☆AhnKyu☆ Double Evil Magnae Are Kidnapped!

Double Evil Magnae Are Kidnapped?!

.

Author: “Cho Ahna . Marcella Cho” on www.sjismine.wordpress.com . “@idell03” on twitter.

Main cast: Cho Kyuhyun and Lee Ahna

Support Cast: Yesung, Sungmin, Eunhyuk, Ryeowook, Leeteuk, Siwon, Shindong, Heechul, Donghae

Rating: All Ages

Genre: all ages, romantic, humor, oneshot

Ps: FF ini pernah di post di sini à www.sjismine.wordpress.com

Tag: Leeteuk, Heechul, Yesung, Shindong, Sungmin, Siwon, Donghae, Eunhyuk, Ryeowook, Cho Kyuhyun, Super Junior

.

~author’s POV~

“hyung! Lihat surat yang baru datang ini!” teriak Sungmin sambil mengibaskan surat yang baru dia ambil dari pintu depan.

“surat apa?” tanya Leeteuk yang sedang berkumpul di ruang tv dorm lantai 11 dengan 7 member lain, membicarakan sesuatu.

“ini…” Sungmin menyerahkan surat tersebut kepada Leeteuk.

“surat apa itu?” tanya Eunhyuk penasaran. Leeteuk mengambil surat tersebut yang sudah dibuka dari tangan Sungmin dan mulai membacanya.

“Cho Kyuhyun dan seorang gadis ada di tanganku, mereka kusandera. Batas waktu kalian hanya sehari sampai matahari terbenam, besok. kalau kalian bisa menemukan tempat mereka terlebih dahulu dalam waktu sehari ini sebelum matahari terbenam, mereka akan dilepaskan. Tapi kalau kalian tidak menemukan mereka sampai besok matahari terbenam, nyawa mereka akan melayang, seperti semburat merah ketika matahari tenggelam, semburat darah merah pun akan keluar dari tubuh mereka. Jangan berani berani lapor polisi dan mengumumkan pada media, atau nyawa Cho Kyuhyun dan seorang gadis itu akan melayang… Mereka masih di dalam Korea. 10-3-10-21-あ-い-Los Angeles-ㅔ-14-드…?” Leeteuk mengakhiri surat yang dia baca itu. Kesembilan orang yang berada di dalam ruangan tersebut terdiam dan menahan nafas mereka.

“hyung…” akhirnya Siwon mulai berbicara, “kita harus bagaimana?”

“apa Kyu benar benar diculik?” tanya Yesung.

“batang hidungnya tidak terlihat sejak pagi…” ujar Ryeowook.

“tadi pagi dia keluar, katanya mau bertemu Ahna…” kata Shindong.

“berarti, gadis yang diculik itu adalah Ahna?!” kata Heechul panik.

“bisa jadi…” gumam Donghae, “lalu kita harus bagaimana? Lapor polisi?”

“tidak,” sergah Leeteuk langsung, “jika ketahuan, nyawa mereka berdua akan melayang.”

“Leeteuk hyung benar.” Kata Sungmin membenarkan.

“apa itu hyung? 10-3-10-21-あ-い-Los Angeles-ㅔ-14-드?” tanya Ryeowook.

“entah, aku Cuma bisa baca ini campuran bahasa jepang dan bahasa korea, tapi angkanya aku tidak mengerti. Sepertinya itu adalah kode dimana si penculik menyembunyikan mereka.” Ucap Leeteuk yang masih membaca tulisan di kertas tersebut berkali kali dengan wajah bingung.

“10-3-10-21-a-i-Los Angeles-e-14-deu?” Sungmin membaca huruf tersebut dengan keriutan di dahinya karena tidak mengerti.

“apa mungkin mereka ada di Los Angeles?” tanya Yesung.

“tidak mungkin, penculik ini bilang mereka masih di dalam Korea.” Ujar Siwon.

“yang pasti kita harus pecahkan kode ini dulu, baru kita bisa menemukan mereka!” kata Donghae dan semuanya mengangguk setuju.

“tapi… apa tidak aneh?” kata Eunhyuk pelan.

“apa yang aneh, Hyuk?” tanya Donghae.

“penculik ini tidak meminta uang tebusan?” kata Eunhyuk pelan dan semua member pun mengerutkan keningnya.

“Eunhyuk benar. Apa maksud penculik ini?” gumam Leeteuk yang terus berpikir.

“mungkin… yang dia inginkan sebenarnya hanya ingin membunuh Kyu?” tebak Yesung. Semuanya memandang Yesung penuh kengerian dengan kalimat yang baru saja Yesung lontarkan.

“apa handphone Kyu tetap tidak bisa dihubungi?” tanya Heechul.

“ne hyung, daritadi kucoba telepon tapi tidak nyambung.” Jawab Shindong sambil menunjukkan layar handphone nya yang mencoba untuk menghubungi Kyuhyun tapi tidak tersambung.

“Ahna?” tanya Leeteuk.

“tidak bisa juga.” Jawab Sungmin.

“bagaimana kalau kita kerumah Ahna dulu? Mungkin ada petunjuk lain disana.” Usul Eunhyuk.

“Hyuk, sejak kapan kau jadi pinter?” tanya Donghae heran dan langsung mendapat bantal terbang tepat di wajahnya.

“Eunhyuk benar, ayo kita coba ke rumah Ahna.” Ajak Sungmin.

“Sungmin-ah, memangnya kau tau dimana rumah Ahna?” tanya Heechul.

“tau, di komplek Shining nomor 3. Kyu memberitahuku waktu cerita dia pertama bertemu Ahna dan harus mengantarnya ke rumah.” Jawab Sungmin.

“ayo kita ke rumah Ahna sekarang.” Ajak Leeteuk.

“ne.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“inikah rumah Ahna?” celetuk Leeteuk ketika melihat rumah berdinding berwarna putih dan taman kecil yang banyak tanaman dan warna daun pintu cokelat pohon. Mereka pergi naik 3 mobil sedan milik Siwon, Sungmin dan Leeteuk.

“tampaknya begitu, ini rumah nomor 3.” Ujar Yesung.

“ayo masuk.” Ajak Siwon.

“ne.” Jawab semuanya serempak dan berjalan masuk dan berhenti di depan pintu masuk. Leeteuk pun menekan bel.

“ingat, kalau ibunya belum tau soal Ahna diculik, jangan beritahu dia dulu.” Bisik Leeteuk dan semuanya mengangguk.

Tidak lama kemudian, seorang wanita paruh baya membuka pintu dan agak terkejut melihat, yah tentu saja terkejut sekaligus terpana, melihat 9 anggota Super Junior di depan pintu rumahnya, “eh, ada apa ya?”

“apa benar ini rumah Lee Ahna?” tanya Leeteuk sopan.

“iya benar.” Jawab wanita itu dengan wajah yang masih terpana memandang kesembilan laki laki tampan itu, “eh kenapa tidak ada Kyuhyun-ssi?” tanya wanita itu setelah menelusuri satu persatu wajah kesembilannya.

“eh eng, dia tidak ikut.” Kata Sungmin berbohong, “kenapa anda mencarinya?”

“ah saya hanya mau tau lelaki seperti apa yang bisa mengambil hati anak saya.” Jawa wanita itu sambil tersenyum.

“ah, jadi anda tau hubungan Kyuhyun dengan anak anda?” tanya Heechul.

“tentu saja tau haha. oh iya, ada apa ya kalian datang kemari malam malam begini?” tanya wanita itu.

“kami mencari Ahna.” Ujar Eunhyuk cepat.

“ah, anak itu katanya pergi bersama teman temannya. Katanya mau menginap di rumah temannya.” Jawab wanita itu. Semua member langsung saling berpandangan. Berarti ibu Ahna belum tau kalau anaknya sedang diculik.

“apa anda tau dimana dia menginap?” tanya Leeteuk.

“tidak, dia tidak memberitahukannya pada saya. Memangnya ada urusan apa ya?”

“ah tidak. Bukan masalah penting. Apa anda tau alamat rumah teman dekat Ahna yang mungkin dia datangi?” tanya Donghae.

“ah mungkin rumah Yeoreum, saya punya alamatnya.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“inikah rumah Yeoreum?” tanya Ryeowook.

“sepertinya begitu, ayo kita masuk.” Ajak Leeteuk. Lalu masuk ke dalam halaman rumah tersebut dan menekan bel.

“ya?” seorang gadis yang tak lain tak bukan adalah Yeoreum lah yang membukakan pintu. Begitu Yeoreum membuka pintu dan melihat anggota Super Junior berada di depan pintu rumahnya, dia langsung membekap mulutnya sendiri dan memandang mereka tidak percaya dengan mata membelalak.

“maaf mengagetkan.” Kata Donghae.

“kami Cuma mau tanya, apa Ahna ada disini?” tanya Sungmin langsung. Yeoreum yang masih shock hanya menggelengkan kepalanya berkali kali.

“oh begitu.” Gumam Heechul kecewa.

“kalau begitu kami permisi, maaf mengganggu malam malam.” Kata Yesung berpamitan lalu mereka pergi meninggalkan Yeoreum yang masih membatu di depan pintu rumahnya.

“sekarang kita mau kemana?” tanya Shindong.

“sebaiknya kita cari keliling Seoul selagi memikirkan arti kode itu.” Ujar Leeteuk.

“HYUNG!” teriak Sungmin tiba tiba.

“ada apa?” tanya Yesung langsung.

“i-ini, ada telepon…” kata Sungmin pelan.

“siapa?” tanya Eunhyuk.

Sungmin mengangkat handphone nya dan menunjukkan layar teleponnya yang sedang ada panggilan dari ‘Cho Kyuhyun’

“KYU?!” Leeteuk langsung mengambil handphone Sungmin dari tangannya dan mengangkat telepon tersebut, “KYU?! KYU?! Kau dimana?!” Leeteuk menekan tombol loudspeaker agar semua bisa mendengar.

“sst pelan pelan hyung!” kata Kyu di seberang telepon dengan suara yang sangat pelan, “nanti si penculik dengar! Aku menelepon diam diam dari handphone yang kusembunyikan! Hyung tolong kami!”

“apa kau bersama Ahna?” tanya Leeteuk pelan.

“ne, hyung tolong kami! Kami ada di-“ belum selesai kalimat Kyuhyun, tiba tiba terdengar teriakan Kyuhyun dari seberang telepon, “WUAAA! Tolong jangan sakiti kami! Tolong!”

“KYU!” terdengar pula teriakan Ahna, “tolong, jangan sakiti kami, tolong!”

‘tuuut’

Sambungan telepon pun terputus. Semua member berpandangan ngeri setelah mendengar teriakan Kyuhyun dan Ahna tadi.

“apa tadi… penculiknya?” tanya Siwon takut takut.

“kemungkinan begitu, Kyuhyun ketahuan menelepon dan…”ucapan Sungmin terpotong karena ngeri sendiri membayangkan apa yang terjadi pada Kyuhyun dan Ahna.

“pokoknya kita harus menemukan mereka berdua sebelum matahari terbenam besok! Atau… atau… nyawa mereka berdua akan, melayang.” Kata Leeteuk ngeri, kesembilan orang itu semuanya berwajah serius dan takut.

“yang penting kita harus memecahkan apa arti 10-3-10-21-あ-い-Los Angeles-ㅔ-14-드 itu.” Ujar Yesung. Semua mengangguk setuju.

“selagi memikirkan arti kode itu, lebih baik kita berpencar dan mencari mereka.” Usul Donghae.

“Donghae benar, kalau begitu, satu mobil 3 orang. Yang naik mobil Siwon itu Yesung dan Ryeowook. Yang naik mobil Sungmin, Donghae dan Eunhyuk. Dan yang naik mobilku Heechul dan Shindong.” Perintah Leeteuk. Mereka semua langsung menaiki mobil dan mengelilingi kota Seoul untuk mencari keberadaan Kyuhyun dan Ahna yang sedang dalam bahaya.

Mereka semua berkeliling Seoul tanpa melihat jam dan terus mengkhawatirkan Kyuhyun dan Ahna sambil memeras otak untuk memecahkan kode yang diberikan si penculik.

Semalaman mereka berkeliling kota Seoul, tapi hasilnya nihil. Mereka sama sekali tidak menemukan Kyuhyun dan Ahna. Sekarang mereka sudah berhenti berkeliling kota Seoul dan mencoba untuk mendinginkan kepala di dorm. Mereka mandi untuk membersihkan diri mereka karena capek semalaman berkeliling kota Seoul.

“sudah kuduga, kita harus mencari tau arti kode itu dulu.” Ujar Leeteuk setelah semua mandi dan berkumpul di ruang tv, “sekarang sudah pukul 3 sore. tinggal 3 jam lagi.”

“benar, tinggal 3 jam lagi…” timpal Yesung sambil menerawang jauh.

“apa kalian ada ide bagaimana memecahkan kode itu?” tanya Leeteuk. Semuanya menggelengkan kepala, kecuali Heechul.

“Heechul, apa kau mengerti sesuatu dari kode itu?” tanya Sungmin.

“eng aku tidak yakin, tapi, mungkin arti dari Los Angeles itu…” ucapan Heechul yang berhenti membuat semua orang menelan ludah.

“arti Los Angeles itu apa?” tanya Eunhyuk tak sabar.

“mungkin itu disingkat menjadi L.A.” kata Heechul tak yakin.

“L.A? itu mungkin saja,” ujar Leeteuk, “berarti 10-3-10-21-a-i-la-e-14-deu.”

“masih sulit dimengerti.” Ujar Donghae sambil berpikir.

“kita tidak ada jadwal kan, hyung?” tanya Siwon memastikan.

“tidak, aku sudah bilang pada manager hyung untuk membatalkan semua jadwal kita karena kubilang banyak yang sakit. Untung saja tidak ada jadwal penting seperti performance atau acara penghargaan. Pokoknya kita harus fokus untuk mencari keberadaan Kyuhyun dan Ahna atau…” kata Leeteuk terputus.

“ya, sebelum mereka dibunuh oleh pelaku.” Timpal Sungmin melanjutkan kalimat Leeteuk. Leeteuk pun mengangguk sambil menelan ludah.

“hyung…” gumam Donghae yang memecah kesunyian, “apa mungkin angka ini, menunjukkan nomor alfabet?”

“alfabet?” Leeteuk mengerutkan keningnya kemudian mengambil kertas dan pulpen dan menulis, “10 untuk j, 3 untuk c, 10 untuk j, 21 untuk u, a, i, la, e, 14 untuk n, kemudian deu.  J-c-j-u-iseulandeu?”

“apa itu j-c-j-u?” tanya Shindong. Leeteuk menggelengkan kepalanya.

“jcju jcju jcju.” Ryeowook memeras otaknya, berusaha berpikir apa itu jcju.

“OH!” teriak Heecul tiba tiba.

“ada apa hyung?” tanya Siwon langsung.

“apa mungkin, angka 3 itu tidak dirubah? Aku tau ada bahasa yang namanya bahasa ‘alay’, katanya mereka yang ‘alay’ itu suka mengganti huruf alfabet ‘E’ menjadi angka ‘3’ !” kata Heechul semangat.

“darimana kau tau itu?” tanya Leeteuk.

“dari twitter.” Jawab Heechul seadanya.

“berarti, ini dibaca, j-e-j-u-a-i-la-e-n-deu… JEJU ISLAND! ailandeu ini maksudnya island!!” teriak Donghae.

“jadi mereka ada di pulau Jeju?!” ujar Yesung.

“ya, pasti disana. Ayo kita cepat ke incheon airport. Tidak banyak waktu lagi, sekarang sudah jam setengah 4, tinggal 2 setengah jam lagi sampai matahari tenggelam!” teriak Sungmin dan langsung menghambur keluar dorm bersama dan berjalan menuju mobil mereka.

“hyung, apa masih sempat sampai di pulau Jeju?” tanya Eunhyuk takut.

“masih, pasti masih ada waktu. Naik pesawat kesana membutuhkan waktu sejam lebih.” Jawab Leeteuk.

“tapi kan dari sini menuju incheon airport hampir sejam?” tanya Heechul.

“pokoknya kita ke incheon sekarang! Jangan berpikiran buruk terus! Kyuhyun dan Ahna pasti bisa kita selamatkan!” ujar Leeteuk yang padahal juga takut dan di otaknya sendiri terus terpikirkan keadaan Kyuhyun dan Ahna yang berlumuran darah dan sudah tidak bernyawa jika tidak ditemukan lebih cepat…

“sial!” Heechul terus mengutuk dirinya sendiri, “kalau saja kita menyadari kode itu lebih awal!”

“sudah hyung, sekarang ayo masuk mobil. Kita segera ke Incheon Airport dan mengambil penerbangan ke pulau Jeju yang pukul 16.30!”

Mobil pun terus melaju menuju Incheon Airport. Jalanan sangatlah macet.

“sial! Kalau macet begini kita bisa terlambat mengambil penerbangan ke pulau Jeju pukul setengah 5!” kata Leeteuk yang sedang menyetir dan terus menerus melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 16.20.

“padahal sebentar lagi sampai!” ujar Shindong yang juga terus menerus melihat jam tangannya. Ketiganya bercucuran keringat karena takut terlambat menyelamatkan Kyuhyun dan Ahna.

“sial, kalau begini sebaiknya kita berlari saja ke airport! Sudah dekat! Kita parkir saja mobilnya di pinggir jalan!” kata Leeteuk yang sudah gusar dan memarkirkan mobilnya di pinggir jalan dan turun, “beritahukan yang lainnya!”

“ne hyung!” Heechul langsung mengeluarkan handphone nya dan menelepon Siwon dan Sungmin dan menyuruh mereka untuk berlari ke Incheon Airport.

Leeteuk, Heechul dan Shindong terus berlari disusul oleh keenam orang lainnya dibelakang.

Akhirnya mereka sampai di Incheon Airport jam 16.25 dan masih bisa membeli tiket penerbangan ke pulau Jeju pukul 16.30. mereka harus berlari-lari dari kejaran fans dan akhirnya mereka menaiki pesawat yang langsung lepas landas.

Semua member berwajah tidak sabar ingin segera sampai di pulau Jeju. Ketakutan akan keterlambatan menghantui mereka. Keringat mengucur dengan deras di wajah mereka semua. Ketakutan tampak sangat jelas di wajah mereka.

Mereka semua berpikir ‘bagaimana kalau kami terlambat dan mereka sudah dibunuh?’ ‘apa yang harus kami katakan pada media massa jika itu terjadi?’ ‘bagaimana kami mengatakan ini pada orang tua mereka?’ dan yang paling penting adalah, mereka tidak ingin kehilangan Kyuhyun dan Ahna.

Satu jam di dalam pesawat menuju pulau Jeju bagi mereka bersembilan rasanya seperti berada di pesawat selama berjam-jam sedangkan mereka merasa jarum jam terlalu cepat berjalan.

Akhirnya baru pada pukul 17.50 mereka sampai di bandara pulau Jeju.

“kita mau cari kemana hyung?” tanya Eunhyuk.

“matahari sudah hampir terbenam.” Celetuk Donghae yang menatap matahari yang sudah hampir tenggelam dengan kengerian yang begitu mendalam di matanya.

“Leeteuk hyung…” panggil Sungmin dengan suara tercekat.

“ne?” Leeteuk menatap Sungmin yang tampaknya sudah ingin menangis, “kenapa?”

Sungmin hanya diam dan menunjukkan layar handphone nya, “kalian terlambat, nyawa Cho Kyuhyun dan gadis bernama Lee Ahna itu sudah melayang.” Sungmin membaca kalimat yang tertera pada sms dari nomor milik Cho Kyuhyun. Semua yang mendengar ucapan Sungmin dengan nada tercekat langsung menahan air mata di pelupuk matanya.

“ANDWAE! ANDWAE! KYUHYUN! TIDAK! MEREKA MASIH HIDUP! MEREKA PASTI MASIH HIDUP!” Leeteuk berteriak histeris. Air mata sudah tidak dapat dibendung lagi, Leeteuk menangis keras sehingga semua orang di airport memandang ke arah mereka.

“hyung. Sudah hyung.” Ucap Siwon yang air matanya juga sudah meleleh mencoba untuk menghibur Leeteuk.

Sekarang kesembilan orang itu sudah tidak mempedulikan orang orang di airport dan menangis cukup keras.

“menangisi kami?” ucap seorang lelaki yang suaranya sangat mereka kenal.

“kalian lama sekali mencari kami, kode itu terlalu sulit, rupanya?” timpal suara seorang gadis.

Mereka bersembilan celingukan mencari darimana suara yang mereka kenal itu.

“KYUHYUN?! AHNA?!” teriak mereka serempak. Ya, seorang lelaki dan seorang gadis itu adalah Cho Kyuhyun dan Lee Ahna. Kyuhyun dan Ahna tampaknya tersenyum sangat puas melihat kesembilan orang yang adalah anggota Super Junior itu menangisi mereka sampai seperti itu. Sedangkan kesembilan orang itu masih bingung melihat Kyuhyun dan Ahna yang tampak sehat, malah sangat sehat.

“ke-kenapa kalian…?” Leeteuk memandang Kyuhyun dan Ahna bingung.

“hey bocah tengik, mereka itu terlalu bodoh untuk cepat mengerti arti kode itu.” Ujar Kyuhyun penuh senyum kemenangan.

“itu mungkin saja, ahjussi sialan.” Jawab Ahna dengan senyum evil.

“tampaknya siasat kita berdua berjalan lancar ya?” ujar Kyuhyun tersenyum evil memandang kesembilan member Super Junior itu.

“benar. Tapi bukankah kita terlalu jahat ya?” kata Ahna dengan wajah tanpa bersalah.

“terlalu jahat kah? Ya mungkin juga. Lihat mereka menangis sampai tidak mempedulikan sekeliling mereka yang memperhatikan mereka.” Kata Kyuhyun sambil menatap jahil pada kesembilan orang dengan wajah tablo (tampang bloon).

“iya, tampaknya mereka akan membunuh kita.” Ujar Ahna enteng.

Kesembilan orang yang tampaknya baru mengerti kalau ternyata semua itu adalah kebohongan Kyuhyun dan Ahna langsung berteriak dengan wajah penuh napsu membunuh, “KALIAN BERDUA AKAN KAMI BUNUH!!!”

“hyung…” gumam Ahna.

“kita lari sekarang?” tanya Kyuhyun.

“hana, dul, set… CABUT!” teriak Ahna.

Kyuhyun dan Ahna langsung kabur dan dikejar oleh kesembilan member Super Junior itu dengan napsu membunuh yang sangat kuat.

“BERCANDA ITU ADA BATASNYA HEY DOUBLE EVIL MAGNAE!” teriak Leeteuk yang membahana di dalam airport.

“AMPUN HYUUUNG!”

Dan kejar kejaran terus berlangsung. Kyuhyun dan Ahna sangat senang karena rencana mereka berdua berjalan dengan mulus. Mereka berdua sungguh sungguh Double Evil Magnae…

~THE END~

3 thoughts on “☆AhnKyu☆ Double Evil Magnae Are Kidnapped!”

  1. haha.. ada” aja double evil ini..
    idenya bener” udah kelewatan xD
    pas baca awalnya tegang.. eh akhirnya malah ngakak.. hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s