My Idol is My Husband (Part 2)

My Idol is My Husband

Author : Serlin nur hidayati…

MAIN CAST :

-PARK YOO HEE As Park yoo hee

-CHO KYUHYUN As cho kyuhyun

Genre: Romantic, Comedy, family, friendship.

 

PART 2

Ku sangga daguku dengan kedua tanganku sambil memandangi kyuhyun yang sedang asik menyantap roti.

“Kenapa kau sangat tampan kyu” aku mendecak pelan, kyu menoleh kearahku.

“Uhuk..uhuk” kyuhyun terbatuk mendengar celotehanku, sesegera mungkin ku ambilkan dia segelas air.

“Gwaenchana?” tanyaku khawatir, ku tawari dia segelas air tapi dia lebih memilih mengambilnya sendiri.

“Nan gwaencahana, kau tak perlu mengkhawatirkanku” kyuhyun lantas bangkit dari tempatnya dan mengelap mulutnya dengan tissue. Aku tidak peduli atas perlakuannya tadi.

“Kau mau kemana?” tanyaku curiga, kyuhyun mengenakan baju sangat rapi dengan kacamata hitam yang bertengger di atas hidung mancungnya.

“Kau masih belum paham juga hah? Jujur saja aku merasa asing dengan tingkahmu, daritadi kau hanya menanyakan pertanyaan yang menurutku tak masuk akal? Sepertinya saat ku pulang nanti kita harus pergi ke dokter untuk memeriksa keadaan otak mu itu” tukas kyu dengan raut frustasi.

“Ne geurasseo, kau benar aku juga bingung hemm.. tapi kapan kau pulang?” aku kembali bertanya, menanyakan hal yang memang tidak kuketahui sebelumnya.

“Hyaiiisshh… sepertinya kepalaku akan pecah.” gusar kyu sambil memegang kepalanya dengan mulut berdesis. Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya itu dan ku kerlingkan sebelah mataku.

“Mwoya??” bentak kyuhyun. Aku tesentak dan kukerucutkan mulutku.

“Baiklah kau pergi sekarang” ku dorong tubuhnya hingga sampai di ambang pintu.

“Khajaa…eeng” aku menghela nafas berat setelah mendorongnya keluar, kyuhyun berjalan menjauh mendekati mobilnya yang terparkir di halaman depan. Langkahnya seperti tak terkendali, dia terus berbalik menatapku yang sedang melambaikan tangan dengan wajah berseri-seri.

“Cho kyuhyun saranghaeyo” ucapku bangga, kyuhyun mungkin mendengarnya tapi dia tak peduli, dia hanya terus melaju kencang dengan mobilnya itu.

Cho Kyuhyun Pov

“Hyaisshh sepertinya aku akan mati sekarang juga? Cih apa yang terjadi padanya hah? Kenapa dia begitu genit? Aigoo..” aku terus mengukir pikiranku yang tak karuan, berpikir apa yang telah terjadi pada istriku itu. Kami sudah menikah 2 minggu lalu, tapi tak pernah sekalipun aku melihatnya tersenyum riang seperti tadi, pertama kali aku bertemu dengannya di bandara saat penyambutan suju M yang baru saja kembali dari chinna.

Flash back

“Anyeong haseyo..” sapaku kepada para penggemarku yang sudah bersusah paya menyiapkan sambutan yang begitu meriah ini. Hemh aku memang kelelahan tapi saat melihat mereka yang begitu bersemangat menanti kedatangan kami rasanya semua energi kembali terkumpul.

“Oppa aku ingin fotomu, khaja” seseorang menarikku, sudah biasa jika aku harus berfoto dan rela dirangkul ataupun dipeluk oleh mereka karena jikalau tak ada mereka aku bukanlah apa-apa.

“Sudah ya aku harus segera kembali ke asrama” pintaku dengan sopan, saat ku berjalan menjauh dari kumpulan fans, ku lihat ada seorang perempuan sedang memandangi kami lebih tepatnya memandangiku sambil memegang secarik kertas. Aku pikir dia adalah bagian dari fansku juga, tapi entahlah, wajahnya terlihat sangat kebingungan.

“Gwaenchanayo?” tanyaku selembut mungkin, tapi dia hanya memandangku dengan raut kebencian. Perlahan dia angkat lengannya sambil memegang erat sebuah bolpen yang siap ditusukkan ke arahku.

“Pergiiiiiii………….!!!!” bentaknya sontak membuat sekujur tubuhku merinding, aku pun berlari secepat mungkin,, aku pikir dia hanyalah orang tidak waras yang kabur dari rumahnya.

Beberapa hari setelah kejadian itu aku kembali bertemu dengannya dia berdiri di depan gerbang apartemen dimana aku tinggal, keadaannya sangat kacau. Seluruh tubuhnya basah dan rambut panjangnya menutupi wajahnya.

“AAAAAA..” teriakku melihat sesosok wanita yang berdiri tepat di pintu depan dorm kami. Dia mengangkat kepalanya “Maaf aku dimana?” lirihnya. Aku tidak percaya setelah ku lihat wajahnya ternyata gadis aneh itu lagi.

“Kyaa.. kau mau membuatku serangan jantung hah? Apa maksudmu berdandan seperti ini di tengah malam begini?” bentakku yang masih bersandar di pintu. Wanita itu hanya mencibirkan bibirnya dan seenaknya masuk ke dorm kami. Walau bagaimanapun aku adalah seorang manusia yang berperasaan, tidak mungkin aku mengusirnya dengan keadaannya yang begitu menyedihkan.

Kami berdua duduk berhadapan, sekali lagi dia terlihat kebingungan.

“Kau kedinginan?” aku membuka sesi dialog, dia melirikku.

“Mwo? Kau lihat kan bagaimana keadaanku, kenapa masih bertanya? Setidaknya kau sediakanku teh hangat atau apalah itu.. kau benar benar manusia tak berperasaan” ujarnya kesal, aku tak mengerti apa maunya.

“HYAA!! Ini tempatku kenapa kau berani sekali memerintahku seperti itu hah? Apa kau tidak tahu siapa aku? Atau…” perkataanku terhenti begitu saja saat dia memelototiku dengan kedua bola matanya.

“Ne, baiklah..tunggu sebentar” baru kali ini aku merasakan kekalahan, aku memang ahli dalam matematika dan aku adalah gamer sejati tapi dia aku tak bisa berkutik di depannya, wanita itu sungguh membuatku sesak, aku bahkan tidak tahu siapa dia, aigoo..

Beberapa hari kemudian aku mencari tahu tentang identitasnya, Namanya adalah Park Yoo Hee. Setelah aku selidiki dia adalah wanita yang memiliki sedikit masalah di otaknya. Syarafnya tidak bisa bekerja secara optimal sehingga menyebabakan wanita ini mempunyai 2 karakter. Keadaan dimana dia anggap merasa nyaman maka dia akan bertahan di keadaan tersebut. Dia memang sakit tapi aku tidak tahu apa penyakitnya itu, ku sebut saja the last  memories syndrome, dia sewaktu-waktu akan ingat keadaan terakhir kali sebelum berubah ke karakternya sekarang.

Kami menjalin hubungan sebagai kekasih, hubungan kami ini bermula dari kejadian malam lalu saat dia beranjak masuk ke dalam dorm kami. Karena keadaanku sangat kelelahan setelah seharian beraktifitas, aku yang berniat menanyai perempuan aneh ini malah tertidur dengan kepala bersandar di atas meja.

Keesokan harinya…

Entah apa yang terjadi perempuan itu melakukan hal yang sama, aissh.. yang lebih menyebalkan di sebuah acara reality show Shindong hyung bicara asal “Aku lihat kau tidur bersamanya malam itu” hemh suasana hening.

“Itu bukan sebuah lelucon Hyung” kesalku.

Karena kejadian itu eomma dari perempuan tadi menuntutku untuk segera menikahi anaknya.. aigoo kami hanya tertidur bersandar diatas meja, bahkan jarak antara kami berdua itu bersebrangan. Memang benar peribahasa tentang mulutmu harimaumu, omo omo.. bahkan aku tidak menginginkan terjadinya pernikahan ini.

“Arasseo ahjumma, serahkan saja semuanya pada kami karena kyuhyun ini adalah adik kami” sungmin meyakinkan sang ahjumma itu, tenggorokanku tercekat untuk menelan ludah saja sangat sakit rasanya.

“YA hyung apa maksudmu?” ujarku tidak terima.

“Sudah, kau jangan ikut campur biarkan kami yang mengurus” jawabnya datar.

“Mwo? Bagaimana bisa dia berpikir seperti itu sementara yang sedang dia permainkan adalah kehidupan dan masa depanku” batinku kesal.

When we pretended like we were a couple..

Di hari pernikahanku dengannya..

Hari yang paling tak akan kulupakan dalam hidupku, wanita ini telah merebut segalanya, semua media meng-expose hari pernikahanku ini, tak ada yang bisa ku sembunyikan, kacau pasti akan sangat kacau jika melihat dan mendengar bagaimana reaksi para penggemarku.

“bersediakah kau akan melayani dia di apapun keadaannya? Saat dia sakit atau sehat? Dan menjadikan dia sebagai mempelai abadimu” sang pendeta memberkati kami.

“Algessimnida” jawabku tidak semangat.

“Dan kau.. bagaimana denganmu?” tanya pendeta itu pada yoo hee yang sedari tadi hanya menunduk dan memainkan jarinya.

“Eh?” yoo hee melihat ke arah pendeta itu lalu menatap ke arahku.

“Cih kau pikir aku pembantunya, dan apa itu menjadikannya sebagai mempelai abadiku? Apa itu berarti aku harus menghabiskan sisa hidupku bersamanya? Aniyo.. tidak akan” gumam yoo hee, membuatku aku yang tersenyum paksa merutuk perkataannya tadi. Setidaknya dia harus berusaha menutupi kebenciannya padaku di depan media seperti ini, aissh..

Sang pendeta menggeleng tidak percaya. Dan semua yang hadir terkekeh menertawai kami.

“Maaf?” sang pendeta memastikan dan yoo hee hanya memasang senyum penuh tekanan.

“Baiklah kalian sah sebagai sepasang suami isteri, chukhae!!” sungmin hyung berdiri dari kursinya dan memberi tepukan tangan hangat untuk kami.

Ku coba untuk memasangkan cincin simple ke jari manisnya dan….

Cincin itu jatuh menggelincir ke bawah meja, ku coba mengambilnya dan “Bukk..” kepalaku terbentur.

“Hyaisshh..” geramku, dan yoo hee hanya diam sambil menautkan sebelah alisnya, omonaa..

Now..

Sekarang aku pikir ingatannya telah kembali ke masa lalu, ke masa dimana saat dia masih menjadi sekedar penggemarku bukan sebagai isteriku. Ku parkir mobilku dengan bunyi decitan yang memekakan telinga.

“Ya hyung!!” protes minho yang sedang asik melakukan obrolan lewat telepon. Ku buka seatbeltku dan keluar dari mobil.

“Anyeonghaseyo” sapaku pada minho dengan wajah yang tidak bersemangat. Minho terlihat mengkhawatirkanku. Tapi aku terus berlalu menuju ke dalam gedung besar itu.

 

Part 2 ini kayaknya lebih geje,

Haha..

Mian kalo bahasanya masih berantakan, sangat butuh kritik dan saran nih biar bisa bikin yang lebih bagus lagi,

Gomawo buat yang udah baca..

Saranghaeyo.. (ngedip-ngedip gajelas)

Haha..

23 thoughts on “My Idol is My Husband (Part 2)”

  1. hahahahaha gk kok bgus,,, aneh jga punya 2 kepribadian..hahahaha
    pas acr kawinan nya… kreeennn bgt ngomongya hahahhahaaa yoo hee.. gk ad yg bkal bsa blng kya gtu ke cho kyuhyun skalipun d dunia nyata hahahahahaa>_<
    lnjtin y…^^

  2. bagus kok. Cuman kata2 rada berantakan trus pendek banget. Ga kerasa., *di timpuk author*

    next part d tunggu

    nado saranghae eon *ngedip2 gaje*

  3. Penyakit iiang aneh ,,
    emang da iah pnyakt iiang kya gtu ???
    uah,, kyanya aq hrz tanya ke dosen aq deh ,,
    untung skg pljran gangguan pd sist persyarafan ,,,
    hahhahahahaahaha !!!!
    Uiaa,, jgn lma2 iiah,,
    cptan di lnjut ,,*maksa*

  4. waw dahsyat, makin penasaran nih ama lanjutannya. buruan di publish ya admin, jangan lama lama. kalo menurut aku, kayanya autornya juga sama-sama kena gangguan saraf kaya yoohee, ngedip-ngedip mulu..hha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s