyaman berada dalam villa ini.

“Hah~ kau kenapa berhenti menjerit-jerit huh?” tanya Zhoumi ketus. Tentu saja pertanyaannya itu ditujukan padaku.

“Kau senang mendengarku menjerit?” aku balik bertanya dengan sengit.

“Tentu saja tidak! Sudahlah, aku mau mencari udara segar dulu,” ujar Zhoumi, lalu keluar dari villa. Aku mendengus. Orang itu benar-benar menyebalkan dan kasar padaku.

^^^^^

~Author PoV~

“Hah, dasar yeoja menyebalkan,” cibir Zhoumi.

Zhoumi melangkahkan kakinya menuju hutan bambu yang tidak jauh dari villa Kyuhyun. Udara disana sangat sejuk. Zhoumi menutup matanya, menikmati angin yang berhembus pelan.

“Hei, namja…”

Zhoumi membuka matanya. Dilihatnya seorang yeoja berdiri tak jauh di depannya, membelakangi hutan bambu. Di lehernya melingkar syal yang menutupi mulut dan hidungnya. Tapi Zhoumi tahu yeoja ini sangat cantik, terlihat dari matanya yang indah dengan bulu mata yang panjang, rambut panjang yang berkilau, berkibar tertiup angin.

“Ada apa?” tanya Zhoumi.

Pandangan yeoja itu membius Zhoumi. Pandangan mata yang tajam itu, sangat menusuk. Membuat yang melihatnya terbius, tak bisa berpaling.

“Naega yeppeonda?” tanyanya.

Zhoumi tertawa.”Pertanyaan apa itu? Tentu saja kau cantik,” jawabnya.

Yeoja itu perlahan membuka syalnya. Zhoumi mengernyit heran. Kenapa yeoja ini aneh sekali? Menanyakan hal yang seharusnya sudah ia ketahui sendiri… lalu sekarang dia mau menunjukkan hidung dan bibirnya padaku? Pikir Zhoumi.

Saat yeoja itu membuka syalnya. Zhoumi terkejut bukan main. Bibir yeoja itu… telah robek. Dari ujung telinga kanan hingga ujung telinga kiri. Zhoumi membeku di tempatnya. Tak bisa melarikan diri.

“Bagaimana dengan sekarang?” tanya yeoja itu, lalu tersenyum—tidak, lebih tepatnya menyeringai—pada Zhoumi. Rahang bawah yeoja itu menggantung di telinganya yang hampir putus. Zhoumi yang melihatnya merasa mual.

“Kau… kau tidak cantik sama sekali!” seru Zhoumi lalu berlari menuju villa.

Yeoja itu menghalangi jalan Zhoumi. Yeoja itu terlihat murka, lalu menusukkan gunting menganga ke perut Zhoumi.

“Ahk!” erang Zhoumi. Dia terjatuh di rumput sambil memegangi perutnya.

Yeoja itu lalu menyeretnya memasuki hutan bambu yang lebat itu. Di wajahnya terlihat senyum kemenangan. Walaupun yeoja itu tak mungkin tersenyum. (author ngawur)

^^^^^

~Cho Kyuhyun PoV~

“Apa yang ingin kau ceritakan, Kyu?” tanya Eunji, penuh selidik.

“Eum…,” aku mengacak rambutku. Apa yang harus kukatakan? Aku tidak mungkin berbohong. Aku terlanjur ingin menceritakannya pada Eunji.

“Tapi, kalian jangan takut padaku ya?” ucapku.

“Kenapa harus takut? Ayo cerita!” pinta Hyunri.

“Oke, sebenarnya di villa ini ada setannya. Aku… aku baru tahu dari halmeoni yang menjaga villa ini tadi sore,” ucapku, memulai ceritaku.

“Halmeoni? Oh… aku tahu. Lanjutkan,” gumam Eunji.

“Katanya… setan itu… ghoul. Kalian tahu kan? Ghoul itu sosok setan yang senang…”

“Memakan daging dan darah manusia, benar?” celetuk Eunji,”kukira setan itu tidak ada disini.”

“Benarkah itu, Eunji?” tanya Yoonra, terlihat cemas.

Eunji mendengus.”Buat apa aku berbohong? Tadi itu, aku juga melihatnya. Memegang tangan Henry,” jawabnya, dia terlihat dongkol.

“Eunji-ya! Kau tidak usah bercanda disaat seperti ini!” seru Leeteuk.

“Aku bercanda? Apa aku terlihat bercanda, Leeteuk-sshi?” tanya Eunji, lalu menatap Leeteuk tajam. Pandangan itu…

“Eunji-ya, berhentilah menatap Leeteuk seperti itu…,” pintaku.

Eunji melipat tangannya di dada, lalu menyandarkan punggungnya di sofa. Kembali menyimakku. Aku menghela nafas, lalu melanjutkan ceritaku.

“Halmeoni bilang, setan itu tidak tenang jika ada manusia—banyak manusia—di sekelilingnya. Aku… jadi takut mendengar cerita itu…”

Ghoul tidak akan mengganggu manusia, kecuali kita mengganggunya duluan,” celetuk Donghae.

“Dan dia tidak akan memakan manusia yang tidak cari ribut dengannya,” sahut Ryeowook.

Semua terdiam. Hening.

“Lalu apa hubungannya ghoul ini dengan…,” Eunji menelan saliva-nya berat,”suara gunting yang kudengar?” tanyanya.

Aku menggeleng.”Mian, aku tidak tahu soal suara gunting yang kau dengar. Mungkin halusinasimu, Eunji-ya.”

Eunji menghela nafas.”Yah~ sudahlah. Oh ya, mana Zhoumi? Dia belum kembali?” tanyanya.

“Seorang pemuda telah di bunuh oleh wanita bermulut robek,” ucap halmeoni di belakang Eunji, sontak Eunji segera melompat dari sofa. Dia terlihat kaget sekali.

“Oh… halmeoni,” ucap Eunji, terlihat salah tingkah.

“Apa maksud halmeoni? Seorang pemuda dibunuh wanita bermulut robek?” tanyaku.

“Ya. Temanmu… yang Chinese dibunuh oleh wanita itu. Karena dia telah mengucapkan kata yang seharusnya tidak diucapkan di depannya. Naas sekali nasib temanmu… dibunuh dengan cara yang begitu kejam…,” ujar halmeoni.

“Kenapa halmeoni tidak menolongnya?!” tanya Henry, frustasi.

“Punya kekuatan apa aku untuk melawannya?” halmeoni bertanya balik.

“Wanita bermulut robek? Aku tidak pernah dengar,” gumam Kangin. Disambut oleh anggukan yang lain, termasuk aku.

“Darimana halmeoni tau?” tanya Hyunri.

“Oh… aku melihatnya,” jawab halmeoni dengan tenang.

“Bisakah kau menunjukkan buktinya halmeoni?” tanya Donghae, pelan namun tegas.

“Tentu saja, ikut aku…”

Kami semua mengikuti langkah halmeoni yang terseret-seret kearah taman belakang, di depan hutan bambu.

^^^^^

~Lee Eunji PoV~

Kami mengikuti langkah halmeoni itu ke taman belakang, tepat dimana hutan bambu terbentang. Aku bergidik ngeri saat melihat hutan itu.

“Omona~ lihat hutan itu, bergoyang-goyang… seakan-akan mengajak kita berbicara…,” gumam Yuuri sambil menunjuk pucuk-pucuk bambu yang bergerak pelan.

“Benar…,” timpalku pelan.

“Lihat ini,” suara halmeoni memecah konsentrasiku pada bambu-bambu itu. Aku melihat kearah yang ditunjukkan halmeoni itu. Darah yang mengering pada rumput-rumput.

“Benar kan apa yang kukatakan? Aku tidak bohong,” ucap halmeoni itu bangga.

“Ya… kami percaya, halmeoni… lalu, apalagi yang kau tahu tentang wanita ini?” tanya Donghae.

“Dia lebih tertarik pada namja daripada yeoja,” jawab halmeoni itu pendek.

“MWO?!”

“Yah begitulah, berbeda dengan ghoul, dia lebih tertarik pada yeoja… yang muda belia seperti keempat yeoja ini,” ucap halmeoni itu sambil menunjukku dan teman-teman yeojaku.

“Halmeoni jangan bercanda! Apalagi salah satu teman kali sudah meninggalkan kami! Tidakkah halmeoni kasihan pada kami?!” geram Yoonra.

“Oh… aku sangat kasihan, apalagi kepada yang sudah mendekati ajal,” ucap halmeoni itu, sambil menatap Yoonra tajam. seketika Yoonra diam, tidak bicara lagi.

“Sudahlah, halmeoni… kamsahamnida atas infonya, kami ingin istirahat dulu…,”  ucapku, mencoba tetap tenang.

Halmeoni itu mengangguk.”Selamat istirahat.”

^^^^^

~Author PoV~

“Sudahlah, halmeoni… kamsahamnida atas infonya, kami ingin istirahat dulu…,” ucap Eunji, mencoba untuk tetap tenang.

Halmeoni itu mengangguk.”Selamat istirahat.”

Mereka berdelapan belas (karena tak ada Zhoumi) kembali ke kamar tidur masing-masing. Tapi mereka tak tahu apa yang menunggu mereka di luar sana dan yang menyelinap ke setiap kamar untuk mencari mangsa…

To be continue…

Huahahah 😀 *eviLaugh* bagaimana dengan lanjutannya? Pendek? Jangan protes :p otakku lagi mumet soalnya. Hehoho~ ntar kalo ada mood, aku buat yang lebih panjang ^^ mian ya kalo ngga sesuai harapan -.-

Kamsahamnida buat yang komen 😉

15 thoughts on “Bamboo Forest ~Chapter 1~”

  1. setanya aneh iihhh!!!
    mw.a cma sama cwo~~
    kecentilan iiihhh…
    😀 hahaha~~
    halmoni.a juga aneh~~
    koq bisa ya tenang-tenang kayak gitu wktu ngeliat zhoumi ditikam ma gunting
    .___. mimi koq mati T^T

    Btw,,
    Saeng udah gak hiatus lagi kan 😀
    yeiy!!! hahaha~~

  2. wow.. Setanya keren.. Tanpa basa basi langsung aja bunuh zhou mi.. Wkwkwk

    lanjutin ya thor, yg lebih menyeramkan lagi… 😀

    1. iya , halmeoninya menyeramkan -.-”
      mimi kenapa mati ? author lagi pengen aja =P /DUAR *dibom bininya mimi*

      gimana yaaa?
      mudah22an aku gag lagi sadis , jadi gag bunuh kyu (?) /PLAK *digampar sparKYU*

      gomawoo dah baca ^^

  3. annyeong admin ^^
    aku reader baru di sini hehe
    belum baca fanficnya 😄 *komen dulu bru baca,wkwkw*
    tapi begitu liat gambarnya asli beneran aku langsung merinding ><

    nd berhubung aku lagi di warnet yg sepi nan sendiri… jadinya saya niatkan bacanya di rumah…
    hehe..
    maf, saya ini ada bakat parno hantu 😄

    hehe,,,buat author yg buat ni fanfic.. terus lanjutin ya^^
    Author Hwaiting!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s