Too Perfect – Chapter 2

{Story 2 Start!!!}

“Ji Yon…”seru Hangeng kaget.

“Hangeng gege??”seru Ji Yon yang tak kalah kaget. “oh!! Jadi aku tak salah!! Pantas saja aku merasa pernah melihat foto-foto gege”

Hangeng hanya bisa tertawa sumbang karena merasa aneh. “oh ya??”

Karena sudah lama tak bertemu, akhirnya mereka menghabiskan waktu dengan berbincang sampai lupa sekeliling yang menatap mereka dengan pandangan bingung. Akhirnya mereka sadar setelah salah satu dari mereka menyadarkan keadaan.

“ehem!!”deham Eunhyuk yang membuat Ji Hon dan Hangeng menatap Eunhyuk.

“kalian saling kenal??”tanya Leeteuk.

“nde… kami pernah bertemu di China dan berteman disana. Tapi itu dulu sekali, tak disangkah bisa bertemu dengan gege disini”jelas Ji Yon.

♡                      ♡                      ♡

Setelah berhari-hari melewati kegiatannya menjadi seorang manager, Ji Yon cukup menikmatinya walau kegiatannya memang tak terduga sebelumnya. Walau bukan seorang artis, tapi Ji Yon juga ikut merasakan apa yang dirasakan semua artis.

Sibuk dengan acara sana sini, namun manager sebagai pendamping artis. Sibuk mempersiapkan semua barang dan jadwal mereka. Menerima panggilan sana-sini untuk mengkonfirmasikan kegiatan mereka. Dan harus bersusah payah mengurus “anak asuh”nya itu.

Belum lagi, salah satu anak asuhnya tak ingin mendengarkannya. Siapa lagi kalau bukan namja yang pertama kali bertemu dengannya. Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk yang biasa dipanggil “monyet” oleh Ji Yon.

Eunhyuk selalu berbicara kasar dan tak mau mendengarkannya selagi dia mengurus semua pekerjaan mereka. Bahkan keseringan Leeteuk yang menjadi manager bagi Eunhyuk karena Ji Yon menyerah untuk mengatur anak itu dan meminta pertolongan dari leader mereka.

Maklumlah, untuk pemula seperti Ji Yon… Mengatur semua itu sangatlah berat, namun dia berusaha sekuat mungkin untuk mengatasi segalanya. Apalagi umurnya yang masih dibawah Eunhyuk.

Bisa diperkirakan bukan umur Ji Yon sekarang berapa?? J Sangat muda untuk menjadi manager =.=’a, tapi begitulah nyata(difanfiction :p khekhekhe^^v)nya. Menjadi manager diumur semuda itu sangatlah jarang, apa lagi langsung menangani artis-artis yang sedang melambung namanya, seperti Super Junior.

♡                      ♡                      ♡

Yap! Untung sementara kembali kekehidupan yeoja yang satunya~

“Onni!!”pekik yeoja itu yang membuat Ji Yon kaget.

“Yun Hee!!! Bisa tidak kau tak membuatku jantungan?!”ujar Ji Yon yang terkejut dengan keberadaan yeodongsaeng-nya yang tiba-tiba itu.

“mian, bagaimana hari ini??”tanya Yun Hee.

“biasa saja”jawab Ji Yon singkat, dirapikannya kembali document-document yang berserahkan diatas meja mau pun dilantai. “kamu?”tanya Ji Yon balik.

“biasa saja”jawab Yun Hee dengan nada cemberut.

Ji Yon menatap yeodongsaeng-nya dengan tatapan heran, “biasa saja tapi nadanya ngambek seperti itu. Ada apa?”tanya Ji Yon.

“eobbsseoyo”jawab Yun Hee mengalihkan tatapannya dari Ji Yon. “aku kekamar dulu”

“ah! Yun Hee-ya, kamu punya waktu tidak besok??”tanya Ji Yon yang menahan kepergian Yun Hee. “kamu mau tidak membantuku??”

“hah? besok?? besokkan hari minggu, aku tak ada acara sih… tapi memangnya ada apa?”tanya Yun Hee terheran-heran.

“ehm, kau ikut saja”

“aku takkan ikut sebelum onni mau jawab”

“bantuin onni~~”ujar Ji Yon dengan memainkan nadanya.

“apa~~~”jawab Yun Hee balik dengan membalas memainkan nada bicaranya.

“bantuin onni besok, jadi asisten onni”ujar Ji Yon yang membuat Yun Hee menganga lebar. Sepertinya mulutnya tak bisa kembali dalam waktu dekat ini (-___-).

“MWORAGO?!”seru Yun Hee tak percaya. “aiih~~ onni jangan bercanda deh, bagaimana kalau ‘anak asuh’ onni ‘memberontak’??”

“itu tak mungkin, mereka semua baik kok. Kecuali satu monyet itu…”ujar Ji Yon.

“monyet?? Kok binatang sih?? memangnya onni pelihara monyet di dorm suju?? atau salah satu member memelihara monyet??”tanya Yun Hee terheran-heran.

“ada kok, satu monyet yang menyerupai monyet”kata Ji Yon penuh emosi.

“aigo~~ onni-ya! monyet itu binatang dilindungi! Melanggar hak asasi binatang kalo dipelihara”ujar Yun Hee yang diselangi dengan candaan.

Ji Yon yang mendengarnya hanya tertawa dan tak bisa membalas perkataan Yun Hee karena terlalu sibuk membayangkan Eunhyuk (sang monyet) dikatai seperti itu.

♡                      ♡                      ♡

Keesokan harinya~

“Yun Hee!!!”seru Ji Yon, “ireona!! palliwa!!! Kau mau bantu onni apa tidak sih?!”

Ji Yon mengguncang-guncang lengan Yun Hee agar anak itu bangun. “nde~ aku bangun”ujar Yun Hee dengan malasnya.

“cepat siap-siap!! Aigo!! tidur jam berapa kamu ‘tadi’?! Laptopnya belum dimatikan”ujar Ji Yon yang heboh-heboh sendiri dipagi hari. Dilihat yeodongsaeng-nya yang masih memeluk bantal dan menutup matanya.

“Yaaaaa!!! Cepat bersiap-siap sana!!”seru Ji Yon menarik bantal yang dipeluk Yun Hee.

“aiihh~~ onni, aku masih ngantuk nih. Gak liat apa mata aku bengkak kayak gini!”

“salahmu sendiri! tidur jam berapa kamu ‘tadi’ hah?!”tanya Ji Yon sekali lagi.

“ng??” Yun Hee melihat jam dinding-nya yang sudah menunjukkan pukul 10 pagi lewat 53 menit. “53 menit 4 jam yang lalu”jawab Yun Hee.

Ji Yon menghitung tak lama kemudian langsung menarik Yun Hee turun dari ranjang yeodongsaeng-nya itu. “salahmu sendiri, sekarang kamu punya 7 menit untuk siap-siap! Tepat jam 11 kamu ke Dorm Suju untuk bersih-bersih sedangkan onni ke lokasi perform mereka”jelas Ji Yon panjang lebar.

“Mwo?! aku? bersih-bersih?? Miwuhada!!”seru Yun Hee.

“jadi yeoja jangan malas!!!”tegur Ji Yon kemudian meninggalkan Yun Hee dikamarnya.

“aish!! dasar adjumma!!!”cibir Yun Hee.

“aku onni-mu bukan adjumma-mu!! Arasseo?!”seru Ji Yon yang masih dapat mendengar cibiran Yun Hee.

“arasseo onni-ku yang udah kayak adjumma-adjumma!!”

♡                      ♡                      ♡

Begitu Yun Hee selesai bersiap-siap, kedua yeoja itu langsung berangkat menggunakan mobil sewaan Ji Yon. Maklumlah~ karena baru bekerja jadi belum mampu beli mobil *ditabok onni*. Akhirnya hanya bisa meminjam mobil, daripada harus susah-susah memanggil taksi yang tak kunjung dapat.

Ji Yon mengantar Yun Hee kedorm suju dan meninggalkan yeoja itu sendirian disana. Setelah itu Ji Yon menuju ke lokasi perform SuJu. Selama Ji Yon meninggalkan Yun Hee sendiri di Dorm. Yeoja itu hanya bisa mengikuti pesan yang dikatakan Ji Yon, ‘bersih-bersih sampai aku kembali’.

“aish! seberapa susahnya sih manggil cleaning servis buat bersih-bersih?! Enak banget lagi nyuruh aku kerja!! Memangnya aku pembantu apa!!”gerutuh Yun Hee selama membersihkan seisi dorm itu.

“aish! apa lagi ini?! hih! dasar namja!! Buang saja ah!”gerutuh Yun Hee lagi begitu melihat ‘majalah’  yang ada dikamar salah satu member. Dibukanya jendela kamar tersebut dan melempar majalah itu keluar kamar.

Begitu kamar yang satunya selesai, Yun Hee menuju kekamar lainnya. “pink-pink-pink!! Kamar siapa juga ini!! Namja kok suka Pink!! aish!*digetok Hee-Min*”gerutuh Yun Hee tiada henti ketika mengangkat piama pink yang bergambar animasi Tom & Jerry. “lucu juga”komentar Yun Hee.

Tiba-tiba saja terdengar suara segerombolan namja masuk kedalam dorm membuat Yun Hee reflex bersembunyi dikamar itu. aish!! Jinjja?! Kenapa mereka harus pulang sekarang sih?! Batin Yun Hee.

“AAHHH!!!! Kemana majalahku?!!”seru salah seorang member. “Hyuk!!! Hyuk!! Kau mengambilnya ya?!”seru namja itu lagi.

“boe?? Kenapa hyong menuduhku?! Aku tak pernah mengambil majalah Hyong!”elak namja yang dipanggil ‘Hyuk’ itu.

Majalah yang itu ya… aha-ha-ha… sepertinya aku melakukan kesalahan… Batin Yun Hee mengingat majalah yang dibuangnya dari jendela dorm tersebut.

“gak mau mengaku juga ya, kau akanku hukum kalau tak mau mengaku”ujar namja yang dipanggil ‘Hyong’ oleh namja pemilik nama ’Hyuk’ itu.

“ah~ Jung Soo-ah, memangnya majalah apa yang diambil Hyuk sih?? Lagipula hanya karena majalah saja kau jadi heboh seperti ini”ujar seorang namja lainnya.

“iya hyong! Jadi leader jangan terlalu pelit!”kata namja yang memiliki suara yang lumayan tinggi.

Hooo… Jadi leader mereka nama Jung Soo?? Pikir Yun Hee.

“memangnya majalah apa Hyong?”tanya seorang lagi.

“eehh… majalah… yaa…” Jung Soo terdengar ragu untuk menjawab majalah apa itu.

Majalah Yadong Hyong!!! Pekik Yun Hee dalam hati. Eh?? bukan Hyong, tapi oppa. hahaha~

“oohh~~ Majalah itu ya~~”ujar seseorang.

“Yak! Chullie-ya, kau diam saja”

“arasseo, lagipula aku sudah cape banget dari kemarin gak tidur.”ujar namja yang bernama Chullie itu kemudian berjalan menuju kamarnya.

Begitu Yun Hee merasa suara langkah kaki yang mendekat keruangan itu, kepanikan melandanya, dengan cepat dia menyelinap kedalam lemari baju yang penuh dengan baju-baju itu. Untung saja namja itu tak memerhatikan sekeliling dan langsung menuju kamar mandi.

Nafas yang tadinya ditahan Yun Hee akhirnya kembali berhembus begitu merasa tenang, namun debarannya masih belum segenapnya normal karena dia masih dalam kondisi ‘bahaya’.

“Nugu…” Begitu mendengar suara namja dari arah belakang, Yun Hee langsung menghadap asal suara dengan cepat. “Yeo…!!! hmmppphhh!!”

“SSSttttthh!!!!” Yun Hee menutup mulut sang namja dan berdesis menyuruh namja itu diam. “bisa diam kan?? Aku bukan penyusup, hanya saja aku… cleaning servis baru disini!”bohong Yun Hee tanpa sadar berbahasa ibu (ket: Kalau ada tanda Underline seperti ini, berarti itu percakapan dalam bahasa Han yu/china).

Namja itu terus menggumamkan sesuatu dan berusaha untuk melepas tangan Yun Hee, namun karena yeoja itu sekarang dalam keadaan terdesak. Kebetulan sekali tenaganya menjadi lebih besar dari namja yang ada didepannya itu. (mana mungkin? Mungkin aja kale~ namanya juga FF)

“oh, mianhae… maksudku aku bukan penyusup, aku hanya cleaning servis yang baru bekerja disini.”ujar Yun Hee mengulang ucapannya, “jadi bisakah kau tidak berteriak”

Namja itu mengangguk dan menyingkirkan tangan Yun Hee yang membungkam mulutnya. “aku mengerti ucapanmu kok”ujar namja itu tersenyum.

oh! baguslah, kalau begitu apa kau tau jalan keluar selain pintu didepan itu?? Bisakah kau menolongku??”ujar Yun Hee to the point.

sayangnya aku tak tau, memangnya kenapa kalau lewat pintu depan?? Atau… Kau hanya pura-pura menjadi cleaning servis padahal kamu itu… Pencuri??”ujar namja itu dan menatap Yun Hee selidik. “sepertinya aku harus memanggil member lain

aah!! kumohon, jangan panggil mereka!!!”desis Yun Hee kembali menarik namja itu sebelum keluar dari kamar tersebut. “aku… aku memang bukan cleaning servis disini, tapi aku diminta tolong oleh wo de jie-jie. Kwon Ji Yon. Katanya dia manager baru kaliankan?

“Ji Yon?? Onni-mu??”tanya namja itu menatap Yun Hee curiga.

“nde, percayalah!”pintah Yun Hee dengan penuh pengharapan. Kalau tidak dalam keadaan darurat seperti ini, mana mau Yun Hee memasang tampang memelas seperti itu. Kalau pun iya, pasti itu karena dia mau sesuatu.

“Hankyung! kau bicara dengan siapa???”seru namja yang bernama Chullie dari dalam kamar mandi.

“bukan siapa-siapa”jawab namja yang bernama Hankyung itu. Tepatnya namja yang ada dihadapan Yun Hee sekarang.

Oh~ jadi namanya Hankyung. Batin Yun Hee.

Alunan Music box berjudul Creepy yang merupakan background music dari film One Miss Call memecahkan keheningan diantara mereka. Dengan cepat Yun Hee mengambil handphone-nya dan membuka flapnya, “yoboseyo”ujar Yun Hee setengah berbisik.

“onni… onni ada dimana? … datanglah ke dorm, palli!! … Hitungan ke 5 onni sudah harus ada disini kalau tidak aku takkan pernah lagi membantu onni!!” Yun Hee menekan tombol merah di handphone-nya dan menutup flapnya.

“itu Ji Yon ya?”tanya Hankyung.

“memangnya kenapa?”tanya Yun Hee balik dengan nada sinis.

Hankyung menatap Yun Hee dengan tatapan selidik, “kau bukan pencurikan?”

“enak saja! memangnya aku kekurangan sampai harus mencuri? Apa kau tak lihat apa handphone-ku merek apa?!”ujar Yun Hee seraya menunjukkan handphone-nya yang memang bermerek i-Phone.

“bisa saja itu hasil curian juga kan?”tuduh Hankyung.

“omo~~ mentang-mentang artis jadi menganggap rendah orang ya?”ujar Yun Hee tak kalah mencibir orang yang ada didepannya itu.

Hankyung tertawa kecil, “baiklah, aku percaya. Kau tak pernah berubah ya”ujarnya yang membuat Yun Hee sedikit terheran.

Apa kita pernah bertemu sebelumnya ya?? Aish! tapi diakan artis, jadi biasa saja kalau aku merasa wajahnya itu familier. Batin Yun Hee. “kalau begitu bantu aku keluar dari sini, atau kalau bisa carikan aku tempat sembunyi untuk sementara”perintah Yun Hee.

“tunggu saja disini sampai onni-mu datang”ujar Hankyung.

“bagaimana kalau namja yang didalam sana keluar? Aigo~ Aku masih ingin kuliah, bagaimana kalau namja didalam memanggil polisi dan menyuruh untuk menangkapku?? Omona, aku masih terlalu muda untuk masuk penjara~~~ aku masih ingin berbakti pada orang tuaku~~ ottokkhae?”ujar Yun Hee panjang lebar.

“tak usah berlebihan seperti itu, lagipula kalau Heechul keluar kamu bisa bersembunyi dilemari baju itu lagi”ujar Hankyung seperti tak berperasaan menyuruh seorang yeoja untuk meringkuk seperti tikus yang terdesak karena seekor kucing ingin memakannya.

Yun Hee menatap Hankyung dengan garang, namun karena dia malas untuk meladeni namja itu lagi akhirnya dia menatap sekeliling mencari tempat yang baik untuk bersembunyi, tapi sepertinya memang hanya itu yang menjadi tepat satu-satunya.

“Hankyung!! bisa ambilkan bajuku!!”seru Heechul dari dalam bathroom.

“yang mana?”tanya Hankyung.

“sudahku letakkan diatas kasurku, warnah merah!”jawab Heechul.

“ok” Hankyung mengambil baju tersebut dan menyerahkannya pada Heechul yang masih berbalutkan handuk dipinggangnya.

Yun Hee yang sudah gelagapan tak tau harus bagaimana akhirnya langsung menarik Hankyung, “bantu aku! kau pura-pura saja tidur nanti aku bersembunyi didalan selimut. Aku benar-benar kehabisan ide, hanya itu yang ada dipikiranku sekarang. Jadi aku memohon dengan sangat agar membantuku!”ujar Yun Hee yang lebih terdengar sebagai ancaman.

apa aku akan mendapat imbalan kalau aku membantumu??”tanya Hankyung.

“dengan sangat aku minta kamu untuk ikhlas membantuku, Hankyung-sshi!”jawab Yun Hee.

Begitu pintu bathroom dibuka, Yun Hee langsung menarik selimut dan Hankyung pun pura-pura tidur membelakangi Heechul yang baru keluar dari bathroom. “bukannya kau ada jadwal sehabis ini Kyung??”ujar Heechul mengingatkan.

“tidak, manager Ji Yon tak mengatakan apa pun padaku kalau aku mendapat jadwal”jawab Hankyung.

Heechul hanya bergumam tak jelas kemudian melakukan perawatan diri.

♡                      ♡                      ♡

Ji Yon kembali melajukan mobilnya menuju jalan Gwangsingu jayong san-dong yang merupakan alamat dari apartement Super Junior. Begitu sampai dilihatnya nama apartement itu “The Sharp City Apartement”

“bulding C… bulding C… Bulding C…” Begitu mendapati bangunan tersebut, dia menghadap satpam yang menjaga disitu kemudian masuk.

Begitu sampai di dorm mereka, Ji Yon langsung membuka pintu tersebut dan masuk. “Annyeong”sapa Ji Yon.

“Ji Yon-ah, hari ini kita tak ada schendule-kah??”tanya Leeteuk.

“ada kok, malahan padat! Jadi kalian siap energy. Apa kalian sudah makan??”tanya Ji Yon.

Semua serontak menjawab ‘belum’. “gurae, aku tadi singgah di toko untuk membeli ramyeon dan lalu pergi membeli Kimchi. Hanya ada itu 2, apa itu cukup atau kurang??”

“kurasa itu cukup”jawab Sungmin kemudian membantu mengangkat plastic makanan yang dibawah Ji Yon.

“ah… gomawo Sungmin-sshi”

“cheonmaneyo”

Trrriiiinnngg~~ You’ve got new email!!

ONNI!!!! TOLONG AKU SEKARANG JUGA!!!!

Keluarkan aku dari penderitaan ini T^T

-Yun Hee-

“oh ya, apa kalian melihat cleaning servis yang baru disini?? Dia adikku, namanya Hwang Yun Hee”ujar Ji Yon.

“hah?? Cleaning servis?? begitu pulang kami tak melihat seorang pun didorm ini”ujar Leeteuk.

“mungkin saja adiknya yang mengambil majalah itu kan!”ujar Eunhyuk yang sekarang main tuduh sembarangan.

“hah? Enak saja, Yun Hee tak mungkin melakukan hal seperti itu!”elak Ji Yon membela Yun Hee. “memangnya seberapa mahal majalah itu sampai dia harus mencurinya, dia itu tak mungkin mengambil barang orang lain”

“tapi buktinya majalah itu hilang!”ujar Eunhyuk masih tetap bersikeras.

“tapi kau tak ada bukti spesifik untuk menuduhnya sembarangan!”elak Ji Yon.

“Sudah-sudah! tak usah kalian permasalahkan lagi majalah itu. Lagipula lebih baik kalau majalah itu hilang, aku ingin bertobat”ujar Leeteuk meleraikan aduh mulut antara Ji Yon dan Eunhyuk.

“memangnya adikmu bekerja sebagai cleaning servis??”tanya Sungmin.

“ah… ani-aniyo… hanya saja, aku meminta bantuannya untuk membersihkan dorm. Tak apa-apakan??”ujar Ji Yon menjadi merasa bersalah karena sudah sembarangan menyuruh orang lain masuk kedalam dorm mereka.

“gwenchanhayo, lagipula kami memang lagi butuh tenaga perempuan untuk membersihkan dorm kita”ujar Leeteuk.

Trrriiinng~~ You’ve Got New Email!!!

Onni!!!! Aku ada dikamar Hankyung dan Heechul!!!

Aku tak bisa keluar karena mereka berdua masih ada didalam kamar!!!

Cepatlah tolong aku >/\< aku tak tahan berada disini!!

-Yun Hee-

“mana Hankyung dan Heechul?? Apa mereka tak ingin makan?”ujar Ji Yon yang mengalihkan perhatian.

“oh iya, antarkan juga makanan untuk mereka yang ada dibawah”ujar Leeteuk menunjuk 2 kantong plasting yang berisikan makanan untuk member lainnya.

“baiklah, setelah aku memanggil kedua manusia itu”ujar Ji Yon kemudian berjalan menuju kamar HanChul Couple.

♡                      ♡                      ♡

Knock-knock-knock!

Aish!! Akhirnya pertolongan tiba juga~~ Batin Yun Hee mengucap syukur.

“Heechul! Hankyung! makanan sudah datang!”seru Ji Yon dari luar.

“eoh!!”jawab Heechul penuh semangat kemudian keluar kamar yang diikuti oleh Hankyung dari belakang.

“yeodongsaeng-mu ada didalam”bisik Hankyung begitu melewati Ji Yon.

“gomawo Han oppa sudah membantu”ujar Ji Yon kemudian masuk kedalam.

“cheonmaneyo, tapi… sepertinya dia tak mengenalku ya? Apa mungkin dia sudah lupa?”tanya Hankyung setengah berbisik.

“begitulah, namanya juga 6 tahun yang lalu. Oppa tau kan bagaimana Yun Hee, gampang sekali melupakan orang yang dia kenal, baru kemarin bertemu pasti satu minggu kemudian dia akan melupakan orang tersebut, apalagi 6 tahun. Diingatkan pun pasti takkan teringat lagi terkecuali kalau orang itu sangat dekat dengan Yun Hee, kayak aku :D”ujar Ji Yon yang diakhiri dengan candaan kecil agar Hankyung tak berkecil hati.

“hmhmhmhm” Hankyung hanya bergumam kemudian berlalu dari tempat itu dan bergabung dengan member lainnya.

♡                      ♡                      ♡

“sepertinya onni dekat sekali dengan namja yang bernama Hankyung itu ya?”ujar Yun Hee begitu bebas.

“kita sudah mengenal sejak lama kok, apa kau tak ingat ya? Asalnya dari china loh, bahkan satu kampung denganmu”jelas Ji Yon yang mencoba mengingatkan kenangan masa remajanya dulu di China.

“oh ya?? aku sudah lupa tuh, siapa juga yang bakal ingat kalau sudah lewat 6 tahun lalu. Eh, 6 tahun lalu kan bukan 10 tahun lalu?”ujar Yun Hee yang tak mau ambil pusing tentang masa remajanya.

“6 tahun lalu! Aish, masih kecil juga udah pikun! bagaimana kalau besarnya nanti?”cibir Ji Yon yang sudah kehabisan akal harus menghadapi yeodongsaeng-nya itu.

6 tahun lalu?? Di china ya~~ Bagaimana kabar mereka berdua ya??? Batin Yun Hee yang mengingat kedua teman dekatnya dulu di China. Sebenarnya dia masih mengingat cinta pertamanya itu, namun dia sudah melupakan wujud dari orang tersebut. Yang dia ingat hanyalah kenangan buruk akan hari perpisahan mereka… Hati yang terluka.

♡                      ♡                      ♡

-To Be Continue-

2 thoughts on “Too Perfect – Chapter 2”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s