My Idol Is My Husband – Part 4

PART 4

 

Kyuhyun Pov

Aku lebih memilih berada di ruang tengah, hari ini membuat kepalaku terbakar. Entah sampai kapan park yoo hee berevolusi dengan karakternya itu.

“Dia hanya bisa menetap jika keadaannya nyaman dan sudah 2 minggu ini dia tetap dalam keadaannya yang memang menyebalkan tapi itu berarti dia merasa nyaman dengan keadaannya itu” aku mencoba berpikir ulang mencari celah keluar dari permasalahan ini.

“Ini semua gara-gara kau hyung” gusarku kesal mengingat para hyung-ku yang menyebalkan itu.

Pagi hari..

Author Pov

Yoo hee masih bingung dengan kejadian kemarin yang menimpanya. Saat dia mulai membuka notebooknya dia cium bau tidak sedap yang berasal dari dapur.

“Cho kyuhyun” desisnya pelan. Benar sekali, rupanya kyuhyun telah membuat dapur dengan seketika berubah menjadi pesawat terbakar yang jatuh ke dasar laut. Basah dan gosong.

“YAAAA!! Apa yang telah kau lakukan cho kyuhyun-ssi??” pekik yoo hee dengan amarah yang meledak-ledak. Kyuhyun yang berusaha menyembunyikan semuanya terperanjat, dia bantingkan panci ke sembarang tempat.

“Em.. ku rasa kita perlu merenovasi rumah ini” ucap kyu datar. Yoo hee terus memandangnya dengan penuh kekesalan tapi kyu hanya nyengir lalu pergi meninggalkan akibat dari ulahnya itu.

“Mwoga boijyo (apa yg kau lihat)?” kyuhyun terlihat tidak terbiasa dengan tatapan mematikan dari yoo hee.

“Ne.. arasseo aku makan ini okay!” ujar kyu dengan perasaan sedikit gugup. Yoo hee tetap pada tempatnya memasang wajahnya yang penuh tanda tanya.

“Awas kalau kau sampai membuangnya cho kyuhyun” ancam yoo hee dengan mengarahkan garpu ke wajah kyu membuat kyuhyun menelan ludahnya sesekali. Dia melihat hasil masakannya tidak berminat, diambilnya sebuah kacang polong berwarna hitam lebam dan dimakannya perlahan.

“Eng.. mashiyeyo” kyu menunjukan jempol kirinya dan memasang senyum paksa. Sementara yoo hee masih menatapnya tajam.

“Ting..tong..” terdengar suara bel, yoo hee bangun dari tempatnya untuk melihat siapa yang datang.

“Paket delivery, ini pizza yang kau pesan nona.. kamsahamnida” seorang namja bertubuh tinggi membawa pesanan yoo hee.

“Kamsahamnida” yoo hee berterimakasih padanya, baru kali ini kyuhyun melihat dia seramah itu.

Kyuhyun masih diam memandangi yoo hee yang asik menyantap pizza-nya, tak ada kata apapun yang keluar dari bibir yoo hee. Kyuhyun merenung tidak percaya meratapi nasibnya kali ini.

Kyuhyun pov

Aku terus menelan ludahku yang terasa pahit ini, bahkan yoo hee tidak membiarkanku meminum segelas air putih.

“Kau sudah membuang jatah airmu hari ini Cho Kyuhyun” ucapnya dengan wajah yang sangat menyeramkan. Karena tadi api menyala-nyala di penggorengan, ku siram saja dengan air dalam galon di atas dispenser.

Ya kuakui aku berniat menyiapkan sarapan pagi hari ini, sarapan ala inggris dan perancis tapi kau tahu sendiri bagaimana kemampuanku di bidang masak-memasak. Lebih baik kau tanyakan aku berapa sudut yang harus kubuat saat ku mengaduk ddeokbokki daripada menyuruhku memasak sekantung ramyeon.

“Tega sekali kau yoo hee kau biarkan suamimu memakan makanan racun ini..” batinku memelas, ku remas roti panggang yang entah warnanya coklat tua atau coklat muda.

“Hemm.. pagi hari seperti ini rupanya bagus juga sarapan dengan pizza, aissh kenapa aku baru menyadarinya sekarang” yoo hee asik menyantap pizza pesanannya, aku tahu dia sengaja melakukan itu. Huh.. menyebalkan

“Hya berikan padaku..” ku rebut potongan pizza yang baru saja akan dimasukan ke dalam mulutnya.

“PLAKK!!!” yoo hee memukul kepalaku keras sekali.

“INI MILIKKU” ujarnya dengan nada menekan, “PLAKK!!” aku membalas ulahnya tadi “TAPI KAU MEMBELINYA DENGAN UANGKU!!!” balasku tak mau kalah, yang benar saja seorang artis papan atas sepertiku dilecehkan oleh isterinya seperti ini.

“HYAAA!!” mata yoo hee membelalak lebar, ku rasa darah sudah terkumpul di ubun-ubun kepalanya..

“CHO KYUHYUN SSI” pekiknya seraya melayangkan potongan pizza kearahku, aku berusaha menghindar namun.. “PLUUKK!!” sungmin hyung sangat terkejut dengan sambutan pizza yang melayang ke arahnya. Wajahnya berubah menjadi dilumuri mayonaise dengan seketika.

Author Pov

“Hyaisshh..” desah sungmin, wajahnya sangat kacau dia kepalkan kedua tangannya. Kyuhyun mengambil selembar tisu yang berada diatas meja makan, yoo hee hanya menundukan wajahnya untuk menghindari tatapan kesalnya sungmin.

“Aigoo hyung, mianhae..” ucap kyu menjulurkan tangan dengan tissunya. Sungmin menerimanya dengan raut wajah yang tak bisa di lihat.

“Cih kau tahu make up yang kupakai ini lebih mahal dari harga sepotong pizza tadi” sungmin me lap wajahnya dengan tissu, dia benar-benar tidak terima kelakuan itu.

“Ah mianhae hyung, jeongmal mianhae..” tambah kyu, sungmin tidak peduli dia langsung pergi mencari toilet untuk melihat seberapa parah wajahnya saat ini. Dia pandangi dirinya di cermin.

“Untunglah tak ada goresan sedikitpun, dan aku harus me-remake ulang make upku, omonaa..”

Kyuhyun dan yoo hee saling bertatapan melihat tingkah sesepuhnya itu.

“Kenapa kau tidak mengabariku bahwa kau akan kemari?” tanya kyu sedikit risih dengan kehadiran hyungnya itu, seharusnya jika sungmin tidak datang sudah terjadi perang dunia ke 3 antara kyu dan yoo hee, baguslah jadi kyu tidak menyia-nyiakan energinya untuk tampil di acara music bank nanti malam.

“ah.. aku kesini hanya karena itu” sungmin menunjuk keluar jendela, ternyata disana ada leeteuk, donghae dan juga eunhyuk mereka terlihat sedang tertatih mengangkat sebuah benda besar.

“MWOYAA???” ujar kyu dan yoo hee bersamaan.

“Hana..dul..shi” leteeuk, donghae dan eunhyuk bersusah paya memasukan benda itu.

“Finish..” donghae melepas pegangannya dari benda tadi, sebuah piano tua dan usang di letakkan tepat sekali di samping meja makan.

“Hya apa maksudnya ini?” tukas kyu tidak paham, yoo hee hanya menganga dan sesekali mengernyitkan bibirnya.

“Daripada dibuang lebih baik aku letakan dirumahmu kyu” eunhyuk menepuk-nepuk tangannya, membersihkan debu yang mungkin melekat di jari jemarinya.

“SHIREOOO!!!” tolak yoo hee dengan nada suara tinggi, kyu mengangguk setuju.

“Eh?” semuanya menoleh ke arah kyu dan yoo hee.

“Ne, kau pikir rumah kami gudang hah?” lanjut kyu menambahkan. Sungmin, leeteuk, donghae dan eunhyuk malah menertawainya.

“AHAHAHAHA.. kau bilang rumah “KAMI” sejak kapan kalian berdua menjadi satu?” celetuk leeteuk asal, wajah kyu merona merah begitupun yoo hee mengejan dalam hati.

“Sudahlah kau terima saja, diantara kami yang sudah memiliki rumah pribadi itu hanya kau kyu, tidak mungkin aku menyimpannya di rumah siwon, jikalau kau masih ingin melihat kami hidup, arasseo” sungmin menepuk pundak kyuhyun, setelah itu mereka langsung berpamitan.

“Waktuku tidak banyak, dan kyu kau harus ingat tiba disana 2 jam sebelum performance..okay?” leeteuk melambaikan tangannya, dan dan.. omonaa dia mengecup singkat kening yoo hee, yoo hee membalasnya dengan senyuman

.

 

“Yoo hee-ya kau datang juga okay!” leeteuk mengelus kepala yoo hee dan mengucapkan salam pamitnya.

Part 4 semoga bias berkesan..

Maaf kalo kata-katanya kurang berkenan,

Maklum lah..hehe

5 thoughts on “My Idol Is My Husband – Part 4”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s