Too Perfect – Part 1

Daylight,, 02:45 pm @China…

Gadis itu terus berlari dengan senyum yang mengembang, hatinya berdebar-debar tak karuan karena perasaannya yang begitu senang. Tak tertahankan! Dia terus berlari sampai orang yang dia cari, didapatinya.

Baru saja dia ingin memanggil orang itu, mulutnya tba-tiba terhenti karena dia melihat sesuatu yang membuatnya… speechless. Tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi seperti patung, sulit untuk menggerakkannya. Kini dia hanya terdiam sambil memandang kedua orang yang dia sayangi.

Tanpa sengaja dia mendengar apa yang dikatakan oleh seorang gadis pada lelaki yang ingin dia temui sekarang. Kata-kata itu begitu sama dengan kata-kata yang ingin dia katakan pada lelaki itu. ‘Wo Ai Ni’

Begitu merasa tubuhnya bisa bergerak lagi, gadis itu langsung berlalu dari tempat itu dan kembali kerumahnya. Terasa sakit di hatinya begitu mengetahui, ternyata sahabatnya menyukai orang yang sama dengannya.

♡                      ♥                      ♡

Ji Yon POV

BRAAAAAK!!!! Suara pintu dibanting membuat jantungku hampir melonjak keluar dari asalnya. Sepertinya Yun Hee sudah pulang… Cepat sekali dia pulang? Sebenarnya dia dari mana sih??

Karena penasaran, aku pun meninggalkan pekerjaanku didapur sejenak dan beralih ke kamar Yun Hee. Kuketuk pintu pelan dan memanggil namanya, “Yun Hee??”

Tak ada jawaban dari Yun Hee.

“Yun Hee??” Sekali lagi aku memanggilnya dengan penuh kesabaran.

nde??” Kali ini dia menyahut dengan suara parau, apa dia menangis?? Kenapa??

“cepat sekali pulangnya? Apa kau sudah berpamitan pada temanmu??”tanyaku.

Hening sejenak.

“tak perlu.”jawab Yun Hee dengan nada dingin.

“kenapa?”

“Tak perlu!!”jawab Yun Hee dengan nada bicara yang mulai meninggi.

Hah~~ dasar anak remaja, emosinya masih labil.

gurae, kalau begitu siapkan saja semua barang-barangmu. Aku memasak dulu ya”sahutku, kemudian berlalu dari depan kamar Yun Hee. Kupikir dia bisa membaik begitu dibiarkan sendiri.

♡                      ♥                      ♡

Perkenalkan!! Chonun Kwon Ji Yon imnida~~ Mungkin kalian bingung kenapa aku sekarang ada dicina sedangkan aku bernama korea seperti ini. Sebenarnya, aku datang ke china untuk menjemput yeodongsaeng-ku (lebih tepatnya adik tiri) yang bersekolah di china. Sekarang dia menduduki kelas 3 Junior High School di salah satu sekolah terkenal di china. Sebenarnya, bukan kelas 3 lagi… karena begitu di korea dia akan masuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Liang Zhen Gong atau Hwang Yun Hee adalah nama yeodongsaeng-ku. Walau pun kami tidak sedarah atau satu orang tua, tapi hubungan kami sangatlah dekat. Yun Hee adalah peranakan China-Korea, dia fasih berbahasa China dan Korea karena eomma-nya(eomma tiriku) adalah peranakan Korea sedangkan aboji-nya adalah peranakan China.

Yun Hee tinggal di China sejak eomma-nya mendapat tugas keluar neg’ri ke Korea. Dan saat itu, aboji-nya Yun Hee sudah pergi. Hilang tanpa jejak sama sekali! Akhirnya, tertinggallah Yun Hee sendiri di China. Sebenarnya, eomma sudah menyuruh Yun Hee untuk melanjutkan study-nya di Korea saja. Namun, Yun Hee menolak keras. Entah apa sebabnya dia menolak, tapi menurutku dia tak ingin meninggalkan tanah kelahirannya ini.

“Yun Hee~~ Makanan sudah siap!!”

Tak terdengar jawaban dari Yun Hee.

=3= sepertinya dia sibuk pacaran dengan kompi lagi deh. Huh!! dasar maniak Kompi!! Dia bisa melupakan semuanya jika sudah berhadapan dengan komputer. Makan saja dia bisa lupa sakit cintanya pada komputernya. Tidak hanya itu!! Dia bisa melupakan semua yang ada disekelilingnya!!!

“Yun Hee!!”seruku sekali lagi.

Nde!!!” Akhirnya menyahut juga. =.=’a

“makan!!”

Nde!!”

Tanpa menunggunya turun, aku langsung memulai acara makanku. Karenaku yakin, walau sudah menyahut dia pasti takkan turun untuk makan. Dari pada aku mati kelaparan karena menunggunya turun, lebih baik aku makan duluan saja. Kalau dia lapar, dia pasti turun kok. Tapi… sepertinya dia tak pernah lapar kalau sudah menghadap Komputer tercintanya itu (-___-).

♡                      ♥                      ♡

Yun Hee POV

Ji Yon onni sudah memanggilku turun untuk makan, tapi aku terus berkutip dengan Komputerku. Hanya dengan bermain Komputer aku bisa menjadi tenang dan damai. Terasa tak ada beban sama sekali, karena komputer hanyalah alat yang bisaku pakai untuk melampiaskan semua kekesalan, amarah, kesedihan, perih, sakit… segala macam emosi. Tentunya bukan dengan membantingnya (.___.) aku malah bisa tambah gila kalau komputerku sampai rusak.

Aku memakai Komputer untuk bersenang-senang saja, menutupi semua perasaanku yang mungkin tiba-tiba bisa saja meluap. Namun kadang-kadang aku bisa kelepasan dan mulai menangis didepan komputer. Hanya komputerlah yang tau sisi lemahku.

Oke!! tak usah bahas tentang Komputer yangku cintai ini. Sekarang… Aku sudah sangat-ingin-cepat meninggalkan negeri ini!! Aku sudah tak tahan berada disini.

“mereka pasti sudah jadian sekarang”gumamku tanpa sadar.

Kembali aku memandang foto-fotoku bersama kedua sahabatku yang palingku sayangi dan juga cinta pertamaku. Aku tak menyangkah hal ini bisa menimpahi persahabatan kami yang sudah sangat erat ini.

“apa cinta egois??”gumamku lagi sambil memikirkan apa yang terjadi kalau saja aku terus memaksakan kehendakku tentang perasaan yang tak tertahan ini?? Tentu saja persahabatan kami akan rusak, dan aku tak ingin itu!!

Kembali aku memikirkan sesuatu tentang persahabatan kami. Mungkin lucu mendengar 2 gadis dan 1 lelaki, tapi itu yang terjadi diantara kami. Walau memang, 1 lelaki itu lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman lelaki lainnya dari pada dengan 2 gadis ini.

“Love is bullshit?? That’s true or false??”, aku menarik nafas panjang. “what ever lah~”

“Cinta itu butuh pengorbanan??”

Kali ini aku berpikir tentang tindakanku yang bisa dibilang ‘aku mengorbankan perasaanku hanya untuk persabahatan kami’. Itu lebih baik… Aku memilih ini, aku tak ingin merusak hubungan mereka… lagipula, cinta jarak jauh itu tidak efektif lagi. Jadi aku memutuskan untuk melupakannya saja… Titik!!

♡                      ♥                      ♡

6 tahun kemudian, Yun Hee sudah melupakan lelaki yang menjadi cinta pertamanya. Kini dia melewati hari-harinya dengan penuh semangat, walau memang pada awalnya dia jatuh terpuruk karena terlalu rindunya dengan lelaki yang bernama Hangeng, cinta pertamanya…

Sedangkan Ji Yon?? Tetap seperti biasa saja, dia bekerja di SMEnt sebagai manager salah satu Grub Boy terkenal di seluruh Asia. Super Junior. Mereka terdiri dari 13 anggota lelaki yang memiliki multitalent dan juga wajah-wajah mereka yang membuat mereka terlihat lebih perfect lagi. Di tambah dengan 2 anggota plus dalam Super Junior M. Sangat banyak bukan, member Super Junior??😀 haha~~

♡                      ♥                      ♡

Ji Yon POV

Hari ini aku akan memulai pekerjaanku sebagai manager Super Junior. Aigo~ aku sangat gugup!!! Ini kan pekerjaanku yang pertama. Aku harus bagaimana ini??

Sekarang aku berdiri didepan pintu masuk dorm di lantai 11. Tanganku sudah siap untuk memencet tombol dorm tersebut. Tapi… entah kenapa, perasaanku… rasanya akan ada bahaya jika aku memencet tombol itu.

Tiba-tiba dari arah belakang seseorang menepuk pelan bahuku, membuatku kaget setengah mati. Tapi begitu melihat penampilan orang tersebut… kurasa dia salah satu member dari Super Junior.

aannyeong haseyo”sapaku sebiasa mungkin, tapi… sepertinya terlihat sangat kaku (.___.)

annyeong aggashi. Musun irindayo??”ujar namja itu balik. Kalau diperhatikan, sepertinya dia ini…

“Sungmin-sshi??” Aku mencoba menebak.

“ah… yeAggashi mengenalku??” Sungmin melepas kacamata hitam dan juga topi rajutannya.

“eeeh… aku kemari… karena…” Aku membuka tasku dan mengacak isinya, berusaha mencari sesuatu, “ini!”seruku begitu mendapatkan sebuah surat yang dituliskan oleh sahabatku yang menjadi manager mereka.

Sungmin mengambil surat itu kemudian membalikkannya, begitu dia melihat nama sahabatku itu. Dia langsung menatapku, “aggashi… manager kami yang baru??”

Aku tersenyum semanis mungkin, “ndeBangawoyo

“kalau begitu masuk dulu noona, sepertinya Jung Soo hyong ada… hari ini dia tak ada scendule”ujar Sungmin membukakan pintu untuk masuk. Aku pun tanpa ragu masuk ke dalam dorm mereka.

“oh! Kyuhyun-ah… dimana Jung Soo hyong??”Tanya Sungmin begitu melihat Kyuhyun tengah bermain PSP diruang nonton.

mollayo”jawab Kyuhyun yang masih terus berkutib dengan PSPnya.

Akhirnya Sungmin sendiri yang mencari Leeteuk dikamarnya, tapi sepertinya Jung Soo mempunyai Scendule. Aigo~ apa mereka tak pernah istirahat lagi??

“sudahlah, Sungmin-sshi… Sebaiknya aku pulang saja dulu, nanti datang besok pagi lagi. Memang aku sudah terlambat datang tadi…”ujarku kemudian membungkuk pada Sungmin yang menandakan untuk permisi pulang.

“ah… Aggashi!! siapa namamu??”Tanya Sungmin begitu aku keluar dari dorm mereka.

“Kwon Ji Yon”

“apa aku bisa meminta kartu nama aggashi? supaya lebih gampang. Nanti kalau Jung Soo hyong datang, aku akan mengirimi aggashi email atau mungkin sms.”ujar Sungmin.

Aku pun tanpa ragu memberikan kartu namaku yang sudah kusediakan setiap saat. “oke… kalau begitu… sampai ketemu besok Ji Yon-sshi”ujar Sungmin tersenyum.

Sekali lagi aku membungkuk dan kemudian pergi dari tempat itu…

♡                      ♥                      ♡

Author POV

Hyong tadi ada manager baru katanya besok dia akan kembali lagi” kata Sungmin pada Jung Soo hyong

“Oh…ne. Gomawo Sungmin~ah” kata Jung Soo lalu berlalu kekamar.

Hyong aku keluar sebentar” pamit Eunhyuk.

Eunhyuk berjalan sekitar drom tentu dengan penyamaran agar tidak diketahui oleh ELF, Eunhyuk berjalan tanpa tujuan. Brrruukkkk…

“Auw….” ringis seorang yeoja

“Ya, kau kalau jalan lihat-lihat” kata yeoja itu kesal.

“Hy…nona, kau saja yang membawa belanjaanmu berlebihan sehingga kau tak memerhatikan jalanmu” kata Eunhyuk yang tidak kalah kesal.

“Aissss….kau…” belum selesai yeoja itu bicara dia kaget saat dia mendongak ternyata namja itu adalah Eunhyuk member Super Junior, yeoja itu terbengon.

“Kenapa kau melihatku seperti itu???” tanya Eunhyuk heran

“Eunhyuk!!!!” pekik yeoja itu cukup keras karena membuat orang-orang dsekitarnya langsung memandang mereka.

“Ya…kenapa kau menyebut namaku keras-keras” kata Eunhyuk karena mulai cemas dengan keadaan sekitar yang semua orang mulai mengelilinginya dan yeoja itu.

Orang-orangpun mulai berbisik-bisik bahwa itu benar Eunhyuk. Eunhyuk, yang mulai risih lalu menarik tangan yeoja itu dan kemudian lari.

“Ya….Eunhyuk kenapa kau menarik tanganku” kata yeoja itu berusaha melepaskan tangan Eunhyuk, tapi Eunhyuk mengenggamnya dengan erat.

“Ya….lepaskan aku, bagaimana dengan belanjaanku. Eunhyuk…lepaskan” kata yeoja itu berontak.

“Hy…..nona apa kau tidak sadar karena kau yang membuatnya seperti ini” kata eunhyuk kesal sambil masih terus berlari menghindari para fansnya yang masih mengejarnya.

“Emang apa yang aku lakukan” kata yeoja itu polos.

Aisss….sudah kau diam saja & ikuti aku” kata Eunhyuk lalu berlari menuju taman.

Eunhyukpun menyenderkan yeoja itu dibawah pohon membuat yeoja itu tersentak kaget dan tiba-tiba saja Eunhyuk mendekatkan wajahnya seperti ingin mencium.

“A…apa yang ingin kau lakukan” kata yeoja itu gugup.

“Sudah kau diam saja” kata Eunhyuk memegang wajah yeoja itu lalu mendekatkan bibirnya pada bibir yeoja itu walapun tidak bersentuhan.

“Sekarang kita aman” kata Eunhyuk melepaskan tangannya dari pipi yeoja itu setelah melihat situasi aman dari kejaran fansnya. Sedangkan yeoja itu hanyan menunduk malu, walapun mereka tidak ciuman tapi itu membuat yeoja tersebut merasakan debar jantungnya terasa berdetak sangat cepat. Tapi yeoja itu berusaha menghilangkan perasaan itu dan berganti dengan rasa kesal.

“Ya…Eun…..bmmmfffff” mulut yeoja itu ditutup oleh tangan Eunhyuk.

“Nona, kau bisa kecilkan suaramu??? Kau bisa membuat mereka kembali lagi” kata Eunhyuk kesal lalu melepaskan bekapannya.

“Kau….kenapa kau menarikku untuk berlari dan karena kau belanjaanku tertinggal semua. Kau harus menggantinya” kata yeoja itu kesal

“Salah kau sendiri yang memanggil namaku yang membuat para fansku mengejarku” kata Eunhyuk membela diri.

“Tapi kau kan bisa lari sendiri tanpa menarikku” kata yeoja itu.

“I..itu…karena aku reflek sehinnga menarikmu” kata Eunhyuk gugup.

“Pokoknya sekarang kau harus mengganti belanjaanku” kata yeoja itu memaksa

“Aku tidak membawa uang” kata Eunhyuk

“Masa kau keluar tanpa membawa uang sepeserpun???” yeoja itupun menatap Eunhyuk curiga.

“Ya…aku benar-benar tidak membawa uang” kata Eunhyuk emosi.

“Hufff….ya, sudahlah aku akan menagihmu besok” kata yeoja itu pergi, dengan cemberut.

“Dasar, yeoja yang aneh” kata Eunhyuk lalu pergi.

~Esok harinya~

Ting…tong…ting…tong…

Ne….sebentar” kata Sungmin membuka pintu

Annyonghaseo” kata seorang yeoja membungkuk

“Oh….anyonghaseo Ji yon~shii” kata Sungmin tersenyum, lalu Sungminpun membuka pintu agak lebar untuk Ji Yon bisa masuk.

“Sebentar aku panggilkan Jung Soo Hyong dulu” kata Sungmin meninggalkan Ji Yon di ruang tengah.

“Kenapa sepi sekali pada kemana yang lainnya???” tanya Ji Yon sambil memandang sekelilingnya yang tidak ada siapapun kecuali dirinya sendiri.

Nuguseyo???” tanya seorang namja, Ji Yon yang mengenal suara itupun berbalik dan menghadap kearah namja itu.

Annyong, Eunhyuk~shii” kata Ji Yon tersenyum penuh makna.

“Ya….kau yeoja yang kemarinkan” kata eunhyuk kaget, Ji Yonpun hanya mengangguk.

“Kenapa kau bisa masuk kesini??? Apa kau mengikutiku semalam, ha……???” tanya Eunhyuk curiga.

“Ye….ngapain lagi aku ngikutin kamu. Mendingan drumah istirahat.” Kata Ji Yon.

“Lalu untuk apa kau kesini??? Kau ingin menagih mengenai barang belanjaanmu ya???” kata Eunhyuk tidak senang.

“Yap….tapi selain itu aku….”

“Kau sudah datang” kata Jung Soo yang Lebih dikenal Tukie yang membuat omongan Ji Yon terpotong.

Ne….annyonghaseo, Ji Yon imnida” kata Ji Yon membungkuk.

Ne.….Jung Soo imnida kau bisa memanggilku Tukie. Saya Leader disini” kata Tukie sambil mengulurkan tangannya Ji Yon pun membalas uluran tangan Tukie dan menjabatnya.

Hyong…memang untuk apa yeoja itu dsini???” kata Eunhyuk tidak senang.

“Oh, ya aku Lupa memberitahu kalian, Ji Yon ini akan menjadi menager kita” kata Tukie.

Mwo????” kata Eunhyuk kaget.

Ji Yon pun memberi hormat pada seluruh member Super Junior. Tapi Ji Yon memberikan tatapan yang berbeda pada Eunhyuk.

‘Tamat riwayatmu Eunhyuk’ kata Ji Yon dalam hati sambil memandang Eunhyuk dengan tatapan mematikan, namun Eunhyuk tidak gentar dia malah membalas tatapan Ji Yon dengan tatapan mematikan juga.

‘Kita liat saja siapa yang akan bertahan’ kata Eunhyuk dalam hati sambil tersenyum sinis pada Ji Yon

“Ada apa ini rame-rame” kata Heecul yang baru turun dengan Hangeng. Saat Tukie ingin mengenalkan Ji Yon, tiba- tiba saja…

“Ji Yon….” kata Hangeng kaget

“Hangeng gege???” kata Ji Yon tidak kalah kaget.

~To Be Continue~

6 thoughts on “Too Perfect – Part 1”

  1. Jyah…..nama ngepostinnya kenapa nama saya??? Keke~
    Trs kok g da nama authornnya???? Ntar dikira sy yg buat Lg…. *Banyak mannya nich Onnie* keke~

    Yuu……toLong km yg Lanjutin part seLanjutnya ya *maksa* keke~
    Dtunggu Lanjutannya ja deh!!! Hwating🙂

    1. mwoya??? pokoknya setengah-setengah!!!😀 hahahaha~~
      khekhekhekhe :p

      nah??? nama authornya kan udah ada,,
      yang ngepublisnya kan onni :pp
      *khekhekhe*

  2. Oh jadi first love-nya itu si Han Gege toh –”

    tp thor~ masi ngga ngeh ama ceritanya –” #glodak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s