I’m Your Paparazzi (Part 3)

Cast:

-cho kyuhyun

-kim hyera

Other cast:

-super junior

Rating:

-PG 13

 

***

 

“ukkhh….” Kepalaku pusing sekali, aku mencoba  duduk dan samar-samar aku melihat seseorang, ketika mataku sudah kembali focus, aku tersentak melihat si ‘orang menyebalkan’ siapalagi kalau bukan cho kyuhyun, yang menatapku dengan pandangan dinginya.

“ohhh….jadi kau yang membawaku kemari, aku tidak ada urusan denganmu, aku mau pulang!” kemudian turun dari kasur, tiba,tiba ia mencengkram tanganku kuat. karena kesall, aku menyentakan tanganya. Ketika aku hendak membuka pintu, pintu itu kembali tertutup, ternyata si kyuhyun itu yang menutup pintu dan membalikan tubuhku, rasa kesalku tidak bisa kutahan lag.

“YAK!!!! CHO KYUHYUN AKU INGIN PULANG, AKU TIDAK PUNYA URUSAN DENGAN..” belum sempat aku melanjutkan ucapanku, aku membelakan mata tidak percaya, si cho kyuhyun itu menciumku, tentu saja aku tidak membalasnya, tau aku tidak merespon, kyuhyun malah melumat bibirku, membuatku berontak, aku memukul kencang dada kyuhyun dan membuatnya melepaskan ciumanya.

“appo..sakit tau” katanya, sembari mengelus dadanya. “bagaimana apa kau suka?” katanya lagi.

“Ne??” kataku tidak mengerti ucapanya.

“bukankah itu maumu, kapan lagi sih, kau bisa berciuman dengan artis seterkenal aku..” ucapnya bangga. “plakk…” aku menampar pipi kirinya.

“cish…kau pikir aku mau berciuman denganmu, apalagi bibirmu itu suka digunakan untuk mencium ahjumma2” dan “plakk..” aku menampar pipi kananya lagi. “Dan satu lagi itu karena kau telah merebut ciuman pertamaku” kulihat ia hanya menatapku dengan marah sambil mengelus-elus pipinya yang terkena tamparanku.

“YAK!!! MEMANGNYA KAU SIAPA HAH?? BERANI SEKALI KAU MENAMPARKU!” tubuhnya menghimpit tubuhku.

“Dan satu lagi aku tidak suka berciuman dengan ahjumma2, arasso?” katanya sambil mengelus bibirku dengan tanganya, dengan cepat aku menyingkirkan tangan dan juga mendorong tubuhnya kuat, akhirnya ia terjatuh, kesempatan ini tidak aku sia-siakan dengan cepat aku membuka pintu dan berlari kelantai satu, tak kuhiraukan kyuhyun itu berteriak memangilku, dan ‘brukk..’ aku menabrak seseorang, hah…aku tercengang ‘’leeteuk oppa, untuk apa dia kesini??” batinku.

“HYUNG! TAHAN DIA!” kata kyuhyun berteriak di tangga.

“oppa..please aku mau pulang!” kataku memelas ke leeteuk oppa.

“Huhhh..” katanya menghela napas. “baiklah, kau boleh pergi..” katanya sembari ke samping memberiku celah untuk keluar dari rumah si cho kyuhyun itu.

***

“aku..pulaaang..” ketika sudah sampai di apartemen kedua orang tuaku, walaupun tidak ada yang menjawab, tapi aku selalu mengucapkan salam, sebelum berangkat ataupun memasuki apartemen, karena aku ridu keluargaku yang seperti dulu, oemma yang penuh kehangatan dan appa yang penuh dengan kasih sayang. Masih terpampang jelas di setiap sudut apartemen ini berisakan foto appa, oemma, dan aku..tanpa terasa air mataku jatuh membasahi pipiku ”tidak..aku tidak boleh lemah..” batinku sambil mengusap air mataku, sepertinya ada yang kulupakan tapi apa ya?? “OMONA!! CAMERAKU!!”, “haishhh…” kataku mengacak rambutku, aku sudah terlalu capek besok saja aku ke aparteman si menyebalkan itu meminta cameraku dan berjanji akan merahasiakan dirinya lagi berciuman dengan ahjumma2, “untung saja aku ingat apartemenya” kataku sambil terkekeh

“aku merindukan kamarku” kataku sambil merebahkan tubuhku di kasur, aku meraba bibirku, terbayang kyuhyun tengah menciumku walaupun aku kesel denganya, tetapi aku juga menyukai, sambil menutup mataku, tanpa aku sadari senyum telah merekah di bibirku.

***

Author POV

Perlahan-lahan mata hyera terbuka, cahaya matahari masuk ke dalam kamarnya melalui jendela yang terbuka, ia masih teringat sekali mimpi semalam appa dan oemmanya tersenyum kepadanya, senyuman hangat yang menyejukan hatinya, ia sangat-sangat merindukanya, andai itu nyata pasti ia akan memeluk kedua orangtuanya, tapi ia tau itu hanyalah sebuah mimpi yang sangat indah sepanjang masanya, tanpa terasa ia menangis, menangis bahagia karena masih bisa melihat senyum kedua orang tuanya.

Hyera POV

“appaaa…oemmaaa..” sembari mengusap air mataku.

“gomawo…gomawo untuk semuanya, aku ingin menyusul kalian.. tapi aku tak bisa. Ingin sekali membunuh diriku sendiri tapi..tapi aku tak bisa..aku tidak boleh lemah seperti ini…” kataku sembari beranjak dari kasur dan menutup jendelaku yang terbuka dari tadi malam. Aku melihat jam didinding sekarang sudah pukul 8.30, aku harus bersiap-siap pergi ke sm.

***

Hari ini aku memakai gaun sederhana berwarna pink, aku juga menguraikan rambutku. Aku tak ingin dikasihani, aku bertekad akan mengambil cameraku dan setelah itu akan menjalani hidupku seperti biasa “fighting!!” kataku sebelum keluar dari apartemen.

“kenapa dia ada disini?” batinku, ketika aku sudah keluar dari apartemen si cho kyuhyun itu sudah berdiri didepan pintu mobilnya, kalau saja banyak orang disini pasti mereka akan menjerit-jerit melihat si cho kyuhyun itu datang, untunglah aku mempunyai apartemen yang baru sedikit penghuninya aku dan appa memang menyukai tempat yang tidak bising dan sepi, kami memang tidak menyukai tempat yang ramai, jujur saja ia terlihat tampan? “MWO?” teriakku.

“yak! Kenapa kau teriak pabo?” katanya sambil mendekatiku.

“jangan mendekat!!” kataku berusaha menjaga jarak denganya.

“wae? Kenapa aku tak boleh mendekatimu?” tanyanya bingung.

“kembalikan cameraku, setelah itu urusan kita selesai” kataku sambil melipat tanganku didadaku.

“camera? Oh..maksudmu barang rongsokan itu??” kata-katanya benar-benar keterlaluan, “plaakk..” aku menampar pipi kananya.

“cish…jaga omonganmu itu cho kyuhyun”

“YAKK! SAKIT PABO, KAU SUDAH TIGA KALI MENAMPARKU” katanya sambil mengelus pipi kananya.

“I don’t care..siapa suruh kau tidak menjaga omonganmu, apa kau tau camera itu sudah seperti..” ‘omo!’ hampir saja aku keceplosan.

“seperti apa? Pabo..” tanyanya bingung.

“kau tidak perlu tau” kataku memalingkan wajahku, tiba-tiba saja dia menariku ke dalam mobil, mau tak mau aku menurutinya. di dalam mobil aku hanya melamun tanpa terasa aku tertidur.

“hmm…” gumamku karena ada sesuatu yang basah mengelap bibirku, membuatku mau tidak mau harus membuka mataku. ‘deg’ ternyata si kyuhyun itu sedang mengelap bibirku dengan lidahnya.

“CHO KYUHYUN!” teriaku, semburat merah menghiasi bibirku.

“wae? Apa kau menyukainya, aku sudah mencoba membangunkanmu, tapi karena kau tidak mau terpaksa aku harus melakukan hal lain agar kau mau bangun” katanya polos.

“mingir!! Aku mau turun!” kataku sambil mendorong tubuhnya yang menghimpit tubuhku.

“baiklah chagiya” katanya sambil menyikir dari tubuhku.

“mwo? Chagiya?”

“apa kau suka” katanya  dengan evil smilenya.

“cish..” kataku sambil membuka mobil.

“pegang tanganku!” kata si kyuhyun ketika kami hendak memasuki gedung sm.

“for what?” tanyaku.

“sudah ikuti saja kataku..” katanya sambil mengamit tanganku dan ‘deg’ “kenapa ini?” batinku, ketika melihat banyak wartawan di depan apartemen si cho kyuhyun.

“ituu diaaa” teriak salah satu wartawan, ketika melihat kami berdua

“kyuhyun!” kataku khawatir, ia semakin mencengkram tanganku dengan tatapan jangan-khawatir.

“sebenarnya dia siapa kyuhyun-ssi?”

“dia..dia..dia yeoja chinguku”

“MWO?? APA KAU GILA…Akkkhh…” katanya sambil menginjak kakiku dan melihatku dengan pandangan bisakah-kau-diam, kembali aku menundukan kepalaku, karena takut salah ngomong.

“lalu untuk apa kau membawa gadismu ini ke apartemenmu? Apa kau ingin melakukan sesuatu denganya” kata wartawan itu lagi, aku kesel sekali denganya kalau dia bukan wartawan aku ingin sekali menonjok kepalanya yang bulat.

“aniyo..kami hari ini berencana kencan, tadi pagi ia menungguiku di dalam apartemen, karena aku telat bangun, ketika kami sudah sampai di taman bermain, ia malah melupakan tasnya dan terpaksa kami harus balik ke apartemen”

“lalu bagaimana hubunganmu dengan gyuri? Bukankah saat ini kau juga masih berpacaran dengan gyuri?” kata salah satu wartawan, ‘deg’ “benarkah itu..benarkah ia berpacaran dengan Hyera?”

“maaf, aku harus mengambil tasnya, kami tidak ingin waktu berkencan kami terkurang” katanya buru-buru mengeluarkan kartu apartemenya dan menggesek kartu itu di gagang pintu, ia buru-buru menariku dan menutup pintu, sama sekali tidak menghiraukan wartawan yang berteriak meminta jawaban darinya.

“siapa gyuri itu kyuhyun-ssi? Apa kau berpacaran denganya?” kataku lagi sembari menatapnya.

“dia..”

 

 

Tbc

Mianhe chingu, aku baru bisa ngepost ff ini sekarang..mian-mian banget..

Soal.a aku lagi jarang ol..plng cmn baca ff di hpku, gara2 focus untuk mendapatkan nilai kenaikan kelas, kalau bisa sih aku ingin  mendapatkan rangking *curcol*

Apakah ini masih kependekan atau kepanjangan?

Mianhe kalau tidak memuaskan

Jangan lupa RCL ya chingu…tapi, aku pinginya comentnya bukan lanjut, aku pingin banget reader juga kasih ide cerita untuk next part *author banyak cincong*…gomawo chingu yang sudah baca..

Iklan

13 thoughts on “I’m Your Paparazzi (Part 3)”

  1. wkwkwkwkwkwkwk,,
    😄 aigo~ Kyu dsni jdi suka :* yeoja~ Gak Rela!!! *gubrak*
    aduh,,kq jdi aneh yg komentQ
    mian saeng bqn rbt di FF kmu *deepbow*

    Waah…kyk.a mncl saingan nih?? Yoona?? mantan Kyu kah?? (Qrsa i2 sdh psti)
    gmna klo Yoona blik lgi trus ngerusak hbgn mrka ya??aduuuhhh…pdhl hyera dah mulai suka ma Kyu >x<

    Hwaiting saeng!!!
    klo bljr yg rjin psti dpt peringkat!!! Amin^/\^

  2. masih kependekan saeng..
    but its ok… bagus…
    aku suka, tapi alur cerita nya kecepetan…
    he3x…
    ayo lanjut… jangan lma2 ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s