You are My Destiny (Chapter 7 of 13) [SKIP VERSION]

YANG MAU DAPET PW FULL VERSION , BACA KETENTUANNYA DI AKHIR FF INI .

NOTE: Mau dibaca , makasih . Ngga dibaca , juga gg apa” . *wink

Annyeong . hihi ^_^ . Apakah lama ?? Mian ya . Aku uda bikin ini dari kemaren-kemaren, tapi selalu kepotong gara-gara ada urusan lain . *curhat . tapi kemaren aku berusaha selein , eh malah gg konsen gara” besoknya mau pengumuman pelulusan *red: hari ini , ditambah kemaren itu ujan gedee banget , jadi gg berani nyalain laptop .. tapi sekarang aku memenuhi janji lanjutin updatenya .. ini SKIP VERSION *evil smile . hehe . FULL VERSION nya bakal aku liat dulu dari komentar , kalo kalian minta FULL VER nya , aku bakal kasih , tapi kalo menurut kalian SKIP VER ajj uda cukup , maka tidak akan aku publish . dengan catatan : kalo yg FULL VER nanti di publish , aku minta pengertian buat yang belum 17+ untuk tidak meminta password , bukan apa-apa , ini demi kebaikan kalian juga . dan yang buat daper password , harap tidak membocorkannya .. hihi . Aku minta maaf kalo aku ngomong panjang lebar , soalnya aku ngerasa tanggung jawab sama ff ini . hihi .

*Aku mau ngucapin buat semuanya yang uda ngedo’ain aku buat UN , atu pun ngasi support bikin FF ini , Alhamdulillah aku LULUS UN , dan di sekolahku Lulus 100% . Gomawo banget semuanya .

* Gomawo buat Alwaystea , Kamu ngingetin aku . hehe . kalo kalian inget di part awal , donghae itu aku cantumin sebagai cowok yang mau dijodohin sama Yoona, tapi cuma numpang nama ajj , gg ada adegan . tapi di part kemaren dan ini aku juga nyantumin nama donghae sebagai *baca ajj dicerita ya* . itu aku sebenernya lupa uda nyantumin nama donghae di part awal , tapi berhubung di part awal donghae cuma nama ajj , jadi apa-apa yang aku bikin cast donghae disini . hhe . di FF aslinya , cowok yg dijodohin ma Yoona itu kangin , dan yg temen Hyora itu Siwon , jadi beda org .. kalo masih ada yang bingung , bisa tanya ke aku ..

sebelum kalian semua kabur , aku cukupkan saja pidatonya . hihi . Gomawo ya semuanya , Jangan Lupa Komentarnya Ya …

Siwon benar-benar marah. Dia melihat adegan di depannya dari balik cahaya gelap, matanya menyempit menjadi celah kecil seakan ia berusaha mencari arti di balik situasi ini.

Hyora memeluk seorang pria tak dikenal di dalam mobil.

Siwon merasa wajahnya memanas karena marah. ‘Hyora kau …’

Siwon menggertakkan giginya, ia mengepalkan tangannya lalu dengan keras meninju stir kemudi mobil. Dia mulai menyalakan mesin, keluar dari tempat parkir dan sengaja melewati mobil yang terdapat Hyora di dalamnya. Hyora sepertinya tidak memerhatikan mobil Siwon, dan itu semakin membuat Siwon marah.

Siwon melirik mobil disampingnya lewat kaca spion. Dia bisa melihat dengan jelas bahwa Hyora berada dalam pelukan erat pria itu. ‘Demi Tuhan, berapa lama mereka harus berpelukan seperti itu???’

Siwon mengacak rambut belakangnya lalu menghela napasnya, seluruh tubuhnya terbakar dengan rasa cemburu.

Jadi Hyora memiliki pria lain …

Siwon menekan pedal gas, dan melaju pergi dengan marah. Dia akan menemui Yoona.

“Honey, ada apa? Kau tidak terlihat seperti biasanya hari ini …” Yoona bertanya cemas, ia menghampiri Siwon lalu mengajaknya masuk ke dalam rumah. Wajah Siwon tampak lelah tapi terlihat marah, bingung seperti sedang sesuatu. Menurut Yoona, Siwon seperti orang banyak masalah.

“Jagiya …” Kata Siwon cepat, lalu menarik Yoona ke dalam pelukannya. Yoona membiarkan Siwon memeluknya untuk sementara waktu, ia tidak mengatakan apa-apa. Sesuatu sepertinya telah terjadi … Yoona tidak tahu itu apa. Tapi apakah itu melibatkan seorang perempuan bernama Park Hyora??

Siwon menghela napas dalam ketika ia mencium rambut Yoona, ia menghirup wangi yang sangat familiar untuknya, yang bisa memberinya kenyamanan yang sangat ia butuhkan.

“Jagiya… Aku mencintaimu …” Kata Siwon, suaranya sedikit parau, lalu menghela napasnya dalam-dalam, seolah-olah beban terangkat dari hatinya. Yoona merasa hatinya berdetak kencang. Siwon tidak biasanya berkata ‘Aku mencintaimu’ semudah itu … dan Yoona bisa merasakan bahwa itu adalah pertanda buruk. Dia tidak tahu mengapa ia merasa seperti itu, itu hanya nalurinya terus mengatakan kepadanya tentang hal itu. Jari-jari tangan Yoona memegang erat di baju Siwon, bahkan hampir menempel padanya.

‘Apakah Aku mulai kehilangan dia …?’

Yoona sedikit menjauh dari Siwon, dan mencium bibir Siwon dengan begitu lembut. Yoona memejamkan mata. Entah bagaimana, tapi ini terasa salah …

SKIPP … *Wink

“Tidak, aku baik-baik saja. Ini hanya sedikit lecet. Hmmm, ada apa denganmu hari ini, Honey? Kau tahu kalau kau bisa cerita kepadaku apa saja …” Kata Yoona, saat ia meletakkan tangan Siwon di antara kedua telapak tangannya.

Siwon menunduk. Dia tidak bisa mengatakan kebenarannya pada Yoona.

Kebenaran bahwa ia cemburu melihat Hyora dengan pria lain.

Kebenaran bahwa dia tidak bisa berhenti memikirkan Hyora.

Kebenaran yang dia mulai, sedikit demi sedikit, untuk memperhatikan istrinya.

Siwon memegang kepalanya dengan tangannya yang bebas. Kepalanya terasa sakit dengan semua kebingungan ini. Dia mendesah, melirik Yoona lalu perlahan-lahan meletakkan kepalanya di pangkuan perempuan itu.

‘Aku disini bersama perempuan yang aku cintai …’ Pikir Siwon ketika ia membiarkan jari-jari tangan Yoona membelai rambutnya.

‘Tapi kenapa Aku tidak bisa berhenti memikirkan Hyora?’

Siwon menutup matanya, kepala dan hatinya sakit saat dia memikirkan Hyora.

Ketika ia memikirkan Hyora yang tersenyum saat ia berbicara kepada orang tua Siwon …

Dan rambut cokelat Hyora yang tertiup angin lembut pagi saat ia menjemur cucian …

Dan bibir merah Hyora yang cemberut saat ia berkonsentrasi pada masakannya …

Dan tawa Hyora yang terdengar sangat lembut ketika ia menertawakan lelucon yang dibuat Hyorim adiknya dan komentar Minho yang suka sok tahu. …

Dan suara lembut Hyora saat ia mencoba membujuk Siwon untuk makan ketika dia sakit …

“Honey?” suara Yoona membuat Siwon tersentak sekaligus membawanya kembali ke dunia nyata. Siwon membuka matanya dan melihat Yoona dengan tatapan penuh tanya. Siwon tiba-tiba duduk, lalu mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

‘Aku tidak boleh melakukan ini pada Yoona … Aku mencintainya …’ pikir Siwon.

Siwon berdiri, dan menatap Yoona, senyum yang terkesan dipaksakan terlihat pada bibirnya.

“Aku baik-baik saja, Jagiya. Jangan khawatir. Sini, Aku membutuhkanmu” kata Siwon. Satu tangan menarik salah satu tangan Yoona, lalu menggendong permpuan itu dan berjalan menuju kamar tidur.

Ketika Siwon membawa Yoona ke arah tempat tidur, jantungnya berdetak dengan keras hingga mengenai iganya, hampir membuat tubuhnya sendiri sakit karena rasa sakit itu.

Hyora … Aku tidak bisa memulai mencintaimu  …

Bisakah Aku?

“Donghae,Aku minta maaf meneleponmu begitu tiba-tiba seperti ini … Aku … Aku membutuhkan bantuanmu.” Kata Hyora, menatap jari-jarinya. Dia duduk di samping Donghae, di mobil Donghae, setelah pria itu datang dan menjemputnya di depan cafe mereka biasanya bertemu ketika mereka masih kuliah.

Donghae melihat ekspresi wajah Hyora yang penuh masalah, ia lalu mendesah. Hyora tetap cantik seperti biasanya, tapi sekarang ia tampak luyu dan lelah. Ada lingkaran hitam di bawah matanya, dan kulitnya pucat. Rasanya seperti hidup memperlakukan dia dengan kasar. Donghae tidak perlu berpikir keras untuk tahu alasannya. Ini pasti karena pria br*ngs*k itu, Choi Siwon …

“Ada apa, Yora? Kau tahu aku selalu ada untukmu …” kata Donghae, suaranya penuh perhatian. Dia meletakkan tangannya diatas tangan Hyora, tapi Hyora menarik tangannya dengan pelan. Donghae mendesah dalam hati.

‘Aku dan cintaku yang bertepuk sebelah tangan …’ pikir Donghae dalam.

Donghae sudah lama mengagumi Hyora. Tapi betapa sakitnya ia, ketika Hyora mengatakan kepadanya bahwa dia akan menikah dengan pria lain dan karena itu ia tidak bisa menerima cinta Donghae. Donghae memahami posisi Hyora, dan ia tahu kalau Hyora itu terlalu baik sehingga akan melakukan apa pun untuk memenuhi keinginan ibunya.

Hyora, kau terlalu baik untuk dirimu sendiri yang memang sudah baik …

“Aku … Aku akan bercerai.” Kata Hyora, lebih seperti bisikan. Donghae tidak bisa mempercayai apa yang di dengarnya.

“Apa? Apa kau bilang?”

“Aku akan bercerai.” Ulang Hyora, kali ini lebih keras. Donghae menatap Hyora dengan tatapan tidak percaya, sebelum pemahaman akhirnya terbersit dalam pikirannya. Senyum tipis terlihat di bibirnya saat ia menatap Hyora.

“Sudah waktunya. Aku tahu kau tidak hidup bahagia dengan dia. Bahkan jika kau tersenyum dan tertawa dengannya di depanku, tidak ada yang bisa menyembunyikan kesedihan yang terlihat di mata mu. Kau telah sangat menderita, iya ‘kan Yora?” tanya Donghae lembut, takut bahwa ia mungkin akan menyakiti Hyora dengan perkataannya.

Hyora hanya mengangguk, air matanya merayap turun dan jatuh pada kemeja merah kotak-kotak nya. Perkataan Donghae mengena di hatinya, meskipun ia tahu betul bahwa Hyora tidak akan menerima cintanya.

Dongahae mengepalkan tinjunya. Choi Siwon, Kau …

“Aku … Aku telah membodohi diriku sendiri selama ini, Hae … Aku pikir Siwon akan mencintaiku … tapi Aku tahu sekarang bahwa ia tidak akan … Aku tidak akan berbohong pada diriku sendiri atau pun pada semua orang lagi, dengan membuatnya tetap disisiku sementara Aku tahu ia menginginkan perempuan lain, Aku .. Aku akan melepaskannya, Hae … Aku akan membiarkan dia pergi untuk selamanya … Sungguh … Aku akan membiarkan dia pergi sekarang juga …” suara Hyora terdengar sangat memilukan. Donghae menarik Hyora ke dalam pelukannya, dan memeluk perempuan itu lebih dekat ketika Hyora menangis, air matanya membasahi kemeja putih Donghae.

“Aku akan membantumu, Yora. Aku akan menyiapkan surat perceraian dan menindaklanjuti dengan prosedur hukum sesegera mungkin. Kau tidak perlu kembali ke rumah itu lagi …” kata Donghae, salah satu tangannya memegang punggung Hyora ketika ia semakin terisak.

“Terima … Terima kasih banyak, Hae. Kau teman yang sangat baik.” kata Hyora diantara isak tangisnya.

Teman baik …? Donghae menutup matanya saat ia mencoba untuk menerima makna yang dalam di balik kata-kata itu. Donghae mempererat pelukannya, ketika Hyora terus menangis.

‘Aku akan terus mencintaimu, Park Hyora … Meskipun hanya sebagai teman baikmu …’

Hyora terbangun oleh suara mobil Siwon dari luar rumah. Dia tertidur di sofa, selimut bulu menyelimuti tubuhnya yang demam. Dia melihat jamnya, ia telah tidur selama beberapa jam. Dia mengangkat tangannya dan merasakan sakit di tangannya. Dia hanya berniat untuk mengambil beberapa pakaian dan hal penting lainnya lalu pergi ke rumah Hyorim, tetapi ia terlalu lelah bahkan untuk berjalan, apalagi pergi ke rumah adiknya. Dia pikir sedikit beristirahat akan memberikannya kekuatan, tetapi sekarang ia mengutuk dirinya sendiri karena telah membuatnya tidur terlalu lama. Haishhh … ‘Bagaimana Aku bisa tidur begitu lama …’

Hyora sedikit terbatuk, meletakkan satu tangan di atas dadanya dan dengan tangan yang lain, mengambil segelas air dari meja di samping sofa. Ia minum perlahan-lahan, tenggorokannya sakit ketika air itu mengalir dan menemukan jalan ke trakea nya. Dia tidak bisa membiarkan Siwon melihat dia seperti ini, maka ia segera menyisir rambutnya yang berantakan dengan jari-jarinya.

Hyora bisa mendengar langkah cepat kaki Siwon yang berjalan menuju depan pintu, dan tidak lama kemudian wajah pria tampan itu muncul di hadapan Hyora. Hyora menelan ludah. Siwon tampak lebih marah dari biasanya, wajahnya merah merona terlihat jelas berusaha untuk mengendalikan kemarahannya.

“Si .. Siwon-sshi .. Kau .. Kau pulang.” Hyora tergagap, saat Siwon maju dalam langkahnya yang besar-besar, ia berjalan cepat ke arahnya. Hyora masih duduk, selimut di lantai menutupi kakinya.

Siwon merasakan kemarahan yang tak terlukiskan terhadap Hyora. Bagaimana dia bisa melupakan apa yang telah dilihatnya pagi ini. Hyora di dalam mobil dengan seorang pria, lengan pria itu melingkari tubuh Hyora karena mereka berpelukan begitu erat. Siwon benar-benar marah dan dia akan meledakkan semuanya. Dia pikir setelah ia pergi untuk menemui Yoona, segalanya akan baik-baik saja dan ia akan merasa lebih baik. Tapi ternyata tidak. Saat dia menyetir menuju ke rumah, bayangan Hyora memeluk pria lain terus berulang dalam pikiran Siwon, membuatnya marah dan bahkan lebih marah. Dan sekarang, berdiri di depan Hyora, tidak ada yang akan ia lakukan selain meminta penjelasan.
“Kau. Di mana kau pagi ini?” tanya Siwon, tubuhnya menjulang tinggi di depan Hyora. Hyora membuang muka dari tatapan marah Siwon, dan menggigit bibirnya. Dia tidak mungkin memberitahu Siwon kalau dia pergi untuk betemu Donghae, teman sekaligus pengacaranya, dan membahas tentang pengajuan perceraian. Siwon pasti akan berada di puncak amarahnya, dan Hyora tahu ia tak punya kekuatan maupun kesabaran untuk berurusan dengan kemarahan Siwon sekarang.

“Aku keluar … Untuk berbelanja …. Membeli beberapa bahan makanan.” bohong Hyora, menutup matanya, saat dia menunggu balasan Siwon. Namun, jawabannya hanya tatapan sinis Siwon, dan tiba-tiba Siwon tertawa keras. ‘Apakah dia gila?’ Alis Hyora bertaut, ia bingung, dan ia membuka matanya perlahan-lahan.

Siwon tertawa, tetapi tawanya terdengar sangat terpaksa dan penuh sarkasme.

“Hyora, Hyora … kau pikir Aku begitu bodoh???” kata Siwon, suaranya sekeras tawanya. Siwon menatap Hyora, tatapannya menusuk menyudutkan Hyora.

Hyora menjauh dari Siwon, ketakutan.
“Apa … Apa maksudmu?” Tanyanya, suaranya menutupi rasa takut yang kini dirasakannya menjalar di seluruh tubuhnya.

Siwon maju lebih dekat ke arah perempuan itu, dan dengan memutar satu tangan, ia menarik Hyora dan membuat Siwon berdiri lebih dekat dengannya, wajah mereka hanya terpisah beberapa inci saja satu sama lain. Hyora menutup matanya, bibirnya gemetar ketika ia berusaha untuk lepas dari pelukan kasar Siwon.

“Aku melihatmu dengan seorang pria, Hyora. Di dalam mobil. Saling berpelukan seperti ini. Jadi kau punya pria lain selain Aku, huh?” tanya Siwon tepat ke wajah Hyora, suaranya pelan tapi terdengar sangat berbahaya. Siwon bisa melihat Hyora menggigit bibirnya sendiri karena ketakutan saat ia mencoba untuk membebaskan dirinya dari cengkeraman Siwon, tetapi sepertinya tidak berhasil.

Hyora mengumpulkan beberapa kekuatan yang tersisa di tubuhnya yang mulai melemah dan membuka matanya. Dia mendapati dirinya menatap mata Siwon, dan ia terkejut saat melihatnya, tidak ada marah disana, tapi sesuatu yang lain. Mata Siwon menyiratkan kesedihan, dan juga bingung. Matanya sangat bertolak belakang dengan prilaku dan kata-katanya. Hyora tidak bisa berbohong ketika ia merasa hatinya mulai untuk mencintai Siwon lagi.
‘Apakah mungkin ia cemburu …?’ pikir Hyora.

“Aku … Aku bertemu temanku. Pria itu adalah temanku, tidak ada yang lain.” Hyora merasa perlu untuk menjelaskan fakta yang sebenarnya. Ya, ia tidak memberitahu Siwon apa yang ia lakukan dan mengapa ia bertemu Donghae, ia pikir kalau ia harus tetap menjaganya sebagai rahasia untuk saat ini. Kemarahan Siwon tidak seperti biasanya, dan Hyora tahu kalau penjelasannya hanya akan sia-sia.

Siwon mengembuskan napas terputus-putus. Dia meletakkan dahinya di dahi Hyora, saat ia menutup matanya, tubuhnya terengah-engah seolah-olah dipenuhi dengan emosi yang tak terkendali. Hyora tidak berani bergerak, ia membiarkan dirinya dipeluk oleh Siwon yang pelukannya sama sekali tidak nyaman.

“Jangan berbohong padaku …” suara Siwon sangat pelan membuat Hyora hampir tak bisa mendengarnya.

“Huh?”

Siwon membuka matanya perlahan-lahan, kali ini ia menatap langsung ke mata Hyora.

“Jangan berbohong padaku, sialan!! Jangan pernah berani berbohong padaku!!!!” kata Siwon yang meledak hampir membuat jantung Hyora berhenti. Suaranya menggelegar di seluruh rumah, dan Hyora merasa semua kekuatannya melebur dan tak tersisa.

Langkah berikutnya adalah sesuatu yang tidak akan pernah Hyora bayangkan dari Siwon.

SKIPP … *Wink

Hyora menggertakkan gigi, ketika pikirannya berlomba untuk mengalahkan keinginannya. Hyora sudah merasa begitu sedih dengan pikiran untuk meninggalkan Siwon, tapi sekarang, hanya kebencian yang tak tertahankan mengisi seluruh dirinya.

Siwon …

Sekarang akhirnya aku bisa melepaskan kau pergi.

Aku membencimu, Choi Siwon …

Aku membencimu!!!

… To be continued …

PW FULL VERSION : Ini PG 15 ya . jadi yang udah 15 Tahun lebih , boleh minta PW .

CARANYA: Cukup SMS Ke No. 085723748261 .

WAKTU: jam 9 pagi – 8 malam .. *kalo terlalu pagi+terlalu malem takutnya aku masih atau udah tidur* hhe

FORMAT: sama ajj kaya yg biasa , NAMA_UMUR_ISI SMS_ID/NAMA DI SUPERSHINEEFF_ID FB

PW Bakal aku kasih , kalau aku udah cek semuanya sesuai FORMAT , Jagi mohon kesabarannya , dam satu lagi , KEJUJURAN . hhi .

GOMAWO YA , SEMUANYA . ANNEYONG ..

Iklan

92 thoughts on “You are My Destiny (Chapter 7 of 13) [SKIP VERSION]”

  1. omo.. apa yg udh dilakukan Siwon??? kenapa sampai Hyora membencinya???
    chingu aku mau yang Full,,, tapi bgmn dpt PW.a??? aku dah cukup umur kok.. bhkan amat sangat cukup….
    bener2 bikin penasaran dan deg2an ma ni FF.. lanjutannya dan Full Versionnya jgn lm2 ya…

  2. Annyeong. .
    Aku baru comment padahal aku ngikutin ff ini. .
    Wah. . Baru lulus juga ya? Sama dong kaya aku. Chukae. .
    Ah iya. .
    Menurut aku,enakan versi skipnya deh. Soalnya,kalo yang full gak bisa ngedalemin karakternya. Malah lebih ke NC nya.
    Ah,Siwon tuh tetep keras kepala ya?
    Padahal udah tau kalo cinta sama Hyora.
    Ayo chingu lanjutkan.

  3. Aku nungguin terus,, ehh pas buka udah ada lanjutannya.. ƪƪ’▿’) (‘▿’ʃʃ
    Astagaah,, Itu diapain sama abang siwon?? Kok bisa jd bencii hyoranya??..
    Mauuuu ..mauu yg full ..hehehee penasaraan *otakyadong #plak

  4. akhirnyaaa publish jg…
    chukhae ya udah lulus un…
    ayooo semangat untuk SNMPTN nya.hhe..
    mau yg full, minta PW kemana??
    tenang uda 17+ kok..
    saya 92line.hhe

  5. Aduh!!! Tuh kan! Udah 2x ni aku comment brsn.. *jengkel*
    Td aku comment gni..
    Mian aku br comment soalnya biasanya hape’nya ga bisa diajak kompromi..
    Full vers? NC’kah itu? Aku udah 20thn si.. Boleh deh mnta password’nya.. Penasaran knpa Hyora smpe benci ma Siwon..
    Gomawo..

    1. mungkin masuk spam .
      satu kali ajj uda ckup ko , nanti jg masuk .
      hhe .

      ia , gpp ko ..

      NC.a sedikit ko ..
      yang FULL +PW nanti menyusul ya ,
      gomawo uda baca ..

  6. asli.a tiap hri bka nie blog brhrap ada lnjutan dri nie ff..dan ktika nemu!! aslie teriak2 geje!! lmayan bsa ngilangin sdkt rasa sdh#kmren bru kna copet! curcol bntar#aku mw yg full donk..cz ktika bca yg ini g trlalu ngrti cz ada yg diskip..? aku udh ckup umur koq… tpi mian g bsa ngsh no ktp..#dibwa m ttu copet!!#

    1. waa , nyampe segitunya ?
      gomawo ya ..

      aku ikut sedih .
      mudah”an yg ilang bisa ke ganti ma yg lebih ..

      yang FULL nanti menyusul ya ,
      gomawo uda baca ..

  7. akhr.a publish jg…….
    Omo…… Apa sich yg d lakuin siwon ke hyora, ampe hyora yg sgt mencintai.a jd benci.
    Aduuuh…..
    Penasaran nich, publish yg full.a donk! Aku udh 21 thn kok

  8. sumpaahh aku mau baca full version ,
    aku binggung sm siwon oppa kok jahat sm istri meski dia udh mulai sadar kalo dy mulai jatuh cinta tapi kejam amat c ~ ikhh ikh sebell TT
    hoohohoh
    oya aku da umur 17 jalan 18 sept nanti , hehehe
    leh donk dapat password bsa sms ke aku nda 085695427007

  9. hwaaaaaaa!!! sumpah gue suka bangetz ama ni ff chingu,sumpah sampek berlinang air mata bacanya,siwon kejeem bangetz dach,,
    aq selalu komment loch,,dulu uname q namanya Ayugi cho,sekarang udah ganti#gak nanya,,

  10. annyeong….
    ah…rasa’y ak baru koment y???? pdhl ak g pernah ktnggalan ff nie.
    mianhae….???

    omo….apa yg dilakukan siwon????? ak makin penasaran nich!!!!
    ak mau yg Full donk….tp gmn cara dptn PW’y???? ak ud 21th (tua y???? hehe)

    chukae….atas kelulusan’y.
    lanjutkan ff’y…..hwaiting.

    gomawo^_^

  11. Kalau d skip kurang dapet feel sakitny si hyora chingu.
    Di tnggu fullnya hahaha
    Saya udah 17 kok *wink
    Siwon gak keliatan kejam kalau d skip kekeke

  12. Jd bingung kalo gak full aku udah tua *huhu tua* emang pk pw. Kalo pk bisa kirim ke fb ku aja tiaselfkyuhaewook ok. Kamsahamnida

  13. aahh akhirnya keluar juga walaupun yg skip version..
    *mau donk full version-nya*
    kekekkk~
    huuwaaa……
    yg part selanjutnya aku harus siap” nih..
    chingu.. kasih tau donk kpan part 8-nya di publish..
    aku mau siap” beli tissue 2 kardus..
    gak cukup 1 kardus tissue buat part” selanjutnya..
    Translet-annya bagus.. 🙂
    Hwaiting..!!

    *toss dulu ahh coz kita sama” LULUS.. 🙂

    1. yang FULL nanti menyusul ya ,

      chap selanjutnya , mungkin weekend .
      aku usahain secepatnya ko ..

      huua .
      2 kardus ?? hhe .

      ne , maksih .
      hhe .

      chukae deh buat kita berdua .
      hhi
      gomawo uda baca ..

  14. Waaahhh Chukkhae onni ats kelulusan.a~
    yeiiyyy… mkn-mkn nih bntr :p khekhekhekhe

    waaaaiiiyyy!!!
    syukurlah klo Hyora dah benci ma siwon!!! Mampus lu!!!*ksr amt sh*
    main nebak dulu ya onni~ psti akhr.a siwon nyesel dah buat perasaan hyora t’sakiti *sotoy*
    Lanjut onni!!!!

  15. Heu..
    Kasian deh hyora, gak bs seneng dikit hidupnya..
    Tampaknya siwon dah mulai tarik ulur ni.
    Tanggung bgt ni critanya.
    Mw full ver..
    He..

  16. Mian baru coment di part ini soalnya aku bcanya ngebut.. #reader bnyak alasan#..
    Ceritanya menarik bikin penasaran ama endingnya, tapi part inipun bikin aku penasaran soalnya di skip. Insya Allah bsok aku sms soalnya ini udah larut bnget..

  17. Anyeong . . 🙂
    new reader nea. .
    da baca yg versi asLi nna sih. .
    ppi ttep keren versi nea. .
    soaL nna straight. .
    ppi kurang seru. .
    Gag fuLL. . :p
    *meLuncur minta pw#

  18. ugghhh…..atuut,,,siwonnya galak ah’, he..he.. masak yoranya di bentak2 si….
    chingu, minta pw nya dunk, ^^

  19. ya ampun, kok siwon tega banget si. smpe bikin hyora ilfil gt. hmhmhm gmana klanjutannya ya. lanjut yooook…

  20. Author koq gada yg part 1x,,
    knpa lgsg part 6 aq cari” ga ktmu,,
    aq udh bca di blog laen tapi blon legkap disna mkx aq pnsaran n alhamdullilah ktmu disni,,
    aq udh 21 thun boleh dong aq mnta PW??:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s