Difficul To Say Love – Chapter 2

Author : Sussan Doank
I’m Coming with my next FF,, hehe…
oke langsung ja daripada banyak bacot,, haha…
check this out!!
Difficult To Say Love Chapter 2
Cast. Choi Siwon Super Junior
        Cho Kyuhyun Super Junior
Genre. Romance, Friendship, comedy (?)
Siwon POV

Akhirnya mereka datang dan sekarang aku harus memberitahukan mereka alasan aku memanggil meraka berdua.
“Baiklah aku akan memberitahukan kalian alasan aku memanggil kalian berdua. Aku meminta tolong kepada kalian untuk~”, ucapku terpotong karena aku bingung bagaimana cara mengatakannya.
“Untuk apa sunbae?”, tanya mee yon penasaran. Akupun menarik nafas untuk melanjutkan perkataanku.
“Untuk menemaniku KENCAN”, lanjutku mantap. Dengan penekanan kata pada kata ‘kencan’.
Gubrak~ kyuhyun terjatuh dari tempat duduknya setelah mendengarkan perkataanku. Sedangkan mee yon hanya tercengang dengan mulut yang terbuka.
“Kau memanggilku kemari hanya karena kau ingin meminta tolong untuk menemanimu kencan”, ucap kyuhyun sambil kembali ke posisi duduknya.
“Apa aku tidak salah dengar, sunbae?”, kali ini giliran mee yon yang turun berbicara.
“Jadi aku mohon kalian menjadi sepasang kekasih selama sehari dan kita lakukan double date”, ucapku yang membuat mereka saling berpandangan satu sama lain.
“ANDWE!!!”, teriak mereka bersamaan.
“Kenapa tidak kau lakukan sendiri? Dan mengapa aku harus menjadi sepasang kekasih bohongan dengannya”, kata kyuhyun sambil mengacungkan telunjuknya kearah mee yon.
“Karena kau sahabatku dan mee yon hobae ku yang paling aku sayang, makanya aku meminta tolong kepada kalian berdua. Dan jika kalian tidak mau membantuku, kalian akan aku hukum membersihkan seluruh toilet di sekolah ini selama 1 tahun, bagaimana? Kalian mau memilih yang mana membantu ku atau membersihkan toilet selama 1 tahun?”, ucapku sedikit mengancam mereka.
Aku melihat kyuhyun sedang berfikir tapi tidak untuk mee yon, dia masih terdiam dengan tatapan tidak percaya. Ya aku yakin dia pasti tidak akan menyangka bahwa aku akan meminta tolong supaya dia mau menjadi kekasih bohongan bersama kyuhyun dalam acara kencan ku. Tapi aku percaya pasti dia tidak bisa menolak perintahku.
“Baiklah, baiklah aku lebih memilih membantumu daripada harus membersihkan toilet selama 1 tahun”, jawab kyuhyun terpaksa, dan aku pun tersenyum menang. Tapi mee yon tak kunjung memberikan jawabannya, ya aku anggap bahwa dia juga setuju.
“Oke kalau kalian berdua setuju. Jadi minggu depan jam 9 aku tunggu kalian di dekat Sungai Han”, kataku pada mereka.
Mee yon POV

Aku masih tidak percaya dengan apa yang barusan siwon sunbae katakan pada kami. Aku terkejut ketika dia meminta kepadaku dan kyuhyun sunbae untuk menjadi sepasang kekasih bohongan untuk menemaninya kencan. Kenapa seorang siwon sunbae tidak berani berkencan seorang diri, apa dia termasuk seorang namja yang pengecut yang tidak berani berkencan sendiri. Tunggu BERKENCAN? Berarti siwon sunbae sudah memiliki yeojachingu, lalu bagaimana dengan chi ju. Bagaimana dengannya apabila dia tahu kalau siwon sunbae sudah memiliki yeojachingu. Aku harus mengatakan apa pada chi ju, aku yakin dia akan sangat sedih setelah dia tahu kalau siwon sunbae telah memiliki yeojachingu. Ketika aku sedang asik dalam pikiranku, aku mendengar kyuhyun sunbae dan siwon sunbae mengatakan sesuatu, dan alhasil aku kembali ke kehidupan nyataku.
“Baiklah, baiklah aku lebih memilih membantumu daripada harus membersihkan toilet selama 1 tahun”, jawab kyuhyun sunbae terpaksa.
“Oke kalau kalian berdua setuju. Jadi minggu depan jam 9 aku tunggu kalian di dekat Sungai Han”, kata siwon sunbae pad kami berdua.
“Tung, tunggu sunbae aku kan belum setuju atas permintaan sunbae”, ucapku setelah aku sadar dari pikiranku. “Bukannya aku tidak mau membantumu tapi aku tidak mau dipasangkan dengan kyuhyun sunbae, apa ada hal lain yang bisa aku lakukan selain itu?”, lanjutku pada siwon sunbae. Dan ketika aku melihat mata siwon sunbae yang berubah menjadi tatapan membunuh akhirnya akupun menyetujuinya dengn setengah hati.
“Baiklah aku akan membantu sunbae”, jawabku pasrah tanpa melihat ke arah sunbae karena aku terlalu takut dengan tatapannya itu.
“Oke sekarang kalian boleh pulang dan jangan lupa minggu depan jam9 di dekat Sungan Han. Oh iya aku hampir lupa, mee yon mulai sekarang panggil aku dengan sebutan oppa jangan sunbae, sekarang kan kita sudah sangat dekat”, ucap siwon sunbae sambil mengerlingkan sebelah matanya kepadaku.
“Ne sun, maksudku oppa”, kataku disambut senyuman siwon oppa.
Setelah kami selesai berbicara, kami pun pulang. Dan aku segera menuju kelas tempat chi ju tengah menungguku dengan sedikit berlari karena ini sudah terlalu malam, aku takut chi ju kelamaan menungguku. Sesampainya di ruang kelas, sesuai dugaan ku aku memang kelamaan buktinya dia telah tidak ada di kelas dan sepertinya dia sudah pulang duluan.
Ddrrrtt ddrrrtt
Terdengar ponsel ku berbunyi, kuraih ponsel ku dari dalam tas ku dan membuka flipnya.
From : Chi ju
Mee yon, mian aku pulang duluan karena aku telah di jemput oleh oppa ku. Jeongmal mianhe. >.<
To : chi ju
Tidak apa-apa, dan aku juga minta maaf karena aku terlalu lama, karena tadi ada sedikit masalah yang harus aku selesaikan dengan kyuhyun sunbae dan siwon sunbae. J
Aku segera mengirim balasanku pada chi ju dan meninggalkan kelas untuk pulang. Aku memang kesal karena dia meninggalkanku tapi aku merasa sedikit tenang karena hari ini aku tidak harus memberitahukannya soal siwon sunbae padanya, karena aku masih bingung aku harus mengatakan apa padanya nanti. BUKK~ Ketika aku sedang asik melamun memikirkan soal chi ju dan siwon sunbae, aku menabrak sesuatu atau lebih tepatnya seseorang dan kami sama-sama terjatuh.
“Mian aku tidak lihat jalan”,  kataku seraya berdiri tanpa melihat seseorang yang sudah aku tabrak.
“Mian aku juga yang salah telah menabrakmu”, ucap seseorang hendak berdiri.
“gwenca~”, ucapku terpotong ketika aku melihat seseorang yang telah aku tabrak, dan sontak aku kaget.
“KAU!!”, teriak kami bersamaan. Ya orang yang aku tabrak barusan adalah kyuhyun sunbae.
‘Kenapa disaat seperti ini aku malah bertemu dengannya lagi’ gumamku dalam hati. Tidak puaskah dia merusak hariku selama seharian ini. Aku pun segera berlari meninggalkannya, tapi langkahku terhenti karena seseorang menarik lenganku.
“Tunggu”, ucap kyuhyun sunbae yang membuatku membalikkan badanku sehingga menghadap kearahnya dengan tatapan bingung dan marah.
Kyuhyun POV

Ketika aku hendak berjalan pulang, aku mendengar ponsel ku berbunyi lalu aku meraih ponselku dari dalam saku celanaku dan membuka flipnya.
From : Gae in noona
Kyu~ cepat pulang, eomma dan appa telah datang.

Aku tersenyum membaca pesan yang baru saja aku baca, sontak aku langsung berlari menuju rumah karena aku ingin cepat-cepat bertemu dengan eomma dan appa. Tapi BUKK~ ditengah perjalanan aku menabrak seseorang.
“Mian aku tidak lihat jalan”,  katanya sambil berdiri.
“Mian aku juga yang salah telah menabrakmu”, ucapku padanya seraya berdiri.
“Gwaenca~”, ucapnya terpotong ketika dia melihatku, dan aku tersontak melihatnya.
“KAU!!”, teriak kami bersamaan. Ya orang yang aku tabrak barusan adalah mee yon hobaeku.
Seketika dia melihatku dia segera berlari hendak pergi dari hadapanku. Tapi entah mengapa tiba-tiba tanganku menarik tangannya dan aku mengeluarkan kata-kata yang tidak pernah aku pikirkan sama sekali
“Tunggu”, ucapku padanya dan membuat dia membalikkan badannya sehingga menghadap kearahku dengan tatapan bingung sekaligus marah.
“Ada apa?”, bentaknya padakku.
“Ini sudah terlalu malam untuk kau pulang sendiri, aku antar sampai rumahmu”, ucapku tiba-tiba yang membuat dia semakin bingung. Ada apa dengan mulutku ini kenapa aku mengeluarkan kata-kata yang tidak aku pikirkan sama sekali, ini semua diluar kendaliku.
“Apa kau sakit sunbae, kenapa kau tiba-tiba baik padaku?”, tanyanya dengan tatapan yang semakin bingung.
“Ya~ aku sedang berbaik hati padamu, mengantarmu pulang karena ini sudah telalu larut dan aku dengar daerah rumahmu sangat rawan”,  bentakku seraya melepaskan tangannya dari genggamanku dan memalingkan mukaku karena aku yakin muka ku saat ini sangat merah karena malu sudah mengatakan yang tidak biasanya aku katakan pada seorang yeoja.
“Tidak usah sunbae, aku sudah terbiasa pulang sendiri bahkan sampai larut malam, dan sunbae tahu darimana kalau daerah rumahku rawan?”, lagi-lagi dia bertanya hal-hal yang tidak tahu harus aku jawab apa. Aku pun tiba-tiba gugup dan menjawab asal.
“Hem, aku tahu dari berita di televisi”, jawabku asal dan masih memalingkan muka ku ke arah lain. Dan sepertinya dia percaya-percaya saja pada perkataanku.
“Mau tidak?”, tanyaku yang mulai kesal karena dia tidak hendak menerima penawaranku.
“Bisakah sunbae tidak membentakku sehari saja, aku sudah sangat lelah mendengarkankan bentakkan sunbae!!’, bentaknya padaku.
~To Be Continued~

7 thoughts on “Difficul To Say Love – Chapter 2”

  1. kereeeen, dasar si kyuhyun kerjaanya berantem mulu, tapi kenapa tiba-tiba jadi baek kayak gitu?
    lanjut

  2. salam kenal…. ak reader baru nich. hehe

    cerita’y keren…ak tggu kelanjutan’y.

    Gomawo^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s