Arsip Kategori: Uncategorized

OPEN RECRUITMENT FOR AUTHORS AND ARTWORKERS!

Halo, setelah lama menghilang akhirnya saya datang kembali.  Saya selaku pemilik dan admin disini sedang membutuhkan admin/ authors dan arkworkers untuk blog ini. Seperti yang kalian ketahui, blog ini udah mati suri (?) sejak tahun lalu. Maka dari itu, saya sedang mencoba membangkitkan kembali blog ini dengan mencari admin/authors baru dan juga artworkers. Bagi yang berminat kalian bisa mendaftarkan diri kalian ke kami.

• Admin/Author Tetap:

Dibutuhkan empat orang author tetap dengan persyaratan;

  1. Mempunyai akun wordpress dan mengerti tentang cara pemakaiannya.
  2. Aktif. Aktif disini tidak bermaksud untuk kalian selalu aktif mempost fanfict kalian dalam waktu berdekatan. Cukup satu fanfict dalam seminggu juga gapapa kok. Yang penting aktif dalam blog ini dulu, karena kalian harus mempost beberapa fanfict dari author freelance yang dikirimkan di email.
  3. Tidak memposting fanfict plagiat di blog ini.
  4. Menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. Contohnya tidak menulis fanfict dengan tulisan; sEpERt! !n! / 53P312T1 1N1 / dsb.
  5. Ramah dan dapat menerima masukan dari readers. Seorang admin atau authors harus bersikap ramah kepada para readers kan?
  6. Tidak dalam masa HIATUS.

 

• Artworkers/Editor:

Dibutuhkan, dua orang artworkers atau editor untuk blog ini dengan persyaratan:

  1. Mempunyai akun wordpress dan mengerti cara pemakaiannya.
  2. Aktif.
  3. Dapat menguasai Photoshop.
  4. Tidak dalam masa HIATUS.

 

Dapat memenuhi persyaratan diatas? Silakan isi form berikut;

  • Nama Lengkap :
  • Nama Panggilan :
  • Nama Korea :
  • Alamat email yang digunakan di wordpress :
  • Tanggal Lahir :
  • Nomor Handphone:
  • Attach salah satu fanfict buatan kamu (untuk yang ingin mendaftar sebagai author) / Attach dua poster fanfict buatan kamu (untuk yang ingin mendaftar sebagai artworker)

Kirim form diatas ke email; supershineefanfiction[at]gmail.com. Harap konfirmasi via comment setelah kalian mengirim email tersebut.

 

 

xoxo

Ups Salah sambung!!

Title: Ups Salah sambung!!

Author: Icha Fasya Hapsari a.k.a Chaic (twitter @ichayam)

Main cast: Taemin, Onew, Leeteuk, Eunhyuk

Genre: I don’t know, humor maybe??

Rating: G

Lenght: Oneshoot

Nb: aku iseng bikin ini ff haha. Ini terinspirasi pas nonton ups salah sambung hehehe. Jadi di bikin deh dan hasilnya, tadaaaaaaa ff selama 30 menit jadi dengan hancurnya (?)

AUTHOR POV

Ini adalah sebuah acara yang di tayangkan di salah satu stasiun televisi SMTV. Acara ini adalah sebuah acara yang dibuat untuk mengerjai para artis-artis Korea. Pada minggu ini, yang akan menjadi targetnya adalah Taemin, maknae dari Boyband SHINee. Mau tau bagaimana aksi tim Ups salah sambung> kita ikuti sekarang.

AUTHOR POV END

Leeteuk & Eunhyuk:  annyeonghasseyo, selamat datang di acara Ups salah sambung!

Leeteuk: pada episode kali ini, kita akan memangsa (?) seseorang. Maknae boyband yang sedang naik daun seperti kita, Super Junior *promosi dikit* yaitu Taemin SHINee.

Eunhyuk: permintaan untuk mengerjai maknae Taemin ini adalah ide dari sang Leader, Onew dubu. Ya kedengerannya kejam ya. Seorang leader yang uda di anggap sebagai kakak, dengan teganya mengerjai adiknya haha, tak apalah kalo begitu *ngomong apasii nyuk*

Leeteuk: oke, sekarang kita uda bersama sang propokator, Onew SHINee

Onew: annyeong *bow*

Leeteuk: apa alasan Onew-ssi untuk ngerjain sang maknae ini?

Onew: alasannya sih Cuma satu Hyung, Cuma mau liat dia nangis aja *kejam*

Eunhyuk: lo Hyung yang kejam ya Nyu ternyata Lanjutkan membaca Ups Salah sambung!!

DREAM???

Summery : “tak ada sesuatu yang tak mungkin di dunia ini. Usaha dengan gigih adalah kunci dari segala permasalahan dalam harapan hidup”

 

= DREAM??? =

Seoul, 03.00 AM

“ eng…” laki-laki itu mengerang. Perlahan mulai mengerjapkan matanya. Setelah semua pandangannya telah mulai jelas, ia duduk bersila di atas kasur empuknya. Ia masih diam.

“ apa maksud dari mimpi tadi? he?” gumamnya tiba-tiba. Di tengah gelapnya ruangan ini, ia mengedarkan pandangannya, mencari sesuatu.

Ia menatap benda yang ia cari tersebut, iPhone. Menatap LCD dengan raut wajah menimbang-nimbang sesuatu.

“ lebih baik dicoba…” ucapnya mantap, walaupun ada rasa sedikit keraguan. Dengan lihai jemari tangannya menyentuh layar datar tersebut.

“ hoem… hallo?” ujar seseorang diseberang sana. Dari suaranya bisa ditebak yaitu wanita.

“ hem… Mi Hyun, ini aku, Kyu Hyun.” Ujar laki-laki itu hati-hati. Tiba-tiba ia menjauhkan jarak iPhone tersebut dari telinganya.

“ Ya!!! Cho Kyu Hyun! Kau kira jam berapa ini? He?” geram wanita yang ternyata bernama Mi Hyun itu.

“ maaf… ini sangat penting. Aku ingin menanyakan sesuatu padamu. Um… apa kau punya kembaran?” tanyanya.

“ eh? Kembaran? Tidak. Kenapa?” tanyanya balik.

“ aish… kalau begitu, nanti siang kamu bisa ke dorm kan? Aku akan menunggumu disana. Ok?” pinta Kyu Hyun. Tak ada jawaban dari Mi Hyun.

“ ya! Kau tidur? He?” ujar Kyu Hyun sedikit kesal.

“ eh… ok! Aku akan kesana nanti siang.” Jawab Mi Hyun.

_dream???_

“ he? Jadi kamu bermimpi bertemu dengan seorang perempuan yang mirip denganku?” Mi Hyun terbelalak. Kyu Hyun mengangguk.

“ yep! Dan yang aneh, dia mengucapkan sesuatu yang tak ku mengerti.” Rungut Kyu Hyun.

“ dia mengucapkan apa Kyu?” Lee Teuk, leader dari Super Junior -boyband dari Korea Selatan- buka suara. Ia melipat tangannya didada, memperbaiki posisi duduknya di sofa.

“ entahlah… dia menggunakan bahasa asing.” Geleng Kyu Hyun.

“ hem… kau masih ingat ucapannya? Setidaknya satu kalimat.” Sung Min rupanya penasaran. Kyu Hyun berpikir sejenak.

“ hm… ‘ oppa~ aku, salah satu ELF di Indonesia sangat mengharapkan kedatanganmu… kumohon…’ itulah hyung…” terang Kyu Hyun dengan payah *karena menggunakan bahasa asing, bukan hangeul*, setelah berpikir keras mengingat ucapan gadis yang ada di mimpinya tersebut.

“ ELF? Dia ELF?” ujar Donghae antusias.

“ entahlah. Aku tak mengerti ucapannya.” Keluh Kyu Hyun. Mi Hyun mengerutkan keningnya. Ia tampak berpikir, atau lebih tepatnya mengingat-ngingat.

“ aku tak yakin benar atau tidak. Tapi… sepertinya gadis itu memang ELF. Dan salah satu ELF di Indonesia. Dia mengharapkan Super Junior mengunjungi Indonesia.” Jelas Mi Hyun tak yakin.

“ ELF Indonesia?? Bukannya kita akan mengadakan concert disana pertengahan tahun ini?” Heechul yang entah dari mana, ikut berbaur diantara member-member yang lain. Ia duduk disamping LeeTeuk. Memain-mainkan rambut pendeknya yang mulai memanjang.

“ iya. Lalu apa yang anehnya Kyu?” EunHyuk menatap Kyu Hyun heran.

“ dia sangat mirip Mi Hyun… Sungguh…” Kyu Hyun menatap Mi Hyun.

“ dan… saat mengatakan itu ia pucat, dan menangis.” Kyu Hyun terdiam.

dream???-

Indonesia, 17 April 2011. 10.00 AM

“ Angel… kamu sudah mendengar kabar tentang concert yang digelar itu kan?” gadis jangkung berkulit putih itu menyentuh bahu gadis yang bernama Angel itu. Ia menoleh dan tersenyum kecil.

“ ya… aku sudah mendengarnya.” Ia tersenyum.

“ apa kamu akan menontonnya?” gadis jangkung itu kembali bertanya. Ia hanya mendapat gelengan pelan atas pertanyaannya.

“ tidak… sangat disayangkan.” Seulas senyuman getir terlihat jelas dari wajah gadis tersebut.

“ kenapa? Bukankah kau sudah menabung mati-matian demi mereka?”

“ semuanya telah digunakan untuk sesuatu yang tak akan mungkin. Orang tua ku sepertinya terlalu mengharapkan sesuatu keajaiban yang mustahil terjadi padaku. Haha…” tawanya ringan.

“ kau sendiri nonton atau tidak kak, Elsa?” giliran dia bertanya.

“ heh… tidak. Fuah…” gadis jangkung yang bernama Elsa atau Raelsa itu mendengus setengah kesal.

“ terlalu mustahil untukku untuk menghadirinya.” Elsa berujar sambil menyandarkan bahunya pada bangku taman. Angela tertawa kecil melihat Elsa memanyunkan bibirnya kesal.

“ oh ya? Hem… kemarin lusa aku mengikuti quis yang berhadiah tiket konser mereka, SUPER JUNIOR” Angela mengubah posisi sandarannya, mendekati Elsa. Elsa membelalakan matanya.

“ ya… aku tak berbohong.”

dream???-

30 April 2011, 11.00 PM, Taipei

“ ya! Cho Kyu Hyun? kau kenapa? Tak biasanya kau menatap iPhone mu seserius itu.” Seseorang memukul bahu Kyu Hyun pelan, hingga ia tersadar dari lamunannya.

“ tidak ada apa-apa. Hanya saja…” Ia tak melanjutkan kata-katanya.

“ hanya apa?” tanya EunHyuk. Ia menurunkan tangannya usilnya dari bahu Kyu Hyun yang barusan ia pukul.

“ liat ini.” Kyu Hyun menunjukan layar iPhone-nya. EunHyuk mengerutkan dahinya, tak paham maksud Kyu Hyun. EunHyuk memperhatikannya dengan seksama.

“ hanya deretan ucapan selamat malam dari ELF padamu. Memang ada yang salah pada mention twitter-mu?” ucap EunHyuk. Ia mengusap dagunya, seperti sedang berfikir. Kyuhyun menghela nafas.

“ Liat avatar dari ELF ini!” Kyuhyun menekankan suaranya, sedikit kesal. Ia menunjukkan salah satu baris mention dari salah seorang ELF padanya. Eunhyuk membelalakan matanya.

“ he? Mirip dengan Mi Hyun!!” pekiknya.

“ ya… dialah yang aku maksud. Gadis misterius yang sudah tiga kali masuk kedalam tidurku, mimpi yang tetap sama. Mungkin memang adalah dia. Dia mengucapkan bahwa ia memimpikan aku lusa malam, itulah yang ia ucapkan padaku melalui twitternya. Aku tak berani memberi komentar” Ucap Kyuhyun. Ia terdiam sejenak.

“ Dan… entahlah… aku merasa ini sangat aneh. Dimimpi kedua ia terlihat lebih pucat. Dimimpi ketiga ia bahkan terlihat sangat pucat. Apa ia sedang sakit? Sangat parah?” Kyuhyun melanjutkan kalimatnya. Eunhyuk menatap Kyuhyun.

“ memang… mimpimu sangat aneh.” Ucapnya. Ia kembali menatap LCD iPhone Kyuhyun. Menatap wajah gadis yang mirip dengan Mi Hyun tersebut.

“ dan… dia juga mirip pacarmu, Mi Hyun.” ucap seseorang yang tiba-tiba sudah ada dibelakang mereka berdua, Sungmin.

“ ya! Kau mengagetkanku Sungmin hyung!” Kyuhyun mengusap dada-nya. Kaget dengan kehadiran Sungmin yang tiba-tiba. Sedangkan Sungmin hanya tertawa dengan wajah tanpa dosa, menggaruk kepalanya yang tak gatal.

-dream???-

Indonesia, 21 Mei 2011.

“ ya… mungkin hanya ini yang bisa aku beri untuknya.” Ujar seorang gadis. Wajahnya sedikit pucat. Ia menatap secarik kertas putih.

“ Sebuah tiket yang akan mengantarkanmu pada kebahagiaan yang selama ini kau harapkan.” Gumamnya sambil tersenyum, tulus.

“ karena aku yakin, aku sudah tidak lama lagi. Heh…” Ia menatap salah satu poster besar di diding kamarnya yang bercat baby pink.

“ Cho Kyu Hyun… aku tak bisa melihatmu secara nyata. Tapi… aku akan memperhatikan setiap gerak-gerikmu, nanti disurga sana.” Senyumnya semakin lebar.

……………………….

“ kak, aku punya kejutan untukmu.” Angela tersenyum lebar. Elsa yang baru saja memasuki kamar Angela mengerutkan keningnya.

“ apa?” tanyanya. Ia duduk di tepi ranjang. Menatap Angela yang berjalan dengan langkah sedikit terseok kemeja belajarnya. Matanya terasa panas saat melihat itu. Ia memalingkan wajahnya saat Angela melihat padanya. Menahan bulir air mata yang hendak akan keluar dari pelupuk matanya.

“ aku harus tegar. Ya, bukannya Angel selalu mengatakan itu?” batinnya.

“ aku mendapatkan tiket itu. Yah, aku mendapatkan tiket konser SUPER JUNIOR!” ucapnya girang.

“ apa? Benarkah?” Elsa menatap Angela  tak percaya. Angela menjawabnya dengan anggukan pelan.

chukae~” Elsa memeluk Angela erat.

“ bukan kepadaku seharusnya kau mengucapkan selamat itu. Tapi padamu” Angela melepaskan pelukan singkat mereka. Elsa tampak bingung.

“ tiket ini untukmu. Bukan untuk aku” tangan kurus Angela menyodorkan tiket tersebut.

“ apa??? Kau bercanda??” dua kejutan sekaligus Elsa dapatkan.

“ yep. Oh iya, nanti malam aku akan kemo teraphy. Atau mungkin tidak sama sekali. Karena, sepertinya penyakitkan semakin menjadi, akan dibawa kerumah sakit, mungkin?” Ucap Angela enteng. Elsa menelan ludah. Kalau saja tidak ada Angela disini, mungkin ia sudah akan terduduk lemas dan menangis dengan kerasnya.

-dream???-

Songshan internasional Air Port, Taipei 03 Juni 2011, 11.00 PM

“ yah hyung, aku paham. Sekarang kau sudah berada di bandara Incheon, bukan?” Siwon tampak sedang berbincang dengan seseorang di ponselnya.

“ Siwon hyung sedang berbicara dengan siapa?” Ryeowook bertanya pada Donghae yang sedang duduk dikursi tunggu disampingnya, ia mengenakan headphone biru mudanya, setengah terkantuk-kantuk. Raut wajahnya tampak sangat lelah. 3 bulan full ia bekerja tak berhenti-henti. Mengikuti sebagian kegiatan on air maupun off air Super Junior M –sub grup Super Junior di China atau Taiwan- dan ditambah syuting drama Taiwan ia bersama Siwon. Wajar jika ia kekurangan waktu untuk beristirahat. Ryeowook berdecak kasian saat melihat Donghae.

“ eh… apa? Siwon? Ia sedang berbicara dengan LeeTeuk hyung. Pesawat mereka terlebih dahulu lepas ladas, sedangkan kita terakhir. Agar saat di bandara Indonesia kita tidak terpisah-pisah.” Terang Donghae, padahal Ryeowook sama sekali tak menanyakan tersebut. Lantas Ryeowook terkikik pelan.

hyung. Sepertinya kau memang butuh banyak tidur” ucap Ryeowook sambil menepuk bahu Donghae pelan. donghae mengerjapkan matanya, heran.

“ apa ada yang salah denganku?” batinnya.

Kyuhyun sibuk dengan iPhone-nya.

“ oppa, hati-hati disana. Semoga kau menemukan gadis itu. Karena sepertinya kau terlalu sibuk memikirkan gadis itu beberapa bulan kebelakangan ini (-.-) semangat!!! Jangan mengecewakan fans mu di Indonesia!!” pesan singkat dari Mi Hyun. KyuHyun tersenyum pelan.

“ ya, aku tidak akan mengecewakan mereka.” Gumamnya.

-dream???-

Indonesia, 04 Juni 2011

Raelsa menghembuskan nafasnya berat. Menatap panggung dihadapannya dengan pandangan tak berminat. Padahal sebentar lagi adalah perform orang-orang yang sudah lama ia tunggu, SUPER JUNIOR. Wajahnya tampak murung. Sudah satu minggu lebih ia kehilangan kabar tentang Angel. Sejak Angel memberinya tiket konser ini, ia sudah tidak pernah bertemu. Ia selalu mencoba menghubungi Angel, tapi nihil. Nomor handphone-nya sama sekali tak pernah aktif. Rumahnya pun selalu tertutup.

“ apa kau baik-baik saja disana?” batinnya. Sesuatu yang basah mengalir pelan dipipinya. Akhirnya ia menangis.

“ seharusnya yang duduk disini adalah kamu, Angel.” Ucapnya bergetar. Disekelilingnya orang-orang tampak hiruk pikuk, jadi tak terlalu memperhatikan Raelsa. Tiba-tiba ponselnya bergetar. Tepat disaat nama Super Junior dipanggil oleh host.

Sebuah pesan dari Angela. Entah harus senang atau bagaimana, perasaannya sangat tidak enak, tak karuan. Dengan segera ia membuka pesan tersebut.

“ bagaimana dengan konsernya? Menyenangkan? Selamat bergembira kak^^ hem… aku hanya ingin mengucapkan sesuatu padamu. Kau mau berjanji? Akan selalu menjadi ELF?? Tak pernah meninggalkan SUPER JUNIOR?? Kau tau? Mereka sangat mencintai semua ELF. Jadi, aku mohon, tetaplah menjadi bintang bagi mereka, menjadi ELF yang selalu ada disamping mereka. Mereka sudah mengorbankan semuanya demi kita, ELF. Ingat? Apa yang menyebabkan kondisi meraka selalu drop? Karena kita, untuk menghibur kita agar tak mengecewakan kita. Cinta ELFs dan SUPER JUNIOR complicated, bukan? Tetaplah menjadi ELF, walaupun jika aku tak ada lagi. Salam manis, KYUngel^^”

Elsa tertegun. Tepat setelah itu, ia mendapat pesan singkat sekali lagi. Lantunan musik Bonamana-Super Junior menggema.

Sekilas ia melihat kearah panggung. Formasi itu tetap tak berubah. Tetap 10 orang pria-pria mempesona yang mengalihkan semua perhatiannya selama ini. Ia mencoba mencari sosok yang ia gilai. Sudut bibir Elsa sedikit tertarik, membentuk senyuman manis. Air matanya semakin deras mengalir. Air mata bahagia dan sakit.

Ia kembali menatap LCD handphone-nya. Sebuah pesan dari orang tua Angel? He? Ia membuka pesan itu dengan perasaan was-was.

Entah apa yang harus ia lakukan saat membaca baris kalimat dari pesan singkat itu. Yang sukses membuatnya seperi kehilangan setengah nyawanya saat itu.

“ Angel…” desisnya pelan. ia ambruk. Setelah itu ia tak mengingat dan merasakan apa-apa lagi. Yang terakhir ia dengar yaitu pekikan orang-orang disekitarnya yang makin lama semakin dekat dengan dia.

DREAM???

Seorang laki-laki muda menatap layar datar laptopnya. Memegang hidungnya yang mulai memerah. Matanya sedikit berkaca-kaca.

“ hanya sampai ini?” ucapnya pelan. gadis muda yag sejak tadi duduk disamping nya menggeleng pelan.

“ belum. Kau memaksaku untuk memperlihatkannya sih oppa” dengusnya dengan nada kesal. Laki-laki itu mengusap matanya yang mulai berair.

“ ya! Kau menangis tuan Kyu Hyun? haha… aku tak menyangka kau mudah tersentuh.” Ejek gadis itu.

“ ya! Aku tak menangis! Mataku tak tahan terlalu lama menatap layar laptop atau komputer!” elak KyuHyun. Mi Hyun mencibir. Gadis itu tertawa kecil.

“ bohong. Untuk bermain starcraft ia sanggup menatap layar laptop dalam jagka waktu lama.” Gumamnya didalam hati.

“ lalu… Angel itu meninggal? Ayo! Ceritakan lebih detail” pinta Kyuhyun antusias. Mi Hyun tersenyum manis.

-dream???-

Elsa membuka matanya pelan. cahaya terang memaksa menerobos masuk kedalam pupil matanya. Ia segera bangun. Menatap kesekelilingnya. Ia tersenyum. Ia terduduk lemas di atas kasurnya yang empuk. Pagi yang cerah. Setelah kemarin malam seharian hujan deras mengguyur. Tepat dihari pemakaman Angel.

“ Angel. Apakah kau melihat aku disini? Aku yakin, kau bisa memperhatikan Kyuhyun dengan mudahnya diatas sana. Thanks dear, yeah nothing impossible. You always learn me about this word. Kau tau? Aku bisa melihat wajah Hyukkie secara langsung waktu aku pingsan dan digotong ke backstage mereka? Memang mustahil. Tapi ternyata tidak.” Elsa mengambil nafas pelan.

“ dan… saat mereka menanyakan semuanya. Lalu aku menjelaskan semuanya. hingga tentang penyakit leukimia mu, yang membuatku kehilangan sahabat sekaligus adik bagiku. kau tau? Raut wajah Kyuhyun berubah sedih. Ia mengucapkan terima kasih telah menjadi fans setianya selama ini kepadamu. Yah… walaupun terlambat. Ia juga ingin mengucapkan sesuatu kepadaku. Tapi tak jadi. Aneh. Sepertinya les bahasa Korea aku denganmu selama ini tidak sia-sia. Aku masih belum bisa percaya hingga sekarang. Seperti mimpi. Heh… terima kasih, malaikatku, Angel” Elsa menghela nafas pelan. lalu ia menatap sesuatu yang ada di samping bantalnya. kartu sebesar postcard yang ditempel dengan foto Kyuhyun dan Angel. Elsa mempersiapkan itu saat akan pergi kesana. Sebuah coretan tanda tangan dengan tinta berwarna sapphire blue tampak jelas disana, tanda tangan Kyuhyun.

“ always be my Angel, Angela”

DREAM???

Kyuhyun terdiam. Mi Hyun tersenyum pelan.

“ kau tau oppa? Tak semua ELF yang bisa melihatmu secara langsung. Mereka selalu mengorbankan segalanya. Dan oleh sebab itu, bersikap manis lah kepada fansmu!” Mi Hyun menatap kyuhyun.

“ ya, aku berjanji. Akan lebih bersikap manis lagi dengan fans-fansku.” Ucap Kyuhyun.

“ oh iya, aku sangat terharu dengan pesan Angel kepada Elsa. Untuk selalu menjadi ELF. Aku merasa sangat tersentuh. Ya~ Mi Hyun-ah. Kau memang penulis Fanfiction yang bisa diandalkan.” Puji Kyuhyun. Mi hyun tersenyum senang.

“ ya! Apa yang kalian lakukan disini? Kyuhyun, bukannya kau memeliki schedule sore ini? Dan, Mi Hyun. ibumu sudah menghubungiku sedari tadi. dia memintamu untuk pulang, kau ada les piano sore ini.” Leeteuk yang tiba-tiba berada disamping Kyuhyun.

“ ya! Aku lupa!” ucap Mi Hyun dan Kyuhyun bersamaan. Leeteuk menggelangkan kepala.

“ kalian tak pernah berubah. Selalu lupa. Kalian tau, kalau…” Leeteuk tak melanjutkan  ucapannya. Ia melongo, saat melihat kedua makhluk yang dinasehatinya tadi sudah tak ada.

“ ya, aku akan berusaha menjadi penulis Fanfiction yang handal. Hwang Mi Hyun, semangat!!” Mi Hyun mengepalkan tangannya, semangat. Ia segera memasuki lift.

“ ya, aku akan berusaha menjadi malaikat dalam hidup kalian, orang-orang yang aku sayangi, termasuk ELF. Aku berjanji” Kyuhyun menatap pantulan wajahnya dikaca kamarnya, sambil menunjukan devil smirknya.

“ ya! Hyung! Kau berbicara dengan siapa? He?” Eunhyuk menatap Leeteuk dengan heran. Leeteuk memejamkan matanya. Menghela nafas.

“ YA!!! CHO KYU HYUN! HWANG MI HYUN! bocah tengik yang menyebalkan!!!”

THE END

hehe… sebenernya FF ini untuk lombe, cuma… author gak yakin memuaskan. makanya gak jadi dikirim =.=

coment please ^^

Penutupan Lomba FF

Annyonghaseo ^^ Sherly imnida 😀

 

Wah, sudah Lama ya kita tak jumpa *hug* Oke sebelumnya aku dan berserta adminLain minta maaf karena dah Lama nich tidak nongol-nongol. hehe~ Mianhae *membungkuk*

 

Aku cuma mau ngasih tau aja kalo Lomba project buat ff sudah ditutup. dan sekarang kami akan melakukan pengecekkan melalui apa yang sudah ditentukan sebelumnya. Kami ucapkan terimakasih baut para author maupun reader yang sudah berpartisipasi dalam project ini *Membungkuk* Kami akan segerah melakukan pengumuman dblog ini. Kamsahamnida 🙂

 

Walapun project ini berakhir diharapkan buat para author yang ingin menaro ff diblog ini akan kami tetep terima kok  ^^. dan semoga banyak reader yang membaca ff dblog ini ya 😀 hehe~ Terimakasih atas perhatiannya 😀

Break Down


Author : Hikachovy

Tag    : Lee Hyuk Jae, Lee Donghae

Genre : Romantic, Sad

Type  : Twoshot

BREAK DOWN

Aku menatap nanar pasangan pengantin yang berada jauh didepanku. Mereka yang sedang berbahagia hari ini. Mereka yang pernah menjadi orang terpenting dalam hidupku. Hyeo Youngmi dan Lee Donghae. Tanpa kusadari, air mataku jatuh melihat senyum kebahagiaan di wajah mereka.

“hapus air matamu, jangan sampai mereka melihat kesedihan di wajah cantikmu.”

Aku mendongak, melihat wajah pria yang sedang menghapus air mataku dengan sapu tangannya. LEE HYUKJAE…!! aaah~ dia selalu datang di saat yang tepat. Aku tersenyum kepadanya.

“gomawoyo oppa~~”

FLASH BACK

Aku, Han Rae Eun. Merasa menjadi manusia yang paling beruntung di dunia. Aku hidup di lingkungan yang penuh dengan cinta. *brb muntah* memiliki keluarga yang saling menyayangi, teman-teman yang saling melengkapi, dan tentu saja tidak ketinggalan seorang kekasih yang sangat aku cintai dan mencintaiku. ^^

“jagiii~~ mianhe sudah membuatmu lama menunggu” seorang pria dengan penampilan yang berantakan datang menghampiriku. Wajahnya sudah banjir keringat. Kentara sekali kalau dia habis berlari untuk sampai ke tempat ini. Hahaha dasar pria pabo..!! untuk apa dia berlari di siang bolong seperti ini? Lanjutkan membaca Break Down

Hello Bihyul (Part 2 of 4)

TITLE : Hello Bihyul Part 2

AUTHOR : Yuyu

MAIN CAST :

Lee Jinki (SHINee)

Han Yoomin (Ocs)

SUPPORT CAST :

The rest of SHINee’s Member

Haeji (Ocs)

Jihye (Ocs)

GENRE : Romance

TYPE/LENGTH : 2/4

RATING : PG-13

 

 

“kenapa kau kabur? Kau tidak mau menemaniku, yeobo?” suara Onew berbisik sempurna ditelinga Yoomin menghembuskan udara hangat ke sekitar leher dan tengkuknya, andai saja Onew bisa melihat bagaimana perubahan warna wajah Yoomin yang nyaris semerah tomat. “apa sebaiknya kita mulai saja malam ini?” lanjut Onew masih setengah berbisik ditelinga Yoomin.

Yoomin melepaskan diri dari pelukan Onew sambil memegangi telinganya dengan kedua tangan, wajah merahnya masih saja belum berubah warna menjadi warna normal seharusnya.

“jangan berbisik ditelingaku!” Suara Yoomin yang terdengar hilang timbul tapi cukup tegas berhasil mengundang tawa Onew, cukup keras hingga Yoomin harus membekap mulutnya untuk meredam suara Onew.

“jangan tertawa sekuat itu. Bihyul bisa terbangun.” Onew menangguk pelan, masih mencoba menahan tawa.

 

ONEW POV

Semalam aku pulang sangat larut, lagi-lagi jadwal yang super padat itulah penyebabnya. Entah sampai kapan aku bisa bertahan dengan rutinitas yang melelahkan ini. Aku senang bisa bernyanyi dan menari untuk para Shawols, tapi kalau jadwal kami tidak sedikit dikurangi, kurasa aku akan segera tumbang.

Kubuka mataku perlahan, cahaya matahari masuk melalui celah-celah jendela, tapi tidak cukup terang karena terhalang gorden. Dengan malas, kugosok mataku yang masih terlalu berat untuk dibuka. Setelah menghimpun cukup banyak kesadaran dalam diriku, kubuka selimut yang membungkusku, menyibakkannya dan bersiap untuk mandi. Tapi ada sesuatu yang berat dilenganku, apa ini? Aku menoleh dan mendapati seseorang tertidur disampingku, dengan pulas dan menyandar dilenganku. Omo~! Apakah ini mimpi?

“yaaaaaa! Han Yoomin!!!!” teriakku sekeras mungkin, tidak mempedulikan lagi apakah orang itu akan bangun atau tidak. Suara derap langkah yang berasal dari luar kamarku semakin terdengar jelas, Yoomin berdiri didepan pintu kamarku, sebuah spatula masih berada digenggaman tangannya terangkat tinggi, pandangan bingung bercampur terkejut memancar dari kulit wajahnya yang pucat.

“bawa dia pergi! Kenapa dia bisa ada disini?” tanyaku panik sambil berusaha menyingkirkan Bihyul dari sampingku. Wajah Yoomin langsung berubah setelah tau alasanku berteriak, karena anaknya tidur disampingku—menyentuhku!

Lanjutkan membaca Hello Bihyul (Part 2 of 4)

(Oneshoot) LOVE DOES’T WAIT

Genre: angst,romance
Cast:
Author aka hwang mi hyun
Cho khyuhyun aka himself
Lee donghae aka himself

DON’T BE A SILENT READERS! COZ I HATE IT!! DON’T COPY PASTE MY FANFICTION!

Happy reading^^
==============
“ oppa… aku menyukaimu… hm… apakah…” ucapnya gugup. Aku menatapnya tajam. Aku sangat kaget dengan pengakuannya. Dia menyukaiku?? Hey… aku hanya menganggapnya seorang dongsaeng, tak lebih. Dan… apakah dia tak tau jika aku sudah mempunyai pacar??
“ oppa?? Apakah…” belum sempat ia meneruskan kata katanya aku mendesah pelan saat melihat HyunA berjalan pelan dari samping pintu ini,dan menatapku tajam. Kenapa HyunA ada disini? Apa ia mendengar ucapan nya tadi? Aish…
“ mianhae…” ucapku dingin. Aku berdiri dan berlari mengejar HyunA yang sudah semakin menjauh.

Sorry, Love doesn’t wait
=============
Hwang mi hyun POV
“ huh! Harus berapa jam lagi aku menunggunya?? Dasar ikan!!” keluhku. Aku menghentakkan kaki ku pelan ke lantai. Hingga suara hentakanku menggema dikoridor yang sepinya. Aku melirik jam tanganku. Sudah jam 03.00 PM. Jika ia tak datang juga, aku akan segera pergi dan tak akan menyapa nya lagi!
“ hyunie-ah!!!” panggil seseorang diujung koridor. Aku menatapnya kesal dan melengah.
“ ya! Hyunnie-ah… jangan marah. Tadi aku harus menjeput teman lama ku secara mendadak di bandara. Jangan marah ya? Ya??” ucapnya panjang lebar. Aku mendengus.
“ ya…ya…tapi setidaknya kau kabari aku dulu oppa. Supaya aku tak sia sia menunggumu di kampus ini selama 2 jam.” Sungutku setengah kesal.
“ ne chagi~ aku janji! Jangan marah lagi ya?? Ok?Ok?” pintanya sambil menatapku dengan wajah innocent. Aku mengelak saat melihat tingkahnya, dan menahan tawaku.
“ hufh…” aku mendesah, untuk menghilangkan sedikit suara tawa yang aku tahan.
“ ya… chagiya~ jangan seperti itu pada pria setampanku… ya?” godanya.
“ hahaha… siapa yang bilang bahwa kamu tampan oppa?” gelak ku.
“ kau… kau yang bilang aku tampan. Ingatkah saat kau ulang tahun kau mengucapkan ‘ kado terindahku sudah ada, yaitu kamu Lee donghae, ikan terbaik dan tertampan yang pernah kumiliki’ benar tidak?” ucapnya sambil meniru ucapan yang memang pernah aku ucapkan. Aku memukul bahunya pelan.
“ kau menyebalkan oppa!!!” rungutku.
“ hehe… mianhae chagi~ayo kita pergi! Aku akan menuruti kemana kau pergi. Let’s go!!” ajaknya sambil menarik tanganku. Aku mengikutinya, dan mensejajarkan jalanku dengannya.

=================
“ oya, temanmu datang dari mana oppa?” tanyaku sambil menatap luar jendela dan kemudian menatapnya. Ia melihatku,dan mengkerutkan keningnya tanda sedang berpikir.
“ oh iya… dari Italy. Ya, Italy!! Dia teman semasa SMA ku dulu. Dia pria korea, hanya saja ia melanjutkan pendidikannya di Italy dulu. Dan sekarang sudah selesai dan kembali ke korea” jelas Donghae oppa panjang lebar.
“ ho…” responku singkat.
“ oya… bagaimana jika besok aku mengenalkanmu dengannya?? Ottokhe? Dia adalah pria yang baik…” ajak Donghae oppa. Aku mengerucutka bibirku, berpikir. Lalu mengangkat bahuku.
“ terserah…” ucapku. Donghae oppa langsung tersenyum.
“ jika kau bertemu dengannya, jangan sampai kau menyukainya, dan berpaling dariku! Kau milikku seorang!” kecam donghae oppa. Tangan hangatnya menyentuh pelan tanganku, lalu ia menggenggamnya.
“ ya! Fokuslah menyetir oppa!” tegurku dan melepas genggaman. Pipiku sedikit panas, dan aku yakin mulai memerah.
Aish… dia selalu bisa membuatku deg degan…

=====================
09.00 PM
Cho KyuHyun POV
Akhirnya aku kembali ke kampung halamanku… sudah 4 tahun aku meninggalkan kota Seoul. Aku rindu… termasuk rindu padanya. Apakah ia masih mengingatku? Apakah ia masih menganggapku seperti yang dulu? Masih mempunyai perasaan yang sama seperti dulu? Ya tuhan… aku sangat berharap akan itu.
Tiba tiba seseorang mengetuk pintu kamarku.
“ nugu?” tanyaku
“ nae…” jawab seseorang, suara yang aku kenal.
“ masuklah hae” suruhku. Pintu terbuka, dan wajah sumringah menyembul dari balik pintu. Aku tertawa pelan. Dia tak berubah juga, masih seperti anak kecil. Dasar!
“ ya! Bagaimana? Apakah kau sudah berkeliling?” tanyanya. Aku mengangguk dan duduk di di atas tempat tidurku. Ia mengikutiku.
“ hanya sebentar… sudah banyak yang berubah. Kecuali kau!” ujarku sambil terkekeh. Ia menggaruk kepalanya yang tak gatal.
“ ya! Setidaknya aku sudah dewasa, dan bisa mengalahkanmu!” ujarnya sambil merebahkan tubuhnya.
“ maksudmu??” tanyaku tak mengerti.
“ kau pasti belum punya kekasih?” tebaknya. Aku menggeleng dan tertawa pelan. Ya, sejak putus dengan HyunA, aku tak mempunyai hubungan dengan wanita lain. Dan aku berpikir, apakah menolak wanita itu adalah salah? Dan ternyata aku memilih jalan yang salah. Menjauhinya sejak kejadian itu. Dan membohongi perasaanku sendiri. Hingga akhirnya aku sadar, aku memang menyukainya. Betapa bodohnya aku…
“ nah… itu menandakan aku lebih hebat darimu!” canda Donghae. Aku menoyor kepalanya pelan.
“ ya! Jangan toyor kepalaku! Ketampananku bisa rusak olehmu…” sungutnya. Aku tertawa terbahak bahak.
“ tampan?” tanyaku sambil menahan tawa.
“ ne… pacarku sendiri mengakuinya…” belanya. Aku menggeleng geleng.
“ jadi kau sudah mempunyai pacar?” tanyaku sambil ikut ikutan merebahkan tubuh disamping donghae. Ia menggangguk.
“ iya! Sangat baik, cantik, walaupun kadang kadang bersikap dingin.” Ucapnya
“ sangat berbeda denganmu!” komentarku. Donghae mengangguk.
“ iya…” ujarnya.
“ oya, siapa namanya?” tanyaku.
“ Mi Hyun, Hwang Mi Hyun…” ucapnya. Seketika darah ku berdesir mendengar nama itu sontak aku bangun dan duduk menatap donghae yang keheranan.
“ Hwang Mi Hyun??” tanyaku tak percaya.
“ ne…wae? Kau kenal?” tanyanya. Aku menggeleng pelan. Tuhan… kumohon itu bukan dia… kumohon…

=====================
At A&Y café 01.00 PM
Donghae mengajakku untuk bertemu dengan pacarnya. Semoga itu bukan dia… aku gelisah. Sangat gelisah. Aku berharap perempuan yang bernama Hwang Mi Hyun itu bukan dia. Seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh.
“ donghae??” ucapku. Ia tersenyum.
“ ne… oya, Mi Hyun bilang dia ke supermarket sebelah. Makanya ia tak bersamaku” ucap donghae. Sepertinya ia tau aku bertanya Tanya tentang itu.
“ nah… itu ia!” tunjuk donghae. Aku mengikuti arah tunjuk donghae pelan. Aku takut jika benar itu dia. Dan… tubuhku lemas saat melihat gadis yang berdiri didepan pintu sambil tersenyum pada donghae. Dan ia menatapku terkejut. Raut wajahnya sama sepertiku. Ia menundukan kepalanya.
“ maaf sedikit terlambat.” Ucapnya sambil duduk disamping donghae. Ia masih menunduk.
“ chagi~ ini teman ku yang kubilang kemarin, cho Kyuhyun. Kyuhyun, ini kekasihku, Hwang Min Hyun” ucap donghae. Aku mengulurkan tanganku sambil memaksakan senyum. Ia membalas jabatan tanganku dan menatapku sekilas.

Hwang Mi Hyun POV
“ oya oppa, nama temanmu siapa? Kemarin aku lupa menanyanya.” Ujarku pada donghae oppa yang masih focus menyetir.
“ cho kyuhyun…” jawabnya sambil tersenyum
‘DEG’ nama itu?? Apakah yang dimaksud itu adalah dia?? Benarkah? Perasaanku tidak tenang. Berharap jika cho kyuhyun itu bukan dia. Ak menjadi tidak siap untuk bertemu dengannya. Aku mencari alasan supaya bisa menghilangkan rasa cemas ku sebelum bertemu kyuhyun itu. Aku masih belum siap jika itu dia…
Akhirnya sampai di café tempat pertemuan ini. Ottokhe?
“ hm… oppa, kau duluan saja. Aku ingin ke supermarket sebelah ini sebentar” alasanku spontan. Dan sepertinya ia percaya. Ia menggangguk angguk.
“ oK! Aku tunggu di café…” ujarnya dan menginggalkanku.

———–
“ hufh…” desahku panjang. Aku membuka kenop pintu café ini.
“nah… itu ia!” tunjuk donghae oppa. Aku terkejut. Ternyata memang dia… bagaimana ini?? Aku sangat gugup untuk bertemu dengannya lagi. Perasaanku menjadi campur aduk. Dan… entah kenapa saat melihat wajahnya perasaan kesal dan sedih aku rasakan.
“ maaf sedikit terlambat.” Ucapku pelan, dan duduk disamping donghae oppa.
“ chagi~ ini teman ku yang kubilang kemarin, cho Kyuhyun. Kyuhyun, ini kekasihku, Hwang Min Hyun” ucap donghae oppa. Ia mengulurkan tangan, dan aku membalasnya sambil memaksakan tersenyum.

**********************
At miracle park, 30 december . 07.00 PM
“ hufh…”
Aku mengusap ngusapkan kedua telapak tanganku. Di taman ini masih tersisa gemerlap nya lampu natal dan meriahnya tahun baru yang akan datang. Dan udara dingin kembali menusuk tulangku. Aku semakin merapatkan sweaterku dan hoodie ku. Hari ini aku sangat ingin sendiri.
“ bolehkah aku duduk disini??” Tanya seseorang. Suara itu?? Aku menoleh cepat. Ia tersenyum padaku. Aku hanya diam.
“ kau masih marah padaku???” tanyanya. Aku menggeleng
“ lalu??” ujarnya sambil menatapku.
“ entahlah…” jawabku dingin. Ia tertawa pelan.
“ mianhae… waktu itu aku kasar padamu” ucapnya

Cho Kyuhyun POV
“ mianhae… waktu itu aku kasar padamu” ujarku.

Flashback
“ oppa… aku menyukaimu… hm… apakah…” ucapnya gugup. Aku menatapnya tajam. Aku sangat kaget dengan pengakuannya. Dia menyukaiku?? Hey… aku hanya menganggapnya seorang dongsaeng, tak lebih. Dan… apakah dia tak tau jika aku sudah mempunyai pacar??
“ oppa?? Apakah…” belum sempat ia meneruskan kata katanya aku mendesah pelan saat melihat HyunA berjalan pelan dari samping pintu ini,dan menatapku tajam. Kenapa HyunA ada disini? Apa ia mendengar ucapan nya tadi? Aish…
“ mianhae…” ucapku dingin. Aku berdiri dan berlari mengejar HyunA yang sudah semakin menjauh.
End flashback

“ jangan ungkit lagi masalah itu…” ujarnya sambil berdiri. Ia beranjak. Aku segera memegang tangannya erat.
“ maaf jika waktu itu aku masih membohongi perasaanku. Menganggap orang yang tak aku sukai itu adalah pilihan yang tepat. Maafkan aku…” sesalku.
“ haha… dengan menyakiti hatiku?” ucapnya sambil menatapku tajam.
“ aku memikirkannya lagi. Dan… saat aku masih di Italy aku berharap jika kau masih mempunyai perasaan yang sama denganku.” Ucapku pelan.
“ maaf… sepertinya donghae sudah menggantikan posisimu oppa. Kau tau?saat kau ke Italy, aku masih menunggumu. Tapi… donghae mengubah semuanya. Dia membuatku mengerti akan artinya cinta. Dan kau tau? ‘Cinta itu tidak menunggu’” ujarnya sambil melepas tangannya yang aku genggam. Aku tertunduk pelan. Menatap tubuhnya yang makin lama menjauh dan menghilang.
Memang… sepertinya aku lah yang bodoh dalam masalah ini. Mianhae…

^END^

OK! Selesai… maaf gak memuaskan. Otak author sudah blank selama 2 bulan ini. Hehe… ayo coment!!^^