.: Part 1 Marry You :.

Tags: Cho Kyuhyun

Genre: Romance

Author: dianAnchovyKie

 

Annyeong chingudeul !!!

ini ff-ku entah yg kebrapa ak juga gak tahu^^

sebelumnya aku mau blg kalo niy ff aku bkin yg prtama khusus bwat chingu aku,,

yaitu… “LOVINA KARTIKA FITRI”

dan slanjutnyaa,, bwat reader yg baek hati dan gak pelit comment^^

hhehehe,, oukeyy langsung sajaa…

happy reading, guys !!

 

Aku berjalan-jalan disebuah pusat perbelanjaan sambil sesekali masuk kedalam toko-toko pakaian dan aksesoris. Aku melirik sebuah setelan jas berwarna hitam metalik yang sangat bagus dan tampak sangat mahal sekali. Tanpa pikir panjang aku langsung menyambar setelan jas itu dan menggesek lagi kartu ATM-ku. Setelah dua jam lebih aku berbelanja akhirnya aku pulang juga keistanaku yang super megah. Sebuah rumah mewah bergaya eropa yang telah kutinggali selama 18 tahun didaerah Gyeongdong itu.

 

“Bagaimana ini? apa yang harus kulakukan lagi? Aku belum mendapatkannya..” keluh ayahku.
“Lalu sekarang bagaimana?! Sayang, kita bisa hancur!” sahut ibuku sambil mengguncang kedua lengan ayahku.
“Sepertinya tidak ada pilihan lain lagi.. kita harus menerima tawaran dari Cho.” Jawab ayahku galau.
“Kalau kita menolaknya.. apa kita akan jatuh miskin?!” Tanya ibuku histeris.
“Sayang, hanya suntikan dana dari Cho maka setidaknya bisa mencegah perusahaan kita jatuh. Dan aku pikir.. mungkin tidak ada salahnya jika Min Young menikah sekarang.”

 

BRAAKKK….

Kantong belanjaanku pun jatuh berserakan didepan pintu kamar orang tuaku. Ayah dan ibu menatap cemas kearahku, aku langsung berlari masuk kamar. Ayah berjalan dan mendekati kantong belanjaanku, sebuah setelan jas untuk ayah..

 

*****

            “Menikah? Suntikan dana? Jatuh miskin? Arrgghhh..! jadi ayah dan ibu akan menjualku kepada ahjussi-ahjussi hanya demi uang?!!” teriakku kalut sambil mondar-mandir. Tak lama setelah itu ayahpun masuk kekamarku.
“Youngie~ah..” sapa ayahku dibalik pintu dan mendekatiku. Aku menatapnya kesal. Ayah kelihatan kurus dan sangat kelelahan, wajahnya pun pucat dan tak ada senyum yang menghiasi wajahnya. Kenapa aku baru menyadarinya..!!!
“Apa jas itu untuk ayah?” Tanya ayahku dengan senyum tipisnya. Aku hanya diam dan duduk ditempat tidurku sambil melipat kedua tanganku didada.
“Mianhamnida.. ayah, ayah tidak bermaksud melakukan itu. Jika kau memang tidak mau maka ayah tidak akan memaksamu. Ayah berjanji!” ujar ayahku sambil memegang kedua lenganku.
“Ayah.. apa kita benar-benar akan kehilangan segalanya?” tanyaku sedih.
“Youngie~ah..”
“Ayah, apa yang harus kulakukan?!” tanyaku sambil menangis.
“Youngie, kau tidak harus melakukannya. Mungkin kita bisa mengatasinya, percayalah pada ayah.”
“Apa jika aku menikah, Tuan Cho akan memberikan suntikan dana pada perusahaan kita?” tanyaku lagi. Ayah hanya diam dan tak berani menatap wajahku.
“Jika memang begitu.. aku tidak apa-apa jika harus menikah.” Ujarku lagi.
“Ayah tidak mau kau menyesal, Youngie~ah.!”
“Tidak ayah, aku akan menikah. Ini keputusanku dan tidak akan berubah.”
“Min Young~ah.. mianhamnida.. mianhae..” jawab ayah seraya memelukku.

 

*****

            Hari ini ibu mengantarku lebih awal kesalon untuk mendandaniku. Padahal rencananya aku dan orang tuaku akan bertemu CALON SUAMI-ku itu pukul 6 sore nanti. Seberapa hebat dan kayanya dia hingga ayah hanya dapat bergantung padanya!

 

Aku bersama orang tuaku masuk kedalam aula besar disebuah hotel berbintang, sejak tadi ayah dan ibu tak henti-hentinya mengelus rambutku. Dari seleranya saja sudah sangat terlihat jelas bahwa CALON SUAMI-ku itu adalah orang yang sangat berkelas dan kaya raya! Aku dan orang tuaku pun duduk ditempat yang sudah disediakan.

 

Tak lama setelah itu, pintu aula kembali terbuka. Tampak seorang pria paruh baya datang dengan senyum yang merekah-rekah berbalik denganku. Bahkan rasanya aku ingin kabur secepat kilat melihatnya tapi mengingat aku sudah berjanji pada ayahku, maka tak jadilah.. Dia memang tampan.. untuk ukuran seorang pria tua! Aku memelas menatap ibuku tapi malah dibalas dengan sebuah senyuman lebar.

 

“Dimana calon suamiku? Jangan katakan pria tua itu!” batinku.
“Mianhamnida, apa kalian sudah lama menunggu?” Tanya Tuan Cho ramah sambil menjabat tangan ayahku.
“Tidak, kami juga baru sampai.” Jawab ayah.
“Apa ini Shin Min Young? Wah.. ternyata dia sangat cantik dari yang kukira. Dia juga sangat cocok dengan seleraku..” jawab Tuan Cho sambil tersenyum lebar kearahku. Aku bergidik ngeri menatapnya.
“Tuan Cho, anda hanya sendirian? Dimana istri anda?” Tanya ibuku.
“Oh tidak! Sepertinya aku akan dijadikan istri muda!” batinku
            “Umm, dia minta maaf tidak bisa ikut karena sedang tidak enak badan..” jawab Tuan Cho.
“Huaahh..! sepertinya istri tuanya tidak menyukaiku!” batinku lagi.
“Hmm, aku permisi ketoilet dulu..” ujarku dan langsung melesat keluar. Keluar dari aula besar namun sukses menyesakkan dadaku itu.

 

Kyuhyun POV

Aku memarkirkan Audy hitam-ku didepan pintu masuk utama hotel tersebut. Kulihat seorang yeoja yang tengah mondar-mandir dan berbicara sendiri, sesekali dia memukul-mukul kepalanya dan mendumal. Apa dia sudah gila? Umm, kurasa tidak jika dilihat dari penampilannya yang highclass dengan dress hitam selututnya. Rambutnya panjang bergelombang tergerai dengan indahnya ditambah jepit kupu-kupu yang menghiasi puncak kepalanya.

 

Aku masuk ke aula yang besar tempat orangtuaku menungguku. Kulihat ada ayahku dan sepasang suami istri paruh baya. Lalu dimana CALON ISTRI-ku? Tidak mungkin wanita paruh baya itu, bukan?!! Aku duduk disamping ayahku dan memasang senyum kecil bahkan sangat kecil.

 

“Kenapa kau lama sekali, huh?! Bahkan calon istrimu sudah keluar karena bosan menunggumu. Hm, tapi kenapa dia lama sekali ya?” ceplos ayahku.

 

Tiba-tiba pintu aula kembali terbuka. Mataku langsung terkunci oleh kehadiran seorang yeoja yang mendekat dan berjalan kearah kami dengan anggun dan cantik, sayang wajahnya yang cantik itu ditekuknya. Dia langsung duduk disamping orangtuanya tepatnya lagi dihadapanku, sepertinya dia belum menyadari kehadiran calon suaminya.

 

“Youngie~ah..” bisik ibunya sambil menyenggol pelan lengan terbukanya. Dia mengangkat kepalanya dan menatapku dengan ekspresi terkejut bahkan sampai membuat mulutnya sedikit terbuka. Apa aku sebegitu tampannya..?!!! ya.. begitulah..!

“Min Young~ssi.. bagaimana anakku? Apa dia tampan? Apa dia sudah memenuhi setidaknya sedikit kriteriamu?” Tanya ayahku.
“MWORAGO?!!! Apa-apaan ayahku ini! jadi maksudnya aku tak cukup pantas untuk yeoja ini?!!” batinku geram.
“Baiklah, kalau begitu bagaimana jika minggu depan mereka menikah?” sambung ayahku lagi. Gadis didepanku pun langsung menatap ayah dengan ekspresi yang bisa dibilang sangat-sangat terkejut. Aku justru sebaliknya.. biasa saja!
“A-ahjussi.. apa ini tidak terlalu cepat? Aku masih pelajar 3 SMA..” ujar gadis itu terbata-bata.
“Kyuhyun sekarang juga masih kuliah. Bukankah sama saja?” jawab ayahnya.
“Umur kaliankan hanya terpaut 4 tahun..” sambung ayah lagi.
“Ne, ahjussi..” jawabnya menyerah.
“Tenang saja.. umurku juga baru 22 tahun dan aku bukanlah ahjussi-ahjussi!” sambarku yang membuat gadis itupun langsung terdiam mematung.

 

Min Young POV

Aku terus saja melirik jam tanganku berharap acara menyebalkan ini akan segera berakhir. Kulihat para orangtua yang tengah berbincang ria mengenai pernikahan kami, sedangkan namja yang didepanku malah sama sekali tidak peduli dan seakan tidak mendengar apapun. Dia malah sibuk menghabiskan steak-nya dengan lahap. Sedangkan aku, jangankan untuk makan, meneguk air saja rasanya sulit sekali! Padahal makan adalah kegiatan yang paling aku senangi! Tapi malam ini aku benar-benar tak bernafsu sedikitpun!

 

“Ibu, ayah.. apa aku sudah boleh pulang? Aku masih ada tugas yang harus kuselesaikan.” Kilahku pada kedua orangtuaku.
“Wahh.. Min Young~ah, kau pasti sangat bosankan?” ujar Cho ahjussi.
“Ada apa dengan orangtua ini? kenapa dia begitu gamblang dan bisa membaca pikiran orang?!!” batinku.
“Yasudah! Kalau begitu kau antarkan dia pulang!” sambung Cho ahjussi sambil memukul bahu anaknya sehingga membuatnya tersedak.
“Makanya kau jangan rakus!” ujar Cho ahjussi yang melihat anaknya terbatuk-batuk akibatnya.

 

*****

            Disepanjang perjalanan aku maupun namja itu tak ada yang berniat untuk memulai pembicaraan. Aku saja yang tak menganggapnya ada, sungguh menyebalkan berada satu mobil dengan orang asing yang tak lain sebentar lagi akan menjadi CALON SUAMI-ku!

 

Akhirnya aku tiba juga dirumahku, ketika aku akan membuka pintu mobilnya, dia menarik lenganku dan membuat wajah kami berhadapan dalam jarak yang sangat dekat.

 

“Tenang saja.. kita hanya perlu menikah sebentar tanpa perlu melakukan apapun kemudian bercerai setelah keluargamu mendapatkan apa yang kalian inginkan.” Ujarnya padaku tanpa ekspresi, dingin dan kejam.

 

Aku melepaskan tanganku darinya dengan kasar kemudian dengan cepat membuka pintu mobilnya lalu menutup pintunya dengan kencang kembali. YA.. aku marah sekarang. Jadi maksud ucapannya itu bahwa aku menikah dengannya hanya demi uang?! Itu benar! Aku menikah dengannya karena uang! Dan aku akan menghabiskan serta mengambil seluruh hartanya hingga dia jatuh miskin! Kau tunggu saja itu Cho Kyuhyun!!!

tidak puaskah?? terlalu pendek? ^^
hhohoho,,maaf ya kalau gitu^
tapi tetap RCL yah!

Iklan

15 thoughts on “.: Part 1 Marry You :.”

  1. Yahh ..
    Ko pendek ?
    Lgi seru” eh tbc .

    Lanjut thor , crita.a bgus .
    Ihh , si kyu ko dingin bgt si .
    Pasti bkaln seru ni ..
    Jgn lama” yh thor ^^

  2. Ngakak pas min young ngira dia bakal kawin sama bapaknya Kyu wkwkwk…
    Ceritanya seru nih… Tapi kurang panjang….
    Part selanjutnya ditunggu ya… Kalo bisa asap ya… Hehe…

  3. bagus tapi pendek skali D=. kekkeke kanapa di setiap ff kyu ada kata-kata *aku tampan* hahhh narsisnya gag ilang-ilang

  4. cari ff tema ‘marry’ ee ketemu ff ini.. 🙂
    pas baca situasi prtama aaa ini gaya ceritany mrp prince hours.. ee pas dibaca agk beda ya 😛
    hmmmm coba baca lg aaa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s