Semua tulisan dari chocolate_break

i am an ELF fovefer sapphire blue girl loving suju forever Love anime & manga >

DREAM???

Summery : “tak ada sesuatu yang tak mungkin di dunia ini. Usaha dengan gigih adalah kunci dari segala permasalahan dalam harapan hidup”

 

= DREAM??? =

Seoul, 03.00 AM

“ eng…” laki-laki itu mengerang. Perlahan mulai mengerjapkan matanya. Setelah semua pandangannya telah mulai jelas, ia duduk bersila di atas kasur empuknya. Ia masih diam.

“ apa maksud dari mimpi tadi? he?” gumamnya tiba-tiba. Di tengah gelapnya ruangan ini, ia mengedarkan pandangannya, mencari sesuatu.

Ia menatap benda yang ia cari tersebut, iPhone. Menatap LCD dengan raut wajah menimbang-nimbang sesuatu.

“ lebih baik dicoba…” ucapnya mantap, walaupun ada rasa sedikit keraguan. Dengan lihai jemari tangannya menyentuh layar datar tersebut.

“ hoem… hallo?” ujar seseorang diseberang sana. Dari suaranya bisa ditebak yaitu wanita.

“ hem… Mi Hyun, ini aku, Kyu Hyun.” Ujar laki-laki itu hati-hati. Tiba-tiba ia menjauhkan jarak iPhone tersebut dari telinganya.

“ Ya!!! Cho Kyu Hyun! Kau kira jam berapa ini? He?” geram wanita yang ternyata bernama Mi Hyun itu.

“ maaf… ini sangat penting. Aku ingin menanyakan sesuatu padamu. Um… apa kau punya kembaran?” tanyanya.

“ eh? Kembaran? Tidak. Kenapa?” tanyanya balik.

“ aish… kalau begitu, nanti siang kamu bisa ke dorm kan? Aku akan menunggumu disana. Ok?” pinta Kyu Hyun. Tak ada jawaban dari Mi Hyun.

“ ya! Kau tidur? He?” ujar Kyu Hyun sedikit kesal.

“ eh… ok! Aku akan kesana nanti siang.” Jawab Mi Hyun.

_dream???_

“ he? Jadi kamu bermimpi bertemu dengan seorang perempuan yang mirip denganku?” Mi Hyun terbelalak. Kyu Hyun mengangguk.

“ yep! Dan yang aneh, dia mengucapkan sesuatu yang tak ku mengerti.” Rungut Kyu Hyun.

“ dia mengucapkan apa Kyu?” Lee Teuk, leader dari Super Junior -boyband dari Korea Selatan- buka suara. Ia melipat tangannya didada, memperbaiki posisi duduknya di sofa.

“ entahlah… dia menggunakan bahasa asing.” Geleng Kyu Hyun.

“ hem… kau masih ingat ucapannya? Setidaknya satu kalimat.” Sung Min rupanya penasaran. Kyu Hyun berpikir sejenak.

“ hm… ‘ oppa~ aku, salah satu ELF di Indonesia sangat mengharapkan kedatanganmu… kumohon…’ itulah hyung…” terang Kyu Hyun dengan payah *karena menggunakan bahasa asing, bukan hangeul*, setelah berpikir keras mengingat ucapan gadis yang ada di mimpinya tersebut.

“ ELF? Dia ELF?” ujar Donghae antusias.

“ entahlah. Aku tak mengerti ucapannya.” Keluh Kyu Hyun. Mi Hyun mengerutkan keningnya. Ia tampak berpikir, atau lebih tepatnya mengingat-ngingat.

“ aku tak yakin benar atau tidak. Tapi… sepertinya gadis itu memang ELF. Dan salah satu ELF di Indonesia. Dia mengharapkan Super Junior mengunjungi Indonesia.” Jelas Mi Hyun tak yakin.

“ ELF Indonesia?? Bukannya kita akan mengadakan concert disana pertengahan tahun ini?” Heechul yang entah dari mana, ikut berbaur diantara member-member yang lain. Ia duduk disamping LeeTeuk. Memain-mainkan rambut pendeknya yang mulai memanjang.

“ iya. Lalu apa yang anehnya Kyu?” EunHyuk menatap Kyu Hyun heran.

“ dia sangat mirip Mi Hyun… Sungguh…” Kyu Hyun menatap Mi Hyun.

“ dan… saat mengatakan itu ia pucat, dan menangis.” Kyu Hyun terdiam.

dream???-

Indonesia, 17 April 2011. 10.00 AM

“ Angel… kamu sudah mendengar kabar tentang concert yang digelar itu kan?” gadis jangkung berkulit putih itu menyentuh bahu gadis yang bernama Angel itu. Ia menoleh dan tersenyum kecil.

“ ya… aku sudah mendengarnya.” Ia tersenyum.

“ apa kamu akan menontonnya?” gadis jangkung itu kembali bertanya. Ia hanya mendapat gelengan pelan atas pertanyaannya.

“ tidak… sangat disayangkan.” Seulas senyuman getir terlihat jelas dari wajah gadis tersebut.

“ kenapa? Bukankah kau sudah menabung mati-matian demi mereka?”

“ semuanya telah digunakan untuk sesuatu yang tak akan mungkin. Orang tua ku sepertinya terlalu mengharapkan sesuatu keajaiban yang mustahil terjadi padaku. Haha…” tawanya ringan.

“ kau sendiri nonton atau tidak kak, Elsa?” giliran dia bertanya.

“ heh… tidak. Fuah…” gadis jangkung yang bernama Elsa atau Raelsa itu mendengus setengah kesal.

“ terlalu mustahil untukku untuk menghadirinya.” Elsa berujar sambil menyandarkan bahunya pada bangku taman. Angela tertawa kecil melihat Elsa memanyunkan bibirnya kesal.

“ oh ya? Hem… kemarin lusa aku mengikuti quis yang berhadiah tiket konser mereka, SUPER JUNIOR” Angela mengubah posisi sandarannya, mendekati Elsa. Elsa membelalakan matanya.

“ ya… aku tak berbohong.”

dream???-

30 April 2011, 11.00 PM, Taipei

“ ya! Cho Kyu Hyun? kau kenapa? Tak biasanya kau menatap iPhone mu seserius itu.” Seseorang memukul bahu Kyu Hyun pelan, hingga ia tersadar dari lamunannya.

“ tidak ada apa-apa. Hanya saja…” Ia tak melanjutkan kata-katanya.

“ hanya apa?” tanya EunHyuk. Ia menurunkan tangannya usilnya dari bahu Kyu Hyun yang barusan ia pukul.

“ liat ini.” Kyu Hyun menunjukan layar iPhone-nya. EunHyuk mengerutkan dahinya, tak paham maksud Kyu Hyun. EunHyuk memperhatikannya dengan seksama.

“ hanya deretan ucapan selamat malam dari ELF padamu. Memang ada yang salah pada mention twitter-mu?” ucap EunHyuk. Ia mengusap dagunya, seperti sedang berfikir. Kyuhyun menghela nafas.

“ Liat avatar dari ELF ini!” Kyuhyun menekankan suaranya, sedikit kesal. Ia menunjukkan salah satu baris mention dari salah seorang ELF padanya. Eunhyuk membelalakan matanya.

“ he? Mirip dengan Mi Hyun!!” pekiknya.

“ ya… dialah yang aku maksud. Gadis misterius yang sudah tiga kali masuk kedalam tidurku, mimpi yang tetap sama. Mungkin memang adalah dia. Dia mengucapkan bahwa ia memimpikan aku lusa malam, itulah yang ia ucapkan padaku melalui twitternya. Aku tak berani memberi komentar” Ucap Kyuhyun. Ia terdiam sejenak.

“ Dan… entahlah… aku merasa ini sangat aneh. Dimimpi kedua ia terlihat lebih pucat. Dimimpi ketiga ia bahkan terlihat sangat pucat. Apa ia sedang sakit? Sangat parah?” Kyuhyun melanjutkan kalimatnya. Eunhyuk menatap Kyuhyun.

“ memang… mimpimu sangat aneh.” Ucapnya. Ia kembali menatap LCD iPhone Kyuhyun. Menatap wajah gadis yang mirip dengan Mi Hyun tersebut.

“ dan… dia juga mirip pacarmu, Mi Hyun.” ucap seseorang yang tiba-tiba sudah ada dibelakang mereka berdua, Sungmin.

“ ya! Kau mengagetkanku Sungmin hyung!” Kyuhyun mengusap dada-nya. Kaget dengan kehadiran Sungmin yang tiba-tiba. Sedangkan Sungmin hanya tertawa dengan wajah tanpa dosa, menggaruk kepalanya yang tak gatal.

-dream???-

Indonesia, 21 Mei 2011.

“ ya… mungkin hanya ini yang bisa aku beri untuknya.” Ujar seorang gadis. Wajahnya sedikit pucat. Ia menatap secarik kertas putih.

“ Sebuah tiket yang akan mengantarkanmu pada kebahagiaan yang selama ini kau harapkan.” Gumamnya sambil tersenyum, tulus.

“ karena aku yakin, aku sudah tidak lama lagi. Heh…” Ia menatap salah satu poster besar di diding kamarnya yang bercat baby pink.

“ Cho Kyu Hyun… aku tak bisa melihatmu secara nyata. Tapi… aku akan memperhatikan setiap gerak-gerikmu, nanti disurga sana.” Senyumnya semakin lebar.

……………………….

“ kak, aku punya kejutan untukmu.” Angela tersenyum lebar. Elsa yang baru saja memasuki kamar Angela mengerutkan keningnya.

“ apa?” tanyanya. Ia duduk di tepi ranjang. Menatap Angela yang berjalan dengan langkah sedikit terseok kemeja belajarnya. Matanya terasa panas saat melihat itu. Ia memalingkan wajahnya saat Angela melihat padanya. Menahan bulir air mata yang hendak akan keluar dari pelupuk matanya.

“ aku harus tegar. Ya, bukannya Angel selalu mengatakan itu?” batinnya.

“ aku mendapatkan tiket itu. Yah, aku mendapatkan tiket konser SUPER JUNIOR!” ucapnya girang.

“ apa? Benarkah?” Elsa menatap Angela  tak percaya. Angela menjawabnya dengan anggukan pelan.

chukae~” Elsa memeluk Angela erat.

“ bukan kepadaku seharusnya kau mengucapkan selamat itu. Tapi padamu” Angela melepaskan pelukan singkat mereka. Elsa tampak bingung.

“ tiket ini untukmu. Bukan untuk aku” tangan kurus Angela menyodorkan tiket tersebut.

“ apa??? Kau bercanda??” dua kejutan sekaligus Elsa dapatkan.

“ yep. Oh iya, nanti malam aku akan kemo teraphy. Atau mungkin tidak sama sekali. Karena, sepertinya penyakitkan semakin menjadi, akan dibawa kerumah sakit, mungkin?” Ucap Angela enteng. Elsa menelan ludah. Kalau saja tidak ada Angela disini, mungkin ia sudah akan terduduk lemas dan menangis dengan kerasnya.

-dream???-

Songshan internasional Air Port, Taipei 03 Juni 2011, 11.00 PM

“ yah hyung, aku paham. Sekarang kau sudah berada di bandara Incheon, bukan?” Siwon tampak sedang berbincang dengan seseorang di ponselnya.

“ Siwon hyung sedang berbicara dengan siapa?” Ryeowook bertanya pada Donghae yang sedang duduk dikursi tunggu disampingnya, ia mengenakan headphone biru mudanya, setengah terkantuk-kantuk. Raut wajahnya tampak sangat lelah. 3 bulan full ia bekerja tak berhenti-henti. Mengikuti sebagian kegiatan on air maupun off air Super Junior M –sub grup Super Junior di China atau Taiwan- dan ditambah syuting drama Taiwan ia bersama Siwon. Wajar jika ia kekurangan waktu untuk beristirahat. Ryeowook berdecak kasian saat melihat Donghae.

“ eh… apa? Siwon? Ia sedang berbicara dengan LeeTeuk hyung. Pesawat mereka terlebih dahulu lepas ladas, sedangkan kita terakhir. Agar saat di bandara Indonesia kita tidak terpisah-pisah.” Terang Donghae, padahal Ryeowook sama sekali tak menanyakan tersebut. Lantas Ryeowook terkikik pelan.

hyung. Sepertinya kau memang butuh banyak tidur” ucap Ryeowook sambil menepuk bahu Donghae pelan. donghae mengerjapkan matanya, heran.

“ apa ada yang salah denganku?” batinnya.

Kyuhyun sibuk dengan iPhone-nya.

“ oppa, hati-hati disana. Semoga kau menemukan gadis itu. Karena sepertinya kau terlalu sibuk memikirkan gadis itu beberapa bulan kebelakangan ini (-.-) semangat!!! Jangan mengecewakan fans mu di Indonesia!!” pesan singkat dari Mi Hyun. KyuHyun tersenyum pelan.

“ ya, aku tidak akan mengecewakan mereka.” Gumamnya.

-dream???-

Indonesia, 04 Juni 2011

Raelsa menghembuskan nafasnya berat. Menatap panggung dihadapannya dengan pandangan tak berminat. Padahal sebentar lagi adalah perform orang-orang yang sudah lama ia tunggu, SUPER JUNIOR. Wajahnya tampak murung. Sudah satu minggu lebih ia kehilangan kabar tentang Angel. Sejak Angel memberinya tiket konser ini, ia sudah tidak pernah bertemu. Ia selalu mencoba menghubungi Angel, tapi nihil. Nomor handphone-nya sama sekali tak pernah aktif. Rumahnya pun selalu tertutup.

“ apa kau baik-baik saja disana?” batinnya. Sesuatu yang basah mengalir pelan dipipinya. Akhirnya ia menangis.

“ seharusnya yang duduk disini adalah kamu, Angel.” Ucapnya bergetar. Disekelilingnya orang-orang tampak hiruk pikuk, jadi tak terlalu memperhatikan Raelsa. Tiba-tiba ponselnya bergetar. Tepat disaat nama Super Junior dipanggil oleh host.

Sebuah pesan dari Angela. Entah harus senang atau bagaimana, perasaannya sangat tidak enak, tak karuan. Dengan segera ia membuka pesan tersebut.

“ bagaimana dengan konsernya? Menyenangkan? Selamat bergembira kak^^ hem… aku hanya ingin mengucapkan sesuatu padamu. Kau mau berjanji? Akan selalu menjadi ELF?? Tak pernah meninggalkan SUPER JUNIOR?? Kau tau? Mereka sangat mencintai semua ELF. Jadi, aku mohon, tetaplah menjadi bintang bagi mereka, menjadi ELF yang selalu ada disamping mereka. Mereka sudah mengorbankan semuanya demi kita, ELF. Ingat? Apa yang menyebabkan kondisi meraka selalu drop? Karena kita, untuk menghibur kita agar tak mengecewakan kita. Cinta ELFs dan SUPER JUNIOR complicated, bukan? Tetaplah menjadi ELF, walaupun jika aku tak ada lagi. Salam manis, KYUngel^^”

Elsa tertegun. Tepat setelah itu, ia mendapat pesan singkat sekali lagi. Lantunan musik Bonamana-Super Junior menggema.

Sekilas ia melihat kearah panggung. Formasi itu tetap tak berubah. Tetap 10 orang pria-pria mempesona yang mengalihkan semua perhatiannya selama ini. Ia mencoba mencari sosok yang ia gilai. Sudut bibir Elsa sedikit tertarik, membentuk senyuman manis. Air matanya semakin deras mengalir. Air mata bahagia dan sakit.

Ia kembali menatap LCD handphone-nya. Sebuah pesan dari orang tua Angel? He? Ia membuka pesan itu dengan perasaan was-was.

Entah apa yang harus ia lakukan saat membaca baris kalimat dari pesan singkat itu. Yang sukses membuatnya seperi kehilangan setengah nyawanya saat itu.

“ Angel…” desisnya pelan. ia ambruk. Setelah itu ia tak mengingat dan merasakan apa-apa lagi. Yang terakhir ia dengar yaitu pekikan orang-orang disekitarnya yang makin lama semakin dekat dengan dia.

DREAM???

Seorang laki-laki muda menatap layar datar laptopnya. Memegang hidungnya yang mulai memerah. Matanya sedikit berkaca-kaca.

“ hanya sampai ini?” ucapnya pelan. gadis muda yag sejak tadi duduk disamping nya menggeleng pelan.

“ belum. Kau memaksaku untuk memperlihatkannya sih oppa” dengusnya dengan nada kesal. Laki-laki itu mengusap matanya yang mulai berair.

“ ya! Kau menangis tuan Kyu Hyun? haha… aku tak menyangka kau mudah tersentuh.” Ejek gadis itu.

“ ya! Aku tak menangis! Mataku tak tahan terlalu lama menatap layar laptop atau komputer!” elak KyuHyun. Mi Hyun mencibir. Gadis itu tertawa kecil.

“ bohong. Untuk bermain starcraft ia sanggup menatap layar laptop dalam jagka waktu lama.” Gumamnya didalam hati.

“ lalu… Angel itu meninggal? Ayo! Ceritakan lebih detail” pinta Kyuhyun antusias. Mi Hyun tersenyum manis.

-dream???-

Elsa membuka matanya pelan. cahaya terang memaksa menerobos masuk kedalam pupil matanya. Ia segera bangun. Menatap kesekelilingnya. Ia tersenyum. Ia terduduk lemas di atas kasurnya yang empuk. Pagi yang cerah. Setelah kemarin malam seharian hujan deras mengguyur. Tepat dihari pemakaman Angel.

“ Angel. Apakah kau melihat aku disini? Aku yakin, kau bisa memperhatikan Kyuhyun dengan mudahnya diatas sana. Thanks dear, yeah nothing impossible. You always learn me about this word. Kau tau? Aku bisa melihat wajah Hyukkie secara langsung waktu aku pingsan dan digotong ke backstage mereka? Memang mustahil. Tapi ternyata tidak.” Elsa mengambil nafas pelan.

“ dan… saat mereka menanyakan semuanya. Lalu aku menjelaskan semuanya. hingga tentang penyakit leukimia mu, yang membuatku kehilangan sahabat sekaligus adik bagiku. kau tau? Raut wajah Kyuhyun berubah sedih. Ia mengucapkan terima kasih telah menjadi fans setianya selama ini kepadamu. Yah… walaupun terlambat. Ia juga ingin mengucapkan sesuatu kepadaku. Tapi tak jadi. Aneh. Sepertinya les bahasa Korea aku denganmu selama ini tidak sia-sia. Aku masih belum bisa percaya hingga sekarang. Seperti mimpi. Heh… terima kasih, malaikatku, Angel” Elsa menghela nafas pelan. lalu ia menatap sesuatu yang ada di samping bantalnya. kartu sebesar postcard yang ditempel dengan foto Kyuhyun dan Angel. Elsa mempersiapkan itu saat akan pergi kesana. Sebuah coretan tanda tangan dengan tinta berwarna sapphire blue tampak jelas disana, tanda tangan Kyuhyun.

“ always be my Angel, Angela”

DREAM???

Kyuhyun terdiam. Mi Hyun tersenyum pelan.

“ kau tau oppa? Tak semua ELF yang bisa melihatmu secara langsung. Mereka selalu mengorbankan segalanya. Dan oleh sebab itu, bersikap manis lah kepada fansmu!” Mi Hyun menatap kyuhyun.

“ ya, aku berjanji. Akan lebih bersikap manis lagi dengan fans-fansku.” Ucap Kyuhyun.

“ oh iya, aku sangat terharu dengan pesan Angel kepada Elsa. Untuk selalu menjadi ELF. Aku merasa sangat tersentuh. Ya~ Mi Hyun-ah. Kau memang penulis Fanfiction yang bisa diandalkan.” Puji Kyuhyun. Mi hyun tersenyum senang.

“ ya! Apa yang kalian lakukan disini? Kyuhyun, bukannya kau memeliki schedule sore ini? Dan, Mi Hyun. ibumu sudah menghubungiku sedari tadi. dia memintamu untuk pulang, kau ada les piano sore ini.” Leeteuk yang tiba-tiba berada disamping Kyuhyun.

“ ya! Aku lupa!” ucap Mi Hyun dan Kyuhyun bersamaan. Leeteuk menggelangkan kepala.

“ kalian tak pernah berubah. Selalu lupa. Kalian tau, kalau…” Leeteuk tak melanjutkan  ucapannya. Ia melongo, saat melihat kedua makhluk yang dinasehatinya tadi sudah tak ada.

“ ya, aku akan berusaha menjadi penulis Fanfiction yang handal. Hwang Mi Hyun, semangat!!” Mi Hyun mengepalkan tangannya, semangat. Ia segera memasuki lift.

“ ya, aku akan berusaha menjadi malaikat dalam hidup kalian, orang-orang yang aku sayangi, termasuk ELF. Aku berjanji” Kyuhyun menatap pantulan wajahnya dikaca kamarnya, sambil menunjukan devil smirknya.

“ ya! Hyung! Kau berbicara dengan siapa? He?” Eunhyuk menatap Leeteuk dengan heran. Leeteuk memejamkan matanya. Menghela nafas.

“ YA!!! CHO KYU HYUN! HWANG MI HYUN! bocah tengik yang menyebalkan!!!”

THE END

hehe… sebenernya FF ini untuk lombe, cuma… author gak yakin memuaskan. makanya gak jadi dikirim =.=

coment please ^^

Love Operation : Love Love Korea Part 1 by: tazkia azmi

 

‘Ah ? kapan dia dateng ?’ kata Heecul .

‘Minggu ini heenim, katanya sekalian ngabisin waktu liburannya’ tukas Enhyuk .

‘Cewe ya ? pasti seruuu !’ Siwon menimpali .

‘Iya . udah deh ngga usah dibahas. Nunggu ntaran aja kalo udah deket hari H’ kata Leeteuk bijak.

 

Member SuJu pada galau semua. Cemas, seneng, sebel, bingung.

Basecamp mereka bakal kedatangan tamu.

Bukan, ini bukan acara reality show Full House.

Emang sih, acara reality show, tapi yang ini beda .

 

‘Love operation : Love Love Korea’

Itu judulnya .

Jadi acara ini mendatangkan orang asing supaya mereka bisa suka budaya Korea. Acaranya makan waktu sekitar 3 bulanan. Kaya Hello Baby.

 

‘Namanya : Tazkia , umurnya mau 19 tahun, hobinya banyak, jurusan dokter bedah.’ Baca Kyuhyun .

‘Oh , trus disitu ditulis ngga kenapa dia benci Korea ?’ Tanya Siwon

‘Enggak tuh . CV nya aja singkat begini . Aisshh.’ Jawab kyuhyun.

‘CV ? emang dia mau ngelamar kerja ya ?’ tukas wookie sok innocent

‘Terserah hyung aja’ kyuhyun menjawab singkat.  *BM mode : on*

‘Eh, dia dateng besok ya ?’ Leeteuk mengingatkan,

‘Nae, hyung. Emang knapa ?’ jawab Donghae

‘Kan kita yang jemput dia, babo -,-“ kata Leeteuk

‘MWOA ?!’ jawab Hae, Hyuk, Heenim, kompak.

‘Aissh . knapa musti kita sih?’ Kyuhyun kesal.

‘iya, ngingetin kejadian waktu di Full House aja. Ntar kita di kerjain lagi , anieyo anieyo >.<’ jawab Shindong

‘Waa . pasti seru deh besok ! aku aja deh yang jemput kalo ngga ada yang mau :D’ kata sungmin, semangat.

‘aku ikuttt !’ wookie menimpali

‘ya udah besok yang jemput aku, sungmin, wookie, sama kibum.’

‘eh ? kenapa aku ikut juga hyung ?’ jawab kibum, ga terima.

‘Kan kamu paling pinter bahasa inggris, kekekke’ Leeteuk ketawa setan.

‘Aisssh . okay, whatever’ jawab kibum sok inggris.

 

**********                                             Esoknya                                            **********

 

‘ YAA ! ireonaaaaaaaa ! ! ! ! ! ! ! !’

‘whaa’ smua member SuJu terbangun saat itu juga

‘biasa aja dong hyung, lebay amat’ sindir kyuhyun , trus bobo lagi *dasar*

‘hehe, abis kalian pada bobo, kita kan musti ke airport! Kajjjaaaa !’ teriak teukie-hyung .

‘shigeureyo hyuuung ~! Kan Cuman hyung, wookie, sungmin, kibum’ kata heenim sinis.

‘ mereka smua udah siap tau -,-‘

‘hehe, lupa , mian’ lee teuk mringis kuda

‘mwoa? Trus ngapain ngebangunin kita ?! ‘ siwon teriak sebel.

‘you guys, do chores!’ *muahahaa blajar singkat ama kibum, langsung diterapin*

‘mwoa ?’ mereka serempak menjawab.

‘bersihin rumah ! emangnya kalo ngga ikut ke airport enak enak an tidur di rumah ? KAJJA !’ tueki hyung mulai marah

‘aisssh . nae nae ^^;’ kata mereka takut .

 

‘let’s go !’ kata sungmin semangat.

‘nae ! kajjaaa ~’ wookie ga kalah semangat

Kibum masih setengah ngantuk. Dia masih bawa bantal ama guling buat bobo di mobil.

‘hufft. Gimana kalo misalnya kita ngga bisa bikin dia suka korea pak producer?’ Tanya lee teuk serius.

‘mmm, yang jelas image kalian bakal runtuh.’ Kata pak PD datar

‘aaaish . tau kaya gini ngga akan aku terima deh , teuki babo’ lee teuk menyesal sendiri.

‘babo ! ini udah di rekam hyung!’ kata kibum yang barusan sadar.

‘mwoa?! Emm, ani. Bukan gitu kok maksudnya . hehhe . kita pasti bisa ya kan ?, Super Juniooor , FIGHTING !’

‘fightiingg !’ jawab sungmin , wookie mengiyakan.

 

**********                                             Incheon Airport                                            **********

 

‘eh? Mana sih orangnya ?’ wookie bingung

‘pake baju item katanya’ kata sungmin ragu

‘itu bukan ?’ tunjuk kibum random.

‘ah ! Nae !’ kata pak PD

 

‘MWOAAAAAAAAAA ? ani ani , PD-shii pintar bercanda. haha’ kata mereka ketawa heran.

‘ani. aku ngga lagi bercanda . emang itu orangnya’

‘MWOA ?! hufft . nae nae . palli jemput dia.’ Lee teuk pasrah

‘andwe . aku di mobil aja.’ Kibum menolak

‘kibum-i luo luo ! kajjaa !’ tarik sungmin, di ikuti wookie.

 

Rambut hitam, lurus, panjang, mengkilap. Poni yang kepanjangan, baju hitam legam lurus, polos, tanpa renda, pita , maupun manik manik.

 

Kira kira kaya sunako di komik perfect girl evolution.

 

‘hi ! are you tazkia ?’ Tanya kibum, sok ramah

‘yep.’ Jawabnya datar .

‘aah ! we areee ~ Super Juniorr !’ kata mereka serempak

‘I know you all, then, what we’ll do next ?’ jawab ami datar *nama panggilannya tazkia*

 

Kontan mereka smua kaget. Malu, sebel, serem. Udah teriak we are Super Junior, tanggepannya begitu. Bahkan senyum aja nggak. Gila ini cewe ngga mudah. Pikir mereka dalam hati.

 

‘kita kesini mau jemput kamu ke basecamp kita *Basecamp SM Town sebenernya* ’ kata sungmin sambil tersenyum

‘ha ?’ jawab ami ngga paham

‘we’re about to pick you up ! lets go .’ kata kibum langsung menarik tangan ami

Ami refleks, langsung melepaskan genggaman kibum.

‘don’t you dare to touch me !’ kata ami dengan nada sinis

‘oh, sorry.’ Kata kibum ngeri

‘hehe ^^’ yang lain senyum senyum ga jelas .pada ngga tau artinya, sih.

 

Gimana kelanjutan kisahnya ? stay tune ya ! di part berkutnya bakal ada trip keliling seoul bareng ami, dan kebodohan kebodohan SuJu. Bahkan ami bakal kenalan sama anak anak SM Town yang lain , jangan lewatkan part 2 ! komen juga ya , gomawo ^^

karakter (pemain) :

Ami : Cewe yang benci korea karna pernah trauma pacaran sama anak korea. setelah putus sama pacarnya, dia jadi tertutup dan anti cowo. apalagi cowo korea.

SuJu : Super Junior . band boy paling banyak anggotanya .

SHINee : Adik kelasnya super junior ^^;

Taewon : artis SM Town baru yang lagi ngetop ngetopnya . ada rahasia besar diantara taewon sama ami yang nanti bakal ke buka di part tengah tengah

 

PLOT :

SuJu ada misi besar buat bikin satu cewe suka sama budaya korea. tapi ini cewe bukan cewe normal . gimana cara SuJu supaya bisa bikin cewe ini cinta mati sama korea ? ada rahasia apa dibalik cewe ini yang bikin dia benci setengah mati ama korea ? mangkanya baca yaa ! ^^

 

Genre :

Comedy, Friendship, Romance, Humor

 

ini fanfiction saya yang pertama .

mohon kerjasamanya ^^

 

gomawo,

author : Meyzia Bomic .

 

LOVE CONTRACT (chapter 3) ~ the story begin~(2Hyun)

Cast:

Cho Kyu Hyun

Lee Sung Min

Hwang Mi Hyun

Tiffany Hwang (SNSD)

And other cast^^

 

Genre : romance, fluff, comedy

WARNING!!!!

MY FANFICTION NOT FOR SILENT READERS!!! THINKS BEFORE READ THIS!! IT JUST FANFICTION!! NO BASHING!!! CAPYCAT??? GO AWAY~

You can imagine Mi Hyun as yours^^

*********************

*backsound : Secret – Shy Boy

 

 

“ kau tetap tak berubah.” Ia menatapku.

“ aku tak perlu berubah. Ini adalah aku yang asli. Mungkin yang perlu berubah adalah…” aku menatapnya. Membisikkan sesuatu padanya. Ia tersedak. Aku menunjukan smirkku.

Berlalu meninggalkannya yang masih berdiri mematung. Saat akan masuk kedalam lift, aku berhenti.

“ oh iya, terima kasih sudah memberikan informasi tentang gosip itu kepada ayahmu, Hwang Mi Young…”

“ Ruby…” Mi Young menatap Mi Hyun, masih banyak yang belum ia mengerti dari adiknya, Ruby. Atau… Hwang Mi Hyun.

“ Jangan pernah menyebutkan nama itu disini. OK?” kecam Mi Hyun. Mi Young hanya bisa menelan ludah.

“ Tapi…” Mi Young tertunduk. Cairan bening mulai berkumpul disudut matanya. Mi Hyun tak tau. Ia hendak masuk kedalam lift. Tapi Mi Young mencegahnya.

“ aku ingin kau seperti dulu lagi Mi Hyun… please…” Mi Young menatap mata Mi Hyun dalam-dalam.

“ Sorry… “ Mi Hyun berujar pelan.

“ Fany onnie~” sapa seseorang. Kedua orang itu melihat kesumber suara.

“ Sooyoung?” Mi Young melepaskan tangan Mi Hyun. Sooyoung menatap mereka berdua heran.

“ hei! Bukannya ini pacar Kyu Hyun oppa?” tanyanya. Ia menatap Mi Hyun dan Mi Young bergantian. Mengerjap-ngerjapkan matanya tak paham.

“ permisi… aku harus segera pergi.” Pamit Mi Hyun. Pintu lift terbuka. Ia melenggang masuk. Mi Young hanya bisa melihat sekilas Mi Hyun. Ia mendesah berat.

“ Ya! Tiffany onnie! Perempuan itu siapa mu? He?” Sooyoung menaruh tangannya kebahu Mi Young. Ia hanya menjawab dengan gelengan.

 

 

—————————————————–

“ dimana gadis itu?” Manager Han mulai bosan. Ia menurunkan majalah yang baru saja dibacanya.

“ sebentar lagi dia akan sampai. Sabarlah ahjussi.” Kyu Hyun jengah. Manager Han sedari tadi selalu menanyakan hal yang sama.

“ permisi… maaf, aku sedikit terlambat” dari pintu menyembul kepala seorang gadis manis.

“ sedikit? Ini sudah lama!” Kyu Hyun kesal. Ia menatap Mi Hyun, seakan-akan ingin menghabisi gadis itu.

“ sorry…” Mi Hyun membungkukan badannya berulang kali.

“ sudahlah Mi Hyun-ssi” Manager Han buka suara. Ia tertawa kecil melihat tingkah Mi Hyun.

“ aku sudah menyiapkan semuanya di dalam ruang ganti. Disana sudah ada stylish dan panata rias kami. Kau harus cepat-cepat bersiap-siap” Manager Han menerangkan pada Mi Hyun. Mi Hyun mengangguk. Gadis itu segera menuju ruang ganti.

“ bocah ini… aish… sinca!” Kyu Hyun mengacak-ngacak rambutnya.

“ haha… “ Manager Han menertawai Kyu Hyun.

“ kenapa? Apa ada yang lucu kah manager?” Kyu Hyun tensi. Ia mengeluarkan laptop nya yang berada didalam tas selempang hitam miliknya.

“ gadis itu sangat lucu.” Manager Han bergumam. Kyu Hyun membelalakan matanya.

“ dia lucu?” Kyu Hyun mencoba meyakinkan ucapan Managernya. Manager Han mengangguk kecil.

“ lucu darimana-nya??” Kyu Hyun menatap Manager Han heran. Ia lupa akan niatnya untuk memainkan benda kesayangannya ini.

“ dia memiliki wajahnya yang manis. Dan sepertinya dia memiliki sifat yang lucu” Manager Han ber-argumen. Kyu Hyun mencoba menahan tawanya. Baginya ini argumen yang lucu.

“ apanya yang lucu dari gadis kekanak-kanakan itu? He?” batin Kyu Hyun. Ia menggidikan bahunya, tak peduli.

 

 

“ apakah masih akan lama?” Kyu Hyun menghentikan game nya sebentar. Ia melirik Manager Han yang sibuk menelepon seseorang.

“ Kyu Hyun-ssi…” panggil seseorang. Kyu Hyun mengenali suara itu. Ia menatap kearah tirai dibalik ruangan ganti

“ kenapa?” Kyu Hyun menatapnya heran.

“ apa kau yakin dengan gaun pilihanmu?” tanya Mi Hyun.

“ tentu.” Kyu Hyun menjawabnya setengah malas.

“ tapi… aku tak suka dengan bagian atasnya. Terlalu terbuka” aku Mi Hyun. Kyu Hyun berdecak kesal.

“ apa kau mau aku tarik paksa untuk keluar? He?” Kyu Hyun kesal. Ia menaruh laptopnya yang sudah off kedalam tasnya kembali. Kyu Hyun berjalan menuju tirai. Dengan tak sabar, ia menarik tirai. Namun Mi Hyun menahannya.

“ aku malu…” Mi Hyun menolak.

“ ya!!! Ini sudah jam 7.45! konferensi pers akan mulai jam 8! Aku tak ingin terlambat!” Kyu Hyun menarik tirainya secara paksa. Alhasil tirai tersebut akhirnya terbuka. Dan…

“ wow~” Kyu Hyun terdiam. Dia menatap Mi Hyun dari ujung kaki hingga kepala. Jauh dari perkiraannya. Mi Hyun terlihat anggun dan… tentu saja tak kekanak-kanakan. Gaun bewarna baby blue yang sedikit diatas lutut Mi Hyun, tak terlalu banyak hiasan, tapi cocok dengan Mi Hyun. Riasannya pun tak berlebihan. Hanya lip gloss bewarna pink lembut, karena bibir Mi Hyun sendiri sudah bewarna pink alami. ( apa mesti dilanjutkan lebih detail lagi? Author rasa jika terlalu detail, durasi FF nya akan terlalu berlebih.___.v)

“ Kyu Hyun-ssi… “ Mi Hyun melambaikan tangannya diwajah Kyu Hyun. Seketika Kyu Hyun sadar.

“ eh?” Kyu Hyun terlihat seperti orang bodoh(-__-). ia sedikit malu.

“ aku tak suka dengan gaun ini. Atau aku ada penutup untuk bagian atasnya?” pinta Mi Hyun.

“ kau sudah siap? Ayo! 10 menit lagi akan dimulai. Kalian harus segera kedalam tempat konferensi nya.” Perintah Manager Han.

“ ya… ya…” Kyu Hyun menjawab.

“ Kyu Hyun-ssi…” Mi Hyun menatap Kyu Hyun dengan tampang memelas. Ia menggeleng.

“ kau terlihat sexy dengan gaun ini.” Goda Kyu Hyun. Mi Hyun menatap Kyu Hyun,

“ya!!!” pekiknya. Kyu Hyun tak peduli. Ia menyeret paksa Mi Hyun untuk keluar.

“ nanti, kau jangan memanggil ku dengan Kyu Hyun-ssi. Tapi ‘oppa’. Ok??” Kyu Hyun berujar. Ia sama sekali tak melirik Mi Hyun.

“ dan… kau hanya perlu diam dan tersenyum. Biar aku yang menjawab semua pertanyaan. See?” Kyu Hyun melirik Mi Hyun. Ia menunjukan smirk nya.

 

 

 

Sesuai perjanjian mereka, semua pertanyaan hanya Kyu Hyun yang menjawab. Hingga sampai ada suatu pertanyaan dari salah satu wartawan.

“ jadi… yang aku lakukan dengan Mi Hyun saat itu adalah atas kemauan kami berdua. Aku sama sekali tak mabuk dan mencium Mi Hyun tiba-tiba. Begitu kan… honey??” Kyu Hyun beralih menatap Mi Hyun. Mi Hyun menjawabnya dengan senyuman (berpura-pura) manis.

“ hoek… aku serasa ingin muntah mendengar jawaban dari pria ini” rutuk Mi Hyun dalam hati.

“ Mi Hyun-ssi… dari tadi aku hanya diam. Bolehkah aku bertanya, apa yang membuatmu menyukai seorang sosok Cho Kyu Hyun Super Junior?” tanya seorang pria separuh baya. Ia tersenyum senang. Apa ia berharap Mi Hyun akan gugup menjawabnya? Dan berharap semua ini hanya rekayasa semata? Apa ia curiga akan semua ini?

“ me?? Hem…” Mi Hyun gugup. Ia menatap Kyu Hyun yang sedang (berpura-pura) tersenyum manis padaya. Tapi… senyuman Kyu Hyun seakan-akan mengatakan bahwa

‘aku akan membuatmu tak akan bisa melihat matahari di esok hari’ inti dari senyuman Kyu Hyun bisa digambarkan seperti itu. Mi Hyun hanya bisa menelan ludah. Ia mencoba mengingat-ingat.

‘ kapan aku memuji orang ini ya? Sepertinya tidak pernah.’ Mi Hyun berpikir.

“ kenapa Mi Hyun-ssi?? Kau bingung untuk menjawabnya? Atau…” belum selesai wartawan tadi berujar, Mi Hyun segera memotongnya.

“ tentu aku bisa menjawabnya. Dia kekasih ku. Mustahil aku tak memiliki alasan untuk menyukainya.” Elak Mi Hyun. Ia menarik nafas, melanjutkan ucapannya.

“ aku sangat menyukai saat ia bernyanyi. Disaat aku bernyanyi, aku merasa terpesona dengannya. Dia adalah pria yang baik. Berbeda dengan ucapan orang-orang yang mengatakan bahwa ia adalah Evil KyuHyun. Dia sangat pengertian. Aku rasa masih banyak lagi alasan aku menyukainya. Aku malu untuk menyatakanya. Hehe” Mi Hyun terkekeh pelan. Kyu Hyun mengerjapkan matanya. Tak pecaya dengan pengakuan Mi Hyun.

 

 

———————————————-

“ kau jujur dengan jawabanmu saat di konferensi pers tadi?” tanya Kyu Hyun. Mi Hyun tertawa kecil.

“ tak mungkin… aku pasti selalu berbohong jika mengucapkan hal-hal baik tentangmu.” Sindir Mi Hyun. Kyu Hyun kesal. Ia menatap Mi Hyun tajam. Mi Hyun tak peduli.

“ Kyu Hyun-ssi. Aku menagih janjimu padaku. Ayo!” Mi Hyun menarik lengan Kyu Hyun. Kyu Hyun menepisnya.

“ tidak! Lagi pula Sung Min hyung sekarang pasti belum tidur.” Tolak Kyu Hyun.

“ ya!! Kau mau melanggar janji ya? He?” Mi Hyun kesal.

Tiba-tiba Kyu Hyun menatap LCD iPhone nya. Sepertinya ada yang menghubunginya.

“ Min Hyung…” ucap Kyu Hyun. Mi Hyun menatap Kyu Hyun. Kyu Hyun sedikit menjauh dari Mi Hyun.

“ ne…”

“ he?? Andwae!”

“ aish… ok! Ok! Puas?”

Kyu Hyun memandang LCD iPhone nya dengan kesal.

“ siapa tadi?” tanya Mi Hyun. Kyu Hyun tersentak.

“ bukan urusan mu.” Kyu Hyun melirik Mi Hyun. Mi Hyun cemberut.

“ ya!! Itu Sung Min oppa kan? Ayo!! Tepati janjimu!” Mi Hyun menarik lengan kemeja Kyu Hyun.

“ aish… OK!” Kyu Hyun menarik tangan Mi Hyun kasar.

“ tunggu…” Mi Hyun menahan tangan Kyu Hyun.

“ apa lagi?” Kyu Hyun menatapnya kesal.

“ aku ganti baju dulu. Gaun ini sungguh tak nyaman.” Pinta Mi Hyun dengan puppy eyes. Kyu Hyun berdecak pelan.

 

 

TBC

Sorry… aku kelamaan publish>< mianhae><

Maaf hasilnya jelek. Maaf kalo banyak yang gak ngerti di part kemaren. Hwang Mi Young= Tiffany SNSD^^

 

LOVE CONTRACT (chapter one) ~2Hyun(??)~ *me??? Why??*

Cast:

Cho Kyu Hyun

Lee Sung Min

Lee Dong Hae

Hwang Mi Hyun

Others cast^^

WARNING!!!!

MY FANFICTION NOT FOR SILENT READERS!!! THINKS BEFORE READ THIS!! IT JUST FANFICTION!! NO BASHING!!! CAPYCAT??? GO AWAY~

Genre : romance, fluff, comedy

*********************

–           Kenapa harus aku??

  • Karena keharusanmu!

–          Hey… tapi ini tidak adil!

  • Tidak ada yang adil didunia ini. Ingat itu!

LOVE CONTRACT

“ cho kyu hyun… lagi-lagi kau membuat masalah baru.” Ujar seorang lelaki setengah baya itu geram. Ia menatap tajam lelaki muda tampan dihadapannya, seakan-akan ingin menelan hidup-hidup lelaki tampan itu. Keadaan berbalik. Lelaki yang dimaksud hanya diam. Terpaku pada PSP digenggamannya.

“ cho kyu hyun!!! Kau dengar apa yang kuucapkan? Ha??” pria itu meninggikan nada ucapannya. Membuat lelaki yang bernama Cho Kyu Hyun itu mendongak.

“ ne… aku dengar, bahkan dengan sangat jelas mendengarnya” ucap Kyu Hyun setengah malas.

“ kau tak peduli pada karirmu beserta teman-temanmu? He??” pria itu berusaha sabar menghadapi manusia separuh iblis(??) yang ada dihadapannya sekarang. Baginya, percuma membentak bocah tengik dihadapannya, tak akan dihiraukan.

“me?? I care, of course.” Cho Kyu Hyun menjawabnya dengan santai.

“ tenanglah manager Han. Gosip murahan itu tak akan membuat karirku dan super junior jatuh.” Ucapnya enteng. Pria bernama Han itu hanya bisa mendesah berat.

“ ok… aku menyerah menghadapi masalahmu kali ini. Urusi oleh dirimu sendiri. Aku pergi dulu. Aku masih ada urusan penting.” Ucap pria itu sambil bangkit dari duduknya. Ia melangkah keluar dari ruangan ini. Kepalanya menggeleng pelan.

“ dosa apa aku hingga menjadi manager bocah iblis itu?” desisnya pelan. Ia menutup pintu itu dengan kasar. Frustasi. Itulah yang ia rasakan.

“ pergilah~ aku yakin, 2 menit lagi ahjussi itu akan balik dan memohon padaku untuk tidak melakukan kesalahan fatal lagi. Lalu memberikan solusi.” Ia tersenyum penuh kebanggaan.

20 menit sudah. Tapi yang ia harapkan tak terjadi.

“ he?? Jadi dia benar-benar sudah menyerah? Lalu menyuruhku untuk menyelesaikan masalah ini?? Gila!!” dia berdecak kesal. Ia memandang  PSP yang ada digenggamannya.

“ game over?? Ya!!!!”

—————————————-

“ jadi ada pria mabuk yang menciumi mu saat pesta ulang tahunku tadi malam???” gadis berambut pendek itu menatap gadis berambut panjang  hitam kecoklatan itu tak percaya. Ia membelalakan matanya.

“ ne… hiks… hiks… first kiss ku. Hue~” gadis berambut bergelombang itu menangis sesegukan. Ia menundukan kepalanya dalam. Air mata mengalir deras dipipinya yang chubby.

“ siapa pria kurang ajar itu? He??” ucap gadis berambut pendek itu kesal.

“ kau pasti tidak akan percaya dengan apa yang kuucapkan. Hiks… hiks…” ia sesegukan. Cengeng.

“ siapa Mi Hyun??!! Ayo beri tahu aku!” ia menatap gadis bernama Mi Hyun itu tajam. Menggenggam lengan Mi Hyun kasar.

“ hiks… hiks… Yun Mi, liatlah news di internet hari ini”Ucap Mi Hyun. Ia mengangkat wajahnya. Matanya memerah. Pipinya basah karena air mata.

“ apa hubungannya??”  gadis berambut pendek yang bernama Mi Hyun itu menatap temannya aneh.

“ kau mau taukan siapa laki-laki itu kan?? Jawabannya ada disana!” ia menjawab setengah kesal. Tangisnya berhenti. Namun masih ada sesegukan.

“ oke…” ucap Yun Mi singkat. Ia bergegas membuka layar laptopnya.

Cho Kyu Hyun Super Junior menciumi seorang gadis yang diduga adalah pacarnya???” Yun Mi membaca satu baris judul news yang merupakan berita terhangat hari ini. Ia membelalakan matanya tak percaya saat melihat foto yang terpampang jelas dibawah judul itu. Menatap Mi Hyun tak percaya.

“ diakah laki-laki itu?” tanya Yun Mi setengah tak percaya.

“ iya… tuh kan… kau pasti tidak akan percaya! Hue~” gadis itu kembali menangis. Ia menutup mukanya dengan sapu tangan pink kesayangannya. Bibir pink nya sedikit merengut. Lucu.

“ hua… sahabatku, Hwang Mi Hyun diciumi oleh Cho Kyu Hyun Super Junior?? Hahaha…” tawa Yun Mi. ia memegangi perutnya. Menahan diri untuk tertawa lebih keras.

“ bagaimana bisa terjadi seperti itu??” tanya Yun Mi. ia menarik sapu tangan yang menutupi wajah Mi Hyun. Membuat rungutan Mi Hyun semakin menjadi.

“ ya! Kau sahabatku atau bukan? Ha??” Mi Hyun kesal. Ia segera menyambar ransel sekolahnya yang ada diranjang Yun Mi. bermaksud untuk pergi meninggalkan Yun Mi. tapi tangan Yun Mi sudah terlebih dahulu menahan tangan Mi Hyun.

“ oke.. oke.. maaf. sekarang ayo ceritakan, kenapa kau bisa dicium oleh Kyu Hyun oppa.” Goda Yun Mi. seketika wajah Mi Hyun merona merah.

 

Lanjutkan membaca LOVE CONTRACT (chapter one) ~2Hyun(??)~ *me??? Why??*

(Oneshoot) LOVE DOES’T WAIT

Genre: angst,romance
Cast:
Author aka hwang mi hyun
Cho khyuhyun aka himself
Lee donghae aka himself

DON’T BE A SILENT READERS! COZ I HATE IT!! DON’T COPY PASTE MY FANFICTION!

Happy reading^^
==============
“ oppa… aku menyukaimu… hm… apakah…” ucapnya gugup. Aku menatapnya tajam. Aku sangat kaget dengan pengakuannya. Dia menyukaiku?? Hey… aku hanya menganggapnya seorang dongsaeng, tak lebih. Dan… apakah dia tak tau jika aku sudah mempunyai pacar??
“ oppa?? Apakah…” belum sempat ia meneruskan kata katanya aku mendesah pelan saat melihat HyunA berjalan pelan dari samping pintu ini,dan menatapku tajam. Kenapa HyunA ada disini? Apa ia mendengar ucapan nya tadi? Aish…
“ mianhae…” ucapku dingin. Aku berdiri dan berlari mengejar HyunA yang sudah semakin menjauh.

Sorry, Love doesn’t wait
=============
Hwang mi hyun POV
“ huh! Harus berapa jam lagi aku menunggunya?? Dasar ikan!!” keluhku. Aku menghentakkan kaki ku pelan ke lantai. Hingga suara hentakanku menggema dikoridor yang sepinya. Aku melirik jam tanganku. Sudah jam 03.00 PM. Jika ia tak datang juga, aku akan segera pergi dan tak akan menyapa nya lagi!
“ hyunie-ah!!!” panggil seseorang diujung koridor. Aku menatapnya kesal dan melengah.
“ ya! Hyunnie-ah… jangan marah. Tadi aku harus menjeput teman lama ku secara mendadak di bandara. Jangan marah ya? Ya??” ucapnya panjang lebar. Aku mendengus.
“ ya…ya…tapi setidaknya kau kabari aku dulu oppa. Supaya aku tak sia sia menunggumu di kampus ini selama 2 jam.” Sungutku setengah kesal.
“ ne chagi~ aku janji! Jangan marah lagi ya?? Ok?Ok?” pintanya sambil menatapku dengan wajah innocent. Aku mengelak saat melihat tingkahnya, dan menahan tawaku.
“ hufh…” aku mendesah, untuk menghilangkan sedikit suara tawa yang aku tahan.
“ ya… chagiya~ jangan seperti itu pada pria setampanku… ya?” godanya.
“ hahaha… siapa yang bilang bahwa kamu tampan oppa?” gelak ku.
“ kau… kau yang bilang aku tampan. Ingatkah saat kau ulang tahun kau mengucapkan ‘ kado terindahku sudah ada, yaitu kamu Lee donghae, ikan terbaik dan tertampan yang pernah kumiliki’ benar tidak?” ucapnya sambil meniru ucapan yang memang pernah aku ucapkan. Aku memukul bahunya pelan.
“ kau menyebalkan oppa!!!” rungutku.
“ hehe… mianhae chagi~ayo kita pergi! Aku akan menuruti kemana kau pergi. Let’s go!!” ajaknya sambil menarik tanganku. Aku mengikutinya, dan mensejajarkan jalanku dengannya.

=================
“ oya, temanmu datang dari mana oppa?” tanyaku sambil menatap luar jendela dan kemudian menatapnya. Ia melihatku,dan mengkerutkan keningnya tanda sedang berpikir.
“ oh iya… dari Italy. Ya, Italy!! Dia teman semasa SMA ku dulu. Dia pria korea, hanya saja ia melanjutkan pendidikannya di Italy dulu. Dan sekarang sudah selesai dan kembali ke korea” jelas Donghae oppa panjang lebar.
“ ho…” responku singkat.
“ oya… bagaimana jika besok aku mengenalkanmu dengannya?? Ottokhe? Dia adalah pria yang baik…” ajak Donghae oppa. Aku mengerucutka bibirku, berpikir. Lalu mengangkat bahuku.
“ terserah…” ucapku. Donghae oppa langsung tersenyum.
“ jika kau bertemu dengannya, jangan sampai kau menyukainya, dan berpaling dariku! Kau milikku seorang!” kecam donghae oppa. Tangan hangatnya menyentuh pelan tanganku, lalu ia menggenggamnya.
“ ya! Fokuslah menyetir oppa!” tegurku dan melepas genggaman. Pipiku sedikit panas, dan aku yakin mulai memerah.
Aish… dia selalu bisa membuatku deg degan…

=====================
09.00 PM
Cho KyuHyun POV
Akhirnya aku kembali ke kampung halamanku… sudah 4 tahun aku meninggalkan kota Seoul. Aku rindu… termasuk rindu padanya. Apakah ia masih mengingatku? Apakah ia masih menganggapku seperti yang dulu? Masih mempunyai perasaan yang sama seperti dulu? Ya tuhan… aku sangat berharap akan itu.
Tiba tiba seseorang mengetuk pintu kamarku.
“ nugu?” tanyaku
“ nae…” jawab seseorang, suara yang aku kenal.
“ masuklah hae” suruhku. Pintu terbuka, dan wajah sumringah menyembul dari balik pintu. Aku tertawa pelan. Dia tak berubah juga, masih seperti anak kecil. Dasar!
“ ya! Bagaimana? Apakah kau sudah berkeliling?” tanyanya. Aku mengangguk dan duduk di di atas tempat tidurku. Ia mengikutiku.
“ hanya sebentar… sudah banyak yang berubah. Kecuali kau!” ujarku sambil terkekeh. Ia menggaruk kepalanya yang tak gatal.
“ ya! Setidaknya aku sudah dewasa, dan bisa mengalahkanmu!” ujarnya sambil merebahkan tubuhnya.
“ maksudmu??” tanyaku tak mengerti.
“ kau pasti belum punya kekasih?” tebaknya. Aku menggeleng dan tertawa pelan. Ya, sejak putus dengan HyunA, aku tak mempunyai hubungan dengan wanita lain. Dan aku berpikir, apakah menolak wanita itu adalah salah? Dan ternyata aku memilih jalan yang salah. Menjauhinya sejak kejadian itu. Dan membohongi perasaanku sendiri. Hingga akhirnya aku sadar, aku memang menyukainya. Betapa bodohnya aku…
“ nah… itu menandakan aku lebih hebat darimu!” canda Donghae. Aku menoyor kepalanya pelan.
“ ya! Jangan toyor kepalaku! Ketampananku bisa rusak olehmu…” sungutnya. Aku tertawa terbahak bahak.
“ tampan?” tanyaku sambil menahan tawa.
“ ne… pacarku sendiri mengakuinya…” belanya. Aku menggeleng geleng.
“ jadi kau sudah mempunyai pacar?” tanyaku sambil ikut ikutan merebahkan tubuh disamping donghae. Ia menggangguk.
“ iya! Sangat baik, cantik, walaupun kadang kadang bersikap dingin.” Ucapnya
“ sangat berbeda denganmu!” komentarku. Donghae mengangguk.
“ iya…” ujarnya.
“ oya, siapa namanya?” tanyaku.
“ Mi Hyun, Hwang Mi Hyun…” ucapnya. Seketika darah ku berdesir mendengar nama itu sontak aku bangun dan duduk menatap donghae yang keheranan.
“ Hwang Mi Hyun??” tanyaku tak percaya.
“ ne…wae? Kau kenal?” tanyanya. Aku menggeleng pelan. Tuhan… kumohon itu bukan dia… kumohon…

=====================
At A&Y café 01.00 PM
Donghae mengajakku untuk bertemu dengan pacarnya. Semoga itu bukan dia… aku gelisah. Sangat gelisah. Aku berharap perempuan yang bernama Hwang Mi Hyun itu bukan dia. Seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh.
“ donghae??” ucapku. Ia tersenyum.
“ ne… oya, Mi Hyun bilang dia ke supermarket sebelah. Makanya ia tak bersamaku” ucap donghae. Sepertinya ia tau aku bertanya Tanya tentang itu.
“ nah… itu ia!” tunjuk donghae. Aku mengikuti arah tunjuk donghae pelan. Aku takut jika benar itu dia. Dan… tubuhku lemas saat melihat gadis yang berdiri didepan pintu sambil tersenyum pada donghae. Dan ia menatapku terkejut. Raut wajahnya sama sepertiku. Ia menundukan kepalanya.
“ maaf sedikit terlambat.” Ucapnya sambil duduk disamping donghae. Ia masih menunduk.
“ chagi~ ini teman ku yang kubilang kemarin, cho Kyuhyun. Kyuhyun, ini kekasihku, Hwang Min Hyun” ucap donghae. Aku mengulurkan tanganku sambil memaksakan senyum. Ia membalas jabatan tanganku dan menatapku sekilas.

Hwang Mi Hyun POV
“ oya oppa, nama temanmu siapa? Kemarin aku lupa menanyanya.” Ujarku pada donghae oppa yang masih focus menyetir.
“ cho kyuhyun…” jawabnya sambil tersenyum
‘DEG’ nama itu?? Apakah yang dimaksud itu adalah dia?? Benarkah? Perasaanku tidak tenang. Berharap jika cho kyuhyun itu bukan dia. Ak menjadi tidak siap untuk bertemu dengannya. Aku mencari alasan supaya bisa menghilangkan rasa cemas ku sebelum bertemu kyuhyun itu. Aku masih belum siap jika itu dia…
Akhirnya sampai di café tempat pertemuan ini. Ottokhe?
“ hm… oppa, kau duluan saja. Aku ingin ke supermarket sebelah ini sebentar” alasanku spontan. Dan sepertinya ia percaya. Ia menggangguk angguk.
“ oK! Aku tunggu di café…” ujarnya dan menginggalkanku.

———–
“ hufh…” desahku panjang. Aku membuka kenop pintu café ini.
“nah… itu ia!” tunjuk donghae oppa. Aku terkejut. Ternyata memang dia… bagaimana ini?? Aku sangat gugup untuk bertemu dengannya lagi. Perasaanku menjadi campur aduk. Dan… entah kenapa saat melihat wajahnya perasaan kesal dan sedih aku rasakan.
“ maaf sedikit terlambat.” Ucapku pelan, dan duduk disamping donghae oppa.
“ chagi~ ini teman ku yang kubilang kemarin, cho Kyuhyun. Kyuhyun, ini kekasihku, Hwang Min Hyun” ucap donghae oppa. Ia mengulurkan tangan, dan aku membalasnya sambil memaksakan tersenyum.

**********************
At miracle park, 30 december . 07.00 PM
“ hufh…”
Aku mengusap ngusapkan kedua telapak tanganku. Di taman ini masih tersisa gemerlap nya lampu natal dan meriahnya tahun baru yang akan datang. Dan udara dingin kembali menusuk tulangku. Aku semakin merapatkan sweaterku dan hoodie ku. Hari ini aku sangat ingin sendiri.
“ bolehkah aku duduk disini??” Tanya seseorang. Suara itu?? Aku menoleh cepat. Ia tersenyum padaku. Aku hanya diam.
“ kau masih marah padaku???” tanyanya. Aku menggeleng
“ lalu??” ujarnya sambil menatapku.
“ entahlah…” jawabku dingin. Ia tertawa pelan.
“ mianhae… waktu itu aku kasar padamu” ucapnya

Cho Kyuhyun POV
“ mianhae… waktu itu aku kasar padamu” ujarku.

Flashback
“ oppa… aku menyukaimu… hm… apakah…” ucapnya gugup. Aku menatapnya tajam. Aku sangat kaget dengan pengakuannya. Dia menyukaiku?? Hey… aku hanya menganggapnya seorang dongsaeng, tak lebih. Dan… apakah dia tak tau jika aku sudah mempunyai pacar??
“ oppa?? Apakah…” belum sempat ia meneruskan kata katanya aku mendesah pelan saat melihat HyunA berjalan pelan dari samping pintu ini,dan menatapku tajam. Kenapa HyunA ada disini? Apa ia mendengar ucapan nya tadi? Aish…
“ mianhae…” ucapku dingin. Aku berdiri dan berlari mengejar HyunA yang sudah semakin menjauh.
End flashback

“ jangan ungkit lagi masalah itu…” ujarnya sambil berdiri. Ia beranjak. Aku segera memegang tangannya erat.
“ maaf jika waktu itu aku masih membohongi perasaanku. Menganggap orang yang tak aku sukai itu adalah pilihan yang tepat. Maafkan aku…” sesalku.
“ haha… dengan menyakiti hatiku?” ucapnya sambil menatapku tajam.
“ aku memikirkannya lagi. Dan… saat aku masih di Italy aku berharap jika kau masih mempunyai perasaan yang sama denganku.” Ucapku pelan.
“ maaf… sepertinya donghae sudah menggantikan posisimu oppa. Kau tau?saat kau ke Italy, aku masih menunggumu. Tapi… donghae mengubah semuanya. Dia membuatku mengerti akan artinya cinta. Dan kau tau? ‘Cinta itu tidak menunggu’” ujarnya sambil melepas tangannya yang aku genggam. Aku tertunduk pelan. Menatap tubuhnya yang makin lama menjauh dan menghilang.
Memang… sepertinya aku lah yang bodoh dalam masalah ini. Mianhae…

^END^

OK! Selesai… maaf gak memuaskan. Otak author sudah blank selama 2 bulan ini. Hehe… ayo coment!!^^