My Idol Is My Husband – Part 5

PART 5

   

Park Yoo Hee Pov

“Hya.. apa maksudmu mengecup keningku seperti ini oppa?” ku coba tersenyum kecil untuk menyembunyikan perasaan gugupku saat Leeteuk oppa mengecup keningku dengan lembut. Dia memang sudah menganggapku sebagai adik perempuannya jadi tak ada perasaan apapun saat dia kecup keningku, lain halnya denganku aku selalu merasa canggung di depannya.

“Yoo hee-ya kau datang juga okay!” Leeteuk oppa mengelus kepalaku dan mengucapkan salam pamitnya. Kyuhyun hanya memandang kejadian tadi dengan sikap biasa saja. Ah masa bodo, aku tidak peduli akan reaksinya itu, sudah biasa dia menanggapi hal ini.

“Bye-bye.. aku pasti datang Fighting oppadeul!!” aku melambaikan tanganku dengan perasaan senang luar biasa, mereka melaju dengan mobil antiknya itu.

“Kau senang sekali rupanya kedatangan tamu seperti mereka?” ujar kyu sinis, aissh kenapa lagi dengan dia?

“Ne.. nan neomu joha, mereka memperlakukanku dengan baik, tidak sepertimu!” ku tunjuk wajah kyu dengan telunjukku, kyuhyun memberi sinyal kebencian yang dapat dilihat dari raut wajahnya.

“Geurasseo, sering-sering saja kau bertemu dengan mereka jika itu bisa membuatmu bahagia!” kyu berlalu ke dalam rumah, “Jlepp..” sontak perkataannya tadi membuatku menutup semua memoriku, apa maksudnya berkata seperti itu?

Kyuhyun Pov

“Aisshh.. kenapa pemandangan itu selalu terlintas dipikiranku” batinku, ya pemandangan itu, saat Leeteuk hyung mendaratkan sebuah kecupan hangat di kening Yoo Hee, dan setelah itu kuperhatikan wajah yoo hee tiba-tiba berubah menjadi berbinar.

“Apa kau menyukainya Park yoo Hee?” aku memandang kesal ke cermin sambil mengenakan jas stelan yang akan kupakai untuk performance nanti malam. Lebih baik aku datang lebih awal daripada harus berlama-lama di rumah dengan seorang monster seperti park yoo hee.

Setelah aku rapi, ku lihat yoo hee tergolek lemah diatas sofa ruang tamu.

“Tidur??aissh orang ini” ku rapikan keadaannya yang sembarangan itu, tak ada niat untuk menggendongnya ke atas tempat tidur karena bobotnya lebih berat dari berat badanku.

“Terkadang kau itu sangat menyebalkan park yoo hee, tapi entah kenapa saat ku melihat kau tidur seperti ini semua kekesalanku kepadamu lenyap begitu saja, kapan kau hanya menetap pada satu karakter saja?” aku menggumam pelan sambil terus memandangi wajahnya yang begitu berbeda saat dia sedang tidur, polos dan tanpa beban. Ku dekatkan wajahku untuk lebih jelas memandangnya, tapi entah kenapa malah muncul hasrat lain saat ku perhatikan bibirnya yang sedang tersenyum.

“dia sedang bermimpi indah rupanya” pikirku, hidung kami saat ini beradu, bisa kurasakan hela nafasnya dan..

“Nae salmi haru haru kkumeul kkeumen geott choreom..” ponselku berbunyi nyaring sekali, membangunkan yoo hee yang sedang tertidur lelap.

Park Yoo Hee Pov

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” aku berteriak histeris saat melihat namja ini berada 2cm dari wajahku, langsung ku dorong dia hingga terjungkal membentur meja.

“Hyaiissh..” ringisnya, lalu kembali berdiri. Sudah 2 kali aku menemukan kejadian yang sama, hah apa dia berniat untuk menodaiku sekarang? Omonaa.. lebih baik aku bercerai dengannya daripada kegadisanku harus direnggut olehnya.

“HYAA CHO KYUHYUUUUUNNN” aku mengamuk sambil menyilangkan kedua tanganku di dadaku.

“Aku tidak akan menodaimu dan itu tak akan terjadi” serunya seolah bisa membaca apa yang sedang kupikirkan saat ini. Aku masih memandangnya kesal.

 

Author Pov

Kyuhyun dan yoo hee masih sibuk dengan pikirannya masing-masing, tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut mereka, hingga tiba di sebuah gedung indoor tempat dimana Super Junior akan mengadakan performance-nya.

“Kau mau keluar atau tetap menunggu disini?” tanya kyu ketus, yoo hee meliriknya kesal.

“Mwo? Apa kau pikir aku ini anak anjing hah? Aku kesini untuk melihat penampilan kalian bukan untuk menyendiri didalam mobil kedap udara seperti ini, apa kau berniat untuk membunuhku”

“Mwo?” kyu tidak percaya atas ucapan yoo hee.

“Ne mungkin saja kau menaruh gas beracun di mobilmu ini sehingga kau memberi pilihan seperti tadi, kau akan membiarkanku mati di mobil kan?” yoo hee benar-benar memancing emosi kyu, dengan amarah meluap-luap kyuhyun membuka seatbeltnya dan beranjak keluar mobil. Kyuhyun membanting pintu mobil dengan brutal. Yoo hee tak berekspresi apapun, dia ikut keluar dan berjalan beriringan bersama kyu.

“Mwo?” langkah yoo hee berhenti saat kyuhyun menarik tangannya, dia cengkram kepala yoo hee dengan tangannya dan…. suasana hening, yoo hee bisa merasakan bibir kyu menyentuh bibirnya. Singkat tapi memiliki arti yang begitu dalam.

“Terserah jika kau akan membunuhku dengan cara mengebomku saat ini juga, tak ada yang bisa kuberikan untukmu, mianhae..” kyuhyun pergi menjauh meninggalkan yoo hee yang masih mematung akibat ulah kyu, matanya sesekali berkedip tidak percaya.

“Andwae..” lirihnya dengan airmata yang mulai membasahi pipi mulusnya itu.

Kyuhyun Pov

Mataku terus berkeliling mencari sosok yeoja, park yoo hee.

“kemana dia?” pikiranku terus berkelit mengenang kejadian tadi.

“Seharusnya aku tak usah melakukan itu, hyaisshh..” aku tak bisa berkonsetrasi, sudah berapa kali lagu dimana bagianku untuk bernyanyi dambil alih oleh para hyung-ku, untung saja kalau tidak tamatlah riwayatku, lebih tepatnya riwayat kami.

Author Pov

Yoo Hee duduk sambil menekuk kakinya dipojokan sana, lee jinki yang sedang berjalan menyusuri tempat itu curiga dan mendekatinya dengan perasaan takut setengah mati.

“Ya..Ya..” jinki mencoba menjangkau pundak yoo hee dari jarak tak kurang dari 2 meter.

“WAE??” yoo hee mendongakkan kepalanya menatap tajam kearah jinki.

“WAAAAAAA” sungguh, betapa terkejut dirinya saat melihat wajah yoo hee yang sangat teramat kacau dengan eyeliner yang berantakan karna terbilas air mata.

“Ha..Ha..HANTUUU!!!!” teriak jinki yang kemudian berlari gesit meninggalkan yoo hee.

“Omonaa.. kenapa dia? Hah.. itu kan..kan ONEWW!!” yoo hee berdiri tegak, melap pipinya yang basah dengan punggung tangannya.

“Apa yang terjadi?” yoo hee kembali bertanya-tanya, dia susuri jalan setapak menuju ruang ganti, dengan penampilannya yang awut-awutan yoo hee sulit untuk dikenali.

“Aku dimana?” tanyanya dengan suara parau, semua artis di ruang ganti tersebut serentak menoleh ke arahnya.

“Yaa.. kau dari mana saja?” bentak kyuhyun sedikit khawatir.

“Aigoo.. yoo hee-ya apa yang terjadi padamu?” sungmin mendekat ke arah yoo hee, tapi yoo hee masih tetap terdiam, yoo hee mengarahkan matanya kepada orang-orang disitu satu persatu dengan tampang kebingungan.

“Ige mwoya?” kembali dia bertanya, kyuhyun menariknya paksa dan membawanya keluar dari tempat itu.

“Aku pikir kau kembali bertransformasi ke karaktermu yang dulu?” ujar kyu sambil terus menarik yoo hee, tak ada penolakan dari yoo hee dia hanya tersenyum-senyum sendiri melihat kearah tangannya yang sedang di gandeng kyu.

“Aku menyukai ini kyu” ucap yoo hee sumringah.

“benar kan, fyuhh.. entahlah aku harus bagaimana lagi? Tapi mulai sekarang aku harus brusaha untuk menyesuaikan keadaan ini” kyuhyun menghentikan langkahnya tepat di depan yoo hee.

“Hemh? Kenapa berhenti? Kau tahu aku siap untuk kau bawa kemanapun yang kau mau” yoo hee masih tetap tersenyum sendiri.

“Kau ingat apa yang kulakukan terakhir kali padamu?” tanya kyu tiba-tiba sukses membuat yoo hee mengingat kejadian sebelumnya.

“Aku.. aku menangis diatas tempat tidur dan..omonaa kenapa aku bisa ada disini,omo omo” yoo hee mulai menyadari kejanggalan yang terjadi padanya. Kyuhyun meletakan kedua tangannya di bahu yoo hee dan menatapnya dengan wajah datar.

“Aku akan ceritakan semuanya padamu yoo hee..”

Suasana hening, yoo hee menarik nafas berat setelah mendengar kisahnya itu, kyuhyun sudah memberi tahunya, rupanya kejadian ini bukanlah bagian dari mimpinya.

Kyuhyun Pov

Ku usap kedua pipi yeoja ini, aku merasa sangat kasihan dengan wajah shocknya itu. Aku tahu pasti berat untuk menerima kenyataan akan keadaannya sekarang ini. Begitupun aku, aku yang berperan sebagai suaminya pun harus kena imbasnya, dua karakter yang berbeda di dirinya itu membuat hidupku tidak terkontrol dengan baik.

“Dalam waktu dekat ini kau telah berubah sebanyak 2 kali, apa kau benar-benar merasa tidak nyaman?” ucapku melemah melihat wajahnya yang masih terdiam.

“Mollayo, Mianhae kyu aku telah membuatmu repot, kenapa kau harus menikahi gadis dengan gangguan sepertiku? Aku hanya membuat kehidupanmu kacau kyu” dia menatapku nanar, ingin sekali ku peluk dia, apa dia akan menolak?

“Sini..” ku tarik tubuhnya ke dalam dekapanku, dia tidak mengelak.

“Aku yakin lambat laun aku akan terbiasa dengan keadaan ini, asal kau selalu merasa nyaman pasti aku bisa melewatinya, begitupun denganmu.. aku ingin hanya hidup dengan yoo hee yang memiliki satu karakter, kau tahu jika terus menerus seperti ini aku merasakan ada dua orang yang berbeda” ku usap kepalanya dengan lembut, dia masih terhenyak dalam dekapanku.

“Ne.. akan kuusahakan kyu, meskipun aku tak bisa mengingat kejadian apa yang telah aku alami dari sisi diriku yang lain..”

Yoo hee meneteskan air matanya ke jasku yang baru saja ku ganti, ternyata para hyungku menonton kami dari kejauhan, ryeowook tak bisa menahan air matanya yang sudah tertampung di kojungtiva (halah).. lebih tepatnya di mata bagian bawahnya.

Park Yoo Hee Pov

Hangat sekali dekapan kyu ini, sepertinya aku akan melayang setinggi mungkin. Hem aku memang tidak mengerti apa yang telah terjadi sebelumnya hingga kudapati keadaaanku seperti ini.

“Kyuhyun-ssi boleh aku menciummu?” ku dongakkan kepalaku menatap kearahnya, kyuhyun sangat terkejut melihat diriku yang sudah memanyunkan bibirku.

“Hya.. apa kau gilaa??” kyuhyun melepas pelukannya dan bergidik ngeri.

“Aku kan punya dua karakter jadi kau harus berusaha menyesuaikannya” bantahku membela diri.

“Kalau seperti ini jadinya, lebih baik aku hidup dengan park yoo hee yang galak daripada park yoo hee yang genit sepertimu” sergah kyuhyun membuatku terkekeh geli.

“Hehe.. mianhae, kau tahu sudah berapa lama aku jadi fans setiamu kyu?”

Haissh kenapa aku berbicara seperti itu, apa aku ingin membuat kyu melayang di udara?

“Mwo.. hemh molla, entahlah tapi aku yakin pasti sudah lama sekali karena hidup denganmu selama 2 minggu itu bagaikan 2 ribu tahun untukku” kyuhyun salah tingkah, lucu sekali dia itu.

“Geurae? Kita sudah dua minggu bersama? Omoonaa..” gumamku tidak percaya.

“Hyaisshh.. sudahlah, tidak akan selesai jika kita membicarakan perubahan karaktermu itu” kyuhyun menyerah dan beranjak pergi sambil terus menggaruk pundaknya yang tidak gatal itu. Aku mengikutinya dari belakang dengan wajah berseri-seri.

Part 5 author bikin agak panjangan dikit..

Hehe

Di comment yah karena setiap kritikan akan membangun integritas diri author..

Halah

gomawo

Iklan

11 thoughts on “My Idol Is My Husband – Part 5”

  1. Akhirnya mereka akur juga 😀 sekarang mulai ngerti sama penyakit nya Yoohee *lemot*
    kurang panjang malah thor 😀 ditunggu next part nya

  2. kasian si kyu… ada gak sih cara supaya yonhee sembuh?? kasian juga liat dia berubah2 karakter gitu…… semoga aja bisa sembuh….
    di tunggu lanjutannya ya…

  3. Hallo thor sorry baru comment di part ini.. awalnya agak bingung sama ceritanya tp pas baca kebelakangnya akhirnya ngerti juga maksud dan alurnya hhhe… lanjut ya thor jangan lama2 hohoho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s