Break Down


Author : Hikachovy

Tag    : Lee Hyuk Jae, Lee Donghae

Genre : Romantic, Sad

Type  : Twoshot

BREAK DOWN

Aku menatap nanar pasangan pengantin yang berada jauh didepanku. Mereka yang sedang berbahagia hari ini. Mereka yang pernah menjadi orang terpenting dalam hidupku. Hyeo Youngmi dan Lee Donghae. Tanpa kusadari, air mataku jatuh melihat senyum kebahagiaan di wajah mereka.

“hapus air matamu, jangan sampai mereka melihat kesedihan di wajah cantikmu.”

Aku mendongak, melihat wajah pria yang sedang menghapus air mataku dengan sapu tangannya. LEE HYUKJAE…!! aaah~ dia selalu datang di saat yang tepat. Aku tersenyum kepadanya.

“gomawoyo oppa~~”

FLASH BACK

Aku, Han Rae Eun. Merasa menjadi manusia yang paling beruntung di dunia. Aku hidup di lingkungan yang penuh dengan cinta. *brb muntah* memiliki keluarga yang saling menyayangi, teman-teman yang saling melengkapi, dan tentu saja tidak ketinggalan seorang kekasih yang sangat aku cintai dan mencintaiku. ^^

“jagiii~~ mianhe sudah membuatmu lama menunggu” seorang pria dengan penampilan yang berantakan datang menghampiriku. Wajahnya sudah banjir keringat. Kentara sekali kalau dia habis berlari untuk sampai ke tempat ini. Hahaha dasar pria pabo..!! untuk apa dia berlari di siang bolong seperti ini?

“kau habis lari ya?? aaaiissh~~ waktu joging sudah lewat oppa…!! hahaha” aku tak bisa menahan tertawa melihat penampilannya yang berantakan seperti itu. Ku ambil botol minuman yang ada di tasku.

“ayo, duduklah dulu, dan minum ini” aku bergeser dari dudukku, dan menyerahkan botol minuman kepadanya.

“kau..!! dasar..!! pacarmu kelelahan seperti ini, masih sempat-sempatnya tertawa seperti itu.” Kulihat dia memajukan bibirnya beberapa centi. Dia lalu duduk disampingku sambil meminum minuman yang  kuberikan padanya. Omoooo~~ lucu sekali ekspresi marahnya itu. Hahaha entah kenapa aku sangat senang melihat ekspresi marahnya yang tampak seperti anak kecil. Ya, dia adalah Lee Dong Hae. Laki-laki bodoh dan kekanakan yang paling aku cintai.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =  = = = = = = = = = = = = = = = =

“oppa, mau mampir dulu?”

“lain kali saja lah, sekarang sudah malam. kau masuklah dan langsung istirahat, besok harus mengajar kan?”

“nde.  Baiklah kalau begitu. Oppa hati-hati dijalan ya? jangan lupa sms kalau kau sudah sampai rumah, arasseo?”

“arasseo tuan putri~~ hahaha ayo cepat masuk..!! jangan lupa mimpikan aku yaaa..”

“uoooeeekkkkk” aku langsung keluar mobil, begitu mendengar ucapannya barusan. cih, efek keseringan nonton sinetron penyakit gombalnya jadi semakin akut (=,=”) aku segera masuk rumah setelah sebelumnya melihat mobil yang dikendarainya pergi.

Di depan pintu, aku melihat ada sepatu yang berserakan *halah* malam-malam begini ada tamu?? Segera kubuka pintu rumah, saat memasuki ruang tamu, kulihat appa dan omma yang sedang asik berbincang-bincang dengan tamu mereka. kulihat disitu ada seorang adjuhsi dan seorang anak perempuan yang cantik sekali. Aku berani jamin, anak itu pasti seumuran denganku.

“Rae-ya kau sudah pulang? Ayo, kemari omma kenalkan kau pada saudara jauh kita”

Hah?? saudara jauh?? (o.O) kupikir mereka adalah teman relasi appa. Segera kuhampiri mereka dan mengucapkan salam..

“annyeonghaseyo, Rae imnida” ucapku, sambil membungkukan badan. Lalu aku duduk disamping omma dan aku perhatikan mereka dengan lebih seksama. Sungguh aku merasa belum pernah melihat mereka. Omma dan appa yang melihat ekspresi bingung di wajahku segera menjelaskan.

“ Rae-ya, kenalkan pria didepanmu itu adalah Kim adjuhsi, dia ini adalah adik dari kakak ipar sepupu appa.. Sedangkan yang disebelahnya, adalah Hyeo Youngmi. Dia seumuran denganmu dan akan menginap bersama kita disini mulai sekarang.” Jelas appa padaku

“adik dari kakak ipar sepupu?? Maksudnya?? Hyeo youngmi ini siapa? Mau menginap disini?”

“Rae, sopanlah sedikit. Omma tau kau terkejut tapi tidak perlu sampai seperti itu kan?” omma mencubit pinggangku sambil melihat dengan tatapan evil. (T__T) aaissh~ dasar omma. Aku kan Cuma bertanya saja. Lagipula apa itu maksudnya adik dari kakak ipar sepupu? Tidak bisakah hubungan itu diperjelas sedikit? Aku mengembungkan pipiku kesal. Kim adjuhsi yang melihat kelakuanku, tersenyum dan segera menjelaskan apa yang kutanyakan pada appa dan omma barusan.

“ahahah.. aku mengerti kau pasti terkejut dengan kedatangan kami yang tiba-tiba. Tapi rae-ya, memang begitulah hubunganku dengan appa-mu. Kami sebenernya teman kantor, kalau saja kemarin kami tidak bertemu dengan airin noona, mungkin kami tidak akan tau kalau sebenernya kami ini ada hubungan keluarga. Dan youngmi ini adalah anak angkatku. Dia adalah anak dari sahabatku yang mengalami kecelakaan setahun yang lalu. Karena youngmi tidak memiliki siapa-siapa lagi maka aku mengangkatnya sebagai anak. Tapi karena mulai besok aku ada dinas keluar negeri, maka youngmi aku titipkan disini. Kau tidak keberatan kan?”

‘hah?? ooh.. aniyo uhm.. sebenernya aku masih belum mengerti penjelasan adjuhsi barusan. tapi………….”

PLETAK..!! nampan yang ada di meja melayang seketika ke kepalaku. *lebay kumat*

“yaak..!! kau ini… tidak bisakah langsung berkata iya?”

“aaissh omma..!! aku kan Cuma berpikir. Yasudah. Iya iya iya iya iya i..hmmmppp” mulutku langsung disumpal donat oleh omma. Ggrrr…!! dan omma segera melempar senyum pada kim adjuhsi dan youngmi. Sementara appa yang melihat kelakuanku dan omma hanya geleng-geleng kepala tanda menyerah dengan kelakuan istri dan anaknya yang sedang kumat. (LOL)

“baiklah, kalau begitu rae ayo antarkan youngmi ke kamarmu. Sepertinya dia cukup lelah.” Perintah appa mengalihkan pembicaraan yang tadi.

“di kamarku?”

“memangnya ada kamar lain selain kamarmu? Masa harus di kamar omma dan appa?”

Zzzzz… lagi-lagi omma memulai pertengkaran denganku. Aku malas jadi korban nampan terbang seperti tadi. Jadi, lebih baik aku segera pergi dari sini dan mengajak gadis yang bernama youngmi itu ke kamarku.

“baiklah omma-ku sayangss appa-ku sayangss… ayo, youngmi kita ke kamar. Annyeong adjuhsi” aku segera berdiri dan tersenyum dengan terpaksa pada omma dan appa, lalu mengajak youngmi ke kamarku setelah sebelumnya berpamitan dulu pada Kim Adjuhsi.

Youngmi anak yang sedikit pendiam. Dia tidak akan berbicara kalau tidak dimulai oleh orang lain. Yah, mungkin karena sikapnya yang seperti itulah yang membuatku menganggap youngmi sebagai adik. Terlebih karena memang dari dulu aku menginginkan adik perempuan. Hehe ya, aku adalah magnae dikeluarga ini. Semua kakakku telah menikah dan tinggal diluar kota. Hal itu sering membuatku merasa kesepian. Tapi, sejak kedatangan youngmi rasa kesepian itu tidak pernah lagi kurasakan. Ya, sejak hari itu aku selalu bersama-sama dengan youngmi.

Kemanapun aku pergi, youngmi pasti selalu kuajak. Bahkan saat aku berkencan dengan donghae pun, youngmi tak pernah absen untuk ikut. Kedengarannya mungkin sedikit aneh dan gila. Tapi, entahlah aku merasa nyaman kalau ada youngmi disampingku. Rasa nyaman yang seharusnya aku hindari dari awal….

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =.

“Happy 4th anniversary oppa…!!!!”

“ Happy 4th anniversary jagiii~~”

Ya, hari ini adalah ulang tahun hubungan aku dan donghae oppa sebagai kekasih. Sungguh, waktu berlalu dengan begitu cepat. Rasanya baru kemarin aku lulus SMA, dan menjadi yeoja chingu donghae oppa. Aku berpacaran dengan donghae oppa tepat sehari setelah  perpisahan SMA. Masih tergambar di ingatanku, bagaimana dia mengajakku pergi ke taman di pinggiran kota dengan alasan untuk merayakan kelulusan SMA ku. Ajakan yang tidak kusadari memiliki maksud terselubung untuk membuatku bertekuk lutut dihadapannya.. hahaha (>//////<)  ya, karena setibanya di taman favoritku itu, dia tiba-tiba membawa pasukan yang terdiri dari para musisi jalanan untuk menyanyikan lagu oasis untukku. Masing-masing dari mereka membawa setangkai bunga mawar.

When I was standing at the end of the world and couldn’t see the path
I needed someone
When I was trapped in the darkness and couldn’t see the light
I was waiting for the helping hand
You wouldn’t know that you are the only one in the world
Who is the only one better than the world
I believe dream for you and me
You are the long waited rain in my draughty day. You soaked my heart and gave me courage
You make me fly and smile again
Coming into my arms and giving happiness silently just like a rainbow after a shower
I wanna make a love

LEE DONGHAE…!! dia memang selalu tau bagaimana membuat wanita luluh bertekuk lutut dihadapannya. Dia memang luar biasa, dan akan selalu seperti itu. Menjadi sosok yang luar biasa di hatiku. ^_^ aku mencintainya bukan semata-mata karena ketampanannya, tapi jauh dari itu, aku mencintainya karena sikapnya yang selalu bisa membuatku tersenyum dengan sikapnya yang lembut dan hangat. Dia yang selalu bisa merubah tangisku menjadi tawa. Dia yang selalu bisa mengerti perasaanku, baik saat sedih, kesal, ataupun marah. Bisa menjadi kekasihnya merupakan suatu keberuntungan terbesar dalam hidupku.

“jagiiii~~ gwenchana? Yaaakk??!!”

Aku merasa wajahku seperti terkena cipratan air. Heey..!! apa yang dia lakukan?? Mencipratkan air sungai yang keruh itu ke mukaku yang sudah kupolesi dengan make-up???!!

“yaaak..!! kau mau kubunuh oppa??!! Aaissh~ uoeekk.. apa yang kau lakukan hah??” aku segera mengelap wajahku dengan sapu tangan. Bau air sungai itu sangat menyengat di wajahku. Jinjja..!! apa yang dipikirkan ikan mokpo ini sih?? Aku menatap wajah donghae oppa dengan tatapan ingin menerkamnya hidup-hidup.

“hehehe… mianhe jagiya. Salahmu sendiri kenapa dari tadi senyum-senyum gaje seperti itu. Kau tau?? Melihatmu tersenyum seperti itu benar-benar membuatku merinding. Kau tersenyum sambil menatap kue tanpa menghiraukan omonganku.”

Dia berbicara dengan ekspresi yang berbeda-beda di tiap pergantian kalimat. Dari tersenyum garing karena merasa bersalah, ekspresi ketakutan, sampai memajukan bibirnya beberapa centi. Tanda kalau dia sedang kesal. Hahahah kenapa kau bisa begitu ekspresif oppa?? Tak urung aku pun tertawa melihat kelakuannya itu.

“yaaak..!! apanya yang lucu hah??” dia memegangi dahiku. Terlihat khawatir karena kelakuan gaje-ku. (LOL)

“aniyo oppa. Hahaha aku hanya merasa lucu saja melihat ekspresimu itu. Baiklah kkaja kita habisi kue ini…!!” aku segera memotong kue yang ada di pangkuanku dan menyuapkannya pada donghae oppa.

“ayooo… aaaaaaaaaaaa”

Aku mengarahkan kue yang kupotong kepadanya. Tapi kenapa mulutnya masih saja menutup seperti itu?? Dan dia menggelengkan kepala?? Jangan bilang kalau dia masih marah gara-gara aku mentertawainya barusan?

“hei, oppa kau ini kenapa?? Ayo buka mulutmu. Aaaaaaaaa……” aku memainkan aegyo-ku dengan puppy eyes seperti biasa untuk membujuknya kalau sedang kesal.

“andwe. Aku tidak mau makan”

“wae??”

“hey, apakah kau tidak bisa melihat titik-titik air sungai di atas kue itu? Andwee aku pokonya tidak berselera makan. Kau saja yang habiskan kue itu” dia segera memalingkan wajahnya sambil menutup mulut dengan kedua tangannya.

Aku melihat dengan seksama kue yang ada di pangkuanku ini. Benar juga, ada air berwarna coklat diatas kue. (O.O)

“yaaakk… LEE DONGHAE..!! ini semua salahmu, kenapa tadi oppa mencipratkan air sungai yang keruh kotor bau itu ke wajahku?? Tentu saja kue ini jadi ikut kena cipratan air sungai kan?? Oppa pabo-ya..!!! tidak mau tau pokonya oppa harus makan..!!”

“kauu…??? apa tadi kau bilang?? LEE DONGHAE?? Mana kata oppa-nya?? Kau memanggil namaku tanpa ada kata oppa dibelakangnya? Kau mau cari mati hah??”

“oppa sayangss.. kenapa kau malah jadi meributkan nama sih? Bukan itu inti masalahnya kan?? Lagi pula tadi aku ada menyebut kata ‘oppa’ ko. Ayo cepat, pokonya oppa harus makan kue ini…!!”

“ANDWEEE…!!!”

“aiissh.. jinja.!!”

Aku segera memotong bagian atas kue. Yaaa, meskipun sayang juga karena bagian atas itu kan banyak cream-nya. (T_T) setelah bagian atasnya kubuang,  aku memotong bagian kue yang tersisa. Dan langsung memasukkannya ke mulutku. Biar saja orang bodoh itu tidak mau makan. Kue ini kan mahal, sayang kalau harus dibuang. Lagipula rasanya tetap enak.. (^o^) diam-diam donghae oppa memperhatikan aku yang sedang memakan kue dengan lahap. hahahha aku tau lama-lama dia pasti akan tergiur juga kan?? *hae : kagak tuh, jijik yang ada*

“kau masih memakannya?” dia menatapku antara bingung? Aneh?? Dan … tergiur??

“kue ini mahal oppa, sayang kalau harus dibuang begitu saja. Oppa mau?” aku memotong kue lagi dan menyuapinya. Dan dia mau?? Yippiiee…!! aku tau dia pasti tidak akan tega membiarkan kekasihnya keracunan seorang diri. Hahahha dan pada akhirnya kami malah saling berebutan kue yang habis kena cipratan air sungai itu.. (.____.)

“oia, youngmi kemana yah? Tadi padahal dia bilangnya mau menyusul kesini”

Aku merogoh isi tasku mencoba mencari hp. Aku takut dia kesasar atau apa. Karena seharusnya dia sudah sampai disini. Tapi tiba-tiba saja tangan donghae oppa memegang tanganku yang sedang merogoh tas. Aku menoleh padanya. Tidak mengerti apa maksudnya memegang erat tanganku seperti  itu. Tapi………. ada apa dengan matanya? Kenapa tatapannya begitu tajam?

“yak, oppa kau kenapa?”

“tak perlu menghubunginya,” jawabannya begitu dingin dengan tatapan yang masih tajam seperti tadi. Ada apa dengan dia sih? Apa karena kue itu? Pikiranku jadi tak karuan melihat tingkahnya yang tiba-tiba dingin seperti itu. Tidak biasanya donghae ku bersikap dingin.

“oppa gwenchana? Aku Cuma ingin bertanya dia ada dimana. Itu saja. Aku Cuma takut dia kesasar atau apa. Kau tau sendiri kan dia masih baru tinggal di kota ini?”

“kalau kau tau dia masih baru tinggal di kota ini, lantas kenapa kau menyuruhnya datang seorang diri kesini?? Kenapa kau menyuruhnya menyusul kita kesini?? Apa kau takut berduaan denganku?? Hah? kenapa?? Kenapa kau selalu mengikutsertakan dia setiap kali aku mengajakmu pergi keluar??”

Aku tersentak mendengar ucapannya. Terlebih dia mengatakan itu dengan sedikit berteriak?? Heey..!! apa ada yang salah dengan susunan saraf otaknya saat ini?? Baru kali ini aku melihat tatapan marah seorang Lee Donghae.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Sejak kejadian perayaan 4th anniversary itu, aku dan Lee Donghae menjadi saling menjaga jarak. Kami tidak saling bertegur sapa jika bertemu. Aaaaaaaahh.. ini benar-benar kekanakkan bukan? Hubungan kami merenggang dengan sendirinya. Masing-masing saling mempertahankan ego-nya. aku sendiri tidak mengerti kenapa keadaan kami bisa seperti ini. Terlebih, kita menjadi jauh setelah merayakan 4 tahun hubungan ini?? Ya Tuhaaan.. katakanlah kalau ini Cuma mimpi.

It’s not time for us to break up yet, we still have a bit of time
Don’t you know that I’m the only person who can make you smile
You’re also the only person who can make me smile

Sudah hampir seminggu donghae oppa tidak menghubungiku. Ada apa sebenarnya dengan dia? Apa karena efek makan kue yang terkena cipratan air sungai kah?? Aah. Aku benar-benar tidak mengerti. Jujur, aku sangat merindukannya. Ingin rasanya aku menghubungi dia terlebih dahulu. Tapi…………. dimana harga diriku???!! Tidak.. pokonya aku tidak akan kalah. Sebelum dia meminta maaf padaku dan menjelaskan kenapa dia teriak-teriak pada waktu itu, aku tidak akan menghubunginya.

Syukurlah ditengah masalahku dengan donghae oppa. Aku dihadapkan pada berbagai kesibukan. Mulai dari mengajar privat, sampai urusan klub dance yang aku jalani bersama teman-temanku. Disaat seperti ini kesibukan memang obat yang paling mujarab. Setidaknya aku tidak jadi depresi gara-gara memikirkan kelakuan donghae oppa yang berubah drastis seperti itu. (T_T) dan teman-temanku yang tau masalahku, selalu memberikan semangat dan berbagi keceriaan agar aku bisa tetap menjalani hari seperti biasa biarpun tanpa ada donghae disisiku.

“hei, disini dilarang keras melamun..!! terlebih untuk seorang monyet cilik sepertimu.”

Aku tersadar dari lamunanku begitu mendengar kata monyet cilik. Kutengadahkan wajahku keatas. LEE HYUKJAE..!! aiish~ kenapa dia selalu datang di saat mood ku lagi buruk?

“siapa yang kau bilang monyet cilik hah??”

Aku menatapnya tajam siap-siap melemparkan sepatu kearahnya. Tapi dia malah menghampiriku sambil tertawa.

“yak..!! disini siapa lagi yang memiliki julukan monyet cilik kalau bukan kau, Han Rae Eun??” dia menekankan namaku di akhir kalimatnya. Anak ini benar-benar minta dihajar..!!

“lantas, kalau aku ini monyet cilik, kau siapa?”

“aku?? Masa kau tidak tau dancing machine yang terkenal sangat berkharisma di seantero korea selatan?? Aku ya Lee Hyuk Jae.!!. mau berkenalan denganku, Han Rae Eun??”

Lagi-lagi dia menekankan namaku di akhir kalimatnya. (=,=”) dengan senyum khasnya yang membuatku mual-mual. Menjauh dari lee donghae malah dipertemukan dengan seorang lee hyuk jae yang tak kalah narsis. Heey..!! kenapa semua yang bermarga Lee itu berkelakuan narsis seperti itu sih?? ><

“sudahlah, aku sedang tidak ingin bercanda.”

Aku memalingkan wajahku dengan  malas. Lee Hyuk Jae, dia adalah sahabat kecilku. Kita sudah bersama-sama sejak masih TK. Ya, tentu saja karena rumah kami bersebelahan.. kekeke~ aku dan dia sama-sama senang menari. Untuk itulah kami mendirikan klub dance. Saat aku punya masalah, Cuma tempat inilah yang jadi pelepas stress bagiku. Menari, dan bercanda bersama anak-anak. Saat aku sedang sedih, Lee Hyuk Jae menjadi salah satu tempatku bersandar. Dia adalah sahabat terbaik yang kupunya. Dan karena kedekatan itulah kami sering dipanggil monkey couple. Aku monkey cilik dan dia mokey machine.. (-___-) alasannya, karena kami sama-sama suka makan pisang. Cuma bedanya, kalau aku tidak bisa memanjat pohon, makanya dipanggil monkey cilik. Sedangkan dia?? Huh, dia ini ahlinya memanjat pohon dan mengambil buah-buahan dengan lincah. Karena itulah panggilannya monkey machine.. hahahaha 😄 eh, tapi kenapa aku malah bercerita tentang Lee Hyuk Jae?? (o.O)

“aku tidak akan mengajakmu bercanda. Aku Cuma ingin mengajakmu jalan-jalan. Kkaja..!! let’s goooooooo…..!!!”

Dia menarik tanganku paksa dan mengajakku berlari. Hey, apa dia sedang tidak waras?? Kurasa semua orang bermarga Lee sedang terkena syndrom gila mendadak. (.___.) tapi, anehnya aku malah tersenyum diajak lari olehnya?? Hahaha apa aku tertular syndrom gila mendadak?? (LOL)

Kami berlari dan terus berlari, melewati jalanan komplek yang sudah mulai ramai oleh anak-anak yang bermain. Ya, tiap sore hari komplek kami memang selalu dipenuhi warga sekitar. Mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Ada yang bermain bola,  sekedar lari-lari kecil, atau jalan2 santai bersama teman-teman mereka. kami berlari sambil tertawa bersama. Entahlah hal apa yang kami tertawakan. Yang jelas tanpa sadar, aku menikmati berlari tanpa arah seperti ini bersama dengan Lee Hyuk Jae.

“yak.. Han Rae Eun!! Ayo kita panjat pohon itu. Bukankah kau sangat senang makan rambutan?”

Kupikir otaknya memang sedang tidak waras. Dia mengajakku manjat pohon? Tidak tau apa kalau pohon rambutan itu banyak sekali semutnya.

“apa kau sudah gila?? Disitu kan ada banyak semut. Aku tidak mau manjat!!”

“memang kenapa kalau banyak semut?”

Dengan wajah pabo-nya dia langsung melepas sepatu, dan mulai memanjat pohon. Dasar monyet!! (-__-) tapi, baru setengah jalan dia sudah berteriak dan BRUUK!! Dia jatuh dari pohon. Hahahaha apa kubilang?? Mana kuat dia diserbu pasukan semut sebanyak itu??

“Lee Hyuk Jae paboooo~~~ hahahahhaa” aku menekankan namanya dengan senang sambil memeletkan lidah. Kulihat dia meringis kesakitan sambil menatapku seolah-olah aku ini mangsanya yang ingin dilahap habis. Ups. Sepertinya aku harus segera lari sebelum diterkam oleh monyet bodoh itu.

Aku pun langsung lari menjauhinya sambil tetap tertawa terbahak-bahak. Dan dia?? Tentu saja dia langsung mengejarku sambil teriak-teriak tidak jelas. Mirip seperti monyet yang kesurupan. Hahaha tapi………………………… tawaku langsung terhenti, dan akupun terdiam sesaat. Aku shock!! Dihadapanku kini, ada dua orang yang paling aku sayangi tengah berpelukan. Ya!! dia adalah Hyeo Youngmi dan Lee Donghae!!! Apa yang mereka lakukan???!!!! Aku ingin kembali berlari, menjauh dari pemandangan yang menyesakkan ini. tapi entah kenapa, kakiku sama sekali tidak bisa bergerak. Dan air mata ku pun mulai tak terbendung lagi. Kulihat donghae mulai menyadari keberadaanku. Dia melepas pelukannya dari youngmi dan menghampiriku. Begitu pula dengan youngmi yang nampak terkejut melihatku sedang berdiri mematung menghadapnya. Dia pun mengikuti donghae menghampiriku.

“rae?? Sedang apa disini??”

Apa dia bilang?? Sedang apa disini?? Pertanyaan bodoh macam apa itu??!! Jelas-jelas aku melihatnya tengah berpelukan dengan seorang wanita yang sudah kuanggap sebagai adikku sendiri. Dan dia bertanya sedang apa aku disini??? ‘PLAAK’!! Refleks, Aku menamparnya.

“waeyo oppa?? Kenapa kau melakukan ini padaku? berhari-hari aku menunggumu menghubungiku. Berhari-hari aku bertanya-tanya mengapa kau marah tiba-tiba saat aku akan menghubungi youngmi untuk datang ke acara perayaan kita. Dan sekarang?? Apa yang kau lakukan dengannya hah?? Apakah ini jawaban dari pertanyaanku selama ini??”

Aku sudah tidak dapat lagi menahan emosiku yang tertahan selama seminggu ini. hatiku benar-benar sakit. Rasanya baru kemarin dia marah-marah karena aku yang sering mengajak youngmi pergi setiap kali donghae mengajakku keluar. Dan sekarang?? Apa maksudnya semua ini???!!!

“rae….”

Kurasakan ada yang menggenggam tanganku. Ku tolehkan kepalaku kesamping, Lee Hyuk Jae!! ya, dia menggenggam tanganku. Kentara sekali kalau dia sedang menghawatirkanku. Tapi donghae langsung melepaskan genggaman tangan hyukjae dan langsung menarikku dengan keras. Kucoba untuk melepaskan genggaman tangannya dari tanganku, tapi sia-sia. Tenaganya jauh lebih besar. Dan kurasakan kemarahan yang sangat dari genggamannya ini.

“lepaskan!!!” aku sedikit berteriak sambil tetap terisak. Tapi tangannya malah semakin kuat menggengggam tanganku. Sampai akhirnya dia merasa jarak kami sudah cukup jauh dari youngmi dan hyukjae, dia berhenti dan melepaskan tanganku. Di berbalik menatap mataku dengan tajam.

“apa hubunganmu dengan hyuk jae?”

Dingin. Wajahnya benar-benar dingin saat menyebutkan kata hyuk jae barusan. apakah dia marah?? Harusnya pertanyaan itu milikku kan??? Aku yang seharusnya marah!!

“pertanyaan macam apa itu?? Harusnya itu yang menjadi pertanyaanku untukmu oppa!! Apa hubunganmu dengan youngmi??!!”

“Jawab saja pertanyaanku!!!” dia berteriak sambil tetap menatapku dengan tajam, “selama ini aku berusaha untuk tidak mempercayai ucapannya. Tapi nyatanya?? Ternyata benar kalau kau bermain api dibelakangku hah?? kau berselingkuh dariku Han Rae Eun!!!”

Dia menekankan namaku di akhir kalimatnya. Aku benar-benar bingung dengan ucapannya. apa maksud ini semua?? Bermain api?? Berselingkuh?? Siapa?? Aku??? Omongan gila apa lagi ini!! dan siapa yang sudah memberitahunya informasi bodoh macam itu!!!

“apa maksudmu oppa?? Aku tidak mengerti.” Aku menatapnya dengan bingung sambil tetap menangis.

“sudahlah, lebih baik kita putus. Jauh lebih baik kau bersama dengan hyuk jae kan?” dia langsung pergi meninggalkanku. Dia meninggalkanku yang masih kebingungan dengan ucapannya. Putus katanya?? Lee Dong Hae, ada apa denganmu? Aku ingin pergi menyusulnya, menahannya dengan berbagai pertanyaan. Tapi aku tak sanggup. Alih-alih menyusul dia, aku malah terduduk lemas sambil menangis.

My heart is about to explode and I hear your heart
You seem like you don’t care as my voice shakes
My tears keep falling but I hide it as if I’m not
Now everything between me and you is over

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Hyeo Youngmi. Dia memang iblis berwajah malaikat. Tak pernah terbersit dalam pikiranku, kalau orang yang sudah kuanggap sebagai adikku sendiri akan menusukku dari belakang seperti ini. dia yang aku sayangi, telah merebut orang yang paling aku cintai. Lee Dong Hae.

Sekarang semuanya menjadi jelas. Kenapa teman-temanku selalu saja protes tiap kali aku mengajak youngmi bersama-sama denganku, kenapa saat di perayaan 4 tahun hubunganku dan donghae di taman waktu itu, donghae tiba-tiba marah dan melarangku untuk menghubungi youngmi. Semuanya sudah mengetahui kelakuan busuk youngmi yang sering berusaha menjauhkanku dari mereka. youngmi yang selalu terlihat lemah di pandanganku, diam-diam menyebarkan rumor-rumor negatif terhadapku. Youngmi yang kusayangi, diam-diam mendekati orang-orang yang berarti untukku, dan berusaha membuat mereka membenciku. Mereka memang tidak mempercayai ucapannya begitu saja. Bersyukur bagiku, memiliki sahabat-sahabat yang selalu mempercayaiku ketimbang omongannya yang tidak masuk akal. Semua orang, sahabat, teman-teman dan bahkan seorang Lee Dong Hae pun sudah merasa jengah dengan keberadaan Hyeo Youngmi. Tapi mereka semua bersikap seolah baik-baik saja demi menjaga perasaanku. Ya, karena mereka semua tau, kalau aku sangat menyayangi seorang Hye youngmi.

Tapi, sekarang?? Siapa yang menyangka kalau orang yang selama ini dilindungi, bisa melakukan hal sekeji itu. Memang benar kalau bau busuk itu tidak  bisa ditutupi terlalu lama. Sebanyak apapun wangi yang disebar, bau busuk itu pasti akan menyeruak juga. Saat donghae menghindariku, karena merasa bersalah telah memarahiku tiba-tiba, saat itulah youngmi datang dengan kedok ingin menghiburnya. Tidak pernah terbayang sedikitpun di benak donghae kalau saat kedatangannya adalah saat dimana youngmi melancarkan aksi busuknya. Ya, dia menjebak donghae. Entah makanan apa yang youngmi berikan sampai membuat donghae hilang kesadaran, dan tiba-tiba bangun dengan keadaan yang yaaah… keadaan yang membuat youngmi kini hamil.

Tidak punya pilihan lagi bagi donghae selain menikah dengan youngmi. Dan aku?? Apa yang bisa aku lakukan? Aku hanya bisa pasrah atas apa yang terjadi. Mencoba untuk menerima semuanya. Mencoba untuk menerima kenyataan bahwa orang yang kucintai akan menikahi wanita bernama Hyeo Youngmi. Semua kebodohan yang aku lakukan karena telah mempercayai dan menyayanginya hanya dapat aku sesali tanpa bisa melakukan apa-apa.

FLASHBACK END

“kau tau, ini pertama kalinya kau memanggilku oppa. Hahaha”

“ya, hanya untuk tadi saja aku memanggilmu begitu, untuk selanjutnya aku hanya akan memanggilmu dengan sebutan Lee Hyuk Jae” aku menekankan kata Lee Hyuk Jae sambil memeletkan lidahku dan langsung pergi meninggalkan monkey machine bodoh itu.

“KAUUU…..!!! yak, tunggu aku…!!!”

Lee Donghae, Hyeo Youngmi. Kudoakan semoga kalian bahagia. Entah apakah doa ku bisa setulus ucapanku. Atau apakah hatiku bisa sekuat wajah yang kutampakkan sekarang. Tapi kuharap, rasa sakit yang menyesakkan ini bisa terobati dengan melihat kebahagiaan kalian.. untuk donghae oppa, terima kasih telah memberikan cinta yang tulus padaku selama ini. bahagiakanlah youngmi sebagaimana kau selalu membahagiakan dan menjagaku selama ini…….

Love is over the promise with you
Love is over the times with you
Love is erased, no matter how much I try to call out for it

My heart I left vacant is waiting for you
My spot which has been erased is telling me to go far away

No matter how much I wait, I can’t see you ever again now
I can’t erase you and each stupid day
Will never end

My heart I can’t stop Break Down
Your heart which I can’t have Break Down
Trying to forget you as I close my eyes,
My heart I can’t stop Break Down

Your voice that rings in my ears to the point where I’m tired of it
The Melody that can’t be washed away by the noise of the complicated city
The times with you have suddenly gone far away with the wind
They’ve flown away so far where I can’t reach out with my hands Our Memory

haaaaah…. sambil nunggu inspirasi buat monkey couple (?) saya kirim yang ini dulu deh… kekekke
maap klo bikin mual yaaa~!! *bow*
kritik? saran? unek2? bisa mention ke twitter : @raechanyz
buat yang mau baca + komen = thankieeees ^o^

Iklan

8 thoughts on “Break Down”

  1. esek dah.. Paling suka sm ff monkey couple.. 😀
    Bagus author ff nya.. Ada lucu ada sedih ada ada aja deh pokoknya.. Hehehehe 😄

  2. Ihhh youngmi jht bgt sihh,tapi kok hae oppa aneh ya dia tau kalo youngmi jht tapi kok malah dinikahin ?? Ckck dsr oppa oppa

  3. annyeong saya reader baru niii,,, bagus nihhh.. ampe pengen bunuh si youngmi tuh,, hae ppa qu sayang,,, sama aq aja hae ppa :)))

  4. anyeonqhaseo chinguduels..
    Saia reader baru nich..!!
    Jadi salam kenal yah..

    Daebak ff,a chingu..
    Tp young mi ja’at banqedz, ud dibaikin tp nusuk rae eun dr belakanq..
    Hikz..hikz..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s