Monkey Couple’s Diary : Just Believe ME

Tittle   : Monkey Couple’s Diary : Just Believe ME

Cast    : Lee Hyukjae, Lee Donghae

Genre  : Romance, Comedy

Type    : Twoshot

Author : Hikachovy

Rae’s POV

Pegangan tangan wanita ini semakin erat mencengkram lenganku. aish! lama-lama pergelangan tanganku bisa putus kalau dipegang dengan cara begini!! T_T kalau saja ini dikorea, dia pasti sudah kubentak-bentak! ish! benar-benar menyebalkan. -,-

Sesekali aku mencoba melepaskan genggamannya, tapi nihil. Pegangannya terlalu kuat untuk wanita lemah sepertiku. *cuih* setiap kali aku memberontak, dia pasti akan langsung menggeram atau mengucapkan bahasa planet lain yang tidak aku mengerti. Huwaaaa ottoke? Aku bisa ketinggalan acara kalau begini caranya. Hiks!

“Su… su.. per Juni….or M?” ucap wanita ini terbata-bata. HAH?

Dia langsung berhenti mendadak setelah mengucapkan itu, membuatku refleks menubruk tubuhnya dari belakang sampai membuat beberapa kotak makanannya terjatuh –lagi- aigo! -___-

Tapi….. tunggu! Kenapa wanita ini tidak bereaksi sama sekali? Aku maju selangkah untuk melihat wajahnya. Dia….. melongo seperti orang yang baru saja dihipnotis. Tatapannya menyiratkan kalau dia sedang terpesona pada objek yang sedang dilihatnya saat ini*halah* aku ikuti arah tatapannya daaan….. MATI!!!!! Super junior M??? tunggu, mataku tidak salah lihat kan? SUPER JUNIOR M???? YANG ADA DIHADAPANKU SUPER JUNIOR M????????!!!!!

Jarak antara aku dan mereka hanya beberapa meter saja. Sepertinya mereka baru sampai. Saat ini mereka semua sedang berkumpul dengan beberapa orang staff. Kesempatan yang bagus untuk melarikan diri sebelum mereka mengetahui keberadaanku. Tapi………. Aku harus kemana???!!! >,<

Aku mengedarkan pandanganku ke semua penjuru. Haaah! Semua tempat ini makin ramai sejak mereka datang. Kubalikkan tubuhku daaaan… apa ini? Di depanku saat ini adalah sebuah ruangan yang sepi penghuni! Hahahha pintu terbuka, dan tidak ada seorangpun didalam. Tempat yang bagus untuk persembunyianku kan? Masa bodoh apa yang akan terjadi nanti. Pokonya saat ini aku harus menjauh dari mereka. Titik!

Dengan sedikit keberanian, kulangkahkan kakiku untuk masuk ke ruangan kosong ini. Haaaaaah amaaaaaan~~ xD

Aku langsung merebahkan diriku di sofa setelah sebelumnya mengunci pintu terlebih dahulu. Hoah! Hari yang melelahkan. -___-

Ddrrtt..

Aigo! Sms dari siapa lagi ini? Mengganggu kenyamananku saja. Dengan malas aku mengambil hape yang ada di saku celanaku. Eh? Hwangri?

From : Lee Hwangri

Onnie, kau ada dimana? Jangan tinggalkan aku!!!! Huweeeeeee…

Hahhaha benar! Aku kesini kan bersama dia. Bagaimana mungkin aku bisa melupakannya? Babo! Aku segera membalas smsnya.

To : Lee Hwangri

Mian. Aku ada dalam masalah sekarang. =.=” Kau tunggu di depan toilet saja ya~ ingat jangan kemana-mana! Sebentar lagi aku akan kesana menyusulmu. Arraseo?

dddrt..

From : Lee Hwangri

MWO???? KAU GILAAAA???

Ck! Kenapa bocah ini senang sekali mengataiku gila? Dasar. Kalau bukan karena ulahnya yang mendekam lama di toilet, aku pasti tidak akan mengalami kejadian buruk seperti ini. -______-

To : Lee Hwangri

Berhenti mengataiku gila!!! Ck, Terserah kau mau melakukan apa. Pokonya awas saja kalau sampai pergi meninggalkan toilet sebelum aku datang, Nyawamu tidak akan selamat!

Aku langsung mematikan hapeku begitu selesai membalas smsnya. Untuk sementara ini aku malas diganggu. Hohoho

Cklek! Toook! Toook! Tooook! DUUG!!

Omo! Suara apa lagi itu? (o.O) tidak bisakah aku dibiarkan tenang sebentar saja? Hiks! Perlahan, aku berjalan ke arah pintu. Dengan sedikit berjinjit aku arahkan kepalaku ke lubang kecil yang ada di pintu untuk melihat siapa yang tadi mengetuk-ngetuk pintu.

Ya Tuhan….. pasti ada yang salah dengan mataku! Kenapa yang diluar sana adalah SUPER JUNIOR M????????!!!! jangan-jangan.. ini adalah waiting room untuk mereka? Bagus sekali. Tamat sudah riwayatku sekarang ini. Haaaaaah! T____T

Mereka terus berusaha membuka pintu ini. Bahkan sampai mau mendobrak pintunya. Aku harus cepat-cepat sembunyi!!!! Tapi dimana? Aku melihat ke sekeliling, tapi tidak ada satupun tempat yang bisa kususupi lagi. Tunggu, lemari itu….. aku segera berlari ke sudut ruangan untuk bersembunyi di lemari pakaian. Huwaaa!!  badanku tidak muat~ ottoke??

Cklek!

Eh? Itu seperti suara kunci. Apa ruangan ini ada kunci cadangan? Ya, tentu saja ada! Bagaimana mungkin aku bisa sebodoh ini? Aku menundukkan kepalaku pasrah. Yasudahlah paling aku dikeroyok massa. Atau mungkin, digiring satpam untuk diserahkan ke kantor polisi. Hah! Mudah-mudahan monkey yadongku mau menyelamatkanku kalau nanti aku masuk penjara.

Tidak! Masih ada jalan lain sepertinya. Hahahhaha bodoh~~~~ kenapa tidak terpikirkan? Aku langsung berlari ke arah kolong kursi. Sip! Tempat persembunyian yang cukup aman, bukan? Hohoho

Tepat setelah aku masuk ke kolong kursi, pintu ruangan ini terbuka. Fiuuuuh~ sepertinya aku sudah cocok jadi penguntit profesional. Hahaha

“dasar pintu yang aneh” ujar seseorang.

Setelah itu aku melihat semua member mulai masuk ke ruangan dengan wajah kusut mereka. Apa mereka kesal gara-gara ulahku ini? Hahaha

Posisiku yang saat ini sedang telentang memberikan kemudahan untuk mengamati mereka semua satu per satu. Ah, aku tidak terlalu peduli dengan yang lainnya. Yang aku pedulikan saat ini hanya…. Dia! Wajahnya semakin tirus saja. Apa dia tidak pernah makan? Ck! Daaaan.. kenapa wajahnya murung seperti itu? benar-benar bukan seperti seorang Lee Hyukjae yang kukenal. ;_____;

“hyuk-ah, sebentar lagi kita akan ke korea. Semangatlah sedikit.” Ujar donghae oppa menyemangati.

“haaaaaaah…berada di korea pun tidak ada gunanya kalau aku tidak bisa menemui dia.” Balasnya acuh.

Heee? Apa kata “dia” yang dimaksud adalah aku? Apa sebegitu menyedihkannya tidak bisa menemuiku? Hahahha entah kenapa aku malah senang mendengarnya. xD

Kulihat donghae oppa mengendikkan bahunya pasrah. Semua member pun sepertinya mulai angkat tangan dengan kelakuan dia. Mereka malah lebih sering memainkan hape dibandingkan menghibur monkey yadongku~ huhuhu malang sekali nasibmu, oppa~

“ini pakaian kalian. Cepatlah ganti baju, ok?” seseorang tiba-tiba datang membawa setumpuk baju untuk dipakai semua member. Sepertinya dia itu manajer yang sering dipanggil seunghwan. Baru kali ini aku bertemu dengannya. Hohooh

“ganti baju disini saja ya hyung” ucap donghae sembari memilih-milih baju yang digantung di alat gantungan. *halah ga keren amat*

“ya! Sejak kapan kau jadi pervert seperti ini hah?” sahut kyuhyun protes.

“kau mau ganti di toilet? Yasudah sana. Pergi kesana kan membutuhkan waktu yang tidak sedikit.” Balas hae oppa cuek.

“yasudah ganti disini saja. Lagipula hanya ada kita saja kan? Tidak ada yang harus ditakutkan.” Ujar siwon oppa menengahi.

“aku setuju!” sambung sungmin oppa.

Dan semua member sepertinya cukup setuju dengan usulan si ikan mokpo. Mereka mulai membuka bajunya satu per satu.

Aku….hanya bisa  melongo melihat pemandangan yang ada di hadapanku saat ini. Apa mereka ini gila hah? Tidaaaaaaaak!! Aku kan masih inosen >< aku segera menutup mataku dengan kedua tangan rapat-rapat. Jangan sampai mataku ternoda karena perbuatan mesum mereka!

“hyuk-ah, perutmu semakin seksi saja. Hahaha coba nanti kau tunjukkan di hadapan semua Elf, mereka semua pasti akan menjerit tak karuan.”

“hee? Jinjja? Apakah otot perutku semakin seksi?”

Pembicaraan apa ini? Perut monkey itu semakin seksi? Benarkah? (.___.) perlahan aku menggeserkan jariku, memberikan celah untuk mengintip sedikit. Ingat ya! Me-ngin-tip- kurasa mengintip itu tidak akan dosa kan? Hahahaha

Uwooooooww! Apa-apaan ini? Semua member sedang..err naked? (O.o)a  bukan! Bukan telanjang bulat yang kalian bayangkan. Tapi ini hanya sedikit… aaaaaaah aku gilaaaaaaaaaa!!!! Pemandangan yang terpampang saat ini benar-benar membuat jantungku mau copot! Bernafas rae~ bernafas~ aku mengelus dadaku terus menerus agar jantungku dapat tetap berdetak dengan baik.

“yak! Hyung ayo kita foto. Jarang-jarang kan kita semua dalam keadaan seksi seperti ini. Hahaha” henry langsung mengambil hapenya dan mengarahkannya pada eunhyuk dan donghae! omo! Magnae suju M ini ternyata gila juga! Tapi…. Sepertinya ide yang cukup bagus kalau aku ikutan memfoto mereka semua. Hahaha kalau dijual kira-kira bisa laku berapa ya? *pletak*

Pelan-pelan aku mengambil kamera yang ada di tas. Ugh! Kolong ini sempit sekali. Aku jadi tidak bisa bergerak dengan bebas. Sip! Aku sudah mendapatkan kameranya. Saatnya pemotretaaaan~~ hohohoho

Aigo! Seorang cho kyuhyun ternyata memiliki otot juga di perutnya. Kupikir perut dia kempes. Hahaha benar-benar kesempatan langka bisa memfoto perut six pack seorang cho kyuhyun! Dia kan salah satu member yang jarang buka-bukaan. Hohoho :D hmm, kalau aku perlihatkan foto ini pada sepupu dan sahabatku bagaimana reaksi mereka ya? Pingsan? Sepertinya akan lebih parah dari itu. hahaha

Ckrek! Uwaaaa foto yang sempurna~ lanjut ke objek berikutnyaaaa… ah! aku foto monkey itu saja dulu. Jarang-jarang bisa mendapatkan foto “polosnya” secara LIVE~ hahaha *makin sarap ni otak*

Puas dengan monkey yadong itu, kameraku beralih ke objek berikutnya. Hmm, siapa ya.. siwon? Tidak ah. aku sudah tidak nafsu dengan kuda jantan itu *ditabok* dia sudah terlalu sering tampil buka-bukaan. tidak seruuuu~~ lebih baik aku potret sungmin oppa saja. Huwaaaaaa mr. pinky ini ternyata cukup seksi juga. *o*

“aah.. sudah.. sudah.. kalau manager hyung datang dan tubuh kita pelontos (?) seperti ini, bisa bahaya. Ayo cepat! Pakai baju kalian.” Haaaah. Sungmin oppa payah~ semua member menuruti perintah hyung mereka itu. acara foto- memfoto selesai sudah.

Mereka memang menyudahi acara foto gila-gilaan itu, tapi aku masih belum puas. Aku masih mengarahkan kameraku ke arah mereka semua. Sayang sekali kan mengabaikan kesempatan langka ini. Hahahha xD

Pluk!

Dasar ikan dodol. Seenaknya saja dia melempar baju ke lantai. Jarak bajunya itu kan dekat sekali dengan tempatku bersembunyi saat ini. Bagaimana kalau aku ketahuan saat salah satu diantara mereka mengambil baju itu? andweeeee~~

“hae-ya, ambil bajumu. Atau kau ingin baju itu kujadikan keset, huh?” hahaha sungmin oppa pintar sekali.

“Neeeee” dengan malas donghae menunduk daaaan.. ya tuhan, semoga dia tidak melihat ke arah sini ><

Dia mengambil pakaiannya lalu berdiri. Fiuuuh… tapi baru saja aku bernafas lega, tiba-tiba saja dia jongkok lagi daaaaan…. Di..di…dia melihat kearahku! Matanya membulat lebar begitu melihat posisiku saat ini. Huwaaaaaaaaa bagaimana ini? Tubuhku tiba-tiba saja gemetar melihat tatapannya.

Dia menyipitkan matanya, lalu terlonjak kaget dengan mulutnya yang menganga lebar begitu sadar siapa yang dia lihat saat ini. Aku…… apa yang harus kulakukan? dengan keadaanku yang sedang berbaring sambil memegang kamera di tangan. Semoga dia tidak berpikiran macam-macam. Aaaah jauh dari itu, semoga dia tidak berteriak dan mengacaukan semuanya.

“hae-ya, waeyo? Kau seperti melihat setan saja”

“i…ituuu–“ aku langsung mengatupkan tanganku dengan wajah memohon sebelum dia mengatakan sesuatu yang berbahaya.

“aku ingat hari ini belum membuka twitter. Hehe” dia menatap sungmin polos lalu bangkit berdiri.

Fiuuuuh. Gomawo oppa~

“kalian sudah siap?” seseorang tiba-tiba membuka pintu dan langsung masuk bersama beberapa orang dengan membawa peralatan make up yang lengkap.

Orang-orang itu langsung menuju ke arah tiap member dan mulai mempermak mereka semua. Haaaah. Untuk sesaat sepertinya aku mulai bisa bernafas dengan tenang. Selesai di make up, mereka semua pasti akan langsung pergi kan? Akhirnya, aku bisa segera bebas dari sini.

Aku memperhatikan mereka semua dengan excited. Ya, sangat excited karena sebentar lagi aku bisa terbebas dari ruangan pengap ini. Semua member sepertinya sudah sangat terbiasa dengan alat make up. Kulihat disana siwon oppa yang mempermak wajahnya sendiri dengan begitu lihay. Ada juga ryeowook oppa yang mendandani wajahnya dengan sangat hati-hati. aku jadi begidik sendiri melihatnya. Dan sekarang, aku jadi mulai membayangkan apa jadinya mereka semua saat akan wamil nanti ya? Kepala yang botak tanpa make up! Hahaha pasti akan sangat lucu mengalahkan lucunya upin ipin. xD *minta dihajar*

“kalau kalian semua sudah selesai, segera bersiap-siap. Sebentar lagi acaranya akan dimulai.” Ujar salah satu staff.

“ya! Saatnya beraksi~” seru donghae oppa penuh semangat.

Akhirnya saat yang kutunggu-tunggu tiba juga. Mereka semua mulai bersiap-siap. Wajah lelah mereka yang tadi sempat terlihat menguap entah kemana. Ya, profesionalitas mereka semua memang tidak perlu diragukan lagi. Selelah apapun yang dirasakan, akan selalu tertutupi dengan semangat mereka semuanya. Hah, apakah itu yang dinamakan kekuatan seorang idol? *lebay kumat*

Mereka semuanya berkumpul dan berdoa, salah satu rutinitas wajib sebelum akan tampil. Lalu setelah itu, satu per satu mulai berjalan ke luar ruangan sambil mengangkat tangan dengan semangat dan berteriak, “HWAITING!!!”

“haaaaaaah akhirnya mereka pergi juga.” Aku menggulingkan badanku keluar dari kolong kursi yang pengap. Legaaaa~~

Aku langsung berdiri dan merapikan bajuku yang kotor dan berantakan. Kenapa penampilanku tidak pernah bisa terbebas dari kata ‘amburadul’ ?? kalau saja penampilanku ini dilihat oleh orang lain, mereka semua pasti mengira kalau aku ini salah satu pasien rumah sakit jiwa yang kabur! -___-

“yak! Apa kau ini gila?”

Deg! Siapa itu? seenaknya saja mengataiku gila. Aku segera membalikkan badanku daaan.. nafasku langsung tercekat begitu melihat siapa yang ada dihadapanku sekarang ini. “hey oppa. Hehe” sebisa mungkin aku memamerkan senyum indahku padanya meskipun aku tahu taktik seperti ini pasti tidak akan berhasil. =o=

“kau benar-benar gila.” Dia menggeleng-gelengkan kepalanya dan menatapku antara heran dan…. Marah?

“donghae oppa, kau tampan sekali hari ini.”

“ti-dak a-kan mem-pan” balasnya sambil menggoyangkan telunjuknya padaku. Cih!

“apa kau ini gila, hah?” ucapnya lagi. Aigo! Sudah berapa kali dia mengataiku gila dalam jangka waktu kurang dari lima menit? Menyebalkan sekali.

“apa kau ini begitu senang mengataiku gila?”

“lalu aku harus mengatakan apa untuk menggambarkan seorang Han Rae Eun yang gila?” katanya dengan wajah tanpa dosa.

“terus saja bilang gila padaku oppa” aku menggembungkan pipi kesal. Lalu kembali membersihkan bajuku yang tadi sempat tertuda karena kedatangannya. “kau tidak tampil, eh?” lanjutku padanya tanpa mengalihkan kegiatan ‘bersih-bersih’ku.

“hmm.. aku akan tampil setelah menyeretmu ke hadapan lee hyukjae.” Balasnya. Dia lalu mendekatiku dan membantu membersihkan pakaianku yang masih banyak debu. “kau ini benar-benar gila kurasa.”

“aigo! Mau berapa kali lagi kau mengataiku gila hah?”

“eheheh.. mianhe. Yang tadi itu kelepasan” jawabnya polos sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf V.

“aku sengaja datang kesini untuk memberikan kejutan pada pasangan ikanmu. Tapi entah kenapa semuanya jadi berantakan seperti ini.” Jelasku sebelum dia mengataiku gila lagi.

“jadi selama ini kau menguntiti kami begitu? Gi-“ aku langsung memelototinya begitu mendengar kata gi- dari mulutnya. “giiiiaaaaah! Kereeeeen!!” lanjutnya setelah melihat tatapan tajam dariku.

“hmm.. lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?”

“molla. Tadinya aku mau melihat penampilan kalian lalu memperlihatkan beberapa tulisan untuk ditunjukkan padanya. Tapi dengan penampilanku yang berantakan seperti ini, aku jadi tidak pede. Hhh”

“aku akan membantumu.”

Mataku langsung berbinar mendengar ucapannya. “Jinjja?” aku langsung memeluknya senang.

“Yak! Jangan memelukku. bajuku bisa kotor!”

Aish! Dasar. Kutendang kakinya dengan satu gerakan cepat. “AWWWW!” dia memelototiku dan aku membalasnya dengan memeletkan lidah. Hahaha mau melawanku?

***

Author’s POV

“kau mau kemana lagi?” donghae berjalan mengikuti rae yang berjalan cepat didepannya. “yak! Acaranya sudah mau mulai” serunya lagi kesal.

“sebentar. Aku harus menjemput temanku dulu. aish! Kenapa aku harus menggunakan rok seperti ini sih? Menyusahkan sekali”

“hahaha. Mau bagaimana lagi, hanya itu pakaian yang muat kan? Makanya belajarlah untuk diet nyonya Lee.” Mendengar ucapan donghae, rae langsung membalikkan badannya, menatap donghae tajam .”berhenti memanggilku nyonya lee. Dasar!”

“jauh lebih baik aku memanggilmu nyonya Lee daripada nyonya monkey kan? Hahaha”

“kau ingin kutendang lagi, hah?”

“damaaaaai~~~” donghae menunjukkan tanda V ke arah rae sambil memamerkan senyum tanpa dosanya.

“Hwangri-ya!” teriak rae begitu sampai di depan toilet wanita. Lee hwangri, -gadis yang baru dipanggil rae- menoleh lalu berjalan ke arah rae dengan wajah kesal.

“onnie! Kau benar-benar gila!” seru hwangri kesal sambil memukuli rae dengan tas yang dipakainya.

“benar kan? Yang menganggapmu gila itu bukan hanya aku nyonya Lee” ucap donghae senang.

“yak! Sakit.” Rae menahan tas hwangri yang masih diarahkan padanya. “dan berhentilah mengataiku gila!” serunya kesal pada hwangri dan donghae

“donghae oppa” seru hwangri kaget begitu menyadari yang ada dihadapannya saat ini adalah seorang Lee Donghae super junior.

“annyeong.” Ucap donghae ramah. Tapi dahinya langsung berkerut begitu melihat wajah hwangri. “kau… kita pernah bertemu sebelumnya ya?”

“eh? Hehehehe” wajah hwangri langsung bersemu merah begitu mendengar pertanyaan donghae. dia tidak menyangka kalau donghae bisa mengenalinya mengingat pertemuan pertama mereka tidak begitu baik.

“ah! aku ingat sekarang. Kau ini yang mengatai donghae oppa sebagai ikan gombal dari mokpo kan? Hahaha pantas saja aku juga merasa pernah melihatmu sebelumnya.”

Donghae langsung menjitak kepala rae. “diam kau”

“yak! Yang memberikan sebutan itu kan dia bukan aku!” protes rae tidak terima.

“heee.. bagaimana onnie bisa tahu?”

“karena aku ada disana saat kau digiring taemin ke ruang teater. Ah! jadi kau kuliah di seoul university juga ya?”

“hee? Ne, aku kuliah disana.” Hwangri menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Dia masih bingung atas apa yang terjadi saat ini.

“sudahlah. Kita lanjutkan ajang reuni-nya nanti saja. Sekarang kita harus cepat-cepat ke acara. Setuju nona-nona?” ujar donghae menahan kesal

“baiklah ajuhssi” jawab rae yang langsung dibalas dengan jitakan keras dari donghae.

“YAK!!”

***

Berkat bantuan dari donghae, akhirnya rae dan hwangri bisa duduk di barisan paling depan. Tempat yang cukup strategis untuk melaksanakan misi yang sudah direncanakan rae dari awal.

“kau yakin akan melakukannya?” tanya hwangri penasaran.

“doakan saja semoga aku bisa melakukannya.” Jawab rae dengan raut wajah yang sedikit tegang.

***

Acara talk show pun akhirnya dimulai. Tiga orang MC keluar dari backstage dan mulai memberikan sambutannya. *dikata mau pidato? Haha /plak/*

Beberapa menit setelahnya, semua member akhirnya keluar dengan menyanyikan lagu perfection yang membuat seluruh isi studio ramai dengan suara teriakan semua ELF. Ya, semua ELF yang ada di studio berteriak semangat kecuali satu ELF yang saat ini malah diam terpaku dengan keringat dingin membanjiri seluruh wajahnya *lebay amit*

“ayo, tunjukkan aksimu onnie!” bisik hwangri pada rae yang saat ini sedang berkeringat dingin. “hwaiting!!” hwangri mengangkat tangannya menyemangati rae.

Dengan ragu-ragu, akhirnya rae memberanikan diri untuk berdiri dan langsung mengangkat kertas besar yang sudah dipersiapkannya.

LEE HYUKJAE SARANGHAE~~

MMUAAAAAHHH :*

Itulah tulisan pertama yang rae tunjukkan untuk Eunhyuk. Dia mengangkat kertas itu tinggi-tinggi dengan harapan bisa terbaca oleh Eunhyuk. Sambil berteriak tidak jelas, rae loncat-loncat dan mengangkat-angkat kertas tersebut. Beberapa orang disampingnya sempat menatap rae heran dan kesal. Tapi rae tidak peduli. Yang dia pedulikan saat ini hanya bagaimana agar tulisannya dapat dibaca oleh kekasihnya itu.

Semua member Super Junior M sangat senang begitu melihat ratusan ELF yang memadati studio. Melihat lautan biru safir dihadapan mereka, membuat rasa lelah yang sempat menyergap hilang seketika. Eunhyuk pun yang tadinya sempat tidak bersemangat, mulai menemukan tenaganya untuk menghibur ratusan penggemar setianya.

Wajahnya mulai ceria dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari mulutnya. Dia mengedarkan pandangannya ke semua ELF yang memadati studio. Sampai tiba-tiba….. matanya tertuju pada satu gadis yang sangat dikenalnya. Ah! tidak, bukan hanya kenal, tapi juga sangat ia cintai dan rindukan beberapa minggu terakhir ini. Gadis itu melompat-lompat semangat dengan mengacungkan kertas bertuliskan ‘LEE HYUKJAE SARANGHAE~~’ mata Eunhyuk langsung terbelalak begitu menyadari siapa gadis tersebut. “rae…” gumamnya tidak percaya.

Eunhyuk berusaha untuk tetap fokus pada tariannya. Sesekali ia melihat rae dengan raut wajah yang… entahlah. Antara senang, kaget, tapi juga heran. Beberapa kali ia meyakinkan dirinya kalau apa yang dilihatnya saat ini hanyalah halusinasi. Atau mungkin matanya sedikit bermasalah karena ia yang terlalu merindukan gadis itu. tapi.. senyuman dan tingkah polah gadis yang dilihatnya saat ini, membuat Eunhyuk yakin, kalau apa yang dilihatnya bukanlah halusinasi. Dia… benar-benar Han Rae Eun. Gadis yang benar-benar ia cintai. *Ehem!! Uhuk! Uoeeek* (?)

“Onnie~ dia melihatmu!” hwangri menepuk lengan rae dengan semangat.

“menurutmu apa yang dia pikirkan?” tanya rae senang begitu melihat ekspresi Eunhyuk saat melihatnya.

“hmm.. entahlah. Mungkin dia berpikir kalau kau ini gila?” jawab hwangri polos dan langsung mendapatkan jitakan keras dari Rae.

Selesai menyanyikan lagu perfection, semua member berbaris (?) dan memperkenalkan dirinya masing-masing. Sepanjang acara, mata Eunhyuk tidak pernah terlepas dari melihat rae. Sesekali ia menyipitkan matanya untuk memastikan kalau gadis itu benar-benar rae. Atau terkadang, matanya membulat lebar setiap kali rae menunjukkan beberapa kertas dengan tulisan yang bermacam-macam padanya.

“baiklah sekarang waktunya~” ucap rae bersemangat.

Dia menunjukkan kertas yang lainnya begitu semua member Super Junior M duduk di kursinya masing-masing.

OPPA~ MIANHE~~ I LOVE YOU~~ xD

Begitu rae melihat eunhyuk sudah membaca tulisannya, dia mengganti lagi kertas tersebut dengan kertas yang lainnya.

MONKEY COUPLE JJANG!!

Melihat Eunhyuk tersenyum heran saat melihat kertas yang diangkat rae, gadis itu mulai mengganti lagi dengan kertas yang lainnya.

KAU KAGET?? AKU INI HAN RAE EUN!!! HAHAHAH

BERHENTILAH MENATAPKU DENGAN WAJAH BODOH ITU OPPA!! xD

Kali ini mata Eunhyuk membulat lebar. “dia benar-benar monkey cilikku.” Gumamnya sambil tersenyum begitu melihat kertas yang ditunjukkan rae padanya.

“dan dia benar-benar gadis yang gila” sambung donghae.

Eunhyuk menatap pasangan ikannya itu  heran. “kau melihatnya?” bisiknya hampir tanpa suara. Dan donghae hanya tersenyum penuh arti tanpa mengucapkan apapun.

***

“kemana gadis itu?” Eunhyuk melihat ke semua penjuru mencari Rae.

“siapa?” tanya siwon mengikuti arah pandangan Eunhyuk.

“apa tadi itu hanya halusinasiku?” gumam Eunhyuk mengacuhkan pertanyaan siwon. “YAK! LEE DONGHAE~” teriak eunhyuk mencari donghae dan mengabaikan wajah heran siwon.

“YAK! Kenapa kau mengacuhkan aku EUNHYUK~a!!”

“kau tadi benar-benar melihatnya kan?” seru Eunhyuk begitu melihat donghae.

“siapa?”

“jangan membuatku gila hae-ya” ucap Eunhyuk gusar.

“tanpa ku buat gila pun, kau memang sudah gila kan?” melihat eunhyuk yang siap meledak, donghae langsung meralat ucapannya. “sepertinya dia langsung kabur begitu acaranya selesai.”

“MWO?” eunhyuk membelalak kaget. “apa yang diinginkan gadis itu sebenarnya?”

“molla. Hanya orang yang satu spesies dengannya yang mengerti jalan pikiran dia kan? Dan kau lah orang itu. hahaha” donghae menepuk bahu eunhyuk pelan, lalu pergi meninggalkan Eunhyuk yang masih kesal.

“anak itu…..” geram eunhyuk menahan kesal.

***

RAE’s POV

“hiyaaaaaaaaaa aku berhasil~~~~ hahahaah kau lihat kan tadi bagaimana wajah monkey itu? huwaaaaaa aku senang~~~~~”

“berhentilah berteriak-teriak dan melompat-lompat seperti itu onnie. Kau seperti orang gila!”

“hwangriiiiiiiiii~~~” aku memeluk hwangri tiba-tiba dan mengangkatnya. Setelah itu aku berputar-putar seperti orang gila. Hahahha aku memang sudah gilaaaa~~

“yak! Onnie! Lepaskan!! KAU GILAAAAA~!!”

Aku melepaskan hwangri lalu berjalan lagi mendahuluinya. “aku memang gilaaaaa~” teriakku sambil berjalan melompat-lompat.

***

“sekarang, apa lagi yang kau rencanakan?”

“hmm… apa ya?” aku menggaruk daguku dengan telunjuk. Berusaha untuk memikirkan misiku selanjutnya.

“kau ini seharusnya tadi langsung menemuinya bukannya malah kabur. Dasar! Kau seperti seorang pengecut saja onnie.” Omel hwangri dengan ekspresi nya yang seperti anak kecil.

“hmmm…” aku melanjutkan makanku tanpa mempedulikan omelannya. suasana hatiku sedang senang jadi tidak ada minat untuk meladeni omelan bocah cilik ini. Haha *ditampol lele*

“ck! Kau ini benar-benar menyebalkan.”

Ah! aku tiba-tiba ingat sesuatu. “hwangri-ya, kau bisa bikin kue?”

“hah? Anak kecil sepertiku mana bisa bikin kue.”

“kau ini sudah kuliah. Apanya yang anak kecil. Ck!”

“tapi umurku masih 14 tahun onnie-ku sayang.”

“MWO?” aku membelalakkan mata kaget. Masih 14 tahun katanya?

“apa? Kau pasti mau bilang aku keren kan? Hahaha”

“cih! Percaya diri sekali kau. Ayo kita pergi.” Aku langsung mengambil tas ku dan beranjak pergi.

“onnie bayar dulu makanannya!!”

Ups! Uangku kan sedikit lagi~ “hehe.. kau dulu yang bayar ya”

“MWOOOO?????”

Aku langsung kabur begitu mendengar teriakannya. Hahahha

***

Aku membalik-balikkan buku resep makanan tapi tidak ada satupun yang bisa kumengerti. Kenapa banyak sekali bahan yang harus digunakan? Hiks!

“sudah. Kau beli saja kue di toko. Beres kan?” hwangri mengambil buku resep yang sedang kubaca dengan paksa lalu melemparkannya ke sembarang tempat. Anak ini benar-benar minta dihajar!

“kalau aku beli, dimana letak kasih sayang nya?” aku melempar bantal kecil ke kepalanya lalu mengambil lagi buku resep itu.

“cih! Daripada dia keracunan? Kau mau eunhyuk oppa mati sebelum sempat menikahimu?” habis sudah kesabaranku! Aku membalikkan badanku lalu bersiap mencekiknya.

“huwaaaaaaaaaaaa!!! Onnieeeeeeee!!”

“yak! Kemari kau LEE HWANGRIIIIIII~~!!!!!”

***

“haaaaaaah selesaaaaaaaaai~~” akhirnya aku berhasil juga menyelesaikan kue ini. Hmm.. semoga saja kuenya bisa dimakan. Hahaha

“apa ini aman dikonsumsi?”

“kau ingin kubunuh, hmm?”

“aku kan hanya bertanya. Ck! Lalu kita akan pergi jam berapa?”

“kita? Siapa bilang aku akan mengajakmu?” aku memasukkan kue ku kedalam kotak. Semoga saja tidak hancur.

“sombongnya~ memangnya kau hapal jalan, huh?”

“aku bisa langsung naik taksi kaaaan?” jawabku cuek. Sekilas aku melihat wajahnya. Hahaha aku senang sekali dengan ekspresi marahnya.

“onnieeeeee~”

“apaaaaaa~” balasku menirukan gayanya.

“kau jahat!!!!”

“dasar anak kecil. Kita akan pergi malam ini. Arrasseo?”

“jinjja? Aku pakai baju apa ya?”

“apa saja asal jangan bikini.” Jawabku asal.

“YAAAK!!”

***

Author’s POV

Rae dan Hwangri akhirnya sampai juga di dorm Super Junior M. di depan dorm, sudah ada banyak sekali ELF yang berkumpul dengan membawa berbagai macam hadiah untuk diberikan pada Eunhyuk. Meskipun tidak yakin hadiah mereka dapat sampai pada yang bersangkutan, tapi minimalnya mereka semua berharap dapat ikut merayakan hari ulang tahun idolanya tersebut bersama-sama.

“ramai sekali onnie.” Hwangri melongo begitu melihat kumpulan ELF yang ada di hadapannya saat ini.

“hmm.. kenapa ada begitu banyak ELF. Kupikir hanya ada sepuluh orang saja.”

“itu tandanya pacarmu disayangi banyak orang.” Ujar hwangri sok bijak.

Rae dan Hwangri akhirnya memutuskan untuk duduk di sekitar halaman depan dorm. Mereka ikut bergabung dengan puluhan ELF yang sama-sama sedang menunggu detik-detik ulang tahun Eunhyuk.

11.30 pm @ dorm SUJU M

“woaaaah hyung, lihatlah sudah semakin banyak ELF yang berkumpul di depan dorm.” Seru henry begitu melihat keluar jendela.

“hmmmm” gumam Eunhyuk tanpa minat sambil terus memainkan hape-nya.

“kau ini! Bahkan disaat hari ulang tahun pun tidak bersemangat sama sekali.”  Sungmin menjitak kepala dongsaengnya dengan kesal. Dia lalu berjalan menghampiri henry untuk melihat keadaan di luar dorm.

“dia ini baru akan semangat kalau sudah bertemu dengan monkey ciliknya hyung!” teriak donghae dari dapur.

“kenapa tidak di telepon saja. Siapa tau nomernya sudah aktif kan?” tanya siwon penasaran. “ah! atau kau tanya pada sepupunya yang gila itu.” lanjutnya

“seandainya hal itu bisa kulakukan.” gumam eunhyuk tidak bersemangat. “gadis itu… benar-benar membuatku gila” lanjutnya geram.

“loh, bukannya sebelum kau bertemu dengan dia keadaanmu memang sudah gila ya?” celetuk kyuhyun.

BUUUK! Eunhyuk langsung melemparkan bantal besar ke arah kyuhyun. “dasar magnae evil!” umpatnya.

“YAK! Hyuk-ah, bukankah itu rae?” teriak sungmin tiba-tiba.

Eunhyuk yang tadinya sedang tidur-tiduran langsung beranjak dari sofa dan menghambur ke arah sungmin. “jinjja?” tanyanya tak percaya. Dia langsung melongokkan wajahnya ke luar. “benar-benar gadis gila.” Decaknya begitu melihat rae yang saat ini sedang memanjat pohon.

“dia… benar-benar limited editon” gumam henry. “benarkah itu calon kakak iparku hyung?” tanyanya heran.

Eunhyuk hanya tersenyum menjawab pertanyaann dongsaengnya itu. dia pun tidak mengerti bagaimana bisa seorang cassanova sepertinya bisa jatuh cinta pada gadis ajaib seperti itu.

***

RAE’s POV

aigo~ kenapa dia masih belum menampakan diri? Tidak tau apa kalau disini dingin sekali.” Aku menggosok-gosokkan tanganku agar tetap hangat.

“baru jam 12 kurang onnie. Mungkin dia akan keluar kalau sudah jam 12 pas.”

“tapi tetap saja aku kesal. Ck! Aku ini paling tidak tahan kalau harus menunggu lama-lama.”

“kenapa tidak kau telepon saja?”

“sayang pulsa!”

“dasar pelit!”

“bukan pelit lee hwangri sayang~ tapi peng-he-ma-tan” kilahku dengan menekankan kata hemat padanya.

Gadis itu hanya mendecak tapi tidak membalas ucapanku. Hahahah belakangan ini dia jadi tidak pernah mengajakku berdebat lagi.

Aku mengedarkan pandanganku ke sekitar. Dan tiba-tiba saja mataku berbinar begitu melihat objek yang bisa kujadikan alat untuk bertemu dengannya lebih cepat. “pohon” gumamku hampir tidak bersuara.

“jangan bilang kau akan memanjat pohon?” heh? Bagaimana gadis itu bisa tau? Aku hanya melemparkan senyuman penuh arti padanya lalu menariknya ke arah pohon besar yang berada tepat di depan dorm Super Junior M.

“onnie~” dia mencoba mengelak, tapi cengkaramanku terlalu kuat untuk dilepaskan. Hahaha

“kau tunggu disini. Jangan kemana-kemana sebelum aku turun. Arraseo?” ucapku memperingatkannya.

“apa kau ini gila?” dia membelalakkan matanya lebar-lebar seolah tidak percaya atas apa yang akan aku lakukan sekarang.

“hehe. Tunggu ya!” aku pun langsung menyimpan kotak kue dan kotak makanan yang berisi sup rumput laut ke tangannya. Setelah melihat keadaan sekitar yang cukup aman, aku mulai memanjat pohon. Yuhuuuuuu~!! xD

“hati-hati onnie~”

“hmmmm…” gumamku sambil menggoyangkan pantat. Tanda bahwa aku akan baik-baik saja. Hahahah

Beruntung sekali pohon ini tidak dipenuhi semut ataupun ulat bulu. Aku jadi semakin leluasa memanjat. Ya tuhan, semoga tidak ada yang melihat kelakuan gilaku ini. >,<

HAP! Akhirnya aku sampai di salah satu ranting pohon yang terlihat sangat kokoh. Semoga ranting ini bisa kuat menahan tubuhku. Dengan perlahan aku mulai memajukan tubuhku ke depan agar bisa melihat kamar mereka dengan lebih jelas. Tapi baru saja aku maju satu langkah….. “haaaai~~~” me…mereka? Sejak kapan mereka semua merekamku?

Semua member. Ingat ya! Se-Mu-A!!!! mereka semuanya berkumpul di depan jendela seolah-olah menunggu kedatanganku. Dengan polosnya mengatakan ‘hai’ saat aku melihat ke arah mereka. Dasar bodoooooh~~ huwaaaaaa mau ditaruh dimana mukaku??? Dan dengan bahagianya, monkey yadong itu malah merekamku? Sialan!

Aku hanya diam. Dan mereka? Malah senyum-senyum tidak jelas begitu melihat ekspresi kagetku. Seandainya di bawahku ini adalah kasur berbusa, aku pasti akan langsung lompat kebawah. Hiks! Menyedihkan….

“waeyo rae-ya?” tanya donghae oppa menahan ketawa. Menyebalkan!!!!

“kenapa kalian ada disitu?” teriakku kesal.

“YAK! APA YANG KAU LAKUKAN??” tiba-tiba seseorang berteriak dari bawah.

MATI!!! Aku lupa kalau dibawah masih ada banyak ELF. Aku melongokan kepalaku ke bawah. “hehehe.. aku mencari syalku yang terlempar kesini~” kataku pada mereka. Dan dengan polosnya, mereka percaya saja dengan ucapanku. Hahaha

“makanya, jaga volume suara toa-mu itu!” ujar sungmin oppa memperingatkan. Ck! Oppa yang satu ini semakin terlihat evil saja. -____-“

Aku menggembungkan pipi kesal. “kalian menyebalkaaaaaan~”

“siapa suruh kau memanjat pohon, huh?” ucap eunhyuk akhirnya.

“siapa suruh juga kau tidak menampakan wajahmu?” tanyaku kesal.

“dia itu menunggumu bodoh!” seru kyuhyun dari belakang tubuh eunhyuk. Heh? Dia menungguku? Tanpa sadar aku menyunggingkan senyuman senang. Hohoho

“jangan senyum seperti itu. nanti ada lalat masuk! Ayo cepat turun! Bahaya sekali disana, kau tahu?” ujar siwon oppa.

“aku masuk kesana lewat sini saja ya?”

“MWO?” teriak mereka serempak.

“ANDWEEE!!” larang eunhyuk sambil memelototiku.

Aku hanya tersenyum melihat ekspresi ketakutan mereka. Hahaha dan bukannya turun, aku malah memajukan tubuhku ke depan pelan-pelan. Ranting ini memang cukup panjang dan bisa menghubungkan aku ke kamar mereka dengan lebih cepat. Ya, hanya satu lompatan kurasa sudah cukup untuk masuk kesana. xD

“YAK! TUU-RUUN!!” bentaknya.ck! Dasar monkey penakut.

Aku mengabaikan perintahnya dan tetap berjalan maju ke depan. Sampai akhirnya berada di depan jendela kamar mereka, aku baru berhenti. “buka jendelanya” pintaku pada semuanya.

Mereka tampak berpikir sejenak sampai akhirnya pasrah dan membukakan jendelanya untukku. “awas kalau sampai kau jatuh” kata eunhyuk memperingatkan.

“kalau aku jatuh, kalian jangan lupa mengunjungi makamku ya.” Candaku pada semuanya.

“YAAAK!!!” teriak semuanya. Hahhaha kenapa mereka begitu penakut? Dasar.

Aku melihat kebawah sebentar, sip! Tidak ada yang melihat keatas. Aku mengambil ancang-ancang sampai akhirnya, “HIAAAAAAAAAT” HAP! Aku mendarat dengan sempurna diatas sofa dan langsung berguling ke lantai.

“KAU GILAAAAA!!” teriak mereka serempak. Aish! Kenapa akhir-akhir ini aku sering sekali dikatai gila? -_____-

“hehehe” hanya itu responku dan langsung membuat mereka semua menghela napas pasrah.

Eunhyuk oppa mengulurkan tangannya dan langsung membantuku untuk berdiri. “gomawo” ucapku.

“mana kadonya?” tanya nya blak-blak-an.

aku melebarkan kedua tanganku dan dengan senyuman andalan berkata, “akuuuuuuu~”

BUUUK!! PRAAK!! TREEEEENG!!

Lagi-lagi semua benda mati dengan sekejap melayang ke arahku. -___- kenapa mereka semakin sadis saja!

***

“kenapa tubuhmu semakin kurus saja?” tanyaku pada monkey yadong itu. semua member sedang sibuk menyiapkan makanan di dapur. Membuatku bisa berduaan bebas dengannya di ruang TV. hohoho

“menurutmu kenapa?”

“malas makan, eh?” tebakku.

Dia menatap mataku dengan intens. “kenapa aku bisa malas makan?”

Aku mencoba mengalihkan wajahku dari tatapannya tapi gagal. Dia langsung merengkuh kedua pipiku dengan tangannya memaksaku mau tidak mau menatapnya lagi. Haaah aku benci kalau sudah begini. Kenapa yang lain lama sekali mendekam di dapur!

“mianhe” ucapku akhirnya. Aku tidak berani menatapnya dan hanya bisa mengarahkan mataku ke arah lantai.

Dia, tanpa mengatakan apa-apa langsung menarik tubuhku, dan mendekapku dengan erat. Hangat sekali rasanya. “harusnya aku yang mengatakan itu” bisiknya pelan. “mianhe, rae-ya.” Lanjutnya

Aku hanya menganggukan kepala dan membalas pelukannya. “kita lupakan saja masalah itu, bagaimana?” tanyaku.

“apa itu artinya kau memaafkanku, eh?”

Aku melepaskan pelukannya. “sebenarnya dari awal tidak ada yang harus kumaafkan darimu oppa. Aish! Kenapa dulu aku harus marah?” omelku lebih pada diriku sendiri.

“itu karena kau bodoh!” sahut donghae oppa tiba-tiba.

“ne, aku gila dan bodoh. Apalagi hah?” sungutku

“hahhaha. Kau ini juga emosian!” balasnya. Ggrr! Dasar ikan.

Donghae oppa duduk di depan kami –aku dan eunhyuk- lalu berkata, “asal kau tau, namja yang ada disampingmu itu tidak henti-hentinya menyesal dan gila karena kau tinggalkan tiba-tiba”

“YAAK!” eunhyuk melempar bantal ke arah pasangan ikannya itu.

“apa? Itu kenyataan kan?”

“seharusnya kau mendengarkan penjelasan kami rae-ya” kali ini siwon oppa yang menyahut. Dia datang dengan membawa sepiring ddukbokki. *bener ga tuh nulisnya? LOL*

“jadi… apa penjelasan kalian?” tanyaku dengan nada menantang.

Semua member yang ada di dapur satu per satu mulai keluar dan ikut bergabung bersama kami.

Sesaat siwon oppa menatap yang lainnya, lalu mulai bercerita “hmmm… memang benar dulu kami menyuruhmu menginap di dorm itu untuk dijadikan asisten. Ingat ya! A-sis-ten” ucapnya dengan penekanan yang kuat. Melihat aku yang mengangguk malas, dia melanjutkan “salah satu manager kami sakit, makanya kami semua mengambil inisiatif untuk meminta bantuanmu. Tapi……… berhubung kau membuat ulah di hari pertama dengan membuat schedule sungmin hyung dan yesung hyung berantakan karena aksi mendekam di kamar mandi sampai satu jam lebih, pacarmu itu jadi merasa tidak yakin, makanya jadilah kau berganti jabatan dari asisten menjadi seorang housekeeper. Hehehe” dia langsung menunjukkan tanda V kearahku begitu selesai menceritakan semuanya.

“cih! Penjelasan macam apa itu? “

“sebenarnya itu memang penjelasan yang tidak nyambung” ujar donghae oppa sambil memakan ddukbokki-nya.

“Heeee?” sekarang aku mulai tidak mengerti inti pembicaraan ini apa. -___-

“alasan sebenarnya, karena dia…” sungmin oppa menunjuk eunhyuk dengan garpunya. “ingin berada di dekatmu sebelum memulai tugasnya sebagai member super junior M” ungkapnya

“HEEEEEEE?” ini karena otakku yang bodoh atau apa? Aku benar-benar semakin bingung =o= aku menatap eunhyuk, tapi dia malah memalingkan wajahnya sambil menggaruk-garuk kepalanya. Ck!

“haaaah. Kau tidak tau kan kalau selama seminggu sebelum kau datang ke dorm, seorang Lee Hyuk Jae ini merengek-rengek pada semua penghuni dorm agar mau menyetujui ide gilanya untuk mengajakmu tinggal di dorm. Dengan aktifitasnya yang semakin padat, dia sangat sulit menemuimu. Ditambah dengan berbagai aktifitas di taiwan yang sudah menanti, untuk menelepon saja pasti akan terasa susah. Makanya satu-satunya cara hanyalah mengajakmu tinggal di dorm agar dia, minimal bisa bertemu denganmu meskipun itu hanya di malam hari rae-ya” jelas donghae oppa panjang lebar.

“MWO?” mataku langsung membulat lebar mendengar penjelasan tuan ikan ini. Aku langsung menatap monkey yadong itu.

“hehehehe” ekspresi macam apa itu? hhh.. -.-“ aku benar-benar kalah telak sekarang!

Jadi…….. apa yang sudah kulakukan selama ini hanyalah sebuah kesia-siaan? Aaaaa aku tidak sukaaaaaaaaaaa~~~

“kenapa kalian tidak bilang dari awal?” sungutku kesal. “YAAAK!” aku menepuk lengan eunhyuk oppa emosi.

“mana bisa aku bilang terus terang bodoh!” katanya sambil mencubit pipiku gemas.

“kalian menyebalkan!!!!!!!” aku menundukkan kepalaku lemas.

Huaaaaaaa kenapa aku begitu kekanakkan? Apa yang sudah aku lakukan selama ini? Rae babo!! Aku terus memukul-mukul kepalaku kesal.

“kau mau otakmu tambah bodoh?” dia menahan tanganku lalu mengangkat kepalaku untuk menatapnya.

“mulai sekarang, belajarlah untuk selalu mempercayaiku. Apapun yang kulakukan, itu semua pasti karena kegilaanku yang terlalu mencintaimu. Arrasseo?” aku menundukkan kepala malu.

“assisten or housekeeper? Jawabannya adalah…” dia mengangkat daguku agar aku bisa menatapnya. Dengan memamerkan senyuman khas-nya dia melanjutkan, “you are my lovely girlfriend”

“EHEEEEEEEEEEEM” semuanya langsung berdehem kompak melihat tingkah malu-malu kami berdua. Menyebalkaaaaaan~~

Ddddrrrt..

Fiuuuh.. hapeku bergetar disaat yang sangat tepat. Aku segera mengambil hapeku disaku dan tanpa melihat siapa yang menelepon aku langsung mengangkatnya. “yoboseyo?”

onnieee~~ kau ada dimana?” heeee? Aku menatap ke layar hape. MATI!!!! Aku melupakan hwangri.

“hehehe.. aku lupa. Kau tunggu dibawah yah. Aku segera turun.”

AKU DIATAS POHON SEKARANG DAN TIDAK BISA TURUN!!!!”

“MWOOOOOOOOO???”

>THE END<

18 thoughts on “Monkey Couple’s Diary : Just Believe ME”

    1. makasih dah baca + komen yaaah~ hehehe😀
      monkey couple bukan lucu tapi stress bin gila~ hahaha *plaak*

  1. annyeong ^^
    saya reader baru disini😀
    salam kenal ya🙂
    ceritanya keren >,< ngakak bacanya..
    habis banyak adegan lucunya hehe

    1. makasih dah baca + komen~~~ hehehe😀
      ya, bukan monkey couple namanya klo ga gila mah~ wkwkwk *plak
      yang nurunin hwangri? nggak ada.. biarin aja dia jadi manusia pohon dulu~ *gubrak*

  2. Hahahahahahahaha……………
    Lucu banget!!
    Kok Donghae gk cerita yang di ruang ganti itu?
    Kan seru jadinya….. xD

    1. makasih dah baca + komen~~😀
      yang donghae yah? ahahha aq nya kelupaan buat nyeritain part itu~ *plak* xD

  3. Kocaaaaak~~
    Hwangri ngapain jga ikutan naik d atas pohon? Untung gk semua elf naik ke atas phon juga, “̮♥hϱ♡hϱ♡hϱ♥”̮‎​

  4. lucu-lucu, haha aku baca ff-nya lg makan bolu gulung jadi keselek gara-gara ketawa,
    rae gila n’ babo😀 hahaha ……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s