[kyuHYUNri] Runaway

AUTHOR: EvilMaknae

CAST: Couple kyuHYUNri😀

GENRE: Songfic, Romance

DISCLAIMER: THIS FANFIC IS MINE! Kyuhyun is belong to himself, and Hyunri is mine!!

RECOMMEND SONG: Bruno Mars-Runaway

DON’T LIKE , DON’T OPEN .

DON’T LIKE , DON’T SEE .

DON’T LIKE , DON’T READ !

***

So easy, to forget our love, the little things we do. Like calling, for no reason, just to say the word “baby, I love You”

Terlihat jelas Hyunri tidak berkonsentrasi pada apa yang dikerjakannya. Pikirannya melantur entah kemana. Sesekali dia melirik ponselnya yang tergeletak disampingnya. Hyunri menangkupkan wajahnya di kedua tangannya. Hubby! Tak tahukah kau… aku merindukanmu??

“Choi sunbaenim, kau butuh istirahat?” tanya seorang hoobae Hyunri.

“Ani, Yuujin-ah… gwenchanayo…,” jawabku, sambil tersenyum kecil.

Terlintas dengan jelas hal-hal kecil yang ia lakukan bersama Kyuhyun. Hyunri menghela nafas kasar. Kemana anak konyol dan bodoh itu?

—Flashback—

Terdengar ponsel Hyunri berdering dengan nyaring. Suara khas boyband grup Super Junior mengalun dari ponselnya. Tanpa melihat siapa peneleponnya, Hyunri mengangkat telepon itu.

“Yeoboseyo?” tanya Hyunri sambil memperhatikan hoobae-hoobaenya yang sedang melakukan lay-up secara bergantian.

“Ya! Ini hubbymu, baby!” seru sebuah suara dari seberang, Kyuhyun.

Hyunri terkesiap, lalu melihat layar hpnya. Evil Hubby tertulis jelas disana. Hyunri segera menempelkan ponselnya itu ditelinganya.

“Mianhae, hubby. Aku tak melihat siapa peneleponnya tadi,” ucap Hyunri, sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Ne, gwenchanayo. Er… kau sedang melatih hoobae-hoobaemu ya?” tanya Kyuhyun.

“Ne, hubby. Mereka akan bertanding minggu depan,” jawab Hyunri sambil menjauhkan telepon dari telinganya, lalu berteriak,”Ya! Berhenti melakukan lay-up! Sekarang, shooting! satu orang in seratus!”

“Hubby, kau masih disana?” tanya Hyunri, menempelkan kembali ponselnya di telinganya.

“Sepertinya kau sedang sibuk melatih hoobaemu, ya sudahlah… tutup saja ponselnya,” ucap Kyuhyun datar.

“Ya, hubby… sebenarnya ada apa sih kau meneleponku?” tanya Hyunri, kali ini benar-benar memusatkan pikirannya pada Kyuhyun.

“Anii… aku cuma ingin bilang… Baby, I love you…”

Hyunri tersenyum hangat, lalu menjawab,”gomawo, hubby… I love you too.”

—Flashback End—

I know lately, I’ve been busy, but a second doesn’t go by without you crossing my mind. It’s been so long, since we had time… Let’s take a day and make everything right

Kyuhyun hampir saja menyentuh I-phonenya ketika Sungmin memanggilnya.

“Kyu! Ayo cepat, kita harus perform,” ucap Sungmin.

Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan memohon, tapi Sungmin hanya mengangkat bahu. Kyuhyun menatap I-phone itu dengan pandangan putus asa, lalu meninggalkannya begitu saja.

Baby, maafkan aku… aku benar-benar sibuk sampai tak bisa menghubungimu. Tapi, aku tak akan bisa melewati hari-hari yang melelahkan ini tanpa kau dalam pikiranku.

“Kyuhyun! Ayo cepat, jangan melamun!” seru Zhoumi.

“Ah, ne!”

Kapan terakhir aku bertemu dengannya? batin Kyuhyun, sambil mencoba tersenyum lebar kepada para ELF. Seminggu yang lalu? Tidak, aku sudah berada di China seminggu yang lalu. Sebulan yang lalu? Entahlah… Ya Tuhan, aku benar-benar merindukannya.

Segera, setelah selesai perform, Kyuhyun menghampiri I-phonenya tanpa menghiraukan yang lainnya. Kyuhyun segera menekan angka satu pada I-phonenya dan menekan tombol call. Speed dial nomor satu adalah Hyunri, wanitanya, kekasihnya.

Calling Dictator Baby…

“Annyeong,” sapa Hyunri datar.

“Annyeong, baby. Kau kenapa? Kenapa suaramu lemas sekali?” tanya Kyuhyun.

“Anii, hubby… aku hanya lelah,” jawabnya, singkat.

“Baby, mianhae… aku lupa memberi tahumu bahwa aku akan berada di China selama beberapa bulan,” ucap Kyuhyun, semakin lama volume suaranya semakin kecil.

“Gwenchana,” jawab Hyunri, singkat.

“Baby, kau marah padaku?” tanya Kyuhyun, pelan.

“Sedikit, jadi biarkanlah aku sendiri,” jawab Hyunri, lagi.

“Jangan seperti ini, baby. Ayolah, jangan marah seperti ini,” bujuk Kyuhyun.

“Aku—“

“Aku akan ambil hari libur besok, kita perbaiki semuanya besok, ara?” Kyuhyun memotong perkataan Hyunri.

Hyunri terdiam sebentar, lalu akhirnya dia menjawab,”arayo.”

Just take my hand, fall in love with me again… Let’s runaway to the place where love first found us…let’s runaway for the day, don’t need anyone around us…When everything in love gets so complicated, It only takes a day to change it. What I have to say can’t wait All I need is a day

“Baby, aku pulang,” ucap Kyuhyun, sambil membuka pintu apartment Hyunri. Ya, Kyuhyun mempunyai kunci duplikat apartment itu.

“Selamat datang, hubby…,” Hyunri memeluk namja di depannya dengan erat. Seakan tak akan melepaskannya lagi. Kyuhyun mengetahui perasaan yeojanya tersebut, lalu balas memeluk yeoja di depannya itu. Kehangatan menjalari mereka berdua.

“Mianhae, baby… mianhae… aku benar-benar bodoh tidak memberitahumu—“

“Gwenchana, hubby, gwenchana…,” ucap Hyunri, sambil meletakkan telunjuknya di bibir Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum, lalu mengulurkan tangannya.”Wanna come, baby?”

“Eodiga?” tanya Hyunri, tapi tetap meraih tangan Kyuhyun.

“Ke tempat spesial,” ucap Kyuhyun, lalu mengecup dahi Hyunri singkat.

Kyuhyun membawa Hyunri ke lapangan basket di dekat SMA Hyunri dulu. Hyunri terenyuh. Lapangan itu adalah tempat pertama mereka bertemu.

—Flashback—

“Hyunri-ah! Shooting!!” seru teman satu tim Hyunri. Hyunri tak mendengar seruan itu, tetapi malah meliuk masuk, mencoba melakukan lay-up.

“Ya! Hyunri-ah! Jangan memaksakan—“

Hyunri melompat tinggi, lalu memasukkan bola ke dalam ring. Hyunri mendarat dengan kaki kirinya, lalu tersenyum pada rekan satu timnya.

“Aku tak memaksakan diri bukan?” tanyanya, manis.

Hari itu, mereka melakukan pertandingan persahabatan dengan SMA tetangga, dan mereka menang. Semuanya berkat aksi individual Hyunri yang mengagumkan.

“Hyunri-ah, kami duluan ya! annyeong!”

“Ne, hati-hati!”

Hyunri mengambil bola basketnya, yang tadinya sudah dia simpan di tas. Hyunri menatap sebentar tanda tangan khas di bolanya tersebut. Tanda tangan itu adalah milik Kobe Bryant, the next Michael Jordan. Hyunri mendapatkan tanda tangan itu, saat ia menonton langsung permainan LA Lakers di NBA.

“Ah! Kenapa aku jadi melamunkan Bryant? Lebih baik aku berlatih saja,” gumam Hyunri, lalu men-dribble bolanya.

“Boleh aku ikut bermain?”

Hyunri menoleh kearah sumber suara tersebut. Lalu membelalakkan matanya.

“Ngapain seorang artis berada di public places seperti ini?” tanya Hyunri.

“Kau mengenaliku?” tanya Kyuhyun.

“Tentu, dari gesture-mu aku sudah mengetahuinya,” jawab Hyunri, lalu men-dribble bola kearah ring, mencoba melakukan slam dunk.

“Ah, lompatanku kurang tinggi,” gumam Hyunri.

“Kau begitu mencintai basket?” tanya Kyuhyun, lalu berjalan kearah Hyunri yang sedang mengatur nafas. Hyunri mengangguk.

“Kalau aku tidak mencintai olahraga ini, untuk apa aku menekuninya?” Hyunri balik bertanya.

Kyuhyun tertawa.”Kau benar. Oh ya, kenalkan… aku Kyuhyun,” ucapnya, lalu mengulurkan tangannya. Hyunri membalasnya,”Hyunri.”

“Oh ya, Kyuhyun-sshi… apa tak berbahaya kau keluar dari dorm-mu tanpa pengawal?”

“Tidak. Aku sudah terbiasa seperti ini.”

“Wow, kau tidak dimarahi managermu?”

“Aniiyo, dia tak akan berani. Oh ya, jika aku punya waktu senggang, bolehkah aku mampir kemari? Hanya untuk sekedar menemanimu latihan,” ujar Kyuhyun.

“Boleh, let’s change number,” ucap Hyunri dengan nada bercanda.

“Baik, tapi kau jangan menyebarkannya ya!”

“Tenang saja, Kyuhyun-sshi, aku bukan ember bocor kok. Hehe”

Hyunri sebenarnya hanya bermain-main soal ‘meminta nomor ponsel’. Tapi sepertinya tak masalah kan punya salah satu nomor artis?

—Flashback End—

“Kau ingat bagaimana pertama kali kita bertemu?” tanya Kyuhyun.

“Yeah, sangat konyol,” jawab Hyunri, lalu menggamit tangan Kyuhyun, mesra.

“Aku akan mengambil beberapa barang di mobil, kau tunggu disini,” ucap Kyuhyun, lalu berlari kearah mobil yang hanya berjarak beberapa meter dari tempat mereka berdiri.

Duk duk duk… terdengar suara bola basket yang di pantulkan ke trotoar, Hyunri menoleh ke sumber suara. Ia tersenyum lebar melihat bola yang di pegangnya.

“Ya… dirimu masih menyimpan bola itu,” ucap Hyunri, lalu merebut bola itu dari tangan Kyuhyun.

“Tentu saja, itu bola bersejarah bukan?” tanya Kyuhyun, sambil mengikuti langkah Hyunri memasuki lapangan basket tersebut.

“Yeah… ada tanda tangan Kobe Bryant disini,” gumam Hyunri, lalu melihat tanda tangan idolanya itu. Masih awet dan belum pudar sama sekali.

“Disini sepi ya?” gumam Hyunri.

“Tak akan ada yang mengganggu kita,” sahut Kyuhyun.

“Dan kita memang tak membutuhkan mereka,” timpal Hyunri.

“Dengan kita bertemu seperti ini, masalah yang ada diantara kita menguap begitu saja,” bisik Kyuhyun di telinga Hyunri. Hyunri segera berbalik menghadap Kyuhyun. Kyuhyun menyalin jemarinya dengan jemari Hyunri. Hyunri menunduk, tak menatap wajah namja di depannya ini.

So let’s runaway… Let’s runaway, just for the day Runaway…runaway…

Look at me,” titah Kyuhyun.

“Oh… yang benar saja…,” gumam Hyunri.

“Aku tak perlu mengulang permintaanku kan, baby?” tanya Kyuhyun, lalu mengangkat dagu Hyunri dengan jari telunjuknya.

“Baby, aku ingin menghabiskan hari ini hanya denganmu. Denganmu seorang tanpa gangguan,” ujar Kyuhyun.

“Tapi hari ini aku harus melatih—“

“Kau pilih melatih hoobaemu? Atau berjalan-jalan denganku hari ini, karena harus menunggu 4 bulan lagi sampai kita bertemu lagi,” ucap Kyuhyun, memotong perkataan Hyunri.

“Oh baiklah, ayo kita melarikan diri dari pekerjaan yang membosankan dan melelahkan,” jawab Hyunri.

Girl, you’ve been so patient… Spending nights alone & not complaining… But I’ll make it up to you, and I promise today I won’t keep you waiting

—Flashback—

Hyunri mengucek-ngucek matanya yang sudah mengantuk. Hyunri mengerling jam tangannya, jam 01.00 am. Kemana hubby? pikirnya. Lalu ia mengecek ponselnya, 1 message received Evil Hubby.

Baby, mianhae… aku tak bisa datang ke apartmentmu. Ternyata banyak sekali jadwal yang bertumpuk dan harus di selesaikan. Mianhae aku tak memberitahumu lebih awal.

Hyunri menghela nafas pelan, dia tahu akan begini jadinya. Dia tak bisa marah pada Kyuhyun, tentu saja. Hyunri memejamkan matanya, menahan airmata yang mendesak keluar, lalu membalas sms dari Kyuhyun.

Ne, tidak apa-apa, hubby. Aku tahu kau pasti sibuk, mianhae sudah merepotkan sampai memintamu untuk menemaniku malam ini. Sudahlah, tidak usah dipikirkan 😀 aku baik-baik saja.

Yah, berbohong sedikit tak masalah bukan??

—Flashback End—

“Hari ini, terserah kau mau melakukan apa, kau yang menentukan. Cuma satu yang kuminta, don’t ask anyone to accompany with us,” ucap Kyuhyun sambil mengemudi mobilnya.

“Arasseo! Kau tidak perlu memberitahu hal yang sudah kuingat dua kali,” sahut Hyunri sebal.

“Baiklah, now where are we going, Miss Cho?” tanya Kyuhyun.

Miss Cho? What it does mean?” Hyunri balik bertanya.

“Anii, kau mau kemana sekarang, Choi Hyunri-sshi?”

“Ke… bukit,” jawab Hyunri mantap.

“Bukit?”

“Ne, bukit dimana kau menyatakan cintamu,” jawab Hyunri. Kyuhyun tersenyum, lalu menggenggam erat tangan Hyunri.

“Ah, bensinku sekarat,” gumam Kyuhyun. Hyunri tertawa kecil. Kebiasaan buruk Kyuhyun adalah selalu lupa mengisi bensin saat akan berpergian dengan Hyunri.

Akhirnya, mereka berhenti di pom bensin terdekat.

“Oh ya, aku beli camilan juga ya? tunggu sebentar disini,” ucap Kyuhyun.

“ANDWAE!” seru Hyunri, sambil menahan tangan Kyuhyun.

“Waeyo?”

“Kau bilang hari ini aku yang menentukan semuanya… dan aku tidak ingin kau meninggalkanku… apalagi membuatku menunggu,” ucap Hyunri.

“Yah… apa boleh buat, ayo ikut.” Kyuhyun memamerkan senyum khasnya. Hyunri mengangguk.

Please give me this one chance… To remind you of everything we have. I won’t give up I’m too much in love and I want you to know that

Sesampainya di sebuah bukit, Hyunri duduk di salah satu bangku kayunya. Ia menikmati angin yang membuat rambutnya melambai-lambai pelan.

“Kau ingat bagaimana cara aku menyatakan cinta padamu?” tanya Kyuhyun.

“Ne, kau menyuruh temanmu yang bekerja di perusahaan listrik agar mematikan aliran listrik pada rumah-rumah… dan menyalakan sebagiannya membentuk kalimat I LOVE YOU, HYUNRI,” gumam Hyunri, seperti menghafal jawaban soal.

“Kau ingat. Hebat!” puji Kyuhyun. Hyunri segera saja memukul lengan Kyuhyun pelan.

“Jangan menggodaku ya… Cho Kyuhyun-sshi…”

“Ingat kapan pertama kali aku menciummu?” tanya Kyuhyun tiba-tiba, membuat pipi Hyunri memerah.

“Eh… dua minggu setelah kita jadian, di belakang rak buku perpustakaan umum dekat sekolahku,” jawab Hyunri, sambil memalingkan wajahnya.

“Apa yang kuberikan sebagai kejutan ulang tahunmu?”

“Apartmentku yang penuh bunga mawar… tanda cintamu padaku,” jawab Hyunri, lagi.

“Kau ingat semuanya!” seru Kyuhyun gembira. Dia memeluk Hyunri dengan erat.

“Hubby, ada apa sih denganmu?” tanya Hyunri bingung.

“Aku… tidak akan menyerah untuk membuatmu selalu mencintaiku,” ucap Kyuhyun.

Then do it,” kata Hyunri, lalu tersenyum hangat pada Kyuhyun.

Thank You, baby… I love You, too much to confess it.

“Jangan ungkapkan dengan kata-kata, ungkapkan dengan caramu memperlakukanku, hubby.”

Kyuhyun kembali memeluk Hyunri dengan erat, seolah-olah semua perasaannya dapat ia ungkapkan lewat pelukan itu.

Just take my hand,
Fall in love with me again
Let’s runaway to the place
Where love first found us
Let’s runaway for the day,
Don’t need anyone around us
When everything in love gets so complicated
It only takes a day to change it
What I have to say can’t wait
All I need is a day

So let’s runaway for the day
And I’ll give everything in this moment
& I promise to make everyday just like the day
Let’s runaway to the place
Here love first found us
Let’s runaway for the day
Don’t need anyone around us
When everything in love gets so complicated
It only takes a day to change it
What I have to say can’t wait
All I need is a day.
Soo let’s runaway….

THE END.

maaf reader, aku kasi oneshot lagi… cz aku masih bingung lanjutan ff continue itu kya gimana.. mianhae *bows*

7 thoughts on “[kyuHYUNri] Runaway”

  1. aih-aih~
    romantis amt sih~
    >///< tpi awl p'tmuan yg tk t'duga ya😀
    tpi kyk.a gk ad konflik ya😀
    byrlah,,hndrn yg b'knflk-knflk dlu lah
    (aigo~rsk bgt sih kta"Q=3=)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s