Part 3 – Too Perfect

[[Part 3 Story]]

“Annyong semuanya….” sapa Jiyon kepada semua member Suju.

“Annyong Jiyon. Kau sudah sarapan???” tanya Ryewook

“Ne Oppa tadi aku sudah makan dengan dongsaengku.” Kata Jiyon tersenyum lalu duduk didepan TV

“Hari ini ada jadwal apa???” tanya Tukie

“Em…..hari ini kalian tampil di Star King lalu Tukie Oppa dan Eunhyuk akan ke Sukira tapi nanti yang menemani Oppa bukan Aku ya😀 karena aku janji akan pulang cepat dengan saengku” kata Jiyon sambil menyengir.

“Ne….kau bisa pulang cepat hari ini” kata Tukie sambil mengacak rambut Jiyon.

“Ya…..kenapa kau memanggil yang Lain Oppa sedangkan padaku tidak???” kata Eunhyuk kesal.

“Kyuhyun saja tidak memanggil kau hyung kenapa kau harus mempermasalahkan itu!!!” kata Jiyon santai.

“Ya…jelas berbeda karena……”

“Hyukie, sudahlah pagi-pagi tidak baik ribut. Lagipula itu masalah sepele” kata Donghae sambil merangkul kembaran ikannya *wkwkwkwkkkkk :p*

“Tapi……”

“Aisssss…..sudah jangan mulai lagi. Apa kalian berdua juga tidak bisa akur. Kalau kalian bertengkar terus aku doain kalian akan saling jatuh cinta *kaLo saya akan mengaminin itu :p*. Biar tau rasa kalian kena karma, hhaaaaaaa…..hhaaaaaa” kata Heechul sambil tertawa keras.

“Ya, Heechul hyung emang tau doanya kayak gimana???” tanya Siwon, yang lainnya menahan tawa.

“Kau pikir aku tidak bisa??? Akukan sudah diajari olehmu dan lagi pula aku pernah ikut ibadah” kata Heechul antara kesal dan bangga *Dulu Heechul pernah diajak Siwon ibadah & dia update dtwitternya, kL g saLah inget ya :p*

“Sudahlah Oppa saatnya kita berangkat sekarang” kata Jiyon lalu berdiri dari duduknya.

“Jiyon, nanti ada yang ingin aku bicarakan ya” kata Hangeng

“Ada apa Gege???” tanya Jiyon bingung.

“Sudah nanti saja.” Kata hangeng tersenyum lalu keluar dari drom.

~~~~~~~~~~~~~

~Yun Hee POV~

“Kata Jiyon Onnie aku mengenal Hangeng, dan dia satu kampung halaman dengan kami!!! Tapi aku tidak benar-benar mengingatnya” aku terus berpikir apa yang dikatakan Jiyon Onnie.

“Entah mengapa setiap ingat kampung halaman jadi ingat mereka” aku merebahkan diri dkasurku yang empuk *emang kampung halamannya dimana Nenk??? Keke~*

Aissss….kenapa aku tidak bisa melupakannya sich??? Ucapannya waktu itu masih terniang-niang ditelingaku. Akupun mengacak rambutku.

Ting…..tong…..

“Nuguseyo???” tanyaku dari dalam, tapi kenapa tidak ada sahutannya????

“Hai…” aku melihat pria yang didepanku agak takut bayangkan saja pakai kacamata hitam lalu masker hampir semuannya menutupi wajahnya yang membuat dia tampak seperti teroris saja.

“Yun Hee, cepat ganti bajumu dan ikut aku” katanya padaku.

“Kau siapa???” tanyaku bingung, diapun melepas maskernya dan sepertinya aku kenal tapi siapa ya???? Aiissss kenapa aku jadi pelupa seperti ini sich!!!!

“Kau Lupa ya aku Hangeng member Suju yang dimanageri oleh onniemu” katanya sambil tersenyum.

“Oh…aku ingat” kataku sambil mengangguk-angguk.

“Lalu untuk apa ikut???” tanyaku bingung.

“Aku disuruh Onniemu untuk menjemputmu. Sudah sana ganti bajumu” katanya sambil mendorongku untuk cepat ganti baju.

“Kenapa harus namja itu sich yang ke sini??? Apa jangan-jangan dia udah jadi namjachingu Jiyon Onnie jadi dia mau di suruh Onnie untuk menjemputku???” akupun mengobrak-abrik lemari bajuku. Akhirnya aku mengambil hotpants (onni~~ haruskah hotpants??) dan kaos yang agak kebesaran lalu menggunakan snakers kesayanganku.

“Sudah siap???” tanya nya saat aku melihat keluar kamar.

“Ne….” kataku lalu akupun menaiki mobilnya.

~END POV~

 

~Hankyung POV~

Dia bener-benar tidak berubah, tapi kenapa dia tidak ingat padaku??? Aku sungguh merindukkannya. Rasannya ingin memelukknya setiap berhadapan dengannya, tapi kalau aku melakukan itu yang ada aku dipukuli olehnya…..

“Hah……….” aku pun menghela nafas.

“Sudah siap???’ tanyaku saat melihat dia sudah keluar dari kamar.

“Ne…..” katanya

Selama perjalananpun kami saling diam tidak ada pembicaraan sam sekali, ini sungguh membosankan kalau hanya diam saja…

“Yun Hee apa kau masih suka pulang kekampung halamanmu???” kataku membuka pembicaraan.

“Anyio…..akupun tidak akan pernah mau kembali kesana” jawabnya dengan kesal.

“Waeyo???” tanyaku penasaran.

“Itu bukan urusanmu” katanya ketus.

Aissss….kakak sama adik sama aja, sama-sama ketus gumanku sambil terkekeh

“Apa yang Lucu???” tanyanya.

“Anyio…..kau dan Kakakmu sama-sama Lucu kalau seperti tadi” kataku sambil mengacak rambutnya. Dia agak sedikit menghindar saat aku mengacak rambutnya.

“Apa kau menyukai Onnieku???” tanyanya penasaran.

“Siapa yang tidak suka Onniemu, dia cantik, manis, baik, rajin dan pintar. Hampir memenuhi kriteria semua namja” kataku tersenyum. (yuu : narsis!!!)

“Bukan itu maksudku apa kau menyukai Onnieku men….cintainya” katanya agak pelan.

“Wae??? Apa kau cemburu???” tanyaku heran.

“Anyio…aku hanya bertanya saja” aku bisa melihat seburat merah diwajahnya sebelum dia membuang muka.

“Kalau kau mau aku menjadi pacarmu, aku mau kok” kataku sambil tersenyum

“pede sekali kau” katanya masih membuang muka.

Dia sungguh sangat Lucu, aku harus benar-benar mendapatkannya. Aku tidak akan menyiak-nyiakan perasaanku yang telah lama kupendam.

~END POV~

 

“Onnie…” panggil Yun Hee saat melihat Onnienya sedang duduk dipojokkan. Member Sujupun memandang gadis yang tadi berteriak memanggil Onnienya.

“Nuguya???” tanya Tukie

“Dia dongsaeng Jiyon, Hyung” kata Hangeng yang berada dibelangnya.

“Wah, kau lebih manis dari Onniemu. Onniemu sungguh galak” kata Eunhyuk.

“Ya……Eunhyuk awas saja kau mengoda adikku” kata Jiyon, sambil menarik Yun Hee.

“Onnie mereka siapa???” tanya Yun Hee bingung karena ada banyak orang di sini.

“Ya……ya….kau tidak tahu kami??? Aisss…..kau memang tidak punya tv dirumah Hah???” tanya Heechul kesal.

“Bukan begitu Oppa, hanya saja dia selalu berada didepan komputer ato tidak Laptopnya hanya untuk bermain games” kata Jiyon.

“Sudah lebih baik kita memperkenalkan diri” kata Tukie

“Super Juni~~Or” kata mereka serempak, merekapun memperkenalkan diri satu persatu dan Yun Hee hanya manggut-manggut.

“Onnie, aku lapar” kata Yun Hee manja.

“Ini makanlah” tawar Sungmin, Yun Hee antara mau dan segan untuk mengambilnya.

“Ambilah….tidak usah malu” kata Sungmin lagi sambil tersenyum manis. Yun Heepun sedikit bertanya pada Jiyon, dan Jiyon menyuruhnya mengambilnya.

“Gomawo…” kata Yun Hee, Sungminpun hanya tersenyum.

“Jiyon, cepat kesini” perintah Eunhyuk.

“Waeyo???” tanya Jiyon.

“Ambilkan aku air minum dan makanan yang ada disana” Eunhyukpun menunjuk kerah meja dimana ada makanan dan minuman, Jiyon pun berjalan dengan kesal.

“Kau tetap disini jangan kemana-mana” kata Eunhyuk ketika Jiyon hendak duduk kembali.

“Ya……”

“Sudah kau ikuti saja” kata Eunhyu kesal

“Sudah duduklah Jiyon” kata Hangeng sambil menarik Jiyon.

“Ya…..Hyung akukan menyuruhnya tetap disini” kata Eunhyuk kesal.

“Biarkanlah dia duduk saja, Lagipula kasiankan kalau dia berdiri terus” kata Hangeng lalu duduk disamping Jiyon. Eunhyukpun langsung manyun, Yun Hee yang melihat itu entah mengapa ada rasa sakit saat melihat onnienya digandeng Hangeng.

“Aissss….kenapa rasanya sakit” guman Yun Hee sambil memegang dadanya.

“Yun Hee gwenchana???” tanya Donghae, Yun Hee hanya mengangguk.

“Eh…..ne gwenchana” kata Yun Hee berusaha tersenyum.

“Ya sudah kalau dia duduk cepat kau geser Hyung” kata Eunhyuk pada Hangeng yang duduk disamping Jiyon, sehingga Eunhyuk yang sekarang duduk dsamping Jiyon.’

“Apa…apaan sich Hyuk…..” kata Jiyon kesal.

“Karena kau akan jadi asisten pribadiku” kata Eunhyuk dengan kemenangan.

“Mwo………………???” teriak Jiyon yang membuat semua menutup telianganya *lebay*

“Yapz, aku Lupa memberitahumu kalo Manager hyung menyuruhmu menjadi Asisten Pribadiku” kata Eunhyuk lagi penuh penekanan.

“Mianhae Jiyon aku Lupa memberitahukanmu karena Menager yang kau gantikan sudah bisa bekerja kembali kami memutuskan untuk kau menjadi asisten untuk Eunhyuk karena beberapa member yang sibuk seperti Tukie, Heechul, Siwon, Shindong, dan Eunhyuk harus memiliki asisten untuk tetepa memantau atau membantu mereka” jelas Menager Oppa, yang membuat jiyon menghela nafas.

“Baiklah Oppa” katanya pasrah.

“Onnie, ayo kita puLang. Hari inikan kita akan buat makan malam bersama” ajak Yun Hee tiba-tiba yang merasa bosan.

“Eunhyuk, bisa aku pulang sekarang” tanya Jiyon agak sedikit malas

“Apa??? Kau bilang apa???” tanya Eunhyuk pura-pura tidak dengar.

“Eunhyuk bisa aku pulang sekarang??? Saengku sedang menungguku sekarang” kata Jiyon

“Em……” Eunhyukpun berpura-pura berpikir

“Sudahlah Hyuk jangan kebanyakkan mikir kasih ijin aja” kata Tukie

“Ne…..lagipula emang kan tidak terlalu banyak jadwal” kata Donghae

“Ya, sudah kau boleh pulang tapi besok kau datang pagi ke drom” kataku

“Ne….gomawo” kata Jiyon

“Biar aku antar Jiyon” Kata Hangeng.

“Gomawo Gege” kata Jiyon tersenyum

 

~Yun Hee POV~

Kenapa saat melihat Onnie dan Hangeng deket seperti ini rasanya aneh sekali ada sesuatu yang membuat perasaannku sedikit marah. Heh….marah??? apa aku cemburu pada Onnieku sendiri???

“Yun Hee kenapa kau diam saja???” tanya Onnie padaku yang membuat aku kaget.

“Heh……aku hanya tidak mengerti apa yang kalian bicarakan” kataku sambil memandang keluar jendela.

“Apa kau tidak ingat dengan Hangeng???” tanya Onnieku lagi.

“Memangnya dia siapa harus aku ingat terus???’ kataku kesal.

“Yun hee….”

“Sudahlah Jiyon dia mungkin memang tidak ingat padaku” kata Hangeng sambil memegang pundak Onnieku.

“Tapi Gege…..”

“tidak apa-apa…..” kata Hangeng lagi.

“Yun Hee kau kalau tidak ingat tidak apa-apa tapi setidaknya kita bisa bertemankan???” tanya Hangeng padaku, aku hanya diam saja.

“Yun Hee….” panggil Onnieku saat aku keluar dari mobil Hangeng.

“Yun, kenapa kau bersikap seperti itu pada Gege???” tanya onnieku saat kami sudah sampai dirumah.

“Emang aku harus seperti apa??? Seperti Oh, senang berteman dengan Gege” kataku memperagakannya dengan senyum yang dipaksakan.

“Yun Hee…kau ini kenapa sich??? Gege itukan sahabatmu di china” tanya onnie padaku.

“Aku sedang malas onnie” kataku lalu masuk kamar.

Sahabatku di China….bahkan aku merasa tidak punya sahabat disana. Sahabat yang membuat luka dihatiku…akupun menutup wajahku denagn bantal agar suara tanggisku tidak terdengar oleh onnieku.

~END POV~

 

()*()*()*()*()

 

~Jiyon POV~

“Eunhyuk hari ini jadwalmu kestudio, strong herat lalu kembali lagi kestudio. Nanti kau ditemani Jiyon. Kau  bisa menemani Eunhyuk, Jiyon???” tanya manager Oppa.

“Ne….”kataku tersenyum

“Jiyon, kau bawakan ini” kata Eunhyuk sambil melemparkan tas basketnya yang isinya penuh dengan barang dia.

“Sudah sini aku yang bawakan” kata Sungmin Oppa

“Anyio….Aku bisa sendiri Oppa” kataku menarik kembali tas yang diambil Sungmin Oppa.

“Sudah tidak apa-apa lagi pula tas Hyukie sepertinya berat” kata Sungmin Oppa memandang tas Eunhyuk monkey itu yang memang benar-benar berat, aissss….ingin rasanya memarahi monkey satu itu. Huh……..

“Ya, Sungmin biarkan saja diakan asistenku. Biarkan dia membawa itu” kata monyet itu sambil memandang penuh kemenangan kearahku.

“Aku senang kau jadi asistenku” kata Eunhyuk tersenyum evil padaku. Cissss…..benar2 monkey sialan. Akupun mengikuti dia dari belakang dengan perasan kesal.

¤¤¤¤¤

Menyebalkan rasanya lebih susah mengurus monkey satu itu dibandingkan member yang lainnya. Dia benar-benar menganggapku pembantunya. Dari tadi menyuruh ini itu padahal dia bisa sendiri.

“Minumlah…..pasti kau lelah” kata seseorang yang mengagetkanku

“He….Sungmin Oppa gomawo” kataku pada Sungmin Oppa yang memberikan minuman dingin padaku.

“Sebenarnya Eunhyuk baik Loch!!!” kata Sungmin Oppa padaku dengan senyum manisnya.

“Baik apanya Oppa, dia benar-benar menyebalkan” kataku mengembungkan pipiku.

“Aigo…..kyopta” kata Sungmin Oppa mencubit pipiku pelan yang membuat pipiku merona.

“Dia, mungkin hanya ingin mencari perhatianmu saja” kata Sungmin Oppa.

“Maksud Oppa???” kataku bingung.

“Kau akan tahu nanti” kata Sungmin Oppa sambil mengacak rambutku, yang membuatku bingung dengan kata-katanya dan tentu saja membuat wajahku memerah.

“Ya…..Nona Kwon, jangan diam saja cepat kesini” kata Monkey sialan itu akupun mendekatinya dengan kesal.

“Wae????’ tanyaku sebal.

“Hy…..seperti itukah sikapmu pada atasanmu” tanyanya.

“Aisss….waeyo kau memanggilku” tanyaku dengan sikap manis yang dibuat-buat.

“Ya….kau memang aneh” katanya, mwo??? Apa maksud dia bilang aku aneh.

“Sudah katakan ada apa kau memanggilku???” tanyaku

“Tolong kau ambilkan handuk ditasku” katanya yang membuatku gondok. Gimana ga gondok secara handuknya tidak jauh darinya tapi dia malah menyuruhku. Akupun mengambilnya dengan penuh emosi.

“Ya, Hyukie kau tidak perlu menyuruh Jiyon hanya untuk itu. Kaukan bisa mengambil sendiri” kata Siwon.

“Ne…” aku menganggukan kepala.

“Ya, kau tinggal mengambilnya saja” katanya sambil menjitak kepalaku.

“Ya. Appo” kataku sambil mengelus kepalaku.

“Makannya jangan sok-sok ikutan” katanya, akupun mengembungkan pipiku kesal.

“Apa masih sakit” kata Sungmin Oppa sambil mengelus kepalaku yang tadi dijitak monkey sialan itu. Akupun hanya menggeleng sambil menunduk malu.

~END POV~

 

Jiyon pun harus bekerja lebih ekstra Lagi untuk mengurusi monyet satu itu alias Eunhyuk. Karena Eunhyuk benar-benar membuat Jiyon kewalah.

“Nona Kwon, hari ini temani aku makan siang” kata Eunhyuk sambil menarik tangan Jiyon.

“Kenapa harus aku??” tanya Jiyon

“Karena kau asistenku” kata Eunhyuk lalu menari Jiyon.

“Hyung apa seperti itu Hyukie memperlakukan orang yang dicintainya???” tanya Donghae pada Tukie.

“Molla, mungkin dia tidak bisa mengutarakan perasaannya terhadap Jiyon melalu kata-kata atau tindakkan romantis jadilah dia seperti itu” kata Tukie menggelengkan kepalannya melihat tingkah Eunhyuk.

“Hyung kenapa kita tidak kerjai saja mereka” kata Kyu tersenyum evil.

“Sebaiknya jangan Kyu kita tidak tahukan bagaimana perasaannya Jiyon. Takutnya itu akan membuat salah satu dari mereka sakit nantinya. Jadi biarkan Eunhyuk sendiri yang memberitahukannya” kata Sungmin, di angguki oleh Teukie dan Donghae.

()()()()()

“Eunhyuk~shii ireona hari ini kau ada jadwal” kata Jiyon membangunkan Eunhyuk yang masih tidur di balik selimutnya….

“Aisss….aku Lelah biarkan aku tidur 5 menit lagi” kata Eunhyuk menarik selimutnya sampai menutupi seluruh badannya.

“Ya….Eunhyuk bangun!!!!” Jiyon pun menarik selimut Eunhyuk hingga membuat Eunhyuk kesal.

“Yak…….”teriak Jiyon saat tiba-tiba Eunhyuk menrik badannya hingga jatuh tertidur di samping Eunhyuk.

“Ya….Eunhyuk apa yang kau lakukan cepat lepaskan aku” kata Jiyon sambil memberontak dari pelukkan Eunhyuk.

“Kau diam atau aku akan menciummu???” kata Eunhyuk dengan posisi badannya menindih badan Jiyon.

Jiyonpun yang tidak ingin itu terjadi akhirnya diam saja dalam pelukkan Eunhyuk. Tanpa sadara Jiyon memandang wajah Eunhyuk yang tertidur.

“Wajahnya sungguh lucu bila tertidur, tapi dia akan menyebalkan bila sudah bangun” batin Jiyon lalu mengerucutkan bibirnya saat ia mengingat kalo Eunhyuk suka mengerjainya.

“Kenapa kau memandangiku terus???” tanya Eunhyuk masih memejamkan matanya.

“Kau tampak polos bila sedang tidur tapi sungguh menyebalkan bila sudah bangun” kata Jiyon polos. “Upssss….” Jiyonpun menutup mulutnya karena sudah keceplosan.

“Ya…..bangun kau Eunhyuk sudah siang. Cepat waktumu tidak banyak” kata Jiyon melepaskan pelukan Eunhyuk lalu pergi meninggalkan kamar Eunhyuk dengan rasa malu.

“Aisss…..kenapa aku bisa berkata seperti itu” kata Jiyon mengerutuki semua perbuatannya tadi.

“Jiyon……waeyo??? kenapa kau memukul kepalamu???” tanya Sungmin bingung.

“Heh……anyio Oppa gwenchana” kata Jiyon tersenyum gugup.

“Oh, ya Sungmin Oppa hari ini tidak ada jadwal???” tanya Jiyon.

“Anyio….” kata Sungmin sambil mengacak rambut Jiyon, wajah Jiyon pun berubah merona.

“Ayo Jiyon sekarang kita berangkat” kata Eunhyuk keluar dari kamra langsung menarik tangan Jiyon tanpa mempedulikan Sungmin.

 

~Eunhyuk POV~

Saat aku membuka pintu aku melihat Sungmin mengacak rambut Jiyon dan Jiyon tersenyum, wajahnyapun merona. Senyuman yang belum pernah aku liat sama sekali bila bersamaku. Apa aku salah menunjukkan perasaanku dengan cara seperti ini??? Apa aku harus mengubah sikapku agar dia tahu perasaanku. Hah…..melihatnya seperti itu membuat hatiku rasanya sakit.

“Ayo Jiyon sekarang kita berangkat” kataku ketus sambil menarik tangannya.

“Sungmin Oppa kami berangakat ya” katanya masih sambil melambaikan tangannya.

“Ne….hati-hati” balas Sungmin yang masih terdengar suaranya di balik pintu.

“Ya….Eunhyuk sakit. Lepaskan tanganku!!!” kata Jiyon menghempaskan genggaman tangganku. Akupun hanya diam lalu berjalan menuju arah Lift.

Selama perjalanan kamipun saling terdiam. Entah mengapa semenjak tadi rasa kesalku tidak hilang…

“Eunhyuk….ada apa denganmu???” tanya Jiyon sambil memandangku heran.

“Apa maksudmu???” tanyaku tanpa mengalihkan perhatianku menyetir.

“Em….semenjak tadi kau diam saja. Biasanya kau cerewt atau banyak memerintah” kata Jiyon masih terus memandangku.

“Jangan pandang seperti itu atau kau akan jatuh cinta padaku.” Kataku yang membuat dia mencibir.

“Kenapa kau memanggil member lainnya Oppa sedangkan padaku tidak???” tanyaku sambil melihat dia sepintas.

“Karena kau menyebalkan” katanya sambil membuang muka.

“Apa kalau aku tidak menyebalkan kau akan memanggilku Op….” tiba-tiba tangan dia pun berada dikeningku.

“Kau tidak panas apa kau tadi terbentur sehingga isi otakmu ada yang rusak???” tanyanya heran.

“Aku serius” kataku sambil menggenggam tangannya yang tadi memegang keningku.

~END POV~

 

~Jiyon POV~

“Apa kalau aku tidak menyebalkan kau akan memanggilku Op….” akupun langsung meletakkan tanganku dikeningnya.

“Kau tidak panas apa kau tadi terbentur sehingga isi otakmu ada yang rusak???” tanyaku heran.

“Aku serius” katanya sambil menggenggam tanganku yang tadi memegang keningnya.

Aisss…..perasaan apa ini kenapa jantungku berdetak cepat. Kenapa rasanya seperti ini??? Aku tidak pernah melihatnya seserius ini.

Diapun terus memandangku lalu mendekatkan wajahnya kewajahku, akupun yang ketakutan langsung menutup mataku. Aku dapat merasakan hembusan nafasnya diwajahku, aku bisa merasakan wajahnya semakin mendekat……

~To Be Continue~

 

4 thoughts on “Part 3 – Too Perfect”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s